12. Story Kevin

Malam harinya, di kediaman keluarga Baron.

Mama Wila merasa khawatir dengan anaknya. Sudah pukul 7 malam namun anaknya belum bangun.

Karena keadaan Aura sedikit berantakan tadi, mama Wila memutuskan untuk mengecek kondisi putri kesayangannya itu. Ia melangkah keluar dari kamarnya dan menaiki undakan tangga menuju kamar Aura.

Tok tok tok

Tak ada sahutan.

"Ra.... Mama masuk ya?"

Beberapa kali mama Wila mengetuk pintu kamar Aura, namun tak ada sahutan dari sana. Akhirnya mama Wila memutuskan untuk langsung masuk saja ke kamar Aura.

Ceklek!

Saat pertama kali masuk ia melihat putri kesayangannya itu tengah terbaring di atas kasur.

Huff... Mama Wila menghembuskan nafas lega. Melihat anaknya yang baik-baik saja dengan nafas yang menderu tandanya Aura Sangat nyenyak sama tidurnya.

"Ra... Bangun... Makan dulu kamu belum makan dari tadi kan?" Ujar mama Wila sembari mengusap wajah putrinya.

Namun setelahnya mama Wila syok karena tangan yang diusapkan ke wajah Aura terasa panas. Tandanya Aura sedang demam.

Perlahan-lahan Aura membuka matanya. Mendengar seseorang mengajaknya berbicara.

"Ra... Kamu sakit? Kok nggak ngomong sama mama?"

"Nggak papa ma, nanti juga sembuh." Ujar Aura lirih

"Nanti sembuh nanti sembuh. Kalau sakit bilang Ra... Ayo kita ke dokter sekarang ya." Mama Wila hendak berdiri namun tangannya di tahan oleh Aura.

"Nggak usah ma. Ini cuma demam karena hujan aja. Minum obat aja ada kan? Nanti juga sembuh." Ucap Aura dengan suara yang lemas

Mama Wila menghembuskan nafas kasar. Orang tua siapa yang tidak khawatir kalau anak kesayangan sakit?

"Yaudah, tapi sebelumnya kamu makan dulu, setelah itu minum obat. Kalau besok belum sembuh kamu harus ke dokter!" Ujar mama Wila penuh penekanan. Pasalnya anak kesayangannya itu Sangat keras kepala.

Bukannya Aura nggak sayang sama dirinya sendiri. Emang tuh anak males kalau harus ke dokter dan di suntik, apalagi minum obat. Kalau mamanya nggak tau Aura juga nggak bakal minum obat kayak gini. Dan pastinya juga lupa makan dan melanjutkan tidurnya sampai besok itu. Dasar emang anak pemalas dan nakal si Aura.

"Iya ma..." Ucapnya lirih.

"Yaudah mama ambilin makan, kamu tunggu disini." Mama Wila pun langsung keluar dari kamar Aura dan tentunya untuk mengambil obat dan makan malam.

Ceklek!

Aura menghelakan nafas setelah mendengar pintu tertutup. Yang Artinya mamanya sudah keluar dari kamar.

Iya sih, badannya memang terasa nggak enak banget malam ini. Aura merasakan panas yang hebat dalam Dirinya.

Klunting!

"Sudah makan belum sayang? Obatnya harus di minum ya...."

Bayangan itu tiba-tiba kembali di kepala Aura. Ia teringat Riyan yang memberikan perhatiannya saat dirinya sakit. Aura tersenyum getir mengingatnya.

Senang? Iya! Tapi itu dulu.

Sekarang Aura tak mau lagi mengharapkan itu dan mengingat-ingat hal apapun bersama Riyan.

Ceklek!

Tiba-tiba pintu di buka sedikit mengejutkan dirinya. Aura langsung menoleh ke arah pintu. Ia tersenyum pada mamanya yang berjalan ke arahnya dengan membawa nampan yang berisi makanan, segelas air putih, dan obat demamnya.

Mama Wila menatap heran pada anaknya. "Kenapa kamu senyum-senyum kayak gitu?" Ujarnya lalu duduk di sebelah Aura dan meletakkan nampan itu di atas nakas.

"Maaf ya ma, Aura malah ngrepotin mama. Harusnya sekarang mama udah tidur kan? Atau masih pacaran sama papa." Ucap Aura yang membuat mama Wila terkekeh kecil. Anaknya ini emang bisa aja membuatnya senang.

