GALA DAN MELODY

Baju Gala kini basah gara-gara ulah Tika. semua orang yang ada disana membulatkan matanya termasuk Tika sendiri.

Tangan Tika yang memegang gelas kini gemetaran karena tatapan tajam Gala yang terlihat begitu mematikan.

"Ga-Gala gue gak sengaja. Yang mau gue siram tadi dia bukan Lo, tiba-tiba aja Lo ada disitu" kata Tika gugup sambil menunjuk Melody.

"Minta maaf sama Melody sekarang juga!" bentak Gala. Lelaki itu terlihat sangat marah.

"Tapi dia yang salah, dia merebut tempat duduk kita" balas Tika.

"Gue bilang minta maaf!" bentak Gala sekali lagi.

"Udah Tika minta maaf saja!" Niki menyenggol lengan Tika

"Tapi kan"

Belum sempat Tika menyelesaikan protesnya Gala sudah mulai menghitung " satu, dua, ti.." sebelum Gala mengucapkan angka tiga Clara segera berucap"Kami akan minta maaf sekarang juga" Clara memberi isyarat kepada Tika dan Niki untuk meminta maaf melalui matanya.

Niki dan Tika menghela napas berat. mau tidak mau mereka harus meminta maaf kalau saja Clara yang meminta mereka bisa saja membantah. tapi kalau Gala yang menyuruh mereka tidak berani membantah.

"Gue minta maaf" ucap Tika gadis itu kelihatan tidak ikhlas

"Gue juga minta maaf, sekali lagi maafin temen-temen Gue ya Melody" berbeda dengan teman-temannya Clara kelihatan begitu ikhlas. Tapi saat menyebut nama Melody dia kelihatan menekan suaranya.

"Kalau tidak ikhlas lebih baik gak usah minta maaf" Melody tau betul mereka bertiga tidak ikhlas meminta maaf.

"Kita ikhlas, iya kan Tika" elak Niki saat menyadari tatapan Gala semakin tajam.

"Iya-iya, ikhlas banget kok" sahut Tika.

"Kita juga tau kali mana yang ikhlas mana yang enggak " sahut Sisi sambil memutar bola matanya malas.

"Diem Lo!" bentak Tika

"Lo yang diam!" sentak Gala lelaki itu lalu mengambil jus alpukat yang isinya paling banyak dan menyiramkan ke Tika, Niki, dan Clara. Ketiga gadis itu langsung membulatkan matanya karena malu.

Ketiganya ingin marah. Tapi tidak mungkin dia memarahi sang pelaku

Clara mengusap wajahnya yang terasa lengket karena jus alpukat yang Gala siramkan kepadanya "Gala" gadis itu menatap nanar ke arah Gala "Kamu tega banget " ucapnya, " kita kan sudah minta maaf ke Melody"

"Kenapa? Mau di tambahin lagi? Yang segelas ini masih kurang?" tanya Gala dingin

Clara menggeleng pelan sambil menunduk rasa sesak di dadanya karena perlakuan Gala

"Pergi kalian kalau gak mau gue siram lagi. Kali ini bukan dengan minuman lagi tapi dengan kuah bakso," ancam Gala seperti biasa, pria itu tidak pernah main-main dengan ucapannya.

"Clara ayo!" Niki mengajak Clara untuk pergi.

Setelah Clara dan teman-temannya pergi Gala membalik tubuhnya menghadap ke Melody. Pria itu menatap Melody teduh. Tapi Melody tetap mengartikan itu tatapan tajam.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Gala.

Melody menggeleng pelan "Gue gak apa-apa "

Melody mengambil tisu diatas meja lalu mengelap wajah dan leher Gala dengan telaten. Gadis itu hanya ingin bertanggung jawab karena Gala seperti itu hanya karena ingin melindunginya.

Gala menelan ludahnya kasar itu membuat jakunnya naik turun.

Perlahan tangan Melody turun mengelap dada Gala. Meski dadanya dibalut kain, hal itu tetap memberikan efek yang luar biasa. mati-matian Gala menahan diri untuk tidak memeluk Melody.

"Kayanya baju Lo harus dibilas dulu dikamar mandi atau Lo punya baju ganti?" tanya Melody.

Rasanya Gala sangat senang, perhatian dari Melody memang luar biasa efeknya. Tanpa sadar pipi Gala kini memerah.

"Lo marah sama Gue" Melody mulai menundukkan kepalanya " Gue minta maaf"

Gala mengerutkan kening "Siapa yang marah?" tanya Gala.

