mulai nyaman

" Ah tu,,, an! maaf aku lupa! apakah sangat sakit? aku panggilkan dokter dulu ya? " kata salsa benar-benar panik, wajahnya juga menampakkan kalau dia akan menangis.

Brian memegangi tangan salsa " tidak usah! aku tidak apa-apa! duduklah di sini! " kata brian menepuk pinggiran kasur di sampingnya.

Salsa mulai menangis , " hmm! " brian masih memaksa salsa.pelan-pelan salsa duduk di samping brian.gadis itu masih mengamati luka di perut brian yang tadi terkena pukulan tangannya.

Dengan deraian air mata salsa mengulurkan tangannya ." lukamu berdarah lagi!, biar aku panggilkan dokter duluuu! " kata salsa dengan menyentuh pelan luka yang di tutup perban itu.

Satu tangan brian membelai pipi salsa kemudian mengusap air matanya " apa kamu sedang mencemaskanku? " tanya brian.

Salsa melihat ke wajahnya brian yang penuh luka gores, namun tetap tampan " tentu! kamu adalah tuanku! " jawab salsa.

" Benarkah? " tanya brian memastikan.

" Memangnya menurutmu karena apa? " jawab salsa sedikit meninggikan suara.

" Mungkin saja kamu mulai menyukaiku! "

Salsa diam dari aktivitas membelai luka brian. dia tak bisa menjawab karena dia tidak tahu pasti, apa itu menyukai dalam arti cinta. atau dia hanya sekedar mengagumi apakah karena merasa nyaman dengan brian. sungguh salsa tidak tahu itu.

" Kenapa diam? " tanya brian.

" Aku sendiri tidak tahu! "

" Tidak tahu apa? "

Salsa melihat brian dengan tatapan penuh, lalu memegangi tangan brian yang di pipinya. dan kemudian diturunkan ke pangkuannya, salsa beralih melihat tangan brian yang dia genggam dengan kedua tangannya.

" Hiks,,, hiks,, " salsa menangis, dia sungguh tidak tega melihat brian yang seperti ini. tapi apalah dia dan siapa dia? salsa sadar itu.

Melihat salsa menangis, brian mencoba untuk duduk. salsa yang melihat terus kaget dan mencoba membantu brian. " kenapa tuan duduk! kata dokter anda tak boleh bergerak dulu,! " omel salsa sambil menangis.

Brian tersenyum melihat salsa. " kenapa kamu menangis? "

Salsa melihat ke brian kemudian dia kembali duduk "aku hanya ingin menangis saja! " jawab salsa sekenanya.

" Apa alasannya kamu menangis? memangnya kamu sedang memikirkan apa? "

" Apa orang menangis butuh alasan! "

" Memang ada orang menangis tanpa alasan? " tanya brian sambil melengkungkan bibirnya.

Salsa sangat kesal saat ini , karena dia merasa kalau brian sedang menggodanya sekarang. "ada!" . jawab salsa ketus.

" Kamu kan? " jawab brian sambil mengintip wajah salsa yang di tekuk.

" Ihh,,,,! " marah salsa dengan tangan yang sudah terangkat hendak memukul brian.

" Pukul lah! kenapa menggantung , tak diteruskan!" kata brian yang melihat tangan salsa tak jadi memukulnya. dan hanya berhenti ke atas.

Salsa menatap brian dengan wajah yang sangat kesal "apa semua pelayan di sini tahu anda yang sesungguhnya? " tanya salsa.

" Memangnya aku seperti apa? "

" Seperti perempuan! "

" Aku! " tunjuk brian pada dirinya sendiri.

" Iya! "

" Kenapa aku seperti perempuan? "

" CE RE WET! " jawab salsa, brian tersenyum, dia tak bisa mengelak dengan tuduhan salsa saat ini. karena dia sendiri sudah mulai suka bicara hanya karena salsa.

Salsa kemudian pergi ke kamar mandi, setelah kembali dia masih melihat brian yang duduk di ranjang.

" Apa anda mau ke kamar mandi.? " tanya salsa pada brian. karena brian sama sekali belum ke kamar kecil sejak pulang.

" Bisa bantu aku! " goda brian.

Salsa mendekat. " ayo! " salsa mencoba membantu memapah brian.

" Eegghhh,,, ! " salsa mengejan karena mengerahkan semua kekuatannya untuk mengangkat tubuh gagah brian agar berdiri. brian yang melihat hanya tersenyum " anda sangat berat ternyata! "kata salsa.

" Coba lagi! " goda brian.

