15. KOK FINGSAN

Aku memang sengaja mau ngerjain Celenk, tapi ternyata yang aku rencanakan diluar perkiraanku. Ketika Celenk membuka pintu kamar Celenk kaget,

Eeh  dia sangat kaget liat aku yang tanpa pakaian dan kontila yang kusampirkan ke bahuku.

Dia terhuyung jalan mundur, hingga nggak sengaja kakinya terhantuk seperti pembatas antara jalan setapak kosan dengan taman  yang nggak ada tanamannya.

Seketika Celenk jatuh dan sialnya kepalanya terantuk batu lumayan besar yang ada di taman.

“WADUH LENK.......!”

“TOLOOONG………!”

Tidak ada sahutan sama sekali dari penghuni kosan, maupun siapa saja yang ada di dekat kosan.

Kosanku sepi karena memang hari ini hari sabtu, penghuni pada pulang, karena nggak ada jadwal kuliah.

Cuma dosenku yang sinting saja yang masih ngajar pada hari sabtu!. Makanya si Celenk nggak pulang kampung karena ada dosen yang menyuruh siswanya masuk kuliah.

Sedangkan si Antok, aku tau dia nggak ada jadwal kuliah hari ini, cuma dia kan mungkin nggak ada dana untuk perjalanan nganter aku. Makanya dia alasan aja bahwa jadwal kuliahnya padat.

Saat ini celenk fingsan, terpaksa aku yang harus mengangkat celenk dan memindahkan ke kamarku.

“Ughhh aboteeeee”

Aku nggak kuat kalau disuruh mindahin celenk ke dalam kamar, tubuh dia berat sekali.

Sebentar, apa yang harus aku lakukan untuk pertama kali untuk menolong orang yang sedang pingsan.

“Ah kasih bau-bauan yang tajam!”

Kayaknya aku nyimpen remason, iya aku pernah punya remason buat lenganku yang terkilir.  Ah coba tak carinya di dalam kamar.

Ehmm ah itu dia, di atas lemari, remason merah, ya remason merah yang kubeli waktu lenganku salah urat waktu ngangkat mesin jahit putar tangan kuno yang kubeli dari orang mojokerto waktu itu.

“Ah isinya masih banyak, eh kukasih hidung si Celenk aja, siapa tau dia nanti langsung siuman”

Aku ambil satu colekan remason merah, ah aku tempelkan aja ke lubang hidungnya, masak dia nggak bangun sih?

Eh lhadalah ternyata nggak bangun, Celenk ini matik atau semaput se?

Nggak  dia masih hidop, kupegang dadanya masih ada detak jantongnya.

Coba aku kasih colekan penuh remason lagi, tak taruh di lubang hidung si asu celenk ini…… lha kok sama saja, dia nggak segera siuman.

Gilak, remason ini yang warna merah dan sangat panas, sangar kalau Celenk nggak bangun juga ketika aku kasih remason di lubang hidungnya.

Ah atau aku kasih nafas buatan dari mulut ke mulut saja, duku waktu SMA aku pernah ikut PMR dan sempat diajari cara menangani orang cedera hingga orang yang pingsan.

Tapi sialan kontila ini mengganggu aktivitasku aja, aku nggak bisa kasih nafas buatan ke Celenk jadinya, aku nggak bisa beraktivitas dengan keadaan kuntila yang aku kalungkan di bahuku, kayak ibu-ibu pakek selendang saja.

Kuntilaku tak taruh di badan Celenk aja dulu.

Perlahan aku tempelkan mulutku ke mulut si ashu celenk.

Yancok, ambune Celenk ternyata koyok ambune kaos kaki!

Akhirnya dengan perlahan dan menahan nafas, mulutku sudah sangat dekat dengan mulut si Celenk, sialan bau Remason ini menggangguku.

Tapi nggak papa aku aku harus tahan nafas hingga mulutku ada di mulut si Celenk, gini ini demi agar Celenk siuman kembali hehehe.

“HAAAAAH….. HAAAAAAH” Hehhe kayak niup keong aja heheheh…

Lha kan berhasel, Celenk mulai siuman, ternyata ilmu PMR ku masih bisa diterapkan jugak hehehehe

“HAAAAAH…..HAAAAAAH”

Celenk mulai menggerakan wajahnya, dan dia mulai membuka matanya, syukur alhamdulillah dia nggak matik.

