Seperti biasa, Xero berada di ruang kerjanya. Dia banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya. Saat Naina berangkat pergi dengan kereta kerajaan, Xero berpura-pura tidak memperhatikan dan menuruti permintaan Naina seperti yang selalu dia lakukan. Mengamatinya lewat jendela ruang kerjanya. Dia hanya memastikan jumlah ksatria yang akan mengawal istrinya lebih dari cukup untuk menjamin keselamatannya. Berkat itu citra ratu masih dipertahankan, setidaknya dia diperlakukan layak saat bepergian.
"Aku tidak bisa berhenti memikirkannya, kuharap tidak terjadi apa-apa…" Entah bagaimana pikirannya berkecamuk tidak menentu. Sorot matanya terus memperhatikan derak langkah kudaaa yang semakin menjauh. Tangannya berpegangan pada kaca tembus pandang tersebut. Saat bayangan kereta tersebut benar benar hilang, Xero memejamkan matanya.
Xero menarik napas dalam-dalam, berpikir untuk memanggil bendahara untuk menyiapkan teh untuk menenangkan pikirannya. Bendahara datang ke kantor pada waktu yang tepat dan menyerahkan sesuatu pada Xero di atas nampan. Itu adalah dokumen yang sudah dia tunggu tunggu.
Setelah menerima laporan dari subjeknya di ruang audiensi di pagi hari, Xero diam-diam menghitung dokumen yang menumpuk di meja kantornya. Seperti biasa, dengan menjernihkan pikiran, mengosongkan kepala, dan membenamkan diri dalam pekerjaan, ia dapat menghilangkan rasa lelah akibat insomnia yang ia alami. Menyibukkan diri adalah pelariannya selama ini.
Tak lama setelah itu Calista mengumumkan kedatangannya. Dia memakai gaun berwarna merah pekat yang kontras cocok sekali dengan kulitnya. Senyumnya manis menyambut Xero. Langkah kakinya terdengar karena haknya terus bergesekan dengan lantai.
Xero tersenyum balik menyambutnya. Mungkin pekerjaannya memang harus ditunda.
Sejak Naina bergi, hampir setiap waktu Calista mencuri waktu Xero meskipun Xero sangat sibuk dengan banyaknya agenda negara yang tertunda. Tapi nampaknya Calista tidak mau dikesampingkan sehingga hal itu cukup menganggu Xero . Hari terus berlalu.
Dan akhirnya dua bulan cepat berlalu begitu saja tanpa ada yang istimewa. Setidaknya itu yang terlihat di permukaan.
Tinggal sebulan lagi Naina akan kembali. Xero terus menghitung hari demi hari, merasa bahwa hari hari cepat berlalu juga sangat lama.
Dua bulan telah berlalu sejak Naina berangkat dari istana kerajaan. Sampai saat itu tiba, dia akan kembali ke istana kerajaan dalam waktu paling lama dua bulan, jadi dia entah bagaimana mampu menahannya. Namun, memikirkan stres yang terus berlanjut selama satu bulan lagi membuatnya tidak bisa duduk diam. Desahan berat keluar.
"Aku ingin segera bertemu denganmu. Aku ingin tahu apa yang kamu lakukan hari ini."
Ketika Xero mendengar dari Naina tentang kepulangannya ke rumah, anehnya dia merasa bersemangat karena suatu alasan. Saat itu Naina tersenyum seperti biasa, namun matanya tidak. Xero memperhatikan itu semua. Ekspresi Naina hanya bisa dihitung jari, hampir setiap hari suram, anehnya dia selalu tersenyum menghadapi banyak hal. Tapi saat dia berpamitan, dia sama sekali nampak sangat putus asa. Matanya terus layu karena tinggal di istana ini. Xero tahu hal itu .
Itu tidak seperti biasanya baginya. Naina akan selalu tersenyum menyambutnya, dia sangat tenang dan tidak banyak protes ataupun menuntut. Benar adanya dia berasal dari keluarga bangsawan yang biasa saja, tapi Naina adalah orang yang sangat sabar, di luar ekspektasinya. Tindak tanduknya dalam menghadapi hinaan dan celana bangsawan dengan berdiam diri tanpa melawan juga membuat lawannya kesal sendiri. Xero tersenyum, itu semua karena dia terus memikirkan Naina.
Xero tersadar setelah Bendahara memanggilnya, "Yang Mulia, ada surat dari Ratu."
"...?"
Xero bergegas mengambil surat tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments
Ayu Dani
cih dasar menjijikan giliran istrinya udah ilfil mlah dia yg senyum senyum kaya orang gila gue sih setuju mending cerai dan tinggalin saja suami gila kya itu mah
2024-11-06
2
Sulati Cus
smg surat cerai
2024-08-31
3
Nna_
Ya ampun di gntung lgi/Sob/ please please please doble uppppppppp
2024-08-20
0