8. Ketiduran

"sejak kapan Lo ada disitu?" Tanya Aura kasar pada sosok paling menyebalkan di depannya itu.

Kevin pun tersenyum miring. "Santai dong! Gue kan cuma nanya! Lo jadi cewek bodoh banget bikin gue tertarik aja." Balas Kevin dengan entengnya dan tentu saja membuat emosi Aura melunjak.

Beraninya bilang dirinya bodoh, memangnya dia sepintar apa?

"Lebih baik gausah nanya! Gue mau pacaran kek aku nggak kek bukan urusan elo! Mending Lo bantuin gue buat bersihin kantin! Daripada ngejogrok disitu kayak genderuwo!" Ucap Aura penuh emosi

"Asal Lo tau ya, tuh lantai udah gue sapu. Kayaknya emang mata Lo itu bermasalah deh. Lo bagian nge pel."

Aura menghentikan kegiatannya yang menyapu lantai itu. Ia tersenyum remeh ke arah Kevin. Ngomongnya sih sudah di sapu tapi lihatlah? Ketika ia sapu malah masih banyak pasir di lantai.

Aura pun tak menghiraukan Kevin, ia kembali melakukan aktivitasnya, masa bodo dengan apa yang dia lakukan. Yang penting dirinya sudah melakukan tugasnya, lagi pula guru BK killer itu pasti juga tau dari cctv.

Sedangkan Kevin yang merasa di abaikan oleh Aura, ia pun kesal. Baru kali ini dirinya di abaikan oleh seorang cewek. Dan sialnya cantik pula! Mana ada cewek cantik mengabaikan Kevin.

"Sial! Kalau bukan Karena taruhan nggak akan gue kayak gini sekarang"

"Nih cewek emang bodoh. Sama-sama nakalnya kenapa dia baik sama si cupu itu dan nggak tertarik sama gue ya?"

"Ah... Sialan!"

Kenapa Kevin harus mikirin Aura? Taruhan kali ini agak menantang juga ya? Apapun alasannya dia akan meluluhkan hatinya Aura dan akan jadi mainannya. Lihat aja!

Kevin beranjak dari kursinya dan mengepel lantai yang telah di sapu oleh Aura. Ya.... Yang namanya aja cowok nakal ngepel pun ya asal-asalan.

Kevin pun mengepel dengan kecepatan yang tinggi dan memang niatnya ia ingin dekat dengan Aura.

"Eh, Lo biasanya nongkrong dimana aja?" Tanya Kevin sedikit menyenggol lengan Aura. Kini mereka tidak berhadapan namun saling membelakangi namun dekat.

Aura pun berdecak karena tubuhnya sedikit terhuyung Karena senggolan Kevin. "Ck. Lo lihat-lihat dong kalau ngepel. Yang benar juga kalau ngepel masak cepet banget nyampek sini."

"Halah ini udah bener. Lo nggak usah ngelihin topik pembicaraan. Nggak mungkin kan cewek kayak Lo nggak nongkrong." Ujar Kevin yang teringat bahwa Aura adalah cewek yang sedikit nakal.

Aura pun heran dengan cowok sinting satu ini. Kenapa tiba-tiba malah banyak omong seperti ini? Makin membuat Aura kesal saja.

"Pertanyaan Lo tuh nggak penting banget tau nggak. Ngapain Lo nanya-nanya tempat nongkrong. Orang kita bukan teman. Kecuali Lo teman baru Lo pantes nanya kek gitu."

Kevin menghentikan kegiatannya mendengar ucapan Aura itu. Baru kali ini ada cewek yang benar-benar membuatnya tertarik. Ya, tertarik untuk membuat cewek itu jadi gila karenanya. Biar tau rasa bagaimana rasanya bermain-main dengan Kevin.

Apa katanya? Bukan teman? What! Gila! Siapa sih diseluruh dunia ini cewek yang nggak mau dekat-dekat sama dia? Pikirnya. Emosinya sudah di atas puncak namun ia harus menahan diri untuk Taruhan ini.

Kevin pun menghelakan nafas. Sepertinya memang benar cewek ini emang beda. "Ya kan gue bilang gue tertarik sama Lo... Siapa itu kita kan bisa jadi teman, atau bisa ketemu saat Lo nongkrong!"