“Uugh aku ngimpi… aku tidor di bak truk sampah…truk sampah yang baknya penuh sampah yang sangat bauk, aku ada di atasnya ji..ambune masyaala…. aku tadi kenapa Ji?”

“Uuffghhhh aduuuuh Ji, sssssh iki kenapa lagi hidungku cok, irungku kok pedes panas iki hadoooooh, aku mbok kerjai apa lagi ini cok!”

“Gak papa Lenk. awakmu tadi ketiduran di sini, tadi sebelumnya kamu minta remason, tadi katamu hidungmu pegel-pegel gitu!”

“Eh apa ini Ji, yang hangat-hangat di lengenku ini?” tanya Celengk sambil liat kontilaku yang senden di lenganya

“EH YANCOK TAK BUTAK, KONTILAMU MENGGERRNO DARI BADANKU ATAU TAK RAJAM RAIMU COK!!!!”

*****

“Ilingo tak butak, ojok macem-macem lagi sama aku, atau ente tak viralno cok”

“Iyoo Lenk seporane, aku kan nggak sengaja, wis ayo sekarang cat en kontolaku, kita wis hampir telat iki”

“Pegangen ujung kuntila ente, aku nggak mau nyentuh sama sekali tak!”

Cat semprot warna merah menyala dengan cepat melapisi ndas atau ujung kuntilaku menjadi warna merah  aduhai.

Tapi yancok, kok rasane panas dan cekit-cekit ya.

“Lenk, kok rasane panas gini se Kuntilaku cok”

“Wes diemo ae Tak, pokoke ndang cepet kita ke kampus, habis dari kampus kita ke dokon yang aku kenal”

Gendeng ndas kuntilaku rasane panas dan cekot-cekot, tapi udah hampir menyerupai dasi. Aku akhirnya memakai baju hem hitam dengan celana panjang yang kedodoran, serta jaket berbulu putih mangkak punya celenk.

Untunya ini hari sabtu, jadi nggak banyak mahasiswa yang hadir di kampus, kecuali yang sedang ada acara pertemuan atau apa gitu.

“Yancok Tak, modelmu nggateli gini, hem hitam, celana panjang bagian bawahnya kamu gulung tebal, ada benda merah kayak dasi di deket leher, dan jaket bulu, wis awakmu dadi artis Tak!”

“Ayo kita berangkat ke kampus Tak,  tapi kamu jalano sendiri aja ya Tak, nggak usah bareng aku”

“Kita purak-purak nggak kenal ae Tak”

“Lha kenapa Lenk?

“Aku maluk jalan ke kampus sama awakmu Tak!”

Terpopuler

Comments

Al Fatih

Al Fatih

Sampe bingung mau komen apa,, Ji....,, semangat yaa,, semoga kamu bisa segera pulih kondisi mu,, normal kembali barangmu,, Aamiin.
Inget2 mqkn dirimu pernah nyakitin orang,, koq ya smpe begitu barangmu....
Aq bayangkan sj,, ruwet Yo.., apalagi dirimu yg menjalani.

2025-02-03

1

Yuli a

Yuli a

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 aku Sampek keselek....

