11. Jatuh dari motor

Aura tak menghiraukan sapaan orangtuanya. Untuk saat ini Dirinya Sangat capek. Ia ingin membersihkan tubuhnya dan tidur sebentar.

"Ya mau gimana lagi hari ini hari Senin, upacara, hujan lagi. Ya beginilah Aura." Sahutnya lalu menaiki undakan tangga menuju kamarnya.

"Sisihin makan malamnya ya ma, Aura mau mandi dan langsung tidur sebentar. Capek banget!" Lanjutnya.

"Yaudah mama sisihin makanannya. Kamu mau dibikinin susu hangat?" Tanya sang mama pada Aura.

"Nggak usah ma, tadi udah minum kopi anget!" Balas Aura lalu memasuki kamarnya.

Sedangkan papa Baron merasa aneh dengan anaknya yang sekusut itu.

"Kenapa Aura kayak lemes dan kusut gitu ya Ma?" Tanya papa Baron pada mama Wila.

"Udah nggak apa-apa. Namanya juga anak muda. Pasti tadi lagi main terus kehujanan. Udah biarin aja kita makan malam berdua." Sahut sang mama membuat Baron tersenyum senang.

Bukannya senang anaknya nggak ada, bukannya Mereka nggak ada waktu buat berduaan. Hanya saja mereka ingin memanfaatkan waktu mereka, toh Aura juga nggak mau ikut makan di rumah.

Disaat yang sama

Kini Aura langsung mengeluarkan buku-buku yang ada di tas nya dan menata kembali ke meja belajarnya. Lalu kemudian ia beranjak ke kamar mandi. Karena ini hujan dan pasti dingin Aura memilih untuk mandi air hangat.

Tak butuh waktu lama untuk mandi karena merasa kedinginan. Cukup 10 menit Aura sudah keluar dari kamar mandinya.

Ia menduduki meja riasnya dan menyalakan hair dryer untuk mengeringkan rambutnya.

Setelah kering ia menaiki kasurnya dan memejamkan matanya. Tak lupa lampu yang ia hidupkan tadi kini ia redupkan.

"Hahhhh...." Aura membuang nafasnya Melalui mulutnya. Lalu ia memegangi kedua matanya yang terasa panas.

Oke. Aura tau ia demam saat ini. Mungkin setelah istirahat sejenak demamnya akan hilang.

Dalam beberapa menit kemudian, Aura telah terlelap.

****

Malam harinya di Markas pukul 19:00

Setelah dari rumah Aura, Reyhan dan Kevin tidak pulang melainkan kembali ke rumah mereka yang mereka jadikan tempat Markas. Kevin langsung mandi dan kemudian ikut ngumpul di ruang tengah bersama teman-temannya.

Ada banyak anak-anak geng motor yang ia pimpin waktu dulu. Dan ada ke 3 teman satu sekolah termasuk Reyhan, Arya, dan David yang juga pernah satu menjadi anggota geng motor dengan Kevin.

Rumah berlantai 3 ini tampak ramai. Jadi orang seperti Kevin yang kesepian tidak akan kesepian.

Setelah mendudukkan dirinya di sofa panjang tiba-tiba ponselnya berbunyi. Kevin pun mengangkat telepon itu yang di mana panggilan video call dari salah satu pacarnya.

"Sayang... Kenapa kamu nggak angkat telpon aku tadi?" Ujar Clara di seberang sana. Cewek cantik yang kini menjadi pacar Kevin juga. Clara tengah ngambek dengan wajah di imut-imut kan karena kesal tadi telfonnya tak di angkat Kevin.

Kevin tersenyum ramah pada cewek itu. "Maaf ya sayang.... Tadi kan hujan jadi aku ketiduran. Tidur pas hujan-hujan gini kan enak." Bohong Kevin pada sang kekasih.

Karena tadi waktu Clara menelfon Kevin, Kevin sedang bersama Aura. Dan sangat ingat bertapa galaknya Aura untuk tidak mengangkat panggilan telepon itu.

Cinta sama Clara? Tentu tidak. Kevin tau perasaan nya sendiri. Hanya saja ia merasa senang saat punya cewek seperti ini. Disaat ia tak punya teman ngobrol, maka pacar-pacar nya lah yang akan menemaninya.

"Kamu nggak lagi bohong kan? Kamu nggak lagi sama cewek lain?" Ucap Clara. Sejujurnya ia juga tak mau di duain kayak gini. Namun ia juga mencintai Kevin. Ia termasuk fans Kevin juga. Jadi ia pun juga ada niatan untuk menyingkirkan pacar-pacar Kevin.