" Eeghh ! " salsa masih mencoba " hah,,, hah,,, " salsa ngos-ngosan " saya menyerah! saya panggilkan penjaga dulu kalau begitu! " salsa benar-benar menyerah. brian menggelengkan kepala sambil tersenyum melihat salsa yang berjalan ke arah pintu.

Ketika salsa akan memanggil penjaga, brian sudah berjalan ke kamar mandi. setelah itu salsa kembali masuk membawa seorang penjaga yang bertubuh tegap, tapi setelah sampai ke dalam, dia tak melihat brian.

" Tuan,, tuannn! " teriak salsa mencari keberadaan tuannya. sang penjaga hanya berdiri tegap sambil mengamati salsa yang kesana kemari.

Setelah lama mencari , salsa mendengar suara gemercik air, kemudian dia menempelkan telinganya ke daun pintu kamar mandi.

" Apa dia tadi merangkak atau ngesot! " monolog salsa.

" Tuan apa tuan butuh bantuan! " tanya salsa dari luar kamar mandi. brian yang mendengar tersenyum tipis.

Tak lama setelah itu brian keluar kamar mandi. salsa sudah ancang-ancang menatap ke arah bawah karena mengira kalau brian akan merangkak.

' Cekklek.....

Pintu terbuka. salsa hanya melihat kaki. kemudian dia mendongak menatap wajah brian. brian semakin menatap wajah heran salsa. " ada apa? " tanya brian.

" Tuan jalan sendiri? " tanya salsa tidak yakin.

" Hmm! " jawab brian, kemudian dia memberi isyarat pada penjaga tadi untuk keluar, penjaga itupun langsung keluar.

" Heh,,, heh,,,! " panggil salsa yang melihat penjaga itu hendak keluar. " bantu dulu! " kata salsa. tapi brian kembali memberi isyarat agar penjaga itu keluar . penjaga itu membungkuk sedikit tanda hormat kemudian keluar.

" KAMU! " marah salsa pada penjaga itu yang tetap melangkah pergi .

Brian berjalan ke ranjangnya lagi, salsa yang melihat hanya mengamati brian "apa anda tidak merasakan sakit? " heran salsa.

Brian melihat salsa lagi. salsa langsung berjalan cepat mendahului brian, dia mengamati ekspresi wajah brian .salsa semakin heran karena brian seakan biasa saja, bahkan tanpa meringis sama sekali.

" Apa aku tampan? " tanya brian yang sedang di amati salsa saat ini.

Salsa nyengir mendengar brian yang sangat percaya diri menurutnya itu. " sangat tampan! " jawab salsa sambil menggeleng tak percaya.

Setelah itu brian makan dan di suapin oleh salsa, "tuan!"

" Hmm! "

" Apa orang tua anda tidak ikut bersama tuan di rumah besar ini? " tanya salsa, karena dia tak melihat orang tua brian datang, padahal dia sedang sakit parah.

Brian yang mendengar orang tuanya di sebut, dia langsung berhenti mengunyah. " dia tidak di sini! " jawab brian sekenanya.

" Apa dia di luar negri! " tanya salsa lagi.

" Hmm! " jawab brian. salsa mengangguk seakan mengerti.

" Tapi anda masih enak! anda sangat kaya dan di hormati, jadi walau tanpa orang tua, masih banyak yang menjagamu! " salsa masih terus bicara.

" Hmm! " jawab brian sambil mengamati salsa yang berceloteh.

" Aku juga pernah sakit, tak ada yang mau merawatku, sejak ibu meninggal,aku langsung pergi ke rumah papaku ,tapi ternyata papa tak bisa menerimaku dengan baik. dia lebih sayang sama saudari tiriku , dia selalu mengabaikan aku , dan selalu membedakan kami. ! " salsa mulai bercerita, dan brian hanya mendengarkan.

" Apa kamu dulu ikut mamamu? " tanya brian yang mulai tertarik dengan cerita hidup salsa.

" Iyya,,,? mama dan papaku berpisah sedari aku kecil, mungkin sebenarnya mereka masih mencintai,tapi mereka tak mau hidup bersama . katanya mama! papa tidak mau berurusan dengan kakekku! "

" Memangnya kenapa dengan kakekmu? "

Salsa menggeleng tapi tangannya tetap fokus menyuapi brian. " aku juga tidak tahu! mama juga tak pernah menceritakan alasan pastinya.akupun tidak pernah tahu seperti apa kakekku. ! " kata salsa menjelaskan.