"Itu pipi Lo merah karena Lo marah sama Gue?"

"Aku gak marah" ucap Gala lembut, yang membuat cewek-cewek yang mendengarnya memekik. Mereka baru mendengar Gala bicara selembut itu ketika bersama Melody.

"Serius?" tanya Melody masih tertunduk takut.

"Iya serius" jawab Gala

"Nanti baju Lo Gue cuciin deh, tapi beneran Lo jangan marah, ya!"

Sementara itu Aska memasuki kantin dengan terburu-buru diikuti oleh Dion dan Ares. Barusan ada yang memberitahunya kalau Melody bertengkar dengan Clara dan teman-temannya di kantin.

Sesampainya di kantin, Aska sudah tidak menemukan Clara. Dia hanya melihat Gala dengan baju yang kotor berdiri di depan Melody.

Mengabaikan Gala, Aska lebih memilih memikirkan Melody, Aska langsung memeluk Melody yang membuat seisi kantin menjadi heboh.

"Lo gak apa-apa?" tanya Aska khawatir. dia tau bagaimana jahatnya Clara dan teman-temannya makanya Aska khawatir.

Gala memalingkan wajahnya, dia tau Aska itu saudara kandung Melody tapi kenapa dia gak suka melihat Aska memeluk Melody.

"Aah.... Sepertinya Gue sudah gila, bisa-bisanya Gue mengklaimnya sebagai milikku, sedangkan dia takut setengah mati padaku " batin Gala.

Melody menggeleng ditengah pelukan Aska "Gue gak apa-apa, Lo gak usah lebay deh, Gue bisa jaga diri kok"

Aska melepaskan pelukannya dan menyentil pelan kening Melody "Gue gak lebay, tapi gue khawatir sama Lo" ucap Aska

Tiba-tiba Gala menyeka diantara percakapan adik Kakak itu

"Bisa gak kamu ikut ke kamar mandi" Ajakan Gala ke Melody membuat teman-temannya dan teman-teman Melody melongo.

"Ngapain Lo ngajak anak orang ke kamar mandi?"tanya Dion. Lelaki itu menatap Gala curiga.

Gala menatap Dion tajam "Diam!" ucapnya dingin dan tak terbantahkan.

.Dion meneguk ludahnya kasar, sebenarnya dia masih ingin nyerocos tapi takut sama Gala yang saat ini seperti singa.

Gala menatap Melody " Jadi bagaimana kamu bisa temani aku?"

"ngapain Lo ngajak Melody ke kamar mandi?" kali ini Aska yang bertanya. Jangan sampai sahabatnya itu berbuat yang macam-macam sama adiknya.

"Gue ngajak dia karena katanya dia mau tanggung jawab, soalnya baju gue basah karena dia"

Dion mengerucutkan bibirnya, kalau dia yang bertanya pasti Gala tidak mau jawab. Sedangkan kalau Aska yang bertanya dia pasti menjawabnya.

"Kalau bersikap ke Calon Kakak ipar memang beda ya?" sindir Dion. Namum, tak dihiraukan oleh Gala dan juga Aska.

Aska mengerutkan keningnya. Dia berpikir kalau Melody yang menumpahkan minuman ke baju Gala.

"Jadi Lo mau pake baju Melody lagi?" tanya Aska polos. dia kira Gala akan meminta baju Melody.

Gala menggeleng pelan "Katanya dia mau cuciin baju Gue"

"Oh" ucap Aska "Ya udah sana gih temenin di ke kamar mandi, Lo harus belajar bertanggung jawab!"

Melody mengerutkan keningnya "Dia memang akan mencuci baju Gala. Tapi gak dikampus juga. Disini mana ada sabun?"

Belum sempat Melody protes Gala sudah menarik pergelangan tangannya "Ayo" ajak Gala.

Mau tidak mau Melody mengikuti langkah Gala.

"Loh kita mau ke mana?" tanya Melody ketika menyadari langkah mereka bukan ke kamar mandi. Tapi ke ruang senat.

"Kok kita ke sini bukan ke kamar mandi?" tanya Melody lagi.

"Di dalam juga ada kamar mandi" ucap Gala saat dirinya mau membuka pintu ruang itu.

Sekarang dirinya tau kenapa Gala memilih kamar mandi di ruang itu, karena disitu pastinya lebih privat.

Begitu mereka berdua masuk ke ruang senat. Ternyata ada beberapa orang disana. Gala langsung menatap mereka datar.

