Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)

Hari pernikahan tiba.

Seperti rencana, karena ini adalah intimate wedding jadi tamu undangan yang hadir tidak banyak.

Segala runtutan acara dan prosesi sakral pernikahan sudah dilangsungkan.

Kini, Kayla dan ibunya, Ratih, resmi menjadi keluarga Dilaga. Mereka menjadi keluarga yang sah dalam catatan negara. Nama Ratih dan Kayla juga akan ditambahkan nama keluarga Dilaga dalam setiap dokumen admintrasi.

Bagian dari keluarga konglomerat Dilaga yang memiliki perusahaan dan aset properti secara nasional, DP Housing Corp.

Lalu siang silih berganti malam, saatnya pesta resepsi dilangsungkan.

Tamu undangan yang datang jauh lebih banyak dibandingkan siang tadi. Dominasi tamu adalah dari kolega perusahaan DP Housing Corps milik ayah Arya. Menurut Kayla, jumlah ini kurang lebih sama seperti penikahan ayah dan ibunya di kehidupan pertama.

Sungguh luar biasa. Semua kejadian hari ini terjadi persis seperti sebelumnya. Seolah aku sedang merasakan de javu.

Kayla mengamati suasana pesta dari pinggir ruangan sambil menikmati jus apelnya.

Jika semua peristiwa sampai akhir persis terjadi, berarti ‘kejadian itu’ juga akan terjadi padaku sebentar lagi kan?

“N-Nona, maaf anda mendapatkan minuman dari seseorang. Silakan di ambil.” salah satu waiters pria menghampiri Kayla.

Haha. Ternyata benar terjadi lagi ya.

“Dari siapa?“ tanya Kayla datar.

“Eh? Itu.. Maaf saya tidak diberi tahu nama beliau. Saya hanya dipesan minuman ini special untuk anda nona.”

“Wanita atau Pria? Muda atau tua? Untuk menjawab ini hanya perlu mata tanpa perlu bertanya namanya.” Kayla sengaja menekankan nada pertanyaannya. Meski Kayla terlihat acuh tak acuh, dia bisa melihat reaksi salah tingkah waiters dari sela sela gelas yang diminumnya.

“Maaf nona. Saya..” waiters itu menundukan kepala.

“Haha. Sudah kuduga. Begini saja, kau cukup anggukan kepala kalau tebakanku benar.” Kayla meletakan gelasnya yang habis di meja.

“Jika kau jawab jujur, aku akan ambil minuman itu. Dan tugasmu selesai.”

Kayla kasian pada waiters ini, tapi dia harus melakukan ini. Kayla tidak mau terkena kejadian yang sama dua kali.

“Dia wanita kan?”

Dengan sedikit ragu, waiters akhirnya mengganggukan kepalanya.

“Wanita muda. Anak dari mempelai pria yang menikah kan?”

Waiters terlihat terkejut tapi dia tetap diam. Seperti takut salah bicara walau hanya gerakan kepalapun takut.

“Cukup. Diammu kuanggap adalah jawaban. Kau boleh pergi.” Ucap Kayla sambil mengambil gelas minuman orange jus yang diantarkan itu.

Waiters lega. Setelah mengucapkan terima kasih ia pun pamit dari Kayla.

Sudah cukup main mainnya dengan waiters. Mari kita mulai pesta sesungguhnya, Amarilys.

...🌻🌻🌻...

Kayla berjalan mendekat ke arah Amarilys yang sedang bersama waiters pria pengantar minuman tadi. Amarilys terlihat memberikan sesuatu ke waiters, yang Kayla duga adalah uang jasa yang dijanjikan gadis itu.

Saat mata mereka bertemu dari jauh, Amarilys terlihat panik dan dengan cepat menyuruh waiters pergi. Kayla tersenyum tambah lebar.

Hati Amarilys memang jahat dan naif. Sifatnya yang egois dan tidak suka akan kebahagian orang, membuat anak ini menyuruh waiters memberikan minuman yang sudah diberikan obat pencahar ke padaku.

Namun biar bagaimanapun, Amarilys adalah gadis remaja berusia 15 tahun. Dulu dia bisa membodohi ku yang dua tahun lebih tua dari dia, tapi sekarang aku adalah wanita berusia 27 tahun yang hidup kembali di usia 17 tahun.

Secara mental dan akal, aku lebih unggul. Terlebih, aku memiliki ingatan masa lalu. Semua tindakanmu kali ini mudah dibaca dan terlalu bodoh untuk dilakukan.

“Hai, Kayla.” ucapnya pura pura riang.

Actingmu selalu bagus. Dulu dan sekarang. Kayla mengucapkannya dalam hati.

“Panggil aku kak Kayla. Aku kakakmu sekarang.” ucap Kayla dengan sengaja.

Sepersekian detik topeng Amarilys sempat runtuh, dia kelihatan kesal namun dengan cepat menguasai dirinya lagi tersenyum.

“Hahaha. Kau benar. Ada apa kak Kayla?”

“Aku ingin mengenalkanmu pada teman baikku. Kau tidak keberatan?”

“Teman kakak? Apa teman laki laki?” Amarilys tersenyum aneh.

Dulu terasa aneh, tapi sekarang Kayla mengetahui itu adalah senyum mengejek khas Amarilys.

“Ya. Apa masalah aku punya teman baik laki laki? By the way, dia juga menuju kemari. Pas sekali.”

Amarilys berbalik, lalu menjabat tangan Jendra. Mereka langsung menjadi akrab setelah beberapa menit Kayla mengenalkan satu sama lain.

Dì kehidupan kedua ini, Kayla hidup seperti melihat dari sudut pandang orang ketiga. Serba tahu dan seolah hidupnya ini adalah novel yang pernah dia baca. Mungkin itu kelebihan dihidupkan kembali.

Terlihat jelas di mata Kayla, Jendra memang menyukai Amarilys dari pandangan pertama. Di kehidupan pertama Kayla pasti akan sakit hati, tapi tidak di kehidupan saat ini. Kayla tidak merasakan apapun, hanya bertindak sesuai yang dia rencanakan.

Saat Amarilys dan Jendra asyik mengobrol tanpa melibatkan Kayla sama sekali, disitulah Kayla menukar orange jus miliknya yang diberikan obat dengan orange jus punya Amarilys.

Misi balas dendam pertama, on process.

Bersambung

Terpopuler

Comments

"Candy75

"Candy75

apa yang dirasakan Kayla dulu akan dirasakan Amarilys sekarang

2024-12-05

0

momy hana

momy hana

jgn cerita terus dong kk,kurang seru.bacanya jd bosan.

2024-11-19

0

Ayu Dani

Ayu Dani

nah gtu dong sat set

2024-10-27

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!