12. KOK MAKIN PANJANG

Aku berusaha berdiri, tapi beberapa kali kucoba selalu terjatuh, rasanya lemes sekali. Cak Jo sampek heran dan menawarkan bantuan untuk mengantar aku ke kosan.

“Gak usah cak, aku bisa balik ke kosan dewe kok”

“Ok Ji, aku tak berkemas sik Ji”

Cak Jo mengemasi tikar untuk lesehan, sementara itu aku coba untuk berjalan ke kosan. Rasanya sakit sekali di bagian belakangku.

Dengan susah payah akhirnya aku bisa jalan meskipun baru beberapa meter dari tempat cak Jo menuju ke kosan.

“JI, TUNGGU JI”

“Ada apa cak”

“IKI LHO ADA DARAH DI TIKARKU JI!”

Ada darah di tikernya cak Jo, waduh….

Tadi juga cak Jo bilang kalau bau ababku busuk. Sebenarnya apa yang terjadi sama diriku.

Bukan, itu bukan darahku. Aku nggak tau itu darah siapa, mosok cuma tidor aja aku berdarah.

Aku yakin itu bukan darahku, cumak yang aku rasakan adalah badanku sakit semua, terutama bagian belakangku.

Tapi kan dari siang tadi bagian belakangku udah saket.

Eh sik sik….tapi kok rasanya ada cairan di syeletku ya, kayak ada basah-basah di bagian itu. Dan rasanya kayak lengket dan sakit sekali.

Reflek kupegang bagian belakangku yang  basah.

Mak Deg….

Ini darah?

Apa aku berdarah?

“KAMU BERDARAH TA JI?” teriak cak Jo

“Nggak cak Jo, nggak tau getihnya siapa yang di tikarmu itu cak”

“Aku balik ke kosan sik cak, kebelet ngeseng aku cak”

“Yo wes Ji, jangan lupa waaik Ji”

Aku nggak mau bilang kalau darah itu dari syeletku, nggak enak sama cak Jo rek.

Aku buru-buru masuk ke area kosan, aku nggak peduli cak Jo ngomong apa lagi, daripada aku dituduh  kalau aku yang berdarah.

Eeegh dibuat jalan rasanya saket sekali, tapi ya harus kupaksa untuk balik ke kosan.

“Tak butak, dari mana ente” teriak celenk tiba -tiba dari depan kamarnya

Lho celenk ada di kamarnya, tak kira dia pulang, biasanya akhir pekan dia kan pulang ke rumah ortunya.

“Dari cak Jo Lenk, awakmu nggak balik ke rumah ta?”

“Nggak Ji, lho tadi aku juga dari cak Jono, ente nggak ada disana Ji”

“Aku ada disana Lenk, tidor di lesehan cak Jo”

“Ngawurmu tak butak, aku lho disana sama Wildan, duduk disana,  awakmu lho nggak ada!”

“Kamu digoleki Wildan, jarene mau diajak ngopi, tapi tadi hapemu gak aktif ngono Ji”

Lho aku nggak ada di tempat cak Jo, kok aneh ya, padahal dari tadi aku ada disana. Tadi cak Jo kan juga bilang kalau aku tidur di lesehannya.

Apa tadi cak Jo nggak perhatikan aku ya, apa tadi aku memang nggak ada disana?

Atau apakah karena tadi cak Jo tadi banyak pesanan, dan nggak perhatikan aku.

Tapi nek aku nggak ada disana, lalu aku tadi ada dimana, mosok tadi ada yang nyulik aku, kemudian aku dikembalikan lagi ke tempat semula.

“Ayo Ji ngopi nang  bawok saiki yok”

“Nggak Lenk, aku mau tidor aja, awakku nggak enak”

“Yo wes Ji”

“Eh Ji, ente lagi bawa belut ta, itu di antara kakik ente  kok ada belutnya?”

Yancok opo maneh ini yang diliat si celenk, pasti karena kuntilaku yang sebesar terong ungu. Tapi kan udah aku tutupi sarung, masak si Celenk bisa lihat.

