03. LHO KOK

“LHOOO JANCHOOOK!”

“OPO OPOAN INI AAAAAAARRGGHHH!”

“AAAAAAAAAAAARRRRKKKKK!

“KONTILAKU HILAAAANG!”

Aku terjengkang, terduduk di dalam kamar, jelas terlihat nggak ada kontila di tengah syelangkanganku!

Panik!

Bingung!

Cuma panik dan bingung saja yang tiba-tiba aku rasakan.

Kulihat sekali lagi di tengah syelangkangankuh nggak ada apa-apanya, telornyapun nggak ada…

Dimana kuntila kesayanganku…. !

Apa yang terjadi dengan ku…!

Tiba-tiba kepalaku terasa berat dan sakit sekali, pandanganku berkunang kunang……………………….

“Mas, bangun mas…..”

“Ayo bangun mas, jangan tidur disini!”

Kudengar lirih seperti suara orang yang sudah tua, pundaku pun bergoyang seperti ada yang menggoyang pundakku.

“Ayo mas bangun, ngapain mas tidur di pinggir hutan gini mas”

“Ayo ke rumah saya saja, sepertinya masnya ini bukan berasal dari daerah sini ya”

Kubuka mataku perlahan, uugh tubuhku rasanya sakit sekali, tulangku rasanya kayak habis di  tindih gajah bengkak.

Gendeng!....

Aku ada di pinggir jalan, aku nggak tau ada di mana, pokoknya sekelilingku gelap sekali, dan di depanku ada bapak tua dengan kopiah yang sedang menatapku.

“Ugghh iya pak. Eh saya ada di mana ini pak?”

“Lho yang tanya harusnya saya nak, kamu ini dari mana dan mau kemana nak, kok tidur di pinggir jalan hutan”

“Lho, saya ada dimana pak, kenapa saya ada di sini?”

“Sudah sudah,  ayo ikut saya”

“Kamu bisa cerita dan istirahat di rumah saya nak. Sudah hampir tengah malam, bahaya disini nak, ayo saya papah kamu”

“Kamu bisa jalan kan nak?”

Aku bingung, siapa bapak tua ini, dan kenapa aku ada disini, dan apa yang sudah aku lakukan disini. Jampot, bingong aku.

“I…iya pak, s..saya bisa jalan pak”

Kanan kiriku pohon besar, dan aku ada di pinggir jalan berbatu,  bapak tua ini mengulurkan tanganya membantuku untuk berdiri.

Aku bisa lihat wajahnya karena saat ini cahaya bulan sedang terang, wajah orang tua yang sudah keriput, mungkin umurnya sekitar tujuh puluh tahunan.

Dia memakai kaos lusuh warna kuning dengan gambar pohon beringin, kayaknya kaos hadiah dari sebuah partai.

Di bagian bawahnya dia memakai sarung dengan warna gelap. Senyum ramah dan wajah yang  bersahabat terlihat olehku.

“Rumah saya nggak jauh dari sini nak, itu disana setelah hutan itu ada perkampungan, saya tinggal disana nak”

Aku cuma diam aja, aku nggak bisa ngomong apa-apa, aku takut.

Keadaan ini mengerikan, aku seolah ada di tempat yang bukan berasal dari jamanku.

“Tenang saja nak, jangan takut”

“Ayo kita jalan agak cepat nak”

Bulu kuduku berdiri,  aku nggak berani tolah toleh.

Aku nggak peduli kenapa ada disini, yang sekarang aku takutkan adalah beberapa bayangan aneh yang ada di balik pohon-pohon besar di kiri dan kanan jalan.

“Jangan tolah toleh nak, pandangan ke depan saja!”

“Jangan menoleh ke belakang!” bisik pak bapak tua tanpa menoleh ke arahku

Udara disini sangat dingin, bukan dingin seperti di pegunungan gitu, tetapi dingin seperti  ada sesuatu yang menyelimuti diriku.

Kami berjalan agak cepat, bapak tua berjalan sedikit di depanku, tangan kanannya memegang lenganku. Tangan dia rasanya hangat.

