2. pulang malam

Aura saat ini tidak langsung pulang meskipun jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Sudah pasti kedua orang tuanya juga telah pulang. Aura tak mau pulang dengan keadaan acak-acakan begini.

Aura pun menepikan mobilnya di parkiran. Saat ini ia menunju ke pantai terdekat untuk menetralkan suasana hatinya dengan alam itu.

Lampu di pantai yang warna warni membuat pantai itu indah. Ia melihat sekelilingnya banyak sekali orang pacaran atau pun hanya sekedar berkumpul keluarga untuk merayakan malam Minggu.

"Hufff...." Aura mendesah pelan

Aura jadi sedikit teringat pada Riyan dan dirinya juga yang pernah menikmati berdua malam Minggu di pantai seperti mereka itu. Perasaanya pun kembali sedih.

Aura mendudukkan dirinya di tepi pantai menatap ombak yang sedang berkejar-kejaran itu. Angin di malam itu pun juga kencang membuat matanya berkaca-kaca.

Dengan hati yang sangat sakit ia tak mampu lagi membendung air di matanya itu. Dan tanpa ia sadari Aura meneteskan Air matanya. Kecewa dengan Riyan, bagaimana bisa seseorang yang sudah berpacaran dengannya sejak 1 tahun itu kini mengkhianatinya? Dan bahkan di seantero sekolah Riyan di kenal laki-laki baik, teladan, dan rajin. Tapi apa kelakukannya di balik sekarang?

Ternyata benar kata orang, bahwa orang yang terlihat baik belum tentu baik di belakang juga.

Tangisan Aura pun semakin pecah. Ia juga tak akan menahannya lagi. Ia akan menangis sampai tenang.

Hingga beberapa saat kemudian, Aura menyudahi tangisannya. Ia sadar hari semakin malam angin juga semakin dingin dan kencang. Ia pun membaringkan tubuhnya ke pasir putih itu dan merentangkan kedua tangannya agar lebih tenang lagi.

"Fak! Sakit juga Cok di giniin!" Umpatnya.

Lalu kemudian ia bangun, ia melirik jam tangan yang ada di tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul 22:30. Cukup lama juga ternyata ia di sini. Namun Aura senang perasaanya sedikit lebih tenang. Ya... Meskipun masih sakit hati dan agak sesek sih di dadanya.

Aura pun beranjak mendekati rumah makan yang berada di sekitar pantai itu. Ia membeli ikan gurame bakar pedas manis sebelum pulang dan es kelapa muda agar bisa beralasan bahwa dia mencari makanan di luar. Kalau di tanya kok lama ? Ya sudah tinggal jawab Antri.

****

Sesampainya di rumah, Aura memarkirkan mobilnya lalu kemudian ia membuka pintunya. Dan benar saja kedua orang tuanya itu sedang menunggunya pulang.

Namun Aura tersenyum melihat kedua orangtuanya yang tengah ketiduran di ruang tamu sembari menonton televisi. Dan kepala sang mama menyandar di pundak sang papanya.

Sungguh romantis. Aura berharap juga memiliki masa depan yang indah seperti kedua orangtuanya kini.

Aura pun mendekati mama dan papanya lalu berjongkok dan membangunkan kedua orangtuanya.

"Ma.. pa... Bangun... Aura sudah pulang." Ucap Aura dengan lembut membangunkan kedua orangtuanya.

Kedua orangtuanya pun perlahan-lahan membuka mata ketika mendengar seseorang mengajak mereka berbicara. Dan saat matanya membuka kedua orangtuanya membola melihat anaknya sudah datang.

"Aura! Kamu kemana aja anak nakal!" Ucap Baron, sang papa membuat Aura kesal

"Haduhh papa kenapa gitu deh, ini kan malam Minggu ya wajar dong kalau Aura keluar. Nih, Aura beli makanan!" Tunjuk Aura yang membawa kresek pada kedua orangtuanya.

"Ya nggak papa Ra... Kalau kamu mau malam mingguan tapi ya enggak gini juga. Kamu ini perempuan sudah jam berapa sekarang!" Ucap sang papa emosi dengan putri kesayangannya itu.

Aura mendengus pulang-pulang malah di marahin. "Ya gimana dong! Antri. Namanya juga ikan bakar nunggu di bakar dulu. Ini ikannya baru di ambil dari laut!" Ucap Aura

Sang papa pun berdecak melihat alasan anaknya. Memangnya orangtuanya bisa di bodohi apa. "Ck! Ada aja alasan kamu. Ketemuan sama siapa kamu? Pacar kamu? Kenapa dia nggak nganterin kamu pulang?"

Aura pun jadi semakin benci dengan sang papa malah membahas pacarnya. Hati Aura kembali sakit mengingat kelakuan sang pacar. "Sendiri! Aura nggak punya pacar. Udah ah, Aura mau ke kamar mau menikmati ikan bakar. Papa sama mama jangan minta ya!"

