Bab 18 - Thanks, Kak Gala

Gala mengobati semua luka Kayla dengan serius.

Kayla juga menerima semua perlakuan dengan diam, tidak berani menolak.

Selain itu, Kayla merasa tidak enak selalu merepotkan Sekretaris Gala setiap dia dalam kesulitan.

Saat urus berkas pindah sekolah, tragedi ban bocor, sekarang menjadi walinya saat Kayla kena skors. Ditambah, laki laki tampan ini juga jadi mengobati luka Kayla.

Bagaimana aku membalas semua pertolongannya? tanya Kayla dalam hati.

Dalam keadaan seperti ini, jarak antara Kayla dan Gala sangat dekat. Jujur saja, Kayla tidak pernah sedekat ini dengan lawan jenis. Bahkan saat di kehidupan pertamanya dulu.

Kayla bingung harus seperti apa, melihat kemana. Awalnya Kayla melihat lurus ke depan, tapi jadinya matanya bertukar pandang langsung dengan Gala.

Bulu matanya panjang juga.

Eh.

Tersadar Kayla memandang terlalu intens, dia memejamkan mata. Salah tingkah. Saking salah tingkahnya, bahkan Kayla sampai tidak merasakan sakitnya lagi.

Selama itu, Gala tidak berbicara apapun. Serius sekali membersikan luka yang ada di sudut bibir Kayla.

“Ehem. Bagian sini sudah selesai. Kemarikan tangan dan kaki nona.” ucap Gala sambil mengulurkan tangannya.

Astaga. Dia becanda kali ya? Masa yang lutut dan kaki mau dia obati juga. Aku sedang pakai rok pendek sekolah. Malu kan.

“Ti-tidak perlu. Bagian kaki dan tangan saya sendiri saja.” Kayla menolak. Tangannya menyilang, menutupi kakinya.

Seolah tau kekhawatiran Kayla. Gala mengambil jasnya dari bangku belakang. Dan memberikannya kepada Kayla.

“Saya hanya ingin mengobati. Tolong tutupi kaki anda dengan jas ini nona.” jawaban tegas, lagi lagi sulit menerima penolakan.

Astaga. Orang ini sungguh membuat bingung. Meskipun ingin protes seperti kata hatinya itu, Kayla tetap menurut.

Gala melanjutkan mengobati dan menempelkan plester luka di tubuh Kayla yang terluka.

...🌻🌻🌻...

Setelah diobati Gala, Kayla segera diantarkan pulang ke rumah.

Anehnya, sampai pulangpun Gala tidak marah tentang Kayla kena skors. Malahan Gala terlihat marah karena melihat Kayla terluka.

Kayla baru menyadari kalau dia lupa motornya masih di sekolah. Jadi dia meminta tolong lagi kepada Sekretaris Gala, yang langsung dituruti. Gala terlihat menelpon seseorang, memintanya membawa motor dan memulangkannya ke rumah.

Setelah memastikan Kayla tidak memerlukan bantuannya lagi, Gala pamit balik ke kantor.

Wajar sih. Absennya Ayah Arya karena libur honeymoon otomatis membuat Sekretaris Gala menjadi lebih sibuk. Tapi Gala masih menyempatkan waktunya untuk Kayla.

“Kak Gala. Thanks.” Akhirnya Kayla bisa menyampaikannya juga, perkataan yang ingin disampaikan dari saat di sekolah.

“Don’t mind. Sudah tanggung jawabku.” jawab simpel Sekretaris Gala.

Iya sih. Sekarang kan dia wali sementara untukku dan Lily.

“Bagaimana caraku membalas semua pertolongan ini kak?” Kayla memberanikan bertanya tentang hal ini.

Gala terlihat diam memikirkan sesuatu sebelum menjawab.

“Hanya satu caranya. Jangan sampai terluka lagi.” jawab Gala dengan senyum yang sulit di artikan Kayla.

Maksudnya apa? Ah, kalau aku terluka lagi makin merepotkannya ya. Okay. Aku paham. Kayla berusaha mencerna kata kata Gala dari yang bisa dia pahami.

“Saya kembali ke kantor. Jika nona butuh ap-“

“Hubungi Sekretaris Gala kan? Saya tahu. anda mengucapkannya tiga kali sekarang.” sanggah Kayla.

“Kak Gala.” Gala mengoreksi.

Astaga. Begitu saja dibahas. Sana pergi sebelum Lily balik ke rumah. Urusannya bisa panjang nanti.

Gala akhirnya pergi.

Melihat waktu sekarang, sudah jamnya Amarilys pulang dari sekolah. Mungkin saja saat dijalan menuju kantor mobil Gala berpapasan dengan mobil pak Darma yang menjemput pulang Amarilys. Begitu pikir Kayla.

Kayla sedang menikmati makan siangnya saat Amarilys datang teriak teriak.

Hilang deh ketenanganku. Batin Kayla

“Kak Kayla! Kak, tadi kak Gala ke sini? Kenapa? Kenapa juga tidak menungguku pulang.”

Dih. Memangnya kenapa tidak tanya sendiri. Kau kan juga punya nomornya.

“Hanya sebentar. Membantu urusanku di sekolah, lalu harus langsung kembali ke kantor karena sibuk.”

Amarilys memandangi Kayla lama, tidak lama senyum menyebalkan Amarilys muncul di bibirnya.

“Jadi cerita anak kelas tiga yang berantem dan di skors benar itu benar kakak? Astaga kakak ini sangat kasar.”

Kau senang kan lihat aku seperti ini. Dengar itu. Karena Ayah dan Ibu juga sedang tidak ada, kau jadi tidak perlu bermulut manis lagi ya.

“Eh tunggu. Artinya Kak Gala yang datang ke sekolah demi kakak?? Kakak sengaja berantem untuk perhatian kak Gala kan?!”

Dasar bocah. Seenaknya saja bicaranya. Memangnya aku sengaja untuk di bully.

“Terserah kamu saja mau berpikir apa. Toh kamu tidak akan percaya.”

“Kak Kayla harus lebih sadar diri. Jangan merepotkannya lebih dari itu. Kalau kakak masih ingin hidup tenang.”

Setelah mengatakan itu, Amarilys pergi begitu saja meninggalkan Kayla.

Kayla yang masih duduk di meja makan, hanya melihat Amarilys berjalan sepertinya menuju kamarnya sendiri.

Sepertinya barusan itu sebuah ancaman untukku.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Dsy_Sagitariuzz

Dsy_Sagitariuzz

ku kira karakter kayla akan kuat tak mudah di tindas ternyata expetasi ku ketinggian😅 buat kayla kuat dan tak mudah di tindas thor dan buat lili akur sama kayla

2025-03-13

1

Vani_27

Vani_27

lembek kata itu cocok untuk kayla,, mau balas dendam apanya kalau MC nya masih bodoh dan lembek🤣🤣🤣🤣🤣 gk sesuai judul rupanya

2025-01-03

1

"Candy75

"Candy75

apalagi siasat Amarilys

2024-12-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!