"Keluar" titah Gala. Dan mereka langsung keluar tanpa Gala mengulangi lagi.

Begitu tersisa hanya mereka berdua. Gala langsung menutup pintu ruang itu dan Melody meneguk ludahnya kasar begitu hanya mereka berdua diruang itu dengan pintu terkunci.

"Kok dikunci kak?" Melody memberanikan diri untuk bertanya.

"Aku tidak suka kalau ada pengganggu" jawabnya langsung mendekatkan diri ke arah Melody.

"Bukain!" titahnya.

"Bukain apanya?" tanya Melody bingung.

"Bukain bajuku" ucap Gala enteng.

Melody membulatkan matanya terkejut "T-tapi Kak"

"Tidak ada tapi-tapian Melody. Katanya kamu mau tanggung jawab " sanggah Gala.

Melody meneguk ludahnya lagi sebelum tangannya terangkat dan membuka kancing kemejanya Gala satu persatu dengan gugup.

Gala tersenyum lebar sambil melihat Melody yang membuka kancing kemejanya. Rasanya Gala menang banyak hari ini.

"Sudah Kak" kata Melody begitu selesai membuka kancing kemejanya Gala.

"Belum lepas, lepasin dong!" titah Gala sambil merentangkan tangan.

Dalam hati Melody menggerutu kesal "ini orang beneran kejam. pasti dia mau ngerjain Gue"

Meski kesal Melody menuruti perintah Gala dengan perlahan dia melepaskan kemeja Gala seperti seorang istri yang tengah melepaskan baju suaminya.

"Sudah kak"

"Belum! Sekalian lepasin kaos aku juga dong. Lengket nih"

"Tapi Kak"

"Tidak ada tapi-tapian Melody atau kamu mau baju kamu yang aku buka" ancam Gala.

Melody menggeleng keras tentunya dia sangat takut dengan ancaman Gala

"Kalau tidak mau, makanya cepat bukain baju aku!" pinta Gala sebenarnya dia bisa saja membuka bajunya sendiri. Tapi, dia ingin dimanja oleh Melody.

"Iya-iya, aku bukain" ucap Melody kesal.

Gala tersenyum lebar, sepertinya sekarang dia tau bagaimana cara menaklukkan Melody

Melody menelan ludahnya kasar begitu tubuh Gala bagian atas yang polos dan tidak tertutup sehelai benang pun yang menutupinya.

Membuat otot-otot Gala tercetak begitu jelas. Perut kotak-kotak seolah menghipnotis Melody. Biasanya Melody melihat seperti itu hanya di drama korea. Tapi kali ini dia melihat secara langsung.

Rasanya ia ingin menyentuh dada bidang dan perut kotak-kotak milik Gala. Namun, ia tak memiliki keberanian untuk itu.

"Kenapa?" Gala melihat Melody menatap tubuhnya dengan intens. Gala tau gadis itu tengah terpesona dengan tubuhnya.

"Kamu mau menyentuhnya?"

Gala semakin mendekatkan diri ke arah Melody. Hal itu sontak membuat Melody memundurkan tubuhnya. Hingga punggungnya membentur tembok.

Melody semakin gugup ketika Gala mengungkungnya, tangan pria itu berada di sisi kepala Melody.

"Jangan digigit bibirnya, takut aku khilaf dan menggantikanmu menggigitnya" bisik Gala dengan suara serak. Pasalnya Melody begitu menggoda saat dia menggigit bibir bawahnya.

Melody langsung berhenti menggigil bibirnya. Namun, yang dilakukan Melody selanjutnya malah membuat Gala frustasi, dia menjilat bibirnya mungkin dia tidak sadar apa yang dilakukan itu membuat Gala tergoda untuk menciumnya.

Gala mengusap wajahnya kasar "Aku sudah memperingatkan mu Melody" ucapannya frustasi sebelum dia menempelkan bibirnya dengan bibir Melody.

Melody membulatkan matanya. Syaraf-syarafnya seakan berhenti berfungsi ketika Gala melumat bibirnya dan menuntunnya untuk membalas ciumannya.

Gala menarik tengkuk Melody untuk memperdalam ciumannya sebelum akhirnya dia memejamkan mata dan menikmati bibir Melody yang manis dan lembut.

Gala cukup kesal karena Melody tak kunjung membalas lumatannya. Perlahan Gala menggigit bibir bawah Melody yang membuat mulut gadis itu sedikit terbuka.

