15. UKS

Kevin menikmati sarapan paginya setelah Aura pergi. Seperti biasa Kevin tak peduli kalau sebentar lagi bel akan segera di bunyikan. Yang artinya jam pelajaran akan segera di mulai.

Kevin hanya diam sembari melihat banyaknya orang jalan-jalan di pagi hari. Ada anak kecil yang berlarian dan juga ada banyak penjual makanan dan minuman di taman ini.

Meskipun diam, tapi pikirannya tidak akan diam. Ia memikirkan dirinya sendiri yang entah sejak kapan rasa senang ini tak lagi muncul di dalam dirinya.

Kenapa? Kenapa hanya dengan melihat Aura memarahi nya bahkan disentuh Aura pun perasaan nyaman, senang, dan bahagia itu hadir.

Klunting!

Tiba-tiba saja ponselnya itu menyala membuat pikirannya terhenti. Ia pun merogoh ponselnya yang di saku celananya.

Lalu ia melihat ada pesan dari beberapa pacarnya.

Clara

Yang? Itu foto dari google kan?

Nesya

Kevin? Kamu punya pacar lagi? Aku nggak rela!

Pesan-pesan itu membuat Kevin malah tidak mood. Ia tak ada niatan untuk membalas dan membiarkannya begitu saja.

Setelah itu ia beranjak masuk ke sekolahnya. Sampai di sekolah ia bertemu dengan seorang guru mapel bahasa Indonesia yang bernama Bu Vika. Dan pagi ini Bu Vika mengajar di kelasnya.

"Astaghfirullah Kevin.... Kamu dari mana aja. Mana menampilkan kamu kayak preman gitu. Kamu niat sekolah nggak sih!" Ucap Bu Vika dengan wajah galaknya.

Pasalnya jam pelajarannya sudah di mulai 10 menit yang lalu namun Kevin baru muncul di depan kelasnya sekarang.

Seperti biasa tampilannya dengan baju yang tak di kancing dan tak di masukkan. dengan menggunakan kaos hitam sebagai dalamannya. Dan ditambah lagi kali ini Kevin tak menggunakan sepatu alias sandal. Membuat jiwa Badboy nya begitu sangat kelihatan. Namun sialnya penampilannya yang seperti itu membuat dirinya semakin tampan.

Kevin tersenyum tipis. " Maaf Bu, saya habis jatuh. Saya mau ke UKS. Saya hari ini izin ya .." ucap Kevin. Lalu nyelonong begitu saja melewati Bu Vika.

Bu Vika yang melihat Kevin pun hanya menggelengkan kepalanya. Satu siswa itu tak ada yang bisa merubahnya. Meskipun itu guru atau apalagi anak Osis disini yang terkenal galak pun tak mampu menghadapi Kevin.

Dan Kevin sendiri pun tak pernah takut dengan Anggota OSIS apalagi saat ini ia punya bukti rekaman ketua OSIS mereka. Hahahah... Kevin jadi semakin liar.

Sesampainya di UKS, Kevin langsung merebahkan tubuhnya. Lalu kemudian ia langsung memejamkan matanya. Dan tak butuh waktu lama ia telah berada di alam mimpi. Memang pagi ini ia ngantuk sekali.

***

Disaat yang bersamaan di sekolah yang sama. pelajaran pertama Aura adalah olahraga. Dan kini Aura tengah berada di lapangan basket.

Dan karena kemarin malam Aura sakit, membuat kondisi tubuhnya di pagi hari ini pun tidak fit. Dan sekarang pun ia merasa tubuhnya lemas.

"Ra... Kok Lo pucet gitu? Lo nggak apa-apa?" Tanya Reina yang melihat Aura lemas dan pucat.

"Iya Ra... Lo kalau sakit istirahat aja." Kata Lala yang biasanya satu tim basket dengan Aura.

Aura terdiam. Ia merasa dirinya emang lemas. Tapi gimana dong... Ini kegiatan kesukaannya. Jadi sayang mau melewatkan.

"Nggak papa kok. Kemarin gue emang sakit. Tapi sekarang masih bisa kok gue ikutan. Gue malah lebih nyesel kalau nggak ikutan." Balas Aura membuat timnya saling lirik.

"Yaudah gapapa tapi kalau Lo ngerasa pusing Lo harus stop nanti ya." Kata Lala. Dan Aura hanya mengangguk.

Pak Toni selaku guru olahraga pun menyuruh kedua tim basket itu berkumpul. Tim Aura dan Tim Rara.