2025-02-03

0

lihat semua
Episodes
1 01. DIMANA KENAPA
2 02. ADA YANG ANEH
3 03. LHO KOK
4 04. SUARA PAK WITO
5 05. KOK OM BURHAN
6 06. KOK GINI SIH
7 07. SIAPA ITU… KOK?
8 08. KOK GAK JELAS GINI SIH?
9 09. KOK KEBON NGANU
10 10. KOK NGGILANI GINI
11 11. CAK JO KOK
12 12. KOK MAKIN PANJANG
13 13. KOK BUAT DASI?
14 14. IDE YANG KOK
15 15. KOK FINGSAN
16 16. PAK RUSLAN
17 17. KOK PAK RUSLAN TAU!
18 18. PAK WITO KOK
19 19. MALAM YANG JANGGAL
20 20.LHO KOK MATI
21 21. KOK KAYAKNYA AKU TAU
22 22. KOK GILA GINI!
23 23. SAYA BASUKI TAPI PANGGIL SAYA WILDAN
24 24. CERITA WILDAN
25 25. HAROS SENYOM
26 26. MBAK JUM BIKIN KERAS
27 27. TINGGAL BERSAMA MBAK JUM
28 28. ADA APA DENGAN JUM
29 29. KOOOOK!!!
30 TAMBAH BINGONG
31 31. MBAK JUM SANGAR
32 32. DIYAMBH!
33 33. BELAKANG RUMAH WILDAN
34 34. PINTU MENUJU KE BAWAH?
35 35. JUM KESYURUFAN
36 36. SSSSTT…SSST
37 37. WADUH KOK MAKIN GINI
38 38. CERITA BASUKI
39 39. RASA TAKUT
40 40. SERANGAN ATAU HALUSINASI
41 41. APA YANG SEBENARNYA TERJADI
42 42. KOK BUKAN KOK
43 43. LARI
44 44. SIAPA AKU
45 45. KEMBALI LAGI?
46 46. APA YANG TERJADI
47 47. AKU = RUSLAN?
48 48. RUMAH PAK RUSLAN
49 49. KOK ???
50 50. JATMIKO?
51 51. KEMATIAN YANG ANEH
52 52. YANG MAKIN ANEH
53 53. PERJALANAN
54 54. MBAH KAMPRET
55 55. PENJELASAN YANG GAK MASUK AKAL
56 56. RAHASIA CELENK
57 57. ASBAK DAN AGENDA
58 58. ASBAK KUNTILA
59 59. BUMBU ANEH DAN KEMUNGKINAN
60 60. ISI BOTI EH BOTOL
61 61. MUSIBAH MBAH KAMPRET
62 62. SIAPA YANG DATANG
Episodes

Updated 62 Episodes

1
01. DIMANA KENAPA
2
02. ADA YANG ANEH
3
03. LHO KOK
4
04. SUARA PAK WITO
5
05. KOK OM BURHAN
6
06. KOK GINI SIH
7
07. SIAPA ITU… KOK?
8
08. KOK GAK JELAS GINI SIH?
9
09. KOK KEBON NGANU
10
10. KOK NGGILANI GINI
11
11. CAK JO KOK
12
12. KOK MAKIN PANJANG
13
13. KOK BUAT DASI?
14
14. IDE YANG KOK
15
15. KOK FINGSAN
16
16. PAK RUSLAN
17
17. KOK PAK RUSLAN TAU!
18
18. PAK WITO KOK
19
19. MALAM YANG JANGGAL
20
20.LHO KOK MATI
21
21. KOK KAYAKNYA AKU TAU
22
22. KOK GILA GINI!
23
23. SAYA BASUKI TAPI PANGGIL SAYA WILDAN
24
24. CERITA WILDAN
25
25. HAROS SENYOM
26
26. MBAK JUM BIKIN KERAS
27
27. TINGGAL BERSAMA MBAK JUM
28
28. ADA APA DENGAN JUM
29
29. KOOOOK!!!
30
TAMBAH BINGONG
31
31. MBAK JUM SANGAR
32
32. DIYAMBH!
33
33. BELAKANG RUMAH WILDAN
34
34. PINTU MENUJU KE BAWAH?
35
35. JUM KESYURUFAN
36
36. SSSSTT…SSST
37
37. WADUH KOK MAKIN GINI
38
38. CERITA BASUKI
39
39. RASA TAKUT
40
40. SERANGAN ATAU HALUSINASI
41
41. APA YANG SEBENARNYA TERJADI
42
42. KOK BUKAN KOK
43
43. LARI
44
44. SIAPA AKU
45
45. KEMBALI LAGI?
46
46. APA YANG TERJADI
47
47. AKU = RUSLAN?
48
48. RUMAH PAK RUSLAN
49
49. KOK ???
50
50. JATMIKO?
51
51. KEMATIAN YANG ANEH
52
52. YANG MAKIN ANEH
53
53. PERJALANAN
54
54. MBAH KAMPRET
55
55. PENJELASAN YANG GAK MASUK AKAL
56
56. RAHASIA CELENK
57
57. ASBAK DAN AGENDA
58
58. ASBAK KUNTILA
59
59. BUMBU ANEH DAN KEMUNGKINAN
60
60. ISI BOTI EH BOTOL
61
61. MUSIBAH MBAH KAMPRET
62
62. SIAPA YANG DATANG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!