"Emang kamu selalu ngrepotin kan? Kamu mau disuapi mama?" Tawar mama Wila. Namun Aura menolaknya. Ia bukan lagi anak kecil.

"Enggak usah ma. Aura makan sendiri aja. Mama istirahat aja ke kamar. Besok kan harus kerja lagi."

"Eits... Kamu mau bohongin mama kan? Kamu nggak mau makan dan nggak mau minum obat?" Ucap mama Wila menyelidik anaknya.

Sedangkan Aura menghelakan nafas. Tau aja apa yang ada di pikiran anaknya. "Enggak ma, kali ini Aura bakalan minum obatnya dan habisin makanannya."

"Mana buktinya?"

Tak mau membuat mamanya lama-lama disini, Karena ia yakin mamanya pasti juga capek dan butuh istirahat. Akhirnya Aura mengambil obatnya dan langsung meminumnya. "Udah, sekarang Aura bakal habisin makanannya." Ia mengambil piring yang berisi nasi dan sayur itu dari tangan mamanya.

Mama Wila tersenyum puas melihat anaknya. "Yaudah kalau gitu. Mama keluar. Awas aja kalau di buang makanannya. Besok nggak akan mama izinin kamu keluar rumah."

"Iya ma....." Ucap Aura lembut. Mama Wila pun langsung keluar dari kamarnya.

Setelah itu, Aura memakan nasinya sembari membuka ponselnya. Waw begitu ramai chat dari teman-temannya.

Ia pun membuka chat roomnya dengan Reina.

Reina

What? Ra... Lo tadi pacaran sama si Kevin?

Lo bilang nggak mau sama dia. Sekarang Lo suka kan?

Halah Ra, Lo ngaku aja foto yang di SG nya Kevin itu elo kan?

Aura

Gue nggak ngerti maksud Lo anjir

Gue baru bangun tidur

KO gue!

Aura mengerutkan keningnya setelah membaca rentetan pesan tersebut. Setelah membaca itu ia kembali menyendok makanannya.

Bangsat emang si Kevin cowok sinting itu mau ngapain lagi sih! Aura emosi sendiri. Awas aja nanti kalau sampai besok dirinya di labrak sama cewek-cewek nya si sinting itu. Bakalan dia Jambak-jambak dan tuh cowok!

Klunting!

Kembali Aura membuka ponselnya, pesan yang masuk kini dari Reina lag.

Reina

Gila Lo habis ngapain aja sama sih Kevin Ampe Lo KO begitu.

Aura

Bangsat pikiran Lo aneh-aneh njir! Gausah mikir yang aneh-aneh. Dia cuma nganterin gue pulang.

Penasaran dengan apa yang di post di stroy Ignya Kevin. Aura langsung masuk ke Instagram nya. Namun dan ingin mencari apa yang di post okeh Kevin. Namun sialnya ia tak tau apa nama sosmed Ig nya Kevin.

Aura

Nama Ig nya Kevin apaan njir?

Reina

@Kevin.Mahendra

Aura pun langsung kembali dan mengecek Ig Kevin. Dan matanya membola ketika Kevin sudah mengikuti Instagramnya.

What? Sejak kapan Kevin memfollow akun Ig nya?

Setelah itu ia langsung mengeklik profil Kevin dan matanya membola ketika melihat dirinya yang duduk di kursi mobil sembari melihat ke luar kaca.

"Bangsat si Kevin. Cari masalah aja ni orang!" Umpatnya.

Aura

Hapus Vin! Send @Kevin.Mahendra

****

Ditempat yang sama

Setelah kejadian Kevin terjatuh dari motor, ia langsung di bawa oleh teman-temannya ke rumah sakit. Ada luka gores di bagian tangan dan kakinya. Dan Kevin harus menghabiskan infusnya baru boleh pulang.

Dan tentunya ia tak sendiri, ada David dan juga Arya yang menemaninya. Dan saat ini ia tengah memainkan ponselnya dengan senyum-senyum sendiri.

"Lo ngapain sih kayak orang gila! Sakit bukannya sedih dikit kek malah senyum-senyum kek gitu." Celetuk Arya yang heran dengan Sikap Kevin.

"Jangan bilang tangan sama kaki Lo yang ke gores otak Lo jadi ikut ke gores juga kan takutnya sinting!" Sahut David

"Bacot Lo!" Sahut Kevin tak terima di katain sinting.

Sedangkan ia tersenyum karena mendapatkan text dari Aura.

"Yes... Berhasil!" Batinnya.

Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!