"Nggak sayang serius. Tadi aku ketiduran." Ucap Kevin berusaha meyakinkan ceweknya dan tentunya ingin segera mengakhiri panggilan video nya. "Yaudah, kalau kayak gitu aku mau ngerjain tugas dulu ya..." Pamitnya dan tentunya Kevin bohong.

Clara melengkungkan bibirnya ke bawah. Ia kecewa, padahal ia pengen berlama-lama telfonan dengan kekasihnya itu. "Yaudah... Terserah kamu."

"Jangan marah sayang, besok kan bisa ketemu lagi. Dah ya bye .." Kevin langsung mematikan panggilan video nya.

Bukan mengerjakan tugas, namun sekarang ia ingin fokus mengejar Aura. Ia ingin mencari tau lebih tentang Aura.

Ia membuka galery nya dan tersenyum melihat ada foto Aura. "Cantik!" Batinnya

"Menurut gue si Clara lumayan imut, kok lo nggak jatuh cinta ya?" Celetuk si David yang mendengar obrolan Kevin dan Clara tadi. Tak hanya David, tapi juga Reyhan dan Arya juga dengar.

"Ngapain jatuh cinta sama cewek bodoh dan murahan. Di dua in aja mau. Yaudahlah buat senang-senang doang!" Balasnya.

Kevin pun membuka instagramnya, lalu kemudian ia membuat SG foto Aura yang tadi ia foto itu jadi Aesthetic.

Ia tersenyum senang setelah berhasil membuat SG itu. Tentu saja Kevin tak memikirkan para pacar-pacar nya yang akan tantrum. Mana peduli dia.

"Vid, jangan lupa sama Taruhan kita ya.." ujar Kevin menepuk pundak David.

"Iya iya... Kalau gue yang menang jangan marah!"

Sedangkan yang lain, termasuk Reyhan yang bermain game di ponselnya. Tiba-tiba ada notifikasi masuk dari teman lainnya.

"Gaes... Jangan lupa ada balapan malam ini. Karena hujan dan jalanan licin hadiahnya lebih gede nih." Celetuk Reyhan.

Kevin semakin menyunggingkan senyuman. Tentangan hari ini benar-benar menggugah selera.

"Gue nggak mau turun hari ini. Males sayang nyawa gue." Celetuk Arya

"Gue juga." Sahut David.

"Gue lagi nggak mood." Balas Reyhan.

"Oke malam ini gue yang akan turun! Jam berapa katanya?" Tanya Kevin

"Jam 10 malam."

"Oke, gue mau tidur dulu ntar bangunin gue ya."

"Oke." Jawab Reyhan.

Inilah Alasan Kevin ia mampu membeli rumah yang ia jadikan untuk Markas berkumpul dengan teman-temannya.

Tak hanya menjadi seorang cowok yang dari anak orang kaya. Namun ia juga sering mengikuti balap motor dengan geng motor lainnya yang tentunya ada hadiah dengan jumlah uang yang banyak.

Pukul 10 malam.

Kini Kevin sudah berada di Arena balapan. Sangat ramai terutama ada banyak anak-anak geng motor.

Kevin sendiri awalnya adalah ketua geng motor selama 5 tahun. Namun kini dirinya sudah kelas 12 SMA dan akan melanjutkan pendidikan yang tinggi. Posisi itu sekarang ia berikan pada anak lain. Dan tentu saja mereka sekarang masih akur dengan teman-teman. Dan masih sering main dan bantu lawan musuh juga ketika di usik. Namun tak sesering yang dulu.

Deruman motor kini semakin menyala. Wanita sexy sudah berada di tengah-tengah mereka-mereka yang mengikuti balapan malam.

Para pendukung pun semakin ramai. Banyak cowok dan cewek di arena balapan.

"3, 2, 1. Go!" Teriak wanita itu ketika menjatuhkan bendara.

Dengan sangat lihai Kevin memimpin paling depan..menyalip satu persatu motor dan.... Tak lama dari itu ia berhasil melewati finish.

Sorak para pendukung Kevin semakin ramai dan bangga dengan Kevin. Dan saat ia kembali untuk berkumpul dengan teman-temannya. Ia sempat melihat sang papa yang tengah memperhatikan anak-anak balapnya.

Ia berfikir aneh-aneh untuk apa papanya kemari? Apakah menemui wanita? Atau akan memarahinya? Pikiran itu membuatnya tak fokus dan berakhir Kevin motornya oleng, karena jalan yang licin juga dan....

Brak!

Kevin terjatuh dari motornya.

Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!