Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)

Di pojokan hall makan sekolah.

Amarilys dan teman temannya mengelilingi meja tempat Kayla duduk menunggu Nathan.

“Yah, aku ikut senang akhirnya kakak punya teman. Boleh aku menyapa teman kakak?” ucap Amarilys dengan senyum manisnya.

“Boleh. Tunggu saja dia kemari.” Kayla balas senyum.

Akan ku ikuti maumu, Ly. Kali ini apa lagi ya?

Amarilys tidak menyangka jawaban Kayla. Dari wajahnya terlihat kesal. Padahal susah payah Amarilys membuat beberapa gossip buruk tentang Kayla. Amarilys ingin Kayla tidak mempunyai teman sama sekali di sekolah. Punya teman satu pun, Amarilys tidak rela.

Iya benar. Entah dengan cara apa, semua gossip buruk tentang Kayla memang berasal dari Amarilys. Mulai dari ibunya Kayla yang bekerja sebagai profesi tidak baik merayu Ayah Amarilys hingga menikah, sampai katanya Kayla suka menyiksa Amarilys di rumah mereka ketika kedua orang tuanya sedang tidak ada di rumah. Juga masih ada beberapa gosip buruk lainnya tentang Kayla.

Padahal yang terjadi malah sebaliknya, Kayla tidak melakukan apapun Amarilys akan tetap melakukan berbagai cara untuk mengganggu nya. Lagi-lagi karena image dan sikap Kayla yang cenderung pendiam dan datar, orang akan lebih percaya kalau Kayla yang lebih jahat. Dibandingkan anak yang cantik dan periang seperti Amarilys.

“Itu dia temanku datang.” Ucapan Kayla menyadarkan Amarilys, membuat Amarilys dan teman temannya menengok ke arah yang sama dengan pandangan Kayla.

Nathan datang.

Tentu kepoluleran Nathan juga sampai ke lingkungan anak kelas satu seperti Amarilys dan teman temannya. Mereka berempat terkejut tidak percaya, hanya diam sampai Nathan duduk di samping Kayla.

“Maaf Kay, lama banget antrinya. Besok jangan request susu pisang deh, banyak yang suka. Ini aja aku sampai rebutan sama murid lain karena sisa satu. Untung aku bisa menang.” Ucap Nathan dengan bangga, tidak lupa mengedipkan matanya. Signature khas playboy.

Dih. Mata mu ga mempan kepadaku tau.

“Nope. Aku hanya suka susu pisang.” Tolak Kayla dengan simple.

“Ehem, halo kak Nathan.”

Sapa Amarilys yang agak tidak suka kehadirannya diacuhkan. Meskipun begitu dia tetap bisa mengatur nada sapanya dengan riang dan semanis mungkin.

“Loh, ada Amarilys dan yang lain juga ya. Maaf kok bisa aku tidak lihat anak anak semanis kalian dari tadi.” Dengan cepat ucapan Nathan membuat mereka berempat senang.

Bisa aja playboy sekolah ini.

Kayla mengakui kemampuan Nathan menyenangkan semua murid Wanita bukan cuma gossip.

“Loh kak Nathan kenal aku ya? Oh panggil Lily aja kak.” tanya Amarilys dengan suara riang.

“Belum kenal sih, tapi aku sudah dengar katanya ada anak kelas satu tercantik di sekolah. Ternyata dari dekat lebih cantik.” Puji Nathan membuat Amarilys semakin tersenyum manis.

Kayla tidak berniat ikut dalam percakapan. Mulai makan set menu dan minum susu pisang dari Nathan tadi.

Biarkan panggung ini milik Cinderella dan pangeran Playboy saja deh, Selama tidak ada aneh aneh, aku tidak peduli. Begitu pikirannya Kayla.

“Kak Nathan bisa saja. Apa aku boleh duduk disini bersama kalian?”

“Boleh saja sih, tapi teman temanmu bagaimana? Sepertinya kursinya tidak akan cukup.”

Nathan mengulang pertanyaan yang sebenarnya sudah disampaikan Kayla sebelumnya. Tentu Nathan tidak tahu, kalau Kayla sudah menjelaskan hal yang sama.