Setelah bola di lambungkan ke tas oleh Wasit. Dan Aura lah yang pertama kali merebutkan bola basket tersebut.

Ia pun tersenyum lalu memainkan bola tersebut dan mengoper ke temannya untuk menuju ke ring.

Beberapa menit kemudian tim Aura mencetak angka 3. Dan tim lawan 0. Aura semakin semangat dan senang. Namun... Kondisinya tiba-tiba saja begitu lemah.

Aura tiba-tiba saja membungkukkan tubuhnya dengan nafas yang ngos-ngosan. Di tambah kepalanya tiba-tiba menjadi sakit.

Tim Aura yang melihat Aura seperti membutuhkan bantuan pun langsung menghampiri Aura.

"Ra... Lo kenapa?" Tanya Reina

"Kepala gue sakit Rein..." Lirih Aura.

Lalu pak Toni pun juga menghampiri Aura. Dan Aura sendiri pun memutuskan untuk berhenti. Lalu Reina dan Lala mengantarkan Aura untuk sampai ke UKS.

Sesampainya di UKS, Aura langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Lalu penjaga UKS pun memberikan memberikan obat pereda sakit kepala pada Aura.

"Rein... Lala... Makasih. Kalian ke lapangan aja." pinta Aura, ia tau bahwa temannya pasti tidak enak untuk meninggalkan dirinya sendirian di UKS. Namun Aura tak mau merepotkan mereka.

"Serius?"

"Iya. Menangkan tim kita."

"Yaudah. Kalau gitu kita kembali ke lapangan. Lo istirahat aja ya."

Aura mengangguk dan kedua orang itu pun keluar. Sedangkan Bu Meli yang menjaga UKS itu pun duduk di sebelah Aura.

"Badan kamu panas banget Ra... Apa kamu nggak pulang aja?" Tanya Bu Meli yang memegangi tangan Aura. "Kamu juga nggak keringetan padahal kamu olahraga kan?"

"Emang semalam saya sakit. Tapi nggak papa Kok. Pasti nanti sembuh sendiri lagi.."

"Hm... Kalau kayak gitu pasti panas dingin..."

"Mungkin..."

"Yaudah kamu istirahat aja dulu. Ibu kembali dulu."

Aura hanya mengangguk lalu mulai memejamkan matanya. Lalu di samping Aura seseorang itu tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena mendengar percakapan Aura dan Bu Meli.

Dan seseorang itu membuka gorden yang menjadi pembatas ranjang sampingnya.

Srekk....

Aura yang mendengar itu pun reflek membuka matanya dan menoleh ke samping. Matanya pun langsung bertatapan dengan mata Kevin. Mata Kevin tampak sayu khas orang bangun tidur. Setelah mata, Aura memperhatikan wajah Kevin yang putih mulus serta rambut poninya yang berantakan.

"Tampan!" Pikirnya.

Sedangkan Kevin sendiri juga menatap intens mata Aura. Mata yang belok, dan mata itu sangat imut.

Tiba-tiba saja jantung Kevin berdegup kencang melihat mata indah itu.

"Kenapa Lo!" Tanya Aura yang membuyarkan lamunan Kevin.

Kevin tersenyum. "Bukannya Lo udah tau kenapa gue disini? Lo pic*k ya... Udah jelas gue sakit begini."

Aura pun tersenyum sinis pada Kevin. "Sukurin! Itu akibat ulah Lo kemarin. Tau rasa Lo!" Ujarnya lalu kemudian membelakangi Kevin.

Bukannya merasa bersalah atau diam justru Kevin semakin menggoda Aura. "Ngapain Lo ngebelakangi gue? Mau gue kelonin?"

Aura yang mendengar itu benar-benar tak tau lagi dengan orang seperti Kevin. Ia merasa Kevin salah cowok nggak waras.

"Cowok sinting!" Aura bangun dari tidurnya dan berjalan tertatih menuju ranjang yang berada di pojokan. Ia ingin istirahat dengan tenang.

Namun Kevin yang melihat itu pun tersenyum. Ia beranjak dari ranjangnya lalu berjalan cepat dan menggendong Aura.

Tentu saja itu membuat Aura terkejut.

"Kevin! Lo gila!"

"Turunin gue!"

Aura meronta-ronta namun Kevin segera merebahkan tubuh Aura di atas ranjang. Lalu wajahnya mendekat ke wajah Aura menatap intens wajah cantik dan imut itu.

"Nggak ada yang tau Ra!" Bisik Kevin.

Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!