Aura pun berdiri beranjak ke kamarnya dan tak memedulikan panggilan orangtuanya yang belum selesai berbicara itu.

Wila, Sang mama pun jadi curiga. Bukannya Aura dulu pernah berkata kalau Aura punya pacar? Tapi kenapa sekarang malah tidak punya? Oh, paling baru putus makanya pulang telat. Pikir Wila.

Sang mama memang paling mengerti dengan anak-anak muda.

"Sudahlah pa! Biarin saja yang penting Aura sudah pulang dengan keadaan selamat." Ujar Wila ingin menghentikan suaminya yang masih ingin memarahi Aura.

Baron memang selalu luluh dengan istrinya itu. Ia tak mau membantah, ia lebih ingin menuruti istrinya itu. Mereka pun kembali masuk ke dalam kamar mereka untuk tidur. Karena besok harus bangun pagi-pagi karena berangkat bekerja lebih awal.

Disaat yang bersamaan

Kini Aura baru saja selesai mandi. Ia ingin membersihkan tubuhnya agar lebih Fresh dan nyaman saja. Setelah itu ia berniat untuk makan malam sembari begadang. Toh besok juga hari libur.

Aura pun beranjak ke meja belajarnya, ia pun membuka bungkusan ikan bakar tadi. Tak lupa juga menuangkan es kelapa muda ke dalam gelasnya.

Aura tersenyum melihatnya perasannya lebih baik saat ini. Ia pun mengabadikan momen itu dengan memfoto ikan bakar dan es kelapa muda. Lalu kemudian ia upload di salah satu Sosmednya. Yaitu Ig tanpa caption.

Lalu setelah itu Aura makan malam dengan santai sembari menonton Anime di Ipad-nya.

****

Disaat yang sama juga Reyhan yang kini santai sembari menscrol sosmednya tiba-tiba ada yang menarik.

Ya, Reyhan sudah lama mengikuti akun Instagram milik Aura. Ia melihat postingan terbaru Aura.

"Nih bro, dia habis di selingkuhin aja bisa langsung makan-makan. Coba mantan-mantan lo itu. Malah nangis dan paling juga cari pelampiasan. Yakin Lo bilang dia cewek murahan?" Ujar Reyhan sembari menunjukkan hp nya pada Kevin. Dan ketiga teman nya itu pun ikut merespon.

"Emang kebanyakan cewek galak gitu nggak sih? Nggak pernah galau lama-lama sampai nangis berhari-hari gitu kalau disakiti." Timpal Arya

"Emang kekurangan Aura tuh agak nakal doang di sekolah. Bukan nakal yang kayak macem-macem gitu. Gue sih mau juga kalau jadi pacarnya. Sayangnya susah tuh cewek." Sahut David

"Tuh cewek maunya cowok yang baik-baik. Dan pandangan dia tentang elo buruk. Apalagi Lo terkenal punya banyak cewek." Timpal Reyhan

"Ya mending kayak gue lah, ketimbang kayak si onoh di depan baik di belakang nusuk!" Ujar David tak mau kalah sembari melirik Riyan yang masih saja bermain dengan cewek sexy.

Sedangkan Kevin daritadi hanya diam, entah kenapa pembahasan Aura membuatnya tertarik. Rasa ingin mengetahui tentang Aura jadi semakin meningkat, ingin tau seberapa bedanya Aura dengan cewek lain.

"Apa nama sosmed cewek itu?" Kata Kevin bertanya pada Reyhan.

Dan ketiga temannya pun langsung melirik Kevin. Uwih ada yang menarik nih. Dan Arya pun tak mau melewatkan ini.

"Yaudah kita taruhan. Kalau gue bisa buktikan kalau tuh cewek emang beda. Lo harus kasih kita satu mobil tapi kalau gue yang kalah yaudah gue yang bakalan bayar listrik markas kita." Sahut Arya yang di setujui oleh teman-temannya.

"Nggak adil banget taruhan ini." Kevin mencebik

"Yaudah gausah buktiin. Lo kalau bisa dapetin tuh cewek gue yang bayar listrik markas." Sahut Reyhan yang memang meragukan Kevin.

"Kalian semua meragukan gue!" Kevin melirik ketiga temannya.