“Ah. Teman temanku akan makan di kelas kok. Ya kan teman teman?”

Teman temannya kaget, tidak menyangka karena Amarilys tiba tiba mengusir mereka. Namun pada akhirnya mereka menuruti Amarilys dan pergi tanpa keributan.

Ya ampun. Sama teman sendiri saja jahat. Tapi tidak ada yang bisa membenci Amarilys yang cantik dan baik hati ini sepertinya. Tentu Kayla hanya bisa bicara dalam hati saja.

“Aku duduk di samping kak Kayla ya?” tanya Amarilys lagi.

Kayla hanya menganggukan kepala sambil melanjutkan makan.

Saat Amarilys akan duduk di samping Kayla, entah disengaja atau tidak, nampan tempat makanan Amarilys menyenggol susu pisang Kayla sampai terjatuh di lantai. Ada beberapa cairan susu yang tumpah mengenai lengan baju Kayla dan masuk ke dalam nasi Kayla.

“Yah, kak! Maaf! Bagaimana ini? Susunya jadi jatuh? Aku minta maaf yaa.”

Halah. Kau sengaja saja kan. Kayla menahan diri untuk tidak terpancing emosinya.

Sabar.

“Iya. Tidak apa.” Jawab Kayla dengan datar.

“Kakak jawabnya kenapa menyeramkan begitu. Aku kan sudah minta maaf. Hiks.” Dari nadanya, Amarilys sepertinya akan menangis. Otomatis beberapa murid yang berada di dekat meja mereka jadi memperhatikan. Mereka mulai berbisik bisik.

Menyebalkan.

“Aku tidak marah, Lily. Nada suaraku memang seperti ini. Sudahlah aku sudah selesai makan.” Kayla kehilangan selera makan melihat drama Amarilys. Kayla pergi duluan ke kelas.

Kayla lupa Amarilys tetaplah Amarilys. Padahal Kayla merasa akhir akhir ini Amarilys tidak membuat ulah di rumah tapi ternyata sifat menyebalkan Amarilys makin lama makin menjadi jadi.

“Kay? Kau mau kemana?” teriak Nathan memanggil Kayla.

Namun saat Nathan bergegas beranjak pergi juga, Amarilys mencegahnya. Meminta dengan manis agar Nathan menemaninya makan. Kayla masih mendengar percakapan itu samar samar saat melangkan menjauh.

Sepertinya Amarilys berhasil. Karena sampai ke kelas, Kayla hanya berjalan sendirian.

Nathan tidak menyusulnya. Kayla kembali sendirian.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Nia Risma

Nia Risma

penting g jantungan aja ya Ly kalo di kasih kesempatan kenalan sama temen barunya Kay

