"EDGAR!!!" Teriak Valerie saat Edgar kabur begitu saja setelah mencium dirinya.
"Dasar pria brengsek! kurang ajar!!!" Pekik nya yang begitu menggema dari lantai 2.
Sedangkan Edgar, pria itu hanya terkekeh kecil sembari terus berjalan ke kearah pintu luar mengabaikan teriakan dari Valerie yang terus mengatainya. Ternyata semenyenangkan ini bisa menjailinya, pikir Edgar.
Asisten nya yang sudah menunggu nya sedari tadi didepan mobil pun menatap nya dengan sedikit keheranan. Tidak biasanya atasan nya itu berekspresi seperti itu. Jangankan tertawa senyum saja jarang ia lihat dari Edgar. Namun sepertinya hari ini ada hal baik yang terjadi pada tuanya itu sampai bisa tertawa begitu, pikir nya.
"Sudah semua?" Tanya Edgar pada asisten nya itu
"Ah Iyaa, Sudah semua, tuan. Aman, tidak ada yang tertinggal" jawab cepat asisten nya itu
Edgar pun kemudian mendorong asisten nya itu untuk segera masuk kedalam mobil dengan segera "Kalau begitu ayo kita berangkat sekarang sebelum singa betina datang" ucap nya dengan senyum penuh arti diwajahnya
"Ya? Singa apa, tuan?" Asisten nya menatap bingung kearah Edgar. Ia tidak tahu siapa singa yang dimaksud tuannya itu. Jangan bilang yang dimaksud tuan itu nyonya? Pikir nya menerka-nerka.
Setelah mereka berdua masuk kedalam mobil, asisten dari Edgar itu segera tancap gas melajukan mobilnya menuju ke bandara dengan kecepatan sedang.
"Oh iya, nanti tolong belikan obat sakit kepala disana ya. Kepala saya sedikit sakit sekarang, kayaknya kebanyakan menatap laptop dari kemarin" titah Edgar sembari memegang kepalanya yang kembali berdenyut nyeri.
Asisten nya itu kemudian melirik kearah nya dari kaca mobil yang berada didalam "iyaa, baik tuan" balas nya sembari menganggukkan kepalanya
💓💓💓
Aaaaakkkkhhh...
"Edgar menyebalkan!!! Dasar laki-laki kurang ajar!! Beraninya mencium kening ku tanpa izin!!!"
Valerie terus menggerutu didalam kamar mandi sembari terus mengusap kasar kening nya yang tadi sempat dicium Edgar
"Kenapa dia semakin hari semakin berani sih?!" Protes nya
Karena dirinya yang terus-menerus mengusap kasar kening nya itu tanpa sengaja malah menimbulkan bekas kemerahan di keningnya yang putih itu.
"Malah ngebekas lagi" keluh nya sembari menatap kening nya yang memerah di cermin kamar mandi nya itu.
Valerie kemudian teringat kejadian barusan. Saat dimana tubuh nya dipeluk erat oleh pria itu, rasa nyaman dan hangat begitu terasa. Saat Edgar mendekapnya, aroma maskulin yang menguar dari tubuh pria itu begitu tercium di hidung nya. bahkan tubuh nya yang bidang dan berotot pun tetap terasa meski dibalut dengan jas.
Walaupun terlihat seperti pemaksaan tapi ciuman yang diberikan Edgar terasa begitu lembut dan penuh perhatian. Dibandingkan dengan Dion, kecupan dan pelukan yang diberikan Edgar jauh terasa lebih tulus dan memberikan rasa aman pada dirinya.
"Kenapa tadi aku malah melepaskan pelukannya ya?" Gumam Valerie tanpa sadar
Seketika dirinya tersadar dengan ucapan yang barusan ia katakan. Valerie kemudian menampar pipinya sendiri dengan keras untuk menyadarkan apa yang baru saja ia pikirkan
Plakkk!...
"Apa yang kukatakan?! Tidak mungkin kan aku malah menyukai pria itu?!"
"Tidak! Tidak! Tidak! Valerie ayo sadar yang kamu cintai itu hanya Dion bukan Edgar! Tidak mungkin kamu mencintai Pria yang sudah merusak pernah merusak kebahagiaan mu! Ayo Valerie sadar!!!"
Namun semakin dirinya menolak pikiran nya malah semakin memutar semua perhatian yang selama ini Edgar berikan padanya.
Valerie saya bawakan makanan untuk anda...
Val, jangan pulang terlalu malam...
Saya jemput anda ya? Dimana anda sekarang?...
Val, pakai uang saya untuk beli apapun yang anda inginkan, saya tidak masalah kalaupun anda boros jika memakai uang saya...
Saya masakan untuk anda ya?...
Valerie anda istri saya, anda sudah menjadi tanggung jawab saya seumur hidup. Sudah tugas saya untuk selalu membahagiakan anda, karena itu tolong buka hati anda untuk saya...
"..."
Valerie benar-benar dibuat kalut dengan pikirannya sendiri. Dirinya bahkan mengabaikan air yang keluar dari keran air yang masih terbuka itu.
"Enggak...aku gak mungkin...mencintai nya..." Lirih Valerie. ia menolak untuk mencintai balik pria itu
To be continue~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments