3. mengejar maaf Aura

Pagi hari yang cerah di hari weekend ini. Aura memutuskan untuk bangkit. Hari ini adalah jadwalnya untuk pergi ke gym. Meskipun sedang galau Aura tak mau kehilangan badan body goals yang sudah ia bangun susah-susah itu.

"Weekend mau kemana Ra...?" Tanya Wila yang melihat anaknya menuruni anak tangga dengan menyandang tas ranselnya itu.

Aura pun duduk di ruang makan, ia ingin sarapan dulu sebelum pergi ke gym. "Ya... Mau nge-gym lah ma. Emang mama sama papa weekend pun sibuk kerja." Ujar Aura yang berhasil membuat sang mama tersenyum.

"Lihat aja nanti kalau kamu sudah bekerja. Pasti segalanya akan teralihkan dengan pekerjaan." Sahut Wila

"Nggak! Aku nanti mau mesra-mesraan sama suami aku kalau Aura sudah menikah." Balas sang anak yang tak mau terlalu banyak mikir kerjaan seperti kedua orangtuanya ini.

Aura memang ingin hidup seperti orangtuanya yang baik-baik saja ini serta keluarga yang harmonis. Tapi bukan berarti nggak punya waktu di hari weekend. Bahkan Aura sendiri selalu mengosongkan jadwal untuk me time ketika weekend.

"Sok-sokan ngomongin suami. Kamu pergi ke gym karena pelampiasan galau atau emang mau merawat badanmu itu?" Celetuk Baron yang baru saja menuruni anak tangga. Sang papa memang selalu terlihat rapi dengan pakaian kemeja serta dasi yang bertengger di lehernya itu.

Aura pun menghentikan makan roti bakarnya itu. Dahinya berkerut mendengar ucapan sang papa.

"Emang papa tau darimana kalau Aura sedang galau?" Tanya Aura membuat sang papa terkekeh.

Baron pun ikut duduk berhadapan dengan anaknya itu. "Halah sok-sokan nggak tau, habis putus kamu? Gimana rasanya? Sakit nggak?" Ujar Baron malah meledek anaknya.

"Papa mau sarapan roti atau nasi goreng?" Tawar Wila pada suaminya. "Nasi goreng aja ma!" Sahut Baron

"Biasa aja sih. Orang Aura juga baik-baik aja kok. Aura nggak balap-balapan di jalan, aura juga nggak mabuk-mabukan. Aku b aja kok." Sahut Aura yang memang tak mau terlihat bahwa dirinya ini lemah.

"Baguslah! Ngapain juga pacaran, sekolah sana Ra... Yang pinter... Jangan pacaran mulu."

Aura mendengus mendengar ucapan Baroni, kayak papanya itu nggak pernah muda aja. Aura pun segera menghabiskan sarapannya itu dan pamit pergi untuk ke gym.

30 menit kemudian Aura sudah sampai di tempat gym. Ia pun melakukan kegiatan paginya di pagi hari itu.

****

Disaat yang sama, kini Riyan berada di kostnya.ia mengerjap-ngerjapkan matanya Karena silau matahari yang menembus jendelenya itu.

Ia pun berusaha untuk bangun dan memfokuskan pandangannya yang sedikit masih kabur itu. Saat bangun Riyan merasa sedikit sakit di bagian kepalanya.

Riyan pun berusaha untuk berjalan ke kamar mandinya, ia ingin membasuh wajahnya agar terlihat segar dan siapa tau itu mengurangi rasa sakit di kepalanya.

Setelah membasuh wajahnya Ia menatap wajahnya di cermin. Benar, air dingin dari keran ini mampu membuatnya sedikit lebih fresh.

Lalu setelah itu Riyan ingin mengingat-ingat apa yang terjadi dengan dirinya semalam hingga merasa pusing saat bangun tidur ini.

Deg! Jantungnya berdegup kencang saat mengingat kejadian semalam. Ia begitu takut dengan Aura yang semalam melihatnya dugem dengan cewek.

"Aura..." Lirihnya

Bahkan setelah kepergian Aura, ia kembali di tarik oleh cewek-cewek Sexy. Dan terpaksa harus bermain dengan mereka karena Riyan sendiri juga di bayar melakukan hal itu.

Dan setelah permainan itu Riyan merasa menyesal dan langsung pulang. Sesampainya di rumah ia frustasi sampai minum-minum. Hal itulah yang menyebabkan kepalanya sakit.

