pelelangan III

Pelelangan terus berlanjut setelah pil tingkat 3 yang dilelang Zhang Wei menciptakan kehebohan. Barang-barang berikutnya, meskipun menarik, belum cukup menggugah perhatian Zhang Wei. Ia tetap diam di tempat duduknya, menikmati permainan tawar-menawar sengit yang berlangsung di aula.

Waktu berlalu, dan pelelangan mencapai barang nomor 42. Barang itu adalah Pedang Roh Angin, senjata tingkat 3 menengah yang cocok untuk kultivator ranah Martial Master. Pedang itu memiliki desain ramping dengan pola berkilauan di sepanjang bilahnya, memancarkan aura elemen angin yang tajam.

"Para tamu sekalian," pelelang utama memulai dengan suara lantang, "barang berikutnya adalah Pedang Roh Angin! Pedang ini bukan hanya senjata, tetapi juga dilengkapi dengan kemampuan alami untuk meningkatkan kecepatan dan ketangkasan pengguna. Harga awal adalah 8.000 batu roh tingkat rendah!"

Suasana di aula agak tenang, meskipun senjata itu jelas berkualitas tinggi. Bagi kebanyakan orang yang hadir, harga itu sudah cukup tinggi, dan mereka tahu persaingan untuk senjata seperti ini mungkin melibatkan keluarga besar atau orang-orang dari ruangan VIP.

Dari ruangan VIP nomor 5, suara tenang tapi penuh otoritas terdengar:

"10.000 batu roh tingkat rendah."

Zhang Wei menoleh. Itu adalah suara Liang Feng, pria arogan yang sebelumnya sempat membuatnya kesal di perjamuan keluarga Song. Tentu saja, Liang Feng tertarik dengan pedang ini.

Di aula, tidak banyak yang berani menawar setelah suara itu terdengar. Nama keluarga Liang cukup menakutkan, terutama di kota-kota sekitar. Namun, Zhang Wei tersenyum tipis, matanya berkilat dengan niat usil.

"11.000 batu roh tingkat rendah," suara Zhang Wei bergema dengan santai, menarik perhatian seisi aula.

Beberapa orang menoleh ke arahnya, sebagian besar dengan ekspresi terkejut.

Liang Feng, yang tidak mengenali Zhang Wei dari ruangan VIP-nya, hanya mengerutkan alis. Dia tak menyangka ada yang berani bersaing dengannya untuk barang ini.

"13.000 batu roh tingkat rendah," kata Liang Feng dengan nada dingin, menegaskan dominasinya.

Namun, Zhang Wei tidak berhenti. Dia mengangkat tangannya dengan santai. "14.000 batu roh."

Desas-desus mulai terdengar di antara peserta. Siapa pria muda ini yang berani menantang salah satu keluarga besar?

Liang Feng mulai merasa terganggu. Baginya, harga itu masih masuk akal, tetapi keberanian pria di luar sana membuat darahnya mendidih.

"15.000 batu roh tingkat rendah," serunya lagi, kali ini dengan tekanan yang lebih besar.

Zhang Wei pura-pura berpikir sejenak, lalu mengangkat tangan lagi. "16.000 batu roh."

Wajah Liang Feng mengeras. Dia mulai merasa seperti dipermainkan, tetapi harga ini masih berada dalam batas yang bisa dia terima. Lagi pula, Pedang Roh Angin sangat cocok untuknya.

"17.500 batu roh tingkat rendah," katanya dengan suara penuh tekad.

Zhang Wei tersenyum tipis. "18.000 batu roh."

Pelelang utama mencoba menyembunyikan senyumannya. Persaingan ini membuat barang sederhana seperti Pedang Roh Angin menjadi jauh lebih mahal daripada perkiraan awal.

Ruangan VIP Liang Feng hening sejenak. Dia pasti sedang berpikir keras. Setelah beberapa saat, suara dingin terdengar lagi. "19.500 batu roh tingkat rendah."

Di tempat duduknya, Zhang Wei berpura-pura merenung, lalu akhirnya menggelengkan kepala. "Aku menyerah. Tidak sepadan untuk barang seperti itu," katanya pelan, tetapi cukup keras untuk didengar banyak orang.

Desahan lega terdengar di aula, tetapi Liang Feng di ruangan VIP-nya hampir meledak marah. Dia menyadari bahwa dirinya telah terjebak dalam permainan Zhang Wei. Namun, sebagai anggota keluarga besar, dia tidak punya pilihan selain membayar harga yang telah dia tawarkan.