Kaki Melody terasa lemas begitu Gala menelusupkan lidahnya memasuki mulut Melody. Lidah lelaki itu membelit lidah Melody lalu mengabsen gigi Melody satu persatu.

Untungnya tangan kanan Gala menarik Melody dalam pelukannya sehingga tubuh Melody tidak merosot ke lantai sedangkan tangan Gala yang satunya masih setia bertengger di tengkuk Melody agar tak melepaskan ciumannya

Gala membuat Melody benar-benar gila, ini kali kedua pria itu mencuri ciumannya

Melody memejamkan mata seolah menikmati perlakuan Gala walaupun sebenarnya dari tadi ingin rasanya dia memukul dada Gala dan meloloskan diri.

Gala tersenyum begitu melihat Melody memejamkan mata. Ia jadi semangat melumat, menghisap, dan menggigit bibir Melody yang terasah begitu memabukkan.

Gala mengeratkan pelukannya sehingga tubuh mereka semakin menempel. Saat ini Gala merasakan detak jantung Melody yang terasa sangat cepat. Begitu pula sebaliknya Melody merasakan debaran jantung Gala.

Begitu dilihatnya Melody mulai kehabisan napas Gala melepaskan ciumannya tanpa melepaskan tubuh Melody. Dia membiarkan gadis itu menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.

"Kak Kenapa cium a..." belum selesai Melody bicara Gala kembali menyatukan bibir mereka. Rupanya Gala belum puas mencium bibir Melody.

Terpopuler

Comments

efvi ulyaniek

efvi ulyaniek

prasaan telat mulu si aska datangnya

2024-10-02

1

Moh Yasin

Moh Yasin

😍😍😍

2024-09-27

2

Durrotun Nasihah

Durrotun Nasihah

bagus kak ceritanya.../Drool//Drool//Drool/

2024-09-08

1

lihat semua
Episodes
1 Melody dan geng Aska
2 Hari pertama jadi mahasiswa
3 Tragedi di kantin
4 Melody pingsan
5 NUNGGUIN ASKA
6 DIBONCENGI GALA
7 BERTEMU RAYYAN
8 TRAGEDI DIPESTA KAMPUS
9 KAOS PINK MELODY
10 AKAL BULUS MELODY
11 KEJADIAN DI ROOFTOP KAMPUS
12 GARA-GARA MEJA
13 GALA DAN MELODY
14 MELODI
15 Melody dan Gala
16 GODAAN TEMAN SANG KAKAK
17 KETAHUAN PELUKAN
18 KETAHUAN CIUMAN
19 GALA JATUH DARI MOTOR
20 PULANG BARENG GALA
21 KAMU PACAR AKU
22 MELODY PINGSAN
23 JANGAN MENGGODAKU MELODY
24 JADI KITA PACARAN?
25 ASKA DAN AULIA
26 MELODY PLIN-PLAN
27 EMOSI GALA
28 INTEROGASI SAHABAT
29 MELODY VS CLARA
30 BUKTI BUAT CLARA
31 MAMA, PAPA PULANG
32 KEMARAHAN AULIA
33 KEPOLOSAN MELODY
34 KEDATANGAN ELANG
35 KECEMBURUAN GALA
36 ASKA DAN AULIA
37 PENGAKUAN MELODY
38 NASI GORENG
39 MASIH TRAGEDI NASI GORENG
40 MELODY KECEWA SAMA GALA
41 MASIH MARAH
42 DIKERJAI MELODY
43 CLARA KENA SKORS
44 AKAL-AKALAN ASKA
45 BAIKAN
46 PERJUANGAN ASKA
47 CLARA
48 MELODY GALA
49 kesedihan ASKA dan AULIA
50 PERTEMUAN KELUARGA
51 MALAKIN ASKA
52 TANGGAL PERNIKAHAN
53 ASKA, AULIA (SAH)
54 Elang vs Gala
55 MELODY MODUS
56 SISI DAN ARES
57 ELANG KETAHUAN
58 NIKAHI AKU
59 KEMARAHAN GALA
60 ARES DAN RINI
61 PERNIKAHAN
62 MALAM PERTAMA YANG GAGAL
63 BELUM BERHASIL
64 goooollllll....
65 CLARA
66 KOK LO ELANG
67 KEMBALI KE KAMPUS
68 JEPIT RAMBUT
69 POSESIF GALA
70 Anniversary
71 SEMAKIN PROTEKTIF
72 INDIRA
73 KANGEN
74 GARA - GARA KECOAK
75 INDIRA PINDAH
76 INDIRA DAN DION
77 MELODY CEMBURU
78 INDIRA DAN DION
79 NGIDAM
80 SISI DAN ARES
81 MEMINTA IJIN GALA
82 SIKAP ANEH MELODY
83 ARES MENYERAH
84 SIAPA GADIS ITU
85 SISI CEMBURU
86 APA BENAR ARES SUDAH MELUPAKAN SISI
87 GAGAL GARA-GARA DION
88 GALA PANIK
89 KECEBUR MEMBAWA CINTA
90 DION BERULAH
91 KARMA PLAYBOY
92 TRUTH OR DARE
93 DION DAN INDIRA
94 LAMARAN "ARES DAN SISI"
95 KEMBALI BERTEMU CLARA
96 HUKUMAN DARI ELANG
97 VIDEO CLARA
98 CEMBURU
Episodes