“Oh ini ta, ini kayu buat nyogrok kopengmu Lenk hehehe, wis ah aku mau ke kamar dulu Lenk”

“Oke Ji, tapi kok cara jalanmu aneh gitu Ji, koyok ada yang ngganjel di antara syelangkanganmu hihihih”

“Iki keceret cok, kamu mau tak gabrus kecepiritku asyu”

“Cok, nggilani Ji, wis sana jhilatono dulu seletmu asyu!”

Huff akhirnya aku sampai juga di kamarku,  asyuuuu sakit sekali sih syeletku uuugh.

Perlahan aku lepas sarungku, dan kuperiksa bagian belakang sarungku. Ternyata benar, ada bercak darah basah dan berlendir di sarungku. Dan bau darah itu busuk sekali.

“Eh ini ada lendirnya juga. Uuuufffff bau sekali lendir ini. Sebenarnya apa yang sedang terjadi pada diriku”

“Eh yancok…”

“Kontilaku kok makin panjaang!”

“Opo-opoan ini”

“Bener kata Celenk tadi”

“Aduh apa yang tadi terjadi sama aku sih”

Pantesan tadi celenk bilang aku bawa belut, yancok….

Sekarang kontilaku menggelatung gondal-gandul sepanjang lutut di atas mata kaki. Kalau tadinya kan cuma sebesar terong ungu.

Asyu, kenapa bisa sepanjang ini ya, padahal tadi siang cuma mungkin sepanjang 30 cm saja. Waduuh apa yang harus aku lakukan!.

Waduh, aku iki kenapa ya, pasti ada yang bikin aku kayak gini.

Gimana caranya aku sembunyikan kontila ini. Aku nggak mungkin masuk kuliah kalau keadaan kontilaku kayak gini.

Aku harus cari dukon, aku harus tau apa yang sedang terjadi dengan diriku. Aku yakin ada yang lagi ngerjain aku. Nggak mungkin kalau nggak ada yang ngerjain aku jadinya kayak gini.

Udah jam 01.30. Aku nggak berani tidor, aku takut kalau tiba-tiba ada lagi yang terjadi pada diriku.

Sisa malam ini harus kuhabiskan untuk berpikir bagaimana caranya menyembunyikan kontilaku, sampai aku tau solusi yang harus aku lakukan dengan benda ini.

Eh coba aku wa Antok, dia pasti belum tidor juga, aku suruh dia kesini saja. Temen-temenku jam segini biasanya belum tidur, mereka biasanya sedang ngopi di warkopnya bawuk.

Terpaksa Antok harus aku kasih tau soal komtila ini, dia sahabatku,siapa tau dia ada solusi.

*****

Koyoke Antok udah datang, aku dengar suara motor RX King punya Antok yang berisik.

Sering aku suruh dia untuk jual aja motor berisiknya, beli yang metik dan nggak berisik suaranya, tapi katanya RX King itu motor kesayangan bapaknya waktu dulu bapaknya jadi pembalap jalanan.

“JI…..” panggil Antok dari luar pintu kamar kosanku

“Masuko Tok”

Terpopuler

Comments

nath_e

nath_e

😅ini sebenarnya knp yaa si Pandji schizophrenia kah?

2025-01-30

1

Yuli a

Yuli a

ini halu... atau cuma mimpi yang puuuuuanjang...???