Episodes
1 1. Malam Minggu yang kecewa
2 2. pulang malam
3 3. mengejar maaf Aura
4 4. Aura gaya baru
5 5. Kevin si biang onar
6 6. Lupa kalau lagi taruhan
7 7. Bukan cowok baik-baik
8 8. Ketiduran
9 9. Ngerjain Aura
10 10. Aura galak
11 11. Jatuh dari motor
12 12. Story Kevin
13 13. isi chat bikin semangat
14 14. heboh tentang story
15 15. UKS
16 16. Tertangkap basah
17 17. kesempatan pdkt
18 18. kita putus aja!
19 19. mengaku pacar tapi belum jadian
20 20. balasan untuk Riyan
21 21. menjenguk Aura
22 22. Tidak berharap
23 23. jemput Aura
24 24. Jomblo tapi punya Crush
25 25. Basreng
26 26. balas dendam Clara ke Aura
27 27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28 28. menjadi lebih lembut
29 29. Perasaan Kevin sebenarnya
30 30. Cemburu Clara lagi.
31 31. Lo suka sama gue
32 32. cowok playboy
33 33. Nesya & Clara
34 34. Mood Kevin
35 35. Gombalan Kevin
36 36. trending topik
37 37. pertengkaran Aura dan Clara
38 38. gudang
39 39. Arya nembak Reina
40 40. bakso untuk orang lain
41 41. Reyhan dan Alin
42 42. Malming?
43 43. di tolak?
44 44. David Berhasil
45 45. Cinta dan benci
46 46. Cemburu
47 47. Ucapan yang menyakitkan
48 48. di skors
49 49. Gamon, Balikan?
50 50. siapa dia?
51 51. Mantan merusak suasana
52 52. Manja!
53 53. bingung sendiri
54 54. ungkapan hati Reyhan
55 55. menyesal
56 56. Tawuran
57 57. sedingin itu?
58 58. Taruhan? Aura baru tau!
59 59. kecewa lagi!
60 60. Mata itu.
61 61. gedung bioskop
62 62. Cuek
63 63. spaghetti spesial
64 64. nggak jadi seneng
65 65. Mulai suka
66 66. saingan baru
67 67. Jadian
68 68. sama sama ragu
69 69. Cewek mainan
70 70. Rencana Kevin
71 71. pengganggu
72 72. Terjadi lagi
73 73. Dia masih sama
74 74. pagi yang bete
75 75. Makan ati mulu!
76 76. putus lagi?
77 77. balasan
78 78. sifat Aris
79 79. Rumah Kevin
80 80. Pernah bertemu
81 81. Papa Dani setuju
82 82. penangkapan Clara
83 83. pengganggu yang telah disingkirkan
84 84. End
Episodes

Updated 84 Episodes

1
1. Malam Minggu yang kecewa
2
2. pulang malam
3
3. mengejar maaf Aura
4
4. Aura gaya baru
5
5. Kevin si biang onar
6
6. Lupa kalau lagi taruhan
7
7. Bukan cowok baik-baik
8
8. Ketiduran
9
9. Ngerjain Aura
10
10. Aura galak
11
11. Jatuh dari motor
12
12. Story Kevin
13
13. isi chat bikin semangat
14
14. heboh tentang story
15
15. UKS
16
16. Tertangkap basah
17
17. kesempatan pdkt
18
18. kita putus aja!
19
19. mengaku pacar tapi belum jadian
20
20. balasan untuk Riyan
21
21. menjenguk Aura
22
22. Tidak berharap
23
23. jemput Aura
24
24. Jomblo tapi punya Crush
25
25. Basreng
26
26. balas dendam Clara ke Aura
27
27. cari pd buat Aura, Kevin malu.
28
28. menjadi lebih lembut
29
29. Perasaan Kevin sebenarnya
30
30. Cemburu Clara lagi.
31
31. Lo suka sama gue
32
32. cowok playboy
33
33. Nesya & Clara
34
34. Mood Kevin
35
35. Gombalan Kevin
36
36. trending topik
37
37. pertengkaran Aura dan Clara
38
38. gudang
39
39. Arya nembak Reina
40
40. bakso untuk orang lain
41
41. Reyhan dan Alin
42
42. Malming?
43
43. di tolak?
44
44. David Berhasil
45
45. Cinta dan benci
46
46. Cemburu
47
47. Ucapan yang menyakitkan
48
48. di skors
49
49. Gamon, Balikan?
50
50. siapa dia?
51
51. Mantan merusak suasana
52
52. Manja!
53
53. bingung sendiri
54
54. ungkapan hati Reyhan
55
55. menyesal
56
56. Tawuran
57
57. sedingin itu?
58
58. Taruhan? Aura baru tau!
59
59. kecewa lagi!
60
60. Mata itu.
61
61. gedung bioskop
62
62. Cuek
63
63. spaghetti spesial
64
64. nggak jadi seneng
65
65. Mulai suka
66
66. saingan baru
67
67. Jadian
68
68. sama sama ragu
69
69. Cewek mainan
70
70. Rencana Kevin
71
71. pengganggu
72
72. Terjadi lagi
73
73. Dia masih sama
74
74. pagi yang bete
75
75. Makan ati mulu!
76
76. putus lagi?
77
77. balasan
78
78. sifat Aris
79
79. Rumah Kevin
80
80. Pernah bertemu
81
81. Papa Dani setuju
82
82. penangkapan Clara
83
83. pengganggu yang telah disingkirkan
84
84. End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!