Aura memutar bola matanya malas, ia pun segera menyelesaikan kegiatan menyapunya yang sudah hampir selesai. "Males. Gue nggak tertarik sama Lo dan nggak mau temenan sama Lo!"

"Buang tuh sampahnya. Gue pulang dulu bye!" Lanjutnya kembali menyandang tasnya dan keluar dari Kantin.

Sedangkan Kevin yang melihat Aura berjalan keluar dari kantin pun kesal.

"Woyy...."

"Belum selesai kerjaan Lo!"

"Woyyyy..."

Teriak Kevin berkali-kali namun Aura tak menggubris membuat Kevin jadi frustasi.

"Aaaarrrrghhhh...."

"Cewek gila bangsat." Umpatnya penuh emosi.

****

Klap!

"Hufffttt..." Aura menghembuskan nafasnya ketika ia berhasil memasuki mobilnya. Sebelum ia menyalakan mesin mobilnya, ia bersandar sejenak di kursi mobilnya itu. Melepaskan rasa lelah hari ini yang ia lewati.

Setelah diam beberapa detik Aura memejamkan matanya.

Sedangkan di kantin sana Kevin yang baru saja menyelesaikan kegiatannya yang mengepel tadi. Kini ia menatap langit yang tampak Abu-abu. Dan sepertinya memang mau hujan. Angin pun juga terasa lebih kencang.

Kevin pun harus segera membuang sampahnya. Karena kalau tidak takutnya hujan akan segera turun. Disana ada 2 kresek besar yang berisi sampah yang harus ia bawa ke depan sampah agar petugas sampah itu segera mengambilnya.

Saat Dirinya berjalan hendak ke depan sekolah, ia melihat di perkirakan ada satu mobil. Kevin pun menghentikan langkahnya. "Mobil siapa itu? Bukannya cewek bodoh tadi sudah pulang?" Ujar nya berfikir sejenak. Namun tiba-tiba hujan gerimis membuat Kevin beranjak dari tempatnya dan meletakkan sampah di samping gerbang sekolahnya.

Zraazzzz.....

Hujan pun turun semakin Deras, tak ada tempat untuk melindungi diri. Jarak paling dekat dengan dekat adalah tempat parkir.

Kevin berlari menuju tempat parkir tersebut. Di parkiran ia sedikit mengibas-ngibaskan tangannya. Penampilannya kini pun sudah acak-acakan. Baju yang tadinya ia masukkan telah keluar membuat Aura Badboy nya kelihatan.

Diparkiran sekarang hanya ada 3 kendaraan.satu mobil, satu motor sportnya Kevin dan satu lagi moto matic punya pak satpam di sekolah ini.

Namun saat ia melihat dari depan siapa yang ada di dalam mobil, sudut bibir Kevin pun terangkat. Satu ide pun muncul di kepalanya.

Tok tok tok...

Kevin mengetuk kaca mobil gadis tersebut, namun Aura tak kunjung bangun. Karena memang suara hujan tak bisa di kalahkan. Kevin pun kembali mengetuk pintu mobil lagi dan kali ini agak sedikit kencang.

Aura yang mendengar itu pun perlahan-lahan membuka matanya. Dan saat ia bangun, ia sedikit mengerutkan keningnya mengapa dirinya masih berada di dalam mobil?

Lalu Aura pun menegakkan tubuhnya yang tadinya sempat bersandar. Dan betapa terkejutnya saat ia melihat Ada Kevin yang tengah berdiri di hadapan mobilnya sekarang.

What! Apa yang terjadi!

Aura kembali mengingat-ingat kejadian hari ini. Setelah mengingat apa yang dia lakukan, ia menepuk jidatnya karena kebodohannya yang ketiduran itu.

Kevin pun beranjak masuk begitu saja ke dalam mobil Aura ketika ia melihat Aura sudah sadar.

"Lo mau ngapain?" Tanya Aura heran

"Lo harus anterin gue pulang!" Balas Kevin membuat Aura mendelik

"Nggak mau! Lagian Lo kan biasanya pulang sendiri! Udah Sono Lo keluar dari mobil gue." Tolak Aura yang ogah-ogahan mengantarkan Kevin pulang. Buat apa coba?

"Gue nggak Nerima penolakan. Ini gue masih baik. Coba aja kalau Lo nggak gue bangunin. Udah disini sampai pagi. Karena ini hujan Lo harus anterin gue, ini tanda imbal balas karena gue udah bangunin Lo."

Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!