Langkah kaki bapak tua ini cepat dan tegap, dan anehnya langkah kakiku juga bisa serasi dengan langkah kaki bapak tua ini.

Tenagaku yang tadinya lemes, entah kenapa sekarang bisa kuat lagi.

“Panggil saya Wito, namamu siapa nak?”

“Saya Pariji pak”

Tidak ada pembicaraan lagi, pak Wito berjalan cepat tanpa menoleh kiri kanan, akupun mengikuti langkah kaki pak Wito.

Semakin lama pohon di kiri kanan semakin jarang, dan di kejauhan nampak nyala cahaya kelap kelip, kayaknya itu cahaya lampu atu obor dari rumah.

Langkah kaki pak Wito pun semakin perlahan dan akhirnya kami berdua jalan santai.

“Nah rumah saya sudah dekat nak”

“Maaf tadi nak Pariji saya ajak jalan agak cepat, eh nanti di rumah akan saya kasih tau apa alasanya nak”

Aku hanya mengangguk, aku nggak berani dan nggak ada kemauan untuk tanya apa yang sedang atau tadi terjadi.

Tadi ketika di tengah hutan, sekilas aku lihat ada bayangan orang yang pernah aku kenal. Tapi aku lupa bayangan siapa itu.

Pokoknya aku merasa penah kenal dengan bayangan yang hanya sekilas saja.

Kami sudah masuk ke perkampungan, satu rumah sudah kami lewati.

Rumah-rumah disini sangat sederhana, berbahan kayu dan gedek, di depan halaman rumah ada nyala obor yang apinya meliuk liuk kena angin.

“Rumah saya yang disana itu nak” tunjuk pak Wito ke sebuah rumah yang letaknya agak jauh dari rumah yang pertama kami lewati

“Jarak rumah disini agak berjauhan ya pak”

“Iya nak, disini cuma ada delapan rumah saja nak”

Pak Wito mempercepat langkah kakinya, hingga sampai di depan sebuah rumah berbahan kayu dan gedek.

Tidak ada pagar di depan rumah pak Wito, hanya ada tiang  bambu yang di atasnya ada nyala obor saja.

“Ayo masuk nak” ajak pak Wito sambil membuka pintu rumah

Pintu rumah tidak dikunci, pak Wito hanya mendorong daun pintu yang entah warnanya apa, Bau pengab langsung menyeruak ke hidungku.

Aneh  rumah ini baunya kayak rumah yang lama nggak ditempati, aku hanya berdiri di depan pintu rumah pak Wito.

Terpopuler

Comments

Yuli a

Yuli a

makanya jangan suka berlama-lama di WC. begitulah...kamu disesatkan.... di WC sarangnya sayton..

2025-02-02

1

Yuli a

Yuli a

ini gambaran rumah jadul banget nggak sih... ini mimpi lagi Tah ji...