Pelelang mengetuk palu. "Terjual! Pedang Roh Angin berhasil terjual dengan harga 19.500 batu roh tingkat rendah!"

Di ruangan VIP, Liang Feng menggertakkan giginya. "Siapa pria itu?" tanyanya kepada pelayannya.

Namun, pelayan itu hanya bisa menggeleng. "Hamba tidak tahu, Tuan Muda. Tapi sepertinya dia seseorang yang cukup berani."

Liang Feng mengepalkan tinjunya. "Berani-beraninya mempermainkanku. Aku akan memastikan dia membayar untuk ini."

Sementara itu, Zhang Wei duduk dengan tenang, menikmati kemenangan kecilnya. Baginya, ini hanyalah hiburan ringan. Bagaimana pun juga, dia tahu Liang Feng tidak akan bisa berbuat banyak terhadapnya.

Setelah itu, pelelangan berlanjut ke barang-barang berikutnya. Zhang Wei tetap tenang, menunggu barang-barang yang benar-benar menarik perhatian. Dia tahu, masih ada barang-barang dari daftar misteri yang mungkin menjadi target utamanya.

Terpopuler

Comments

Mamat Stone

Mamat Stone

/Tongue//Tongue//Tongue/

2025-03-26

0

Mamat Stone

Mamat Stone

/Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2025-03-26

0

Nanik S

Nanik S

Shiiiip

2025-03-17

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Kebangkitan
2 Rahasia Pedang Usang
3 Perburuan Dimulai
4 Awal dari Ambisi
5 Latihan Neraka
6 Jiwa Seorang Pendekar
7 Latihan Tanpa Akhir
8 Langkah ke Dunia Baru
9 Kota Canyu
10 Menikmati Kenyamanan Kota (fixed)
11 Mencari Tempat untuk Meracik Pil
12 Melelang pil
13 Persiapan yang Hati-Hati
14 Perjamuan di Kediaman Keluarga Song
15 Sebuah harapan baru
16 Pelelangan
17 Pelelangan II
18 pelelangan III
19 Pelelangan IV
20 Pelelangan V
21 Pelelangan VI
22 Pelelangan VII
23 Lari!!
24 Kekacauan di Pelelangan
25 Melawan Predator
26 Tempat bersalju misterius
27 Penghakiman Para Elf
28 Sang Anak Ajaib dan Ramalan Kuno
29 Perawatan dan Keputusan Para Tetua
30 Tingkah Lucu Rania dan Kejutan Liora
31 Pergerakan di Balik Pepohonan
32 Di Hadapan Para Tetua
33 Ujian di Kuil Kebenaran
34 Sang Saint dan Kejanggalan di Desa
35 Perubahan Sikap dan Harapan Baru
36 Melangkah Melalui Hutan Bersalju
37 Kota Khargum
38 Menjelajahi Kota Dwarf
39 Semangat di Pagi Hari
40 Kegelisahan Zhang Wei
41 Rahasia Teknik Refining
42 Ancaman dari Hutan
43 Ancaman yang Semakin Nyata
44 Langkah Menuju Sesuatu yang Lebih Tinggi
45 Rencana berikutnya
46 Formasi Pertahanan Baru
47 Gelombang Beast
48 Dentingan Pedang Kelabu dan Monster Perkasa
49 Pertarungan Tanpa Akhir
50 Pelahap Embun
51 Dua Jiwa Yang Bermusuhan
52 Titik Batas
53 Benturan Dua Kekuatan
54 Setelah Perang Berakhir
55 Misteri kelima Artefak
56 Peningkatan kekuatan
57 Petualangan Baru Dimulai
58 Meninggalkan Desa
59 Pegunungan Kargath
60 Rahasia Lorong Kegelapan
61 Tambang Kuno dan Kawah Terkutuk
62 Dunia Kecil Misterius
63 Pilihan yang Sulit
64 Upgrade Senjata
65 Langkah di Bawah Langit Beku
66 Sebuah Petunjuk Baru
67 Perjalanan Menuju Pegunungan Utara
68 Padang Cahaya yang Menipu
69 Melintasi Pegunungan Es Putih
70 Kuil Awan Abadi
71 Mengumpulkan Fragmen
72 Ujian Sembilan Pilar
73 Kehendak Dewa Dimensi
74 Kekuatan Baru dan Perjalanan Pulang
75 Seruan Segel Kuno