2025-02-23

0

"Candy75

"Candy75

penjahat dimanapun tetap sama

2024-12-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2 Bab 2 - Menyusun Memori
3 Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4 Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5 Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6 Bab 6 - Pindah Sekolah
7 Bab 7 - Saya Percaya..
8 Bab 8 - Sekolah Baru
9 Bab 9 - Ban Bocor
10 Bab 10 - Dijemput Gala
11 Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12 Bab 12 - Teman Baru
13 Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14 Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15 Bab 15 - Nasihat Ayah
16 Bab 16 - Perundungan/Bullying
17 Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18 Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19 Bab 19 - Masa Tenang
20 Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21 Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22 Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23 Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24 Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25 Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26 Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27 Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28 Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29 Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30 Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31 Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32 Bab 32 - Plan B
33 Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34 Bab 34 - Identitas Gala
35 Bab 35 - Kayla menghilang
36 Bab 36 - Time Skip
37 Bab 37 - Double Agent
38 Bab 38 - Pertemuan Kembali
39 Bab 39 - Hot Gossip
40 Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41 Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42 Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43 Bab 43 - Sedikit Tipsy
44 Bab 44 - Overprotective
45 Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46 Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47 Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48 Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49 Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50 Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51 Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52 Bab 52 - Berlututlah Padaku
53 Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54 Bab 54 - Its Too Late
55 Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56 Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57 Bab 57 - Rencana Sabotase
58 Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59 Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60 Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61 Bab 61 - Are You Happy?
62 Bab 62 - Rahasia Gala
63 Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64 Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65 Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66 Bab 66 - Video Live Viral
67 Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68 Bab 68 - Thats My Girl
69 Bab 69 - Marry Me
70 Bab 70 - Kemarahan Arya
71 Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72 Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73 Bab 73 - Menahan Malu
74 Bab 74 - Tau Segalanya
75 Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76 Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77 Bab 77 - Kejadian Di Butik
78 Bab 78 - Adu Domba
79 Bab 79 - Kemarilah, kak!
80 Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81 Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82 Bab 82 - Mencari Bukti
83 Bab 83 - Andaikan saja...
84 Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85 Bab 85 - Malam Yang Penting
86 Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87 Bab 87 - Amarilys Terpojok
88 Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89 Bab 89 - Proses Hukum (1)
90 Bab 90 - Proses Hukum (2)
91 Bab 91 - Ku Kenalkan
92 Bab 92 - Teman Lama
93 Bab 93 - Kayla Cemburu
94 Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95 Bab 95 - Keringat Dingin
96 Bab 96 - Trust Issues Kayla
97 Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98 Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99 Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100 Bab 100 - One by One
101 Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102 Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103 Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104 Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105 Bab 105 - Stay away!
106 Bab 106 - Mari Bicara
107 Bab 107 - Hamil?
108 Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109 Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110 Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111 Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112 Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113 Bab 113 - Usia delapan minggu
114 Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115 Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116 Bab 116 - Persidangan (1)
117 Bab 117 - Persidangan (2)
118 Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119 Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120 Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121 Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!
Episodes