2025-02-02

1

nath_e

nath_e

🤣🤣🙈 astagaaaah ngakak sy

2025-01-22

3

lihat semua
Episodes
1 01. DIMANA KENAPA
2 02. ADA YANG ANEH
3 03. LHO KOK
4 04. SUARA PAK WITO
5 05. KOK OM BURHAN
6 06. KOK GINI SIH
7 07. SIAPA ITU… KOK?
8 08. KOK GAK JELAS GINI SIH?
9 09. KOK KEBON NGANU
10 10. KOK NGGILANI GINI
11 11. CAK JO KOK
12 12. KOK MAKIN PANJANG
13 13. KOK BUAT DASI?
14 14. IDE YANG KOK
15 15. KOK FINGSAN
16 16. PAK RUSLAN
17 17. KOK PAK RUSLAN TAU!
18 18. PAK WITO KOK
19 19. MALAM YANG JANGGAL
20 20.LHO KOK MATI
21 21. KOK KAYAKNYA AKU TAU
22 22. KOK GILA GINI!
23 23. SAYA BASUKI TAPI PANGGIL SAYA WILDAN
24 24. CERITA WILDAN
25 25. HAROS SENYOM
26 26. MBAK JUM BIKIN KERAS
27 27. TINGGAL BERSAMA MBAK JUM
28 28. ADA APA DENGAN JUM
29 29. KOOOOK!!!
30 TAMBAH BINGONG
31 31. MBAK JUM SANGAR
32 32. DIYAMBH!
33 33. BELAKANG RUMAH WILDAN
34 34. PINTU MENUJU KE BAWAH?
35 35. JUM KESYURUFAN
36 36. SSSSTT…SSST
37 37. WADUH KOK MAKIN GINI
38 38. CERITA BASUKI
39 39. RASA TAKUT
40 40. SERANGAN ATAU HALUSINASI
41 41. APA YANG SEBENARNYA TERJADI
42 42. KOK BUKAN KOK
43 43. LARI
44 44. SIAPA AKU
45 45. KEMBALI LAGI?
46 46. APA YANG TERJADI
47 47. AKU = RUSLAN?
48 48. RUMAH PAK RUSLAN
49 49. KOK ???
50 50. JATMIKO?
51 51. KEMATIAN YANG ANEH
52 52. YANG MAKIN ANEH
53 53. PERJALANAN
54 54. MBAH KAMPRET
55 55. PENJELASAN YANG GAK MASUK AKAL
56 56. RAHASIA CELENK
57 57. ASBAK DAN AGENDA
58 58. ASBAK KUNTILA
59 59. BUMBU ANEH DAN KEMUNGKINAN
60 60. ISI BOTI EH BOTOL
61 61. MUSIBAH MBAH KAMPRET
62 62. SIAPA YANG DATANG
Episodes

Updated 62 Episodes

1
01. DIMANA KENAPA
2
02. ADA YANG ANEH
3
03. LHO KOK
4
04. SUARA PAK WITO
5
05. KOK OM BURHAN
6
06. KOK GINI SIH
7
07. SIAPA ITU… KOK?
8
08. KOK GAK JELAS GINI SIH?
9
09. KOK KEBON NGANU
10
10. KOK NGGILANI GINI
11
11. CAK JO KOK
12
12. KOK MAKIN PANJANG
13
13. KOK BUAT DASI?
14
14. IDE YANG KOK
15
15. KOK FINGSAN
16
16. PAK RUSLAN
17
17. KOK PAK RUSLAN TAU!
18
18. PAK WITO KOK
19
19. MALAM YANG JANGGAL
20
20.LHO KOK MATI
21
21. KOK KAYAKNYA AKU TAU
22
22. KOK GILA GINI!
23
23. SAYA BASUKI TAPI PANGGIL SAYA WILDAN
24
24. CERITA WILDAN
25
25. HAROS SENYOM
26
26. MBAK JUM BIKIN KERAS
27
27. TINGGAL BERSAMA MBAK JUM
28
28. ADA APA DENGAN JUM
29
29. KOOOOK!!!
30
TAMBAH BINGONG
31
31. MBAK JUM SANGAR
32
32. DIYAMBH!
33
33. BELAKANG RUMAH WILDAN
34
34. PINTU MENUJU KE BAWAH?
35
35. JUM KESYURUFAN
36
36. SSSSTT…SSST
37
37. WADUH KOK MAKIN GINI
38
38. CERITA BASUKI
39
39. RASA TAKUT
40
40. SERANGAN ATAU HALUSINASI
41
41. APA YANG SEBENARNYA TERJADI
42
42. KOK BUKAN KOK
43
43. LARI
44
44. SIAPA AKU
45
45. KEMBALI LAGI?
46
46. APA YANG TERJADI
47
47. AKU = RUSLAN?
48
48. RUMAH PAK RUSLAN
49
49. KOK ???
50
50. JATMIKO?
51
51. KEMATIAN YANG ANEH
52
52. YANG MAKIN ANEH
53
53. PERJALANAN
54
54. MBAH KAMPRET
55
55. PENJELASAN YANG GAK MASUK AKAL
56
56. RAHASIA CELENK
57
57. ASBAK DAN AGENDA
58
58. ASBAK KUNTILA
59
59. BUMBU ANEH DAN KEMUNGKINAN
60
60. ISI BOTI EH BOTOL
61
61. MUSIBAH MBAH KAMPRET
62
62. SIAPA YANG DATANG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!