"Aku harus menghampiri Aura, aku nggak mau putus dengan Aura!" Ujarnya keluar dari kamar mandi, dan meraih benda pipinya itu.

Ia mencari nama Aura untuk ia telepon namun sebelum itu nomornya telah di blokir oleh Aura. Semangat Riyan jadi turun drastis. Ia benar-benar merasakan di benci oleh Aura.

Namun tidak ada alasan untuk tidak mengejar Aura, ia tau alamat rumah Aura. Dan Riyan berniat untuk menemui Aura di rumahnya. Tak lupa juga sebelum itu ia mandi dulu.

Disaat yang bersamaan di sore harinya. Kini Aura berada di mall. Setelah ia nge-gym tadi ia membawa baju yang memang niatnya untuk jalan-jalan ke mall. Ia ingin membahagiakan dirinya agar tak terlarut dalam kesedihan. Dirasa sudah puas untuk berbelanja ia pergi ke food court sebelum pulang untuk membeli makan malam. Karena mamanya tak akan memasak di malam hari karena pasti sudah lelah bekerja saat pulang.

Sembari menunggu makanannya jadi, Aura membuka ponselnya dan ingin membuat story di ignya. Ia membuat video yang dimana dirinya berada di mall dengan menenteng beberapa tas belanjaan tersebut.

"Ini kak... Pesanannya sudah jadi." Ucap seorang pegawai food court itu segera tiba-tiba.

"Oh, terima kasih kak.." balas Aura ramah.

Aura pun beranjak menuju ke parkiran. Setelah itu ia menaiki mobilnya.

Klunting!

Notifikasi pun masuk ke ponsel Aura. Ia tersenyum sahabatnya itu membalas story instagramnya.

Reina

"Njir kenapa jalan-jalan nggak ngajak gue sih!"

Aura

"Tunggu besok masuk ada hadiah buat Lo.."

Reina

"Seriusan Cok? Nggak sabar gue...."

Aura mematikan ponselnya, lalu kemudian ia mengendarai mobilnya menuju ke rumah. Hanya butuh waktu 15 menit untuk perjalanan mall sampai ke rumahnya.

Dan saat mobilnya sampai di depan gerbang, mata Aura menyipit melihat seseorang berada di depan gerbangnya.

"Riyan?" Gumamnya.

Sedangkan Riyan dari pagi ia menunggu Aura sampai ketiduran di depan gerbang. Beberapa kali tetangga menghampirinya dan memberitahu mungkin tidak ada orang di rumah dan menyuruhnya pulang saja. Namun, ia tetap kekeuh ingin menunggu Aura pulang.

Sedangkan Riyan, yang tau ada mobil di depannya, ia pun langsung Berdiri.

"Itu pasti Aura!" Gumamnya. Ia semangat untuk menghampiri pujaan hatinya itu.

"Lo ngapain disini?" Tanya Aura saat membuka kaca mobilnya.

"Ra... Plis.... Kasih aku kesempatan untuk ngomong sama kamu. Kita harus bicara."

Awalnya Aura ingin menolak, namun Riyan terus-terusan meminta izin padanya dan bahkan ia menghadang jalanan Aura. Akhirnya Aura pun memberi kesempatan untuk Riyan berbicara.

"Yaudah masuk mobil!"

Riyan pun tersenyum dan bernafas lega. Ia segera memasuki mobil Aura. Saat ia sudah duduk di sebelah Aura, ia menatap Aura yang enggan menatapnya itu. Pandangan Aura lurus kedepan.

"Apa yang mau Lo omongin? Cepetan! Karena seharusnya nggak ada lagi yang perlu kita omongin!" Ucap Aura dingin.

"Enggak Ra. Kamu harus dengerin aku. Semua yang aku lakukan itu demi kamu. Aku seperti ini karena aku nggak mau merusak kamu. Jadi aku melampiaskannya pada cewek lain. Aku nggak mau nyakitin kamu. Aku cuma cinta sama kamu. Jadi plis... Ra jangan tinggalin aku!"

Terpopuler

Comments

Sita Aryanti

Sita Aryanti

halaah

2025-03-09

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Ternyata Cowok bayaran,Murahan banget,Banyak kerja lain yg menghasilkan,kalo emang untuk mencari uang,Noh kerja di Cafe asalkan halal..Apapun alasannya Riyan caranya cari uang salah,Apa bedanya dengan Jalang,Menjual tubuh demi uang..ckk miris banget..

2025-01-05

0

lihat semua
Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!