Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)

Misi balas dendam pertama, on process.

“Para hadirin yang kami hormati, mewakili keluarga kedua mempelai saya mengucapkan sekali lagi terima kasih atas kehadirannya di pesta resepsi pernikahan bapak Arya dan Ibu Ratih.” terdengar suara MC dari depan.

Para tamu pengunjung yang sebelumnya sibuk dengan percakapan masing masing kini dengan otomatis melihat ke arah sumber suara. Lalu terdengar riuk tepuk tangan untuk merespon pembukaan MC itu.

Kayla sudah menunggu momen ini.

Matanya mulai melirik Amarilys di seberang posisi tempat dia berdiri sekarang. Amarilys terlihat bergerak gerak tidak nyaman.

Bagus. Obatmu berkerja dengan baik Lily.

Kayla terus memandang Amarilys dari jauh. Tenyata dirinya juga di pandang balik oleh Amarilys.

Menanggapi itu, Kayla sengaja mengangkat gelas orange jusnya sambil menganggukan kepala. Kayla yakin Amarilys menangkap kodenya.

Amarilys membalas dengan tatapan sengit sebelum akhirnya membuang muka. Kayla berdehem pelan, menahan agar tidak tertawa.

“Terima kasih atas sambutannya. Selanjutnya, mari kita mendengarkan sepatah dua kata dari mempelai pria. Waktu dan tempat dipersilahkan.” MC melanjutkan.

Para tamu bertepuk tangan kembali.

“Terima kasih semuanya. Sudah menyempatkan hadir dan mengijinkan saya berbagi kebahagiaan di hari ini.”

Tepuk tangan para tamu semakin keras.

“Ratih dan saya, bertemu dan berpisah saat usia muda. Kami pun sempat berbahagia dan bersama pasangan masing masing sebelumnya. Hingga Tuhan pertemukan kami berdua lagi. Benar kata orang, jodoh tidak kemana.

Ratih terlihat berbisik ke Arya, lalu Arya dengan cepat berbicara kembali.

“Maaf. Ada koreksi dari istri saya. Ternyata istri saya cukup galak. Sayang, bahkan belum sehari udah kena marah aja aku.” canda Arya yang dibalas pukulan manja Ratih.

Para hadirin tertawa melihat tingkah kedua mempelai.

Ayah Arya memang orang yang berkarisma, mampu membuat audiens mengikuti dan mencairkan suasana.

“Kali ini, kami dipertemukan Tuhan tidak hanya berdua. Saya sangat bersyukur, keluarga kami semakin lengkap dan bahagia dengan anak anak kami yang cantik.”

“Amarilys dan Kayla, bisa kesini nak?” Arya mengatakannya penuh cinta dan bahagia.

Sejak dulu, ayah Arya memang tulus. Tidak pernah membedakan anak kandung dan anak tirinya. Hal ini yang selalu disyukuri oleh Kayla.

Para tamu bertepuk tangan dan mengarahkan pandangannya kepada Kayla dan Amarilys bergantian. Kayla tersenyum dan berjalan menghampiri kedua orang tuanya. Setelah itu, Kayla mencium pipi ayah dan ibunya, dan berdiri disamping ibunya.

Hanya Amarilys yang diam tidak bergerak. Tangannya terlihat mendekap perut. Para tamu menunggu, ada pula yang berbisik heran.

“Amarilys? Lily sayang?” panggil Arya sekali lagi.

Namun bukannya menjawab, ataupun bergerak mendekati kedua orangtuanya, Amarilys malah tiba tiba berlari keluar ruangan Hall.

Ayah dan ibu, dan semua tamu terkejut.

Tapi mereka semua menahan dirinya berkomentar. Salah salah suasana menjadi semakin tidak menyenangkan.

Kini giliranku, pikir Kayla.

Kayla mendekati ayahnya yang masih syok, dan berkata pelan tapi tetap mungkin bisa didengar yang lain. Mungkin tamu undangan yang berdiri depan mereka juga bisa mendengarnya.

“Apa Amarilys tidak enak badan ya ayah? Aku pun tidak yakin, tapi sebelum berlari bukankah sepertinya dia memegang perut?” Kayla sengaja memberikan petunjuk.

Arya mengangguk setuju. Dia melihat apa yang dibilang Kayla dengan jelas. Dengan cepat dia memanggil sekretaris nya, Gala, dan memerintahkan sesuatu. Gala langsung keluar hall setelah itu.

Eh? Perasaanku saja atau memang sekretaris Gala memandangku dengan tajam saat melewatiku tadi?

Jangan jangan, sekretaris Gala melihat saat aku menukar gelas tadi? Ah kayanya sih tidak. Dia selalu berada di dekat ayah sejak tadi.

Kalau dipikir pikir Sekretaris Gala memang selalu memandang Kayla tajam seperti itu. Wajar sih, dari dulu Kayla dan Sekretaris Gala tidak bisa dekat. Setelah berpikir seperti itu, Kayla pun memutuskan bahwa itu bukan hal yang penting.

“Ehem! Semuanya maafkan anak kami yang kecil. Sepertinya Lily banyak makan hingga perutnya tidak nyaman. Namanya juga anak anak.”

Tamu pun mulai rileks kembali dan tertawa. Suasana mulai mencair kembali.

“Kalau begitu silakan nikmati pestanya kembali. Terima kasih.”

Setelah itu kedua mempelai mulai berputar menemui undangan secara langsung.

Kayla dan tamu undangan yang lainnya juga mulai kembali kesibukan masing masing.

Begitulah misi balas dendam pertama selesai.

Kayla masih teringat jelas kenangan kehidupan pertamanya, saat saat dia dipermalukan oleh Amarilys pertama kalinya di depan publik.

Setelah anak itu memberikan jus yang dicampur obat pencahar. Kayla yang meminum jus itu merasakan efek yang sama seperti Amarilys saat ini. Sakit perut yang tidak tertahankan. Seluruh tubuhnya merasa tidak nyaman karena harus menahan rasa sakit itu.

Awalnya Kayla ingin bertahan karena tidak ingin mempermalukan ibunya dengan meninggalkan Hall tanpa ijin. Namun, Amarilys datang untuk meyakinkan Kayla. Dia bilang tidak apa apa karena dia yang akan menyampaikan kalau Kayla ingin ke toilet. Kayla yang dengan mudahnya diperadaya Amarilys, sialnya pergi begitu saja tanpa pamit.

Setelah itu, waktu Kayla tidak ada ditempat saat ayah Arya meminta maju kedepan. Amarilys berbohong, bilang bahwa Kayla pergi dari pesta karena benci dan tidak menyukai kedua orang tuanya menikah. Membuat Kayla resmi menjadi official tokoh antagonis. Sehingga sejak dari itu semua mulai membenci Kayla tanpa dasar, dan menjauhinya.

Tentu saja Kayla tidak tau apa apa saat itu. Dia mengetahui rahasia ini setelah berapa tahun sudah berlalu, informasi yang didengar dari ibunya.

Hari ini, Amarilys berada di posisi yang sama dengan Kayla. Tapi situasinya disesuaikan dengan rencana Kayla.

Setidaknya, label anak dan anak tiri yang jahat tidak di terimanya di kehidupan kedua ini.

Itu cukup bagi Kayla.

Bersambung

Terpopuler

Comments

"Candy75

"Candy75

Gala sepertinya jadi musuh ke 2 Kayla

2024-12-05

0

Ayu Dani

Ayu Dani

lah tanggung amat sih Kay kalo mau balas dendam ya yang total dong jangan setengah-setengah gtu

2024-10-27

4

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!