Updated 121 Episodes

1
BAB 1 - Prolog Bangkit Kembali
2
Bab 2 - Menyusun Memori
3
Bab 3 - Dinner Pertama Dilaga Family
4
Bab 4 - Balas Dendam Pertama (1)
5
Bab 5 - Balas Dendam Pertama (2)
6
Bab 6 - Pindah Sekolah
7
Bab 7 - Saya Percaya..
8
Bab 8 - Sekolah Baru
9
Bab 9 - Ban Bocor
10
Bab 10 - Dijemput Gala
11
Bab 11 - Kayla Diabaikan Di Kelas
12
Bab 12 - Teman Baru
13
Bab 13 - Nathan & Susu Pisang (1)
14
Bab 14 - Nathan & Susu Pisang (2)
15
Bab 15 - Nasihat Ayah
16
Bab 16 - Perundungan/Bullying
17
Bab 17 - Perlihatkan Lukamu
18
Bab 18 - Thanks, Kak Gala
19
Bab 19 - Masa Tenang
20
Bab 20 - Syarat Untuk Nathan
21
Bab 21 - Sebuah Kesepakatan
22
Bab 22 - Berita Baik Ibu Hamil
23
Bab 23 - Niat Jahat Amarylis
24
Bab 24 - Lebih Baik Bersama Saya
25
Bab 25 - Kondisi Ibu (1)
26
Bab 26 - Kondisi Ibu (2)
27
Bab 27 - Kondisi Ibu (3)
28
Bab 28 - Ada yang Di Sembunyikan
29
Bab 29 - Ayah Dan Ibu Membela Lily
30
Bab 30 - Pertengkaran Hebat (1)
31
Bab 31 - Pertengkaran Hebat (2)
32
Bab 32 - Plan B
33
Bab 33 - Anda Bisa Memanfaatkan Saya
34
Bab 34 - Identitas Gala
35
Bab 35 - Kayla menghilang
36
Bab 36 - Time Skip
37
Bab 37 - Double Agent
38
Bab 38 - Pertemuan Kembali
39
Bab 39 - Hot Gossip
40
Bab 40 - Misi Kayla Dimulai
41
Bab 41 - Biarkan Aku Mengantarmu
42
Bab 42 - Meeting Pemegang Saham
43
Bab 43 - Sedikit Tipsy
44
Bab 44 - Overprotective
45
Bab 45 - Pesta Ulangtahun Amarilys (1)
46
Bab 46 - Pesta Ulangtahun Amarilys (2)
47
Bab 47 - Tragedi Kolam Renang
48
Bab 48 - Bisa Minum Sendiri?
49
Bab 49 - Lakukan Sesuatu
50
Bab 50 - Kamu milikku Kayla
51
Bab 51 - Kami Sungguh Menyesal
52
Bab 52 - Berlututlah Padaku
53
Bab 53 - Syarat Baru Dari Kayla
54
Bab 54 - Its Too Late
55
Bab 55 - Gala, Soal Semalam...
56
Bab 56 - Jadikan Aku Pedangmu, Ksatriamu
57
Bab 57 - Rencana Sabotase
58
Bab 58 - Belajarlah Dewasa
59
Bab 59 - Misi Balas Dendam Kayla
60
Bab 60 - Jangan Menyentuhnya
61
Bab 61 - Are You Happy?
62
Bab 62 - Rahasia Gala
63
Bab 63 - Ini Tugasmu Lily..
64
Bab 64 - Kejadian di Supermarket (1)
65
Bab 65 - Kejadian di Supermarket (2)
66
Bab 66 - Video Live Viral
67
Bab 67 - Kalian Mengancamku?
68
Bab 68 - Thats My Girl
69
Bab 69 - Marry Me
70
Bab 70 - Kemarahan Arya
71
Bab 71 - Bidak Bidak Catur
72
Bab 72 - Hanya Kakak Yang Bisa Menolong
73
Bab 73 - Menahan Malu
74
Bab 74 - Tau Segalanya
75
Bab 75 - Rencana Selanjutnya
76
Bab 76 - Bidak Catur Kedua
77
Bab 77 - Kejadian Di Butik
78
Bab 78 - Adu Domba
79
Bab 79 - Kemarilah, kak!
80
Bab 80 - Pertengkaran pertama Gala dan Kayla
81
Bab 81 - Membawa Kabur Ibu dan Arniko
82
Bab 82 - Mencari Bukti
83
Bab 83 - Andaikan saja...
84
Bab 84 - Satu Persatu Kejahatan Terungkap
85
Bab 85 - Malam Yang Penting
86
Bab 86 - Meruntuhkan Image Amarilys
87
Bab 87 - Amarilys Terpojok
88
Bab 88 - Mempermalukan Amarilys di Pesta
89
Bab 89 - Proses Hukum (1)
90
Bab 90 - Proses Hukum (2)
91
Bab 91 - Ku Kenalkan
92
Bab 92 - Teman Lama
93
Bab 93 - Kayla Cemburu
94
Bab 94 - Gala Ikutan Cemburu!
95
Bab 95 - Keringat Dingin
96
Bab 96 - Trust Issues Kayla
97
Bab 97 - Nama Panggilan untuk Gala
98
Ban 98 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (1)
99
Bab 99 - Amarilys Jadi Tahanan Rumah (2)
100
Bab 100 - One by One
101
Bab 101 - Konfrontrasi Langsung
102
Bab 102 - Kayla Vs Amarilys (1)
103
Bab 103 - Kayla Vs Amarilys (2)
104
Bab 104 - Kayla Vs Amarilys (3)
105
Bab 105 - Stay away!
106
Bab 106 - Mari Bicara
107
Bab 107 - Hamil?
108
Bab 108 - Pengacara Keluarga Dilaga
109
Bab 109 - Gala Mengambil Alih
110
Bab 110 - Hadiah Untuk Kayla
111
Bab 111 - Karma Untuk Arya (1)
112
Bab 112 - Karma Untuk Arya (2)
113
Bab 113 - Usia delapan minggu
114
Bab 114 - Gala dan Cinta Pertamanya
115
Bab 115 - Membawa Saksi Kunci
116
Bab 116 - Persidangan (1)
117
Bab 117 - Persidangan (2)
118
Bab 118 - Hubungan Ibu dan Anak
119
Bab 119 - Puzzle Yang Terisi
120
Bab 120 - Peresmian dan Pengumuman Kehamilan
121
Himawari's Corner: Kisah Kay-Ga pamit disini ya!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!