76 Lepasnya Belenggu dan Evolusi
77 Diskusi
78 Rencana Perjodohan
79 Menembus Batas Baru
80 Kekacauan di Kamar Zhang Wei
81 Perburuan di Hutan Kabut Gelap
82 Perburuan di Hutan Kabut Gelap II
83 Perburuan di Hutan Kabut Gelap III
84 Terobosan Menuju Martial Emperor
85 Menjarah Hutan Kabut Gelap
86 Melanjutkan Rencana
87 Perpisahan
88 Kembali ke Akar Lama
89 Balas dendam dimulai
90 Acara Pertunangan
91 Waktunya membuat kekacauan
92 Pembalasan dan Penghinaan
93 Hari Penuh Darah
94 Bersiap Untuk Tahap Berikutnya
95 Pengumuman Season 2
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Awal Kebangkitan
2
Rahasia Pedang Usang
3
Perburuan Dimulai
4
Awal dari Ambisi
5
Latihan Neraka
6
Jiwa Seorang Pendekar
7
Latihan Tanpa Akhir
8
Langkah ke Dunia Baru
9
Kota Canyu
10
Menikmati Kenyamanan Kota (fixed)
11
Mencari Tempat untuk Meracik Pil
12
Melelang pil
13
Persiapan yang Hati-Hati
14
Perjamuan di Kediaman Keluarga Song
15
Sebuah harapan baru
16
Pelelangan
17
Pelelangan II
18
pelelangan III
19
Pelelangan IV
20
Pelelangan V
21
Pelelangan VI
22
Pelelangan VII
23
Lari!!
24
Kekacauan di Pelelangan
25
Melawan Predator
26
Tempat bersalju misterius
27
Penghakiman Para Elf
28
Sang Anak Ajaib dan Ramalan Kuno
29
Perawatan dan Keputusan Para Tetua
30
Tingkah Lucu Rania dan Kejutan Liora
31
Pergerakan di Balik Pepohonan
32
Di Hadapan Para Tetua
33
Ujian di Kuil Kebenaran
34
Sang Saint dan Kejanggalan di Desa
35
Perubahan Sikap dan Harapan Baru
36
Melangkah Melalui Hutan Bersalju
37
Kota Khargum
38
Menjelajahi Kota Dwarf
39
Semangat di Pagi Hari
40
Kegelisahan Zhang Wei
41
Rahasia Teknik Refining
42
Ancaman dari Hutan
43
Ancaman yang Semakin Nyata
44
Langkah Menuju Sesuatu yang Lebih Tinggi
45
Rencana berikutnya
46
Formasi Pertahanan Baru
47
Gelombang Beast
48
Dentingan Pedang Kelabu dan Monster Perkasa
49
Pertarungan Tanpa Akhir
50
Pelahap Embun
51
Dua Jiwa Yang Bermusuhan
52
Titik Batas
53
Benturan Dua Kekuatan
54
Setelah Perang Berakhir
55
Misteri kelima Artefak
56
Peningkatan kekuatan
57
Petualangan Baru Dimulai
58
Meninggalkan Desa
59
Pegunungan Kargath
60
Rahasia Lorong Kegelapan
61
Tambang Kuno dan Kawah Terkutuk
62
Dunia Kecil Misterius
63
Pilihan yang Sulit
64
Upgrade Senjata
65
Langkah di Bawah Langit Beku
66
Sebuah Petunjuk Baru
67
Perjalanan Menuju Pegunungan Utara
68
Padang Cahaya yang Menipu
69
Melintasi Pegunungan Es Putih
70
Kuil Awan Abadi
71
Mengumpulkan Fragmen
72
Ujian Sembilan Pilar
73
Kehendak Dewa Dimensi
74
Kekuatan Baru dan Perjalanan Pulang
75
Seruan Segel Kuno
76
Lepasnya Belenggu dan Evolusi
77
Diskusi
78
Rencana Perjodohan
79
Menembus Batas Baru
80
Kekacauan di Kamar Zhang Wei
81
Perburuan di Hutan Kabut Gelap
82
Perburuan di Hutan Kabut Gelap II
83
Perburuan di Hutan Kabut Gelap III
84
Terobosan Menuju Martial Emperor
85
Menjarah Hutan Kabut Gelap
86
Melanjutkan Rencana
87
Perpisahan
88
Kembali ke Akar Lama
89
Balas dendam dimulai
90
Acara Pertunangan
91
Waktunya membuat kekacauan
92
Pembalasan dan Penghinaan
93
Hari Penuh Darah
94
Bersiap Untuk Tahap Berikutnya
95
Pengumuman Season 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!