18. kita putus aja!

Disaat yang sama di tempat yang berbeda. Di SMA ESWE. Kini Riyan tengah berada di UKS sendirian. Ia mengobati wajahnya yang bonyok akibat pukulan Kevin tadi.

Sembari mengobati pipinya yang bengkak itu, pikirannya berkelana. Mengingat kejadian tadi yang membuat dadanya sesak dan emosi.

Tidak terima rasanya melihat Aura yang tadi berduaan dengan Kevin. Dan tak pernah menyangka juga kalau Aura akan jatuh cinta pada Kevin. Padahal Kevin bukan cowok yang baik.

Disatu sisi lain ia juga marah dengan dirinya sendiri. Emosi saat ia tau bahwa Aura sakit namun ia malah menghukum Aura. Melihat wajah pucat Aura membuatnya menyesal dengan apa yang telah di lakukan tadi.

Bhug!

Bhug!

Riyan Memukuli dadanya yang terasa sesak. Sakit rasanya mengharapkan seseorang itu kembali namun yang di lihat orang itu telah bertemu dengan orang yang baru.

Memang salah sih dengan apa yang di lakukan Riyan di masa lalu. tapi yang di pikiran Riyan itu, ia tidak mau merusak Aura dan akhirnya bersama wanita lain.

Brug...

Riyan merebahkan tubuhnya di atas kasur yang ada di dalam UKS tersebut. Lalu tangan kanannya ia taruh di atas dahinya. Matanya memejamkan sejenak.

"Apa kamu beneran udah move on dari aku Ra .." ucapnya lirih.

****

Di rooftop.

Kini Kevin sudah kembali ke sekolah. Setelah kembali ia mengabari kepada ketiga temannya untuk bertemu di rooftop.

Saat ini semua siswa dan siswi SMA ESWE tengah menikmati jam istirahat ke 2. Kevin, David, Reyhan, dan Arya sekarang sedang makan siang juga di rooftop.

Bakso yang panas dan pedas itu sangat nikmat dan panasnya tak terlalu terasa Karena sudah di tiup oleh angin kencang di rooftop.

"Kayaknya ada yang lagi bahagia nih? Cerah bener mukanya?" Ucap David menyindir Kevin. Ia melihat Kevin terus tersenyum saat kembali ke sekolah dan wajahnya pun tampak lebih segar dari biasanya.

"Habis ngapain aja Lo disana Sampek muka Lo bersinar kayak matahari gitu?" Sahut Arya. Ia juga penasaran dengan apa yang di lakukan kevin di rumah sakit sampai-sampai bahagia itu. Nggak mungkin habis anunaan kan?

"Ada apa nih... Semua orang heboh. Lo yang nggak pernah peduli sama cewek. Sekarang Lo malah nolongin dia, Lo anterin juga sampai ke rumah sakit. Dan yang lebih parahnya lagi Lo berantem sama ketos lont* itu." Timpal Reyhan yang tak kalah penasaran.

Kevin tersenyum mendengar perkataan teman-temannya. Ia segera menghabiskan baksonya lalu meneguk es lemon tea itu.

"Gue emosi sama tuh ketos. Dia yang udah bikin Aura sampai masuk rumah sakit." Ucapnya lalu mengambil Vape yang ada di dalam sakunya lalu mengepulkan asap vape itu.

Ketiga temannya itu pun mengerutkan kening dan mereka saling pandang. Dari awal kejadian memang mereka bertiga tidak tau apa-apa. Karena mereka bertiga sedang berada di kelas.

Dan pada saat ada mendengar bunyi ambulan barulah mereka bertiga keluar dari kelas. Dan saat itu mereka melihat Kevin yang berantem sama ketos dan langsung masuk ke dalam mobil ambulan tersebut.

Kevin yang melihat reaksi ketiga temannya itu pun paham. Pasti mereka bingung. Ia pun melanjutkan ucapannya.

"Tadi gue di UKS sama si Aura. Kayaknya hari ini Aura ada pelajaran olahraga. Kalau gue lihat sih kayaknya Aura sakit terus dibawa ke UKS sama temannya. Terus gue godain dia karena dia tidur disamping ranjang gue. Dia marah dong. Dia pindah ke kasur pojokan dan gue gendong dia. Setelah itu gue keluar dan mau beliin dia teh." Jelas Kevin.

"Eh, saat gue balik dari kantin si Aura udah lari-lari ditengah lapangan dalam keadaan pucat. dan gue lihat Riyan juga disana. Nah, dia itu kayak nyuruh Aura buat latihan 5 kali aja gitu."

"Gue emosi dong, masak iya orang sakit di hukum? Pas gue mau tolongin dia, eh dia udah pingsan." Jelas Kevin. Membuat ketiga temannya itu terdiam dan berfikir.

