Bab 2 - Menyusun Memori

Kayla menulis semua ingatan masa lalunya.

Semua ditulis sedetail mungkin bedasarkan kejadian dan timeline kehidupan pertama Kayla.

Dimulai dari hari ini. Ulangtahunnya di usia 17 tahun. Diakhiri ingatan terakhir. Yaitu malam maut yang membuatnya mati muda di usia 27 tahun.

Entah ironi atau lucunya lagi, Kayla mati ditangan Amarilys adik tirinya. Kayla tidak terlalu terkejut, saat megetahui bahwa Amarilys merencakan kematian untuknya. Karena memang hubungan mereka terkenal buruk. Cinderella dan saudara tirinya yang jahat. Begitulah label orang menilai kehidupan mereka berdua. Tentu Kaylalah yang menjadi antagonis dalam cerita ini.

Di banding itu, Kayla lebih terkejut ternyata teman baiknya, teman yang ia percaya lebih dari ibu kandungnya itu, ikut andil dan berperan membantu merencanakan kematiannya.

Mengetahui hal ini, dada Kayla terasa sesak. Tentu saja alasannya karena Kayla sangat mempercayai Jendra. Apalagi Jendra adalah cinta pertamanya juga. Meskipun pada akhirnya perasaan itu pun harus kandas sepihak saat Kayla tahu Jendra lebih mencintai adik tirinya, Amarilys Dilaga.

Tapi itu sudah tidak penting lagi. Justru ini sangat membantu Kayla lebih fokus untuk tujuan balas dendam.

Tujuan Kayla dalam kehidupan kedua ini adalah membuat neraka bagi Amarilys dan semua orang yang membuatnya sengsara selama di kehidupan pertama.

Kayla mulai mengurutkan peristiwa yang akan terjadi dekat dekat ini.

“Tidak ada yang special dari ulangtahunku yang ke 17, jadi mungkin timeline nya seperti ini?” Kayla bicara pada dirinya sendiri.

(isi diari)

27 Juli xxxx : Ulangtahun ke-17

29 Juli xxxx: Dinner keluarga pertama kali

xx Oktober xxxx : Pernikahan Ibu Ratih dan Ayah Arya

Jika hari ini ulangtahunku. Berarti dua hari lagi Ibu dan Ayah Arya akan bertemu untuk mengajakku dan juga Amarilys dinner.

Dinner membahas obrolan untuk rencana mereka menikah.

Setelah dinner itu, pernikahan mereka akan terjadi 3 bulan dari sekarang. Kayla menulis semua rencananya di dalam buku diari.

Usai dirasa cukup untuk rencana awal, Kayla tersenyum.

Okay, Lily sayang. Mari kita lihat di kehidupan ini siapa yang akan lebih menderita.

...🌻🌻🌻...

Dinner pertama keluarga Dilaga

Ibu Ratih melihat Kayla dari ujung kepala sampai kaki. Sejak dirumah sampai di restoran, seperti ada yang ingin dikatakan oleh Ibu tapi pada akhirnya tidak terucap apapun. begitu isi pikiran Kayla.

“Ibu, rasanya pandangan ibu membuat tubuhku di tusuk tusuk. Ibu ingin bicara apa?” tanya Kayla dengan datar.

Kayla tidak langsung melihat ibunya. Dia hanya terus melihat ke ponsel dan tangan satunya lagi mengaduk gelas es teh. Tapi Kayla tau ibunya masih memperhatikan dirinya.

Ya, meskipun mereka ibu dan anak tapi hubungan mereka tidak bisa dikatakan dekat. Tapi juga tidak seburuk yang terlihat. Dari kehidupan pertamanya, Kayla tau bahwa ibunya menyayanginya.

“Aku hanya heran. Biasanya kamu akan susah ibu ajak keluar. Apalagi acara makan malam seperti ini.” akhirnya ibu membuka suara.

“Entah kenapa… dua hari ini kamu sedikit berbeda.”

Kayla hanya merespon dengan tertawa.

Ternyata ibu peka juga.

“Hei? Apanya yang lucu? Tuh kan kamu aneh. Dulu juga aneh, tapi sekarang lebih aneh.” dengan nada tidak ramah.

Tapi Kayla tau ibunya tidak marah padanya.

“Aku sama saja kok. Ibu berlebihan”

“Ck! Yaudah kalau gitu.”

“Eh tapi kamu masih inget kan, kita kesini mau ketemu pacarku dan anaknya. Pokoknya kamu tidak setujupun aku ga peduli. Aku tetep akan menikah dengannya.” tambah Ibu Ratih.

“Aku setuju.” Kayla menjawab dengan cepat.

“Tuh kan! Pokoknya… Eh? Kamu bilang apa?”

Kali ini Kayla berbicara sambil melihat ibunya.

“Setuju. Ibu akan menikah dengan pacar ibu.” ucapnya acuh lalu meminum es teh nya kembali.

“…Bagus kalo kamu langsung setuju.” meskipun heran, tapi ibu Ratih merasa sedikit lega.

Ibu memang harus menikah dengan ayah Arya. Agar aku bertemu dengan Amarilys . Dan memastikan hidupnya hancur, seperti yang dia lakukan padaku dulu.

“Maaf membuat kalian menunggu. Hai, sayang. Hai juga Kayla.” sapa pria yang cukup matang umurnya itu namun tetap tampan.

“Halo Pak Arya. Panggil saja Kay.” meskipun singkat Kayla tetep menambahkan senyum diakhir kalimat.

Ibunya kelihatan sekali kaget, tak percaya apa yang dilihatnya. Kayla tidak pernah seramah ini dengan orang baru.

Kayla berusaha tidak menghiraukan pemandangan itu. Akhirnya Kayla paham yang dimaksud ibunya kalau dia sedikit berubah dalam dua hari ini.

Tapi ini tidak bisa dihindari. Ini bagian dari rencananya. Membuat ibunya dan Ayahnya Amarilys menikah secepat mungkin.

“Oh, good start Kay. Kamu juga boleh memanggil saya santai saja. Oh ya kenalkan ini anak saya. Lebih muda dari Kay dua tahun. Namanya Lily.”

Pria usia matang bernama Arya ini sangat senang dengan respon calon anak tirinya, sehingga tanpa beban juga langsung mengenalkan anaknya.

Hah! Kini Kayla tahu apa yang dilihatnya sekarang.

Amarilys yang muda dan cantik memperkenalkan dirinya dengan lembut.

Amarilys sekilas memang tersenyum, mulutnya juga terasa manis bicara. Tapi mata anak ini tidak bisa bohong, menyimpan kebencian kepada Kayla dan ibunya.

Hey Amarilys?! Kau sekarang tidak bisa menipuku lagi. Aku juga membencimu sama seperti kamu membenciku!

“Senang bertemu dan menjadi kakakmu, Amarilys.”

Bersambung

Terpopuler

Comments

Yumi Modeong Kiay

Yumi Modeong Kiay

okeee

2025-01-16

0

Ayu Dani

Ayu Dani

wah udah mulai panas nih

2024-10-27

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!