Bab 6 Menjemput

"Dilihat dari beberapa film yang diproduseri oleh kakak, kakak selalu ikut tampil jadi peran figuran ya?" Tanya Valerie menyelidik

"Iyaa, karena cita-cita ku dari awal memang ingin jadi aktor, bukan produser" Jawab Kevin sembari mengaduk-aduk kopi Cappucino miliknya

Kini mereka berdua tengah berada di sebuah cafe yang berada tak begitu jauh dari kantor Kevin.

"Lagipula tidak masalah aku ikut andil juga, toh selagi tidak merusak skenario jalan ceritanya" sambung nya membela diri

"Yaahh, terserah kakak saja, dari dulu kakak memang lebih suka tersorot kamera dibandingkan bekerja di belakang layar" ujar Valerie sembari menyuap kue brownies itu kedalam mulut nya

"Oh iya, ngomong-ngomong kau masih berhubungan dengan Dion?" Tanya Kevin. Valerie pun langsung mengangguk pelan "iya, ah tapi tidak tahu juga...kami sudah tidak saling menghubungi setelah aku menikah"

Buupphh!...

Seketika Kevin langsung menyembur kan kopi yang baru saja ia seruput. Untung nya semburan itu sama sekali tak mengenai Valerie

"Hah?! Tadi kau ngomong apa? Menikah? Kapan? Sama siapa? Kok aku tidak diundang?!" Tuntut Kevin sembari mengelap mulutnya

"Baru seminggu lalu, aku memakai intimate wedding jadi memang hanya keluarga dan teman dekat ku saja yang hadir" jawabnya sembari menatap datar kearah Kevin

Kevin menatap bingung padanya seolah meminta penjelasan.

"cerita nya panjang kak, aku tidak bisa mengatakan nya karena itu privasi. Tapi intinya aku menikah dengan laki-laki yang saat ini menjadi suami ku bukan karena cinta, melainkan keterpaksaan" sambung nya jujur

"Siapa suami mu yang sekarang?" Tanya Kevin lagi

"Edgar Raka Frederick, dia juga merupakan salah satu pebisnis terbaik yang kedudukannya hampir setara dengan dady ku" jawab Valerie

"Oh! Aku tahu, aku tahu dia siapa!" Seru Kevin "Eh tunggu! Kalau dibandingkan dengan Dion, Edgar bukannya jauh lebih baik sebagai pasangan mu?" Sambung nya yang membuat Valerie langsung menatap tajam kearah nya

"Apa maksud kakak?!" Tanya nya dengan penuh penekanan

Seketika Kevin langsung terkesiap melihat tatapan Valerie yang begitu mengintimidasinya

"Kakak tidak tahu kalau Dion adalah laki-laki yang terbaik untuk ku! Aku mencintai nya dan dia juga mencintai ku!" Tegas Valerie. Dirinya tak terima jika kekasihnya dibandingkan dengan Edgar

"Baik kok malah tidur dengan banyak wanita" cicit Kevin namun tanpa sadar ternyata Valerie mendengar ucapan nya

"Tadi apa yang kakak katakan?" Tanya nya memastikan

Kevin seketika langsung terhenyak "hah?! Kau dengar?!"

"Tadi kakak bilang, Dion meniduri banyak...wanita?" Tanya Valerie dengan tatapan nanar

💔💔💔

Edgar yang saat itu pulang lebih cepat dari biasanya, berinisiatif untuk menjemput Valerie langsung dikantor mertuanya. Dirinya sengaja tidak memberitahu istrinya karena jika Valerie tahu ia akan menjemput nya yang ada wanita itu malah kabur duluan sebelum dirinya sampai.

Ia tidak tahu kenapa bisa sampai seperti ini, padahal dirinya juga bisa saja melakukan hal yang sama seperti yang Valerie lakukan padanya. Tapi entah kenapa hati kecil nya seolah selalu mengatakan jangan menyerah untuk mendapatkan wanita itu.

Untung nya jalan raya saat itu tidak begitu padat, Edgar dengan mudah melewati beberapa mobil dengan kecepatan tinggi agar bisa sampai lebih cepat untuk menjemput istrinya.

Sesampainya di perempatan jalan ia kemudian melambat laju mobilnya dan berhenti saat lampu lalu lintas dari arah nya sudah berubah berwarna merah.

"Tinggal 15 menit dari sini, kuharap dia masih ada disa-..." Dirinya yang saat itu tengah memperhatikan sekitaran langsung terdiam membisu melihat istrinya tengah mengobrol dengan seorang laki-laki di cafe yang berada tepat di seberang jalan yang tak jauh darinya

"Valerie?..."

To be continue~

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!