Updated 98 Episodes

1
Melody dan geng Aska
2
Hari pertama jadi mahasiswa
3
Tragedi di kantin
4
Melody pingsan
5
NUNGGUIN ASKA
6
DIBONCENGI GALA
7
BERTEMU RAYYAN
8
TRAGEDI DIPESTA KAMPUS
9
KAOS PINK MELODY
10
AKAL BULUS MELODY
11
KEJADIAN DI ROOFTOP KAMPUS
12
GARA-GARA MEJA
13
GALA DAN MELODY
14
MELODI
15
Melody dan Gala
16
GODAAN TEMAN SANG KAKAK
17
KETAHUAN PELUKAN
18
KETAHUAN CIUMAN
19
GALA JATUH DARI MOTOR
20
PULANG BARENG GALA
21
KAMU PACAR AKU
22
MELODY PINGSAN
23
JANGAN MENGGODAKU MELODY
24
JADI KITA PACARAN?
25
ASKA DAN AULIA
26
MELODY PLIN-PLAN
27
EMOSI GALA
28
INTEROGASI SAHABAT
29
MELODY VS CLARA
30
BUKTI BUAT CLARA
31
MAMA, PAPA PULANG
32
KEMARAHAN AULIA
33
KEPOLOSAN MELODY
34
KEDATANGAN ELANG
35
KECEMBURUAN GALA
36
ASKA DAN AULIA
37
PENGAKUAN MELODY
38
NASI GORENG
39
MASIH TRAGEDI NASI GORENG
40
MELODY KECEWA SAMA GALA
41
MASIH MARAH
42
DIKERJAI MELODY
43
CLARA KENA SKORS
44
AKAL-AKALAN ASKA
45
BAIKAN
46
PERJUANGAN ASKA
47
CLARA
48
MELODY GALA
49
kesedihan ASKA dan AULIA
50
PERTEMUAN KELUARGA
51
MALAKIN ASKA
52
TANGGAL PERNIKAHAN
53
ASKA, AULIA (SAH)
54
Elang vs Gala
55
MELODY MODUS
56
SISI DAN ARES
57
ELANG KETAHUAN
58
NIKAHI AKU
59
KEMARAHAN GALA
60
ARES DAN RINI
61
PERNIKAHAN
62
MALAM PERTAMA YANG GAGAL
63
BELUM BERHASIL
64
goooollllll....
65
CLARA
66
KOK LO ELANG
67
KEMBALI KE KAMPUS
68
JEPIT RAMBUT
69
POSESIF GALA
70
Anniversary
71
SEMAKIN PROTEKTIF
72
INDIRA
73
KANGEN
74
GARA - GARA KECOAK
75
INDIRA PINDAH
76
INDIRA DAN DION
77
MELODY CEMBURU
78
INDIRA DAN DION
79
NGIDAM
80
SISI DAN ARES
81
MEMINTA IJIN GALA
82
SIKAP ANEH MELODY
83
ARES MENYERAH
84
SIAPA GADIS ITU
85
SISI CEMBURU
86
APA BENAR ARES SUDAH MELUPAKAN SISI
87
GAGAL GARA-GARA DION
88
GALA PANIK
89
KECEBUR MEMBAWA CINTA
90
DION BERULAH
91
KARMA PLAYBOY
92
TRUTH OR DARE
93
DION DAN INDIRA
94
LAMARAN "ARES DAN SISI"
95
KEMBALI BERTEMU CLARA
96
HUKUMAN DARI ELANG
97
VIDEO CLARA
98
CEMBURU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!