Bab 20 - Syarat Untuk Nathan

Ruang makan Keluarga Dilaga.

Gala berhasil membuat Kayla kebingungan untuk kesekian kalinya dengan penjelasan aneh Sekretaris Gala.

“Jadi, kak Gala kesini karena meeting yang dekat rumah selesai lebih cepat, jadi mampir dulu ke rumah baru nanti ke kantor, gitu?”

Gala mengangguk. Dari raut wajahya sih tidak ada kesan bercanda.

“Tapi, Macdo dan donuts ini kan tidak searah.” selidik Kayla. Karena penjelasan Gala menurutnya tetap aneh sekali.

“Kan ada yang searah.” jawab Gala yakin.

Eh? Masa iya? Berarti aku yang tidak tahu ya.

“Sudah. Cepat dihabiskan, agar saya bisa kembali ke kantor.” Gala dengan mode tidak bisa dibantah.

Apalagi gesture nya yang melihat jam itu seolah bicara waktunya yang sibuk tetap berjalan.

Ampun deh orang ini. Kayla frustasi menghadapinya.

“Iya iya. Ini sedang dikunyah kok! Sabar dong.” Kayla menurut meski kesal.

“Lukanya?” tanya Gala lagi.

“Sudah sembuh berkat dokter dadakan yang kirim pesan sehari tiga kali.” balas Kayla sengit.

Gala tersenyum tipis, berkata sepelan mungkin.

“Kupastikan kau tidak akan terluka dan kekurangan apapun di kehidupan ini. Kamu harus hidup.”

Eh? Sekretaris Gala bicara apa? Aku hanya dengar samar samar.

“Kenapa kak? Kecil banget suaranya.” tanya Kayla.

“Saya bilang, Nona harus habiskan makannya. Biar kuat berantemnya besok.” ucapan yang kental dengan sarkas Gala dengan nada serius.

Ih nyebelin banget sih orang ini!

...🌻🌻🌻...

Skorsing seminggu sudah selesai. Kayla akhirnya masuk sekolah lagi.

Belum sampai di tempat duduknya, Kayla langsung di datangi Nathan.

“Ini dia nih yang habis liburan. Janjian yaa, sama Sheryl and the gang? Parah aku kok ga di ajak.” ledek Nathan.

Sheryl dan murid lain yang di sekolah juga bisa mendengarkan ledekan Nathan itu. Tapi mereka memilih pura pura tidak mendengar.

Kayla melirik sebal ke Nathan.

“Kay. Siapa yang menang waktu itu? Kau atau Sheryl? Kalian kan sama sama kuat, aku penasaran.” Nathan masih dengan candaannya yang tidak lucu itu.

Kayla memilih mengacuhkan Nathan. Tapi bukan Nathan namanya kalau dia menyerah mengajak bicara walau sudah dicuekin Kayla.

“Maaf. Habis aku kesal. Kamu pulang lebih awal hari itu tanpa kabar. Lalu aku mendengar berita yang viral itu deh.” Nathan tahu kalau bercandaanya harus dihentikan karena Kayla sudah mulai benar benar terlihat kesal.

“Padahal sudah telanjur ku belikan susu pisang. Jadi aku minum sendiri. Mana tidak enak. Kok kamu suka sih.”

Siapa juga yang suruh minum kalau kau tidak suka. Jawab Kayla dalam hati. Dia masih malas merespon langsung Nathan.

Kayla masih diam. Mengacuhkan kehadiran Nathan. Mulai membuka buku pelajaran. Karena kelas akan di mulai sebentar lagi.

“Kay? Bagi nomormu dong. Biar pas kamu tidak masuk seperti kemarin aku bisa kirim pesan.” Nathan terus ngobrol tanpa henti.

“Tidak mau.” jawab Kayla singkat.

Kayla telah memikirkannya sampai tadi malam. Sheryl dan teman temannya sempat menyatakan untuk jauhi Nathan. Mungkin inilah alasan Kayla mendapat perundungan. Para murid wanita yang menyukai playboy sekolah ini pasti cemburu pada Kayla. Padahal Kayla dan Nathan hanya teman makan di kantin dan teman main basket rahasia saja.

Alasan ini semakin kuat saat melihat respon sekitar pagi ini. Mereka memperhatikan Kayla dan Nathan dalam diam.

Dan bocah ini, dengan watadosnya tetap menghampiriku! Kayla ngomel dalam hati.

(🌻: FYI, watados, wajah tanpa dosa)

Baru saja Nathan ingin bicara kembali, tapi diurungkan karena Ibu Guru telah memasuki kelas.

“Anak anak kembali ke tempat duduk masing masing. Kelas kita mulai.”

Tingkah laku Nathan hanya berhenti saat pelajaran dimulai dan saat ada guru saja. Kalau diluar kelas, Nathan tetap berisik bertanya ke Kayla.

Hari hari pun berlalu. Kayla masih betah tidak merespon Nathan.

Benar saja. Setelah Kayla menolak semua ajakan Nathan dan tidak berbicara dengan idol sekolah itu. Sheryl ataupun murid wanita lain tidak mengganggunya. Hanya mengawasi dari kejauhan.

Satu satunya yang mengganggu ketenangan Kayla hanya si Nathan ini saja. Bahkan Kayla sengaja tidak main basket dahulu, agar tidak ada alasan bertemu Nathan.

Setelah sekitar satu bulan Kayla menolak berinteraksi dengan Nathan, idola sekolah itu pun berhenti mengajak bicara Kayla lagi.

Akhirnya dia bosan ya? Bagus lah. Aku hanya perlu belajar dan lulus dengan cepat. Tidak punya teman tidak apa apa.

Ada rasa bersalah yang hinggap di hatinya. Nathan selalu baik kepada Kayla. Tapi Kayla tidak punya pilihan. Ternyata sikap diam Nathan hanya berlangsung sebentar.

Eh? Apa ini?

Tiba tiba, Kayla di lempari surat berantai kertas. Datangnya dari meja sebelah. Meja Nathan. Nathan pun melemparkan senyuman manis tanpa dosanya itu. Mulutnya bergerak tanpa suara, baca Kay!

Kayla pun membuka kertas itu.

Isi tulisan di kertas berantai dari Nathan: ‘Kay udahan dong diem diemannya. Ayo kita juga basket lagi. Nanti ku belikan susu pisang yang banyak. Please :)’

Benar benar bocah merepotkan. Ada aja akalnya menggangguku. Eh tunggu aku jadi punya ide.

Kayla membalas kertas itu: ‘Oke. Tapi ada syaratnya.’

Bersambung

🌻: Team Gala or Team Nathan?

Terpopuler

Comments

Tuxepos Jasmine

Tuxepos Jasmine

gala deh kayanya.....krn gala kan lebih dewasa jd cocok lahh sm kayla

2024-11-04

1

Sharon

Sharon

Thor jgn jgn kay ama gala itu sm sm terlahir kembali ya ? Sepertinya gala melihat semua kejadian jahat lili jd dia mau melindungi kay .

2025-01-04

0

"Candy75

"Candy75

Gala lebih bisa diandalkan untuk melindungi Kayla

2024-12-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!