Pasar

“Peringkat F... hanya bisa menjelajah lapisan pertama."

Saat meninggalkan Asosiasi Hunter, Ningrum terfokus pada kartu identitas Hunter yang baru dia dapatkan, sehingga dia tidak memperhatikan jalan di depannya.

Semua orang awalnya penasaran dengan peringkat yang Ningrum dapatkan, tetapi semua perhatian itu segera menghilang begitu mengetahui Ningrum hanyalah seorang Hunter peringkat terendah.

Banyak yang beranggapan jika gadis itu akan bernasib buruk karena telah membuat masalah dengan akademi Garuda, semua orang yang tidak ingin ikut mendapatkan masalah memiliki untuk tidak peduli.

Ketika perhatian semua orang tidak lagi tertuju pada Ningrum, tidak demikian dengan Sera. Ketua OSIS akademi Garuda masih memperhatikan Ningrum yang hendak meninggalkan asosiasi.

Tiba-tiba saja banyak Hunter masuk ke dalam asosiasi dengan tergesa-gesa, melihat keadaan tersebut Sera berpikir para Hunter itu akan menabrak Ningrum yang berada tepat di jalan mereka.

Tetapi Sera dibuat tercengang ketika melihat pergerakan Ningrum melewati kerumunan Hunter yang menerjangnya.

“Medis! Ada yang terluka di sini dan membutuhkan pertolongan darurat secepatnya!.” teriak salah satu Hunter yang baru datang.

Ternyata kelompok Hunter yang baru datang adalah anggota dari sebuah guild yang mengalami masalah saat melakukan perburuan, beberapa anggota Guild mengalami luka fatal yang membutuhkan pertolongan darurat.

Ketika semua perhatian tertuju pada anggota guild, Sera masih memperhatikan Ningrum dengan berbagai pertanyaan di kepalanya. Hingga akhir sosok gadis yang dia perhatikan akhirnya menghilang ditengah kerumunan Hunter.

***

Tanpa peduli dengan keadaan asosiasi yang tiba-tiba menjadi sangat ramai, Ningrum segera masuk kedalam hutan Gnalih.

Di dekat area pintu masuk hutan dia melihat banyak toko yang melakukan bisnis dengan para Hunter. Beberapa di antaranya adalah toko senjata, toko obat, toko reparasi dan juga toko tempat Hunter bisa menjual material monster.

Ada sangat banyak toko sehingga jalan menuju gerbang hutan Gnalih terlihat seperti pasar. Tetapi sayangnya keadaan toko-toko itu saat ini sangat menyedihkan dimana sebagian besar toko sudah tutup karena mengalami kebangkrutan.

“Tidak seramai seperti yang diiklankan.” ucap Ningrum saat membandingkan sebuah brosur iklan dengan keadaan di lapangan.

Brosur iklan tersebut berasal dari asosiasi Hunter yang mengiklankan pasar Hunter Gnalih, brosur yang dikeluarkan dua tahun lalu itu terlihat sangat berbeda dengan apa yang saat ini Ningrum lihat.

“Apa mereka mengalami kebangkrutan?.”

Karena merasa sedikit penasaran Ningrum akhirnya memilih untuk melakukan penyelidikan kecil-kecilan. Tetapi hanya dalam lima menit dia kehilangan minat karena semua rasa penasarannya telah terjawab.

Keadaan pasar yang menyedihkan terjadi karena ulah Asosiasi sendiri yang ingin menguasai pasar material monster. Itu terlihat jelas dari toko-toko yang masih bertahan kebanyakan adalah toko milik Asosiasi.

Semua berawal ketika peraturan baru mengenai undang-undang penjualan material monster diperketat. Peraturan tersebut melarang Hunter menjual material monster pada pedagang tanpa ‘Sertifikat’ yang membuat Asosiasi sangat diuntungkan.

“Ya meskipun peraturan itu katanya dibuat demi melindungi masyarakat. Tapi yang sebenarnya terjadi pihak pemerintah telah mendapatkan dana dalam jumlah besar dari pihak Asosiasi yang ingin memonopoli pasar.”

Ningrum menutup bukannya, dia telah sampai di depan pintu masuk hutan. Seperti sebelumnya, para Hunter yang melihat kedatangannya menatap Ningrum dengan tatapan sinis.

"Hutan saat ini sangat berbahaya karena kemunculan monster Beruang gila yang telah mengalahkan Guild Harimau Langit, itu membuat semua Hunter peringkat B dan lebih rendah memutuskan untuk kembali."

Para penjaga gerbang memperingati Ningrum tentang bahaya di dalam hutan, tetapi gadis itu hanya memberikan kartu identitas Hunter miliknya untuk diperiksa lalu segera pergi tanpa memikirkan semua nasehat bijaksana yang para penjaga itu katakan padanya.

“Sayang sekali, padahal dia terlihat agak cantik.”

“Ahaha, aku tidak mengira seleranya seperti itu.”

“Benar, gadis nerd.”

Beberapa Hunter membicarakan Ningrum yang telah memasuki hutan. Pembicara kotor yang membuat otak mereka mulai terkontaminasi, hingga para Hunter itu memutuskan mengikuti Ningrum masuk kedalam hutan yang dipenuhi oleh monster.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!