"Oke. Sekarang kita udah ngerti kenapa Lo mukulin si Riyan. Tapi gue masih penasaran kenapa si Aura di hukum?" Sahut David yang masih tak paham asal usulnya bisa jadi seperti sekarang ini.

Kevin kembali mengepulkan asap vapenya setelah berbicara panjang lebar tadi. "Nah itu yang mau gue tanyakan sama Aura. Tapi Aura belum sadar sampai orangtuanya datang." Sahut Kevin.

"Lo ketemu sama bokap nyokap nya si Aura?" Tanya Arya.

Kevin pun tersenyum tipis. "Itu yang membuat gue bahagia."

"Kenapa Lo bahagia? Nglamar si Aura Lo?"

"Awalnya gue khawatir karena penampilan gue yang urakan. Dan gue ngaku kalau gue pacarnya dan gue di suruh jagain dia. Puas banget gue sama taruhan ini." Ucapnya seolah meledek David yang memang akan kalah telak.

Reyhan yang sejak tadi diam, kini terkekeh kecil. "Lo udah jatuh cinta sama si Aura?"

Dan pertanyaan itu membuat Kevin terdiam. Ia masih tak mengerti dengan perasaannya sendiri. Ini pasti hanya karena taruhan kan?

"Tapi btw orangtuanya Aura nggak kolot gitu. Beruntung Lo." Sahut Arya.

"Kalau gue kalah taruhan sih nggak masalah. Cewek gue masih banyak." Sahut David.

Mereka bertiga pun diam menatap lurus ke arah bangunan-bangunan gedung di dari atas rooftop. Dan tentunya menikmati anginnya juga.

Dan disaat nyaman-nyaman nya seperti ini. Tiba-tiba seseorang datang mengejutkan mereka berempat. Karena disaat mereka berempat sedang berkumpul di sini, tak ada siswa tau pun siswi yang berani datang.

Brak! Pintu di buka dengan kasar. Keempat lelaki itu pun menoleh dari sumber suara itu. Arya, David, dan Reyhan pun menatap Kevin seolah meminta penjelasan, namun Kevin sendiri pun menggeleng pelan.

Yah, Clara adalah pacar Kevin tercantik Dimata orang-orang. Namun biasa saja di mata Kevin. Dan saat ini Clara berjalan mendekati Kevin.

Setelah diam beberapa menit akhirnya ketiga temannya itu paham, pasti karena kehebohan itu Clara nggak terima.

Reyhan menepuk pundak Arya dan David untuk beranjak dari rooftop memberikan ruang untuk mereka.

"Vin, kita ke kelas duluan." Ucap Reyhan menepuk pundak Kevin.

Kevin pun menghela napasnya. Ia kembali menatap kekasihnya saat ini yang terlihat marah.

"Ada apa lagi sih!" Ucap Kevin terdengar tak suka.

Clara yang mendengar itu membelalakkan matanya. Terkejut dengan respon Kevin. Ya... Meskipun dia bukan pacar satu-satunya tapi kan ya... Clara sebagai wanita mengharapakan kelembutan dari seorang laki-laki. Apalagi laki-laki itu adalah pacarnya sendiri.

"Ada apa? Kamu ngapain sih deket-deket sama cewek nakal kayak gitu. Beritanya udah nyebar Kevin. Kamu mau nambah berapa cewek lagi?"

Kening Kevin makin berkerut? Semakin tak paham sama sekali. "Apa maksud Lo?"

"Tadi Riyan udah di tanya sama guru BK dan Riyan jawab kamu pacaran diuks sampai gendong-gendong an. Aku nggak suka ya lihat kamu kayak gitu! Kamu aja nggak pernah lakuin aku kayak gitu eh malah cewek lain kamu romantisin."

Sudut bibir Kevin tertarik ke tas. Oh, jadi ini penyebabnya. Kalau gitu berarti si ketos lont* itu lihat aksinya dia ternyata?

"Iya! Emang kenapa kalau aku pacaran sama si Aura?" Kini Kevin berdiri dan menatap menantang mata Clara.

Clara pun tercengang mendengarnya.

"Lo nggak suka kan gue deket-deket sama si Aura?" Ucap Kevin menyunggingkan senyumnya. Ia melangkah lebih dekat lagi dengan Clara. Clara pun reflek mundur satu langkah.

Lalu ia menunduk menatap mata Clara dan berkata. " Yaudah kita putus aja!"

"Dan jangan pernah menganggu Aura atau Lo akan atau akibatnya nanti!" Peringat Kevin tegas lalu meninggalkan Clara sendiri dia rooftop.

Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!