Bab 16 - Perundungan/Bullying

De javu. Kayla di bully.

Awalnya Kayla hanya diminta untuk piket membuang sampah ke halaman belakang sekolah.

Lebih tepatnya dipaksa sih. Karena hari ini bukan gilirannya piket membuang sampah. Kayla memilih menurut untuk menghindari konflik.

Namun saat Kayla membuang sampah, tiba tiba sekelompok murid wanita menghampirinya. Kayla ditarik paksa ke halaman belakang sekolah oleh sekelompok murid wanita yang ternyata masih satu kelas dengannya.

Kayla mencoba mengingat. Apa kejadian ini pernah terjadi sebelumnya saat kehidupan pertama.

Ternyata ada satu. Tapi dengan alasan berbeda. Mirip tapi tidak serupa.

Saat dia mencoba menolak piket paksaan membersihkan halaman sekolah. Orang yang menyeret dirinya juga orang yang sama.

Apa artinya, Kayla tidak akan bisa menghentikan takdirnya yang di bully dibawa ke halaman belakang sekolah. Karena sekeras apapun Kayla mencoba menghindari konflik dan kejadian, takdir tetap datang dengan alasan atau kejadian lain yang Kayla tidak bisa prediksi.

Kayla terpojok sekarang. Ada sekitar 5 murid Wanita mengelilinginya. Kayla masih melihat situasi apakah dia bisa kabur dari situasi ini. Sayangnya tidak ada celah, jadi Kayla pasrah saja.

Dimasa lalu Kayla sampai terluka karena perundungan ini, tidak tahu apa kesalahannya. Kayla hanya jadi pelampiasan kemarahan mereka. Menyebalkannya lagi, mereka tidak mendapat hukuman dari sekolah, karena tidak ada saksi yang melihat.

Mari kita lihat apa aku bisa coba ubah takdirku.

“Ada apa? Kalian perlu apa denganku?” tanya Kayla dengan berani.

Sheryl maju berdiri berhadapan dengan Kayla, kelihatannya ketua dari kelompok ini, masih orang yang sama dengan yang selalu menggosipkan Kayla di kelas.

“Dasar engga tau malu. Kamu masih nanya?” Sheryl ini memang cocok kalau menjadi tokoh antagonis, muka dan cara bicaranya sangat menyebalkan

Menyebalkannya Amarilys bahkan tidak bisa dibandingkan dengan Sheryl.

“Karena aku kakaknya Amarilys?” asal saja Kayla menebak. Habis tidak ada lagi alasan yang dapat dipikirkannya.

Mereka berlima saling memandang, lalu tertawa.

“Sialan masih bisa bercanda saja dia. Mau kau akur atau tidak dengan adikmu itu, kau pikir kami peduli?” ucap Sheryl.

“Lalu kenapa?” tanya Kayla lagi kebingungan.

“Kenapa? Kamu yang kenapa dekat dekat Nathan terus?” ada satu murid yang menjawab dibelakang Sheryl.

“Hah?”

Apa sih maksudnya? Kok tiba tiba jadi Nathan? Kayla menjadi bingung mencoba mencerna pertanyaan mereka.

“Halah sok cantik kamu! Bikin kesal saja.” Satu murid lagi dari belakang, mulai mendorong badan Kayla.

Kayla terjatuh ke tanah.

Sial. Lutut dan lenganku jadi berdarah.

“Beraninya main keroyokan.” Kali ini Kayla sengaja dengan suara keras.

Kayla coba berdiri kembali. Tapi Kayla mencoba mundur ke daerah halaman sekolah yang kemungkinan masih sering dilewati orang.

Ada petugas kebersihan disana!

Kayla tidak boleh dikeroyok tanpa ada saksi. Kali ini Kayla juga mengusahakan ada perlawanan sedikit. Dia pun berharap ada seseorang yang bisa melihat atau membantunya keluar.

“Apa kalian tidak malu sudah kelas tiga tapi sangat ke kanak kanakan.”

Masih dengan suara keras untuk menarik perhatian.

Berhasil. Petugas kebersihan sekolah itu melihat ke arah sini.

Loh? Tunggu. Jangan pergi pak! Tolong aku!

“Banyak omong kamu.” Sheryl yang mungkin kesal dengan provokasi Kayla, mulai menjambak rambut Kayla.

“Teman-teman mari kita buat murid pindahan sok kecantikan ini menyesal. Jauhi Nathan. Paham?” Jambakan Sheryl ke rambut Kayla semakin kuat.

Sakit.

“Kau dan ibumu sama saja. Suka merayu laki-laki.” Ucap salah satu murid Wanita lainnya.

“Brengsek! Jangan bawa bawa ibuku!” Kayla tersulut emosinya.

Mungkin saja ada keberanian yang tiba tiba muncul dari kemarahan, Kayla berhasil menepis tangan Sheryl dan mendorong badan Wanita yang tadi menghina ibunya.

Dia juga menjambak balik rambut Sheryl dengan kuat.

Jambak menjambak antara Kayla dan Sheryl cukup lama terjadi. Teman teman Sheryl yang terkejut, hanya memandangi mereka berdua.

Lalu setelah itu, keduanya berhasil melepaskan diri satu sama lain. Sheryl berteriak lagi.

“Wanita sialan. Kalian ini kenapa diam??! Pegang dia. Cepat!”

Badan Kayla sudah dipegangi kanan dan kirinya. Ada juga yang menjambak rambut Kayla dari belakang.

“Lepas!”

Plak.

Satu tamparan mengenai pipi Kayla. Cukup keras, sampai membuat ujung bibir Kayla sedikit berdarah. Tak cukup sekali, Kayla mendapat tamparan lagi di pipi satu lagi.

Kayla tidak terima. Berusaha keras melapaskan diri dan melawan. Namun apa daya Kayla, mereka terlalu banyak untuk Kayla.

Sheryl dan teman temannya tertawa puas. Saat mereka ingin bertindak lebih jauh lagi, ada suara yang mengagetkan mereka.

“Apa yang sedang kalian lakukan??!”

Seorang guru datang bersama petugas kebersihan yang tadi dilihat oleh Kayla.

Bersambung

Arigathanks 🌻

Terpopuler

Comments

Ari Peny

Ari Peny

pemerannya lemah banget

2025-01-07

1

kalea rizuky

kalea rizuky

bales dendam apaan bela diri aja kagak bisa menye2 halu doank

2024-12-10

2

nara

nara

seharusnya kalau mengulang waktu harus bisa bela diri biar bisa melawan ,ini mah sama saja dengan kehidupan pertamnya dibully tanpa bisa nelawan

2024-09-28

4

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!