2025-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 01. DIMANA KENAPA
2 02. ADA YANG ANEH
3 03. LHO KOK
4 04. SUARA PAK WITO
5 05. KOK OM BURHAN
6 06. KOK GINI SIH
7 07. SIAPA ITU… KOK?
8 08. KOK GAK JELAS GINI SIH?
9 09. KOK KEBON NGANU
10 10. KOK NGGILANI GINI
11 11. CAK JO KOK
12 12. KOK MAKIN PANJANG
13 13. KOK BUAT DASI?
14 14. IDE YANG KOK
15 15. KOK FINGSAN
16 16. PAK RUSLAN
17 17. KOK PAK RUSLAN TAU!
18 18. PAK WITO KOK
19 19. MALAM YANG JANGGAL
20 20.LHO KOK MATI
21 21. KOK KAYAKNYA AKU TAU
22 22. KOK GILA GINI!
23 23. SAYA BASUKI TAPI PANGGIL SAYA WILDAN
24 24. CERITA WILDAN
25 25. HAROS SENYOM
26 26. MBAK JUM BIKIN KERAS
27 27. TINGGAL BERSAMA MBAK JUM
28 28. ADA APA DENGAN JUM
29 29. KOOOOK!!!
30 TAMBAH BINGONG
31 31. MBAK JUM SANGAR
32 32. DIYAMBH!
33 33. BELAKANG RUMAH WILDAN
34 34. PINTU MENUJU KE BAWAH?
35 35. JUM KESYURUFAN
36 36. SSSSTT…SSST
37 37. WADUH KOK MAKIN GINI
38 38. CERITA BASUKI
39 39. RASA TAKUT
40 40. SERANGAN ATAU HALUSINASI
41 41. APA YANG SEBENARNYA TERJADI
42 42. KOK BUKAN KOK
43 43. LARI
44 44. SIAPA AKU
45 45. KEMBALI LAGI?
46 46. APA YANG TERJADI
47 47. AKU = RUSLAN?
48 48. RUMAH PAK RUSLAN
49 49. KOK ???
50 50. JATMIKO?
51 51. KEMATIAN YANG ANEH
52 52. YANG MAKIN ANEH
53 53. PERJALANAN
54 54. MBAH KAMPRET
55 55. PENJELASAN YANG GAK MASUK AKAL
56 56. RAHASIA CELENK
57 57. ASBAK DAN AGENDA
58 58. ASBAK KUNTILA
59 59. BUMBU ANEH DAN KEMUNGKINAN
60 60. ISI BOTI EH BOTOL
61 61. MUSIBAH MBAH KAMPRET
62 62. SIAPA YANG DATANG
Episodes

Updated 62 Episodes

1
01. DIMANA KENAPA
2
02. ADA YANG ANEH
3
03. LHO KOK
4
04. SUARA PAK WITO
5
05. KOK OM BURHAN
6
06. KOK GINI SIH
7
07. SIAPA ITU… KOK?
8
08. KOK GAK JELAS GINI SIH?
9
09. KOK KEBON NGANU
10
10. KOK NGGILANI GINI
11
11. CAK JO KOK
12
12. KOK MAKIN PANJANG
13
13. KOK BUAT DASI?
14
14. IDE YANG KOK
15
15. KOK FINGSAN
16
16. PAK RUSLAN
17
17. KOK PAK RUSLAN TAU!
18
18. PAK WITO KOK
19
19. MALAM YANG JANGGAL
20
20.LHO KOK MATI
21
21. KOK KAYAKNYA AKU TAU
22
22. KOK GILA GINI!
23
23. SAYA BASUKI TAPI PANGGIL SAYA WILDAN
24
24. CERITA WILDAN
25
25. HAROS SENYOM
26
26. MBAK JUM BIKIN KERAS
27
27. TINGGAL BERSAMA MBAK JUM
28
28. ADA APA DENGAN JUM
29
29. KOOOOK!!!
30
TAMBAH BINGONG
31
31. MBAK JUM SANGAR
32
32. DIYAMBH!
33
33. BELAKANG RUMAH WILDAN
34
34. PINTU MENUJU KE BAWAH?
35
35. JUM KESYURUFAN
36
36. SSSSTT…SSST
37
37. WADUH KOK MAKIN GINI
38
38. CERITA BASUKI
39
39. RASA TAKUT
40
40. SERANGAN ATAU HALUSINASI
41
41. APA YANG SEBENARNYA TERJADI
42
42. KOK BUKAN KOK
43
43. LARI
44
44. SIAPA AKU
45
45. KEMBALI LAGI?
46
46. APA YANG TERJADI
47
47. AKU = RUSLAN?
48
48. RUMAH PAK RUSLAN
49
49. KOK ???
50
50. JATMIKO?
51
51. KEMATIAN YANG ANEH
52
52. YANG MAKIN ANEH
53
53. PERJALANAN
54
54. MBAH KAMPRET
55
55. PENJELASAN YANG GAK MASUK AKAL
56
56. RAHASIA CELENK
57
57. ASBAK DAN AGENDA
58
58. ASBAK KUNTILA
59
59. BUMBU ANEH DAN KEMUNGKINAN
60
60. ISI BOTI EH BOTOL
61
61. MUSIBAH MBAH KAMPRET
62
62. SIAPA YANG DATANG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!