" Berapa lama kamu ikut papamu? "

" Baru sekitar 5bulanan ! "

" Sudah! " brian menolak suapan salsa, karena dia sudah kenyang .

" Minumlah obatmu dulu.! " kata salsa sambil memberikan segelas air putih. brian langsung meminum tanpa protes .

Selang dua jam setelah makan, brian merasakan kantuk yang teramat. " salsa! " panggil brian.

Salsa yang baru merapikan pakaian di walk in closed. langsung menghampiri brian. " ada apa tuan ? "

" Temani aku tidur! " kata brian.

Salsa yang sepertinya terbiasa dengan kebiasaan brian dia langsung naik ke ranjang. kemudian brian memeluk tubuh salsa seperti biasa.

" Kenapa tuan kalau mau tidur harus menyuruhku menemani, dan ini? pasti memeluk! " kata salsa sambil memukul pelan tangan brian.

" Agar tidurku nyenyak! "

" Apa tuan sering seperti ini ketika akan tidur? "

" Tidak! " .

" Kenapa denganku selalu seperti ini! "

" Karena aku ingin! " jawab brian sekenanya. tapi entah mengapa brian selalu tidur nyenyak jika memeluk salsa dulu.

Lama tak ada lagi yang bersuara." tapi aku takut tuan! " kata salsa yang terdengar lirih. brian yang hampir memejam kembali membuka matanya. lalu menunduk menatap salsa.

" Takut apa.? " tanya brian masih fokus menatap salsa.

" Karena kamu banyak musuh! kata orang yang menculikku! " salsa menjeda ucapannya. kemudian dia meremas kuat kaos brian.

Brian mulai menatap salsa dengan tatapan penuh. " apa katanya! " tanya brian mulai dingin.

" Katanya! " salsa kembali menjeda , dia benar-benar takut sekarang.

Brian langsung duduk melihat salsa yang sepertinya sangat ketakutan " katakan dan ceritakan semua! " kata brian dengan aura singanya.

Terpopuler

Comments

fatika

fatika

Terima kasih untuk semua yang sudah membaca cerita ,,, 😘🥰

2024-12-28

0

ayli

ayli

bukannya sedih malah ketawa 🤣🤣🤣

2024-08-28

3

lihat semua
Episodes
1 pertemuan
2 datang
3 bertemu kembali
4 takut
5 menolong
6 panggilan
7 melihat
8 luka
9 sakit
10 siksa
11 di culik
12 murka
13 pelampiasan
14 lupa marah
15 mulai nyaman
16 lebih dekat
17 meminta sekarang
18 menikah
19 khawatir
20 sudah tua
21 akhirnya
22 pergi
23 benar-benar takut
24 menyesal
25 putus asa
26 hilang
27 kenyataan
28 terluka
29 kecewa
30 panik
31 kembali hilang
32 kembali terluka
33 trauma
34 hancur
35 kembali manja
36 ternyata
37 21+ pemanasan
38 lanjut 21+
39 sakit
40 cemburu
41 di bohongi
42 mual
43 mafia
44 sebuah cerita
45 KEHILANGAN
46 ternyata tahu
47 salah paham
48 balas dendam
49 tumbang
50 kedua kalinya
51 maaf
52 kakek
53 kaget
54 membujuk
55 rindu
56 merajuk
57 surat
58 dia ayahmu
59 pergi tanpa pesan
60 aku bukan yuma
61 mencari tahu
62 kembalilah
63 begitu menginginkan
64 kabar baik
65 bunuh diri
66 ketakutanku
67 saudara kandung
68 kebenaran yang pahit
69 tidak sanggup
70 pingsan
71 kami sedarah
72 tidak mampu
73 tewas
74 di culik
75 berulang
76 antara senang dan sedih
77 papa salsa
78 mencari tahu
79 bukan anak papa
80 manjakan padaku
81 aku mencintaimu
82 ayah kandung
83 masa lalu
84 apa yang terjadi
85 mulai menerima
86 lupa
87 ayah
88 bermain sampai puas
89 gendut
90 kembali mencari tahu
91 siapa ayahmu
92 menenangkan
93 kembali perang
94 permainan
95 sangat malu
96 mesum
97 paha mulus
98 cemas
99 kembali mencari tahu
100 hasutan
101 benar-benar benci
102 lapang dada
103 happy ending
Episodes

Updated 103 Episodes

1
pertemuan
2
datang
3
bertemu kembali
4
takut
5
menolong
6
panggilan
7
melihat
8
luka
9
sakit
10
siksa
11
di culik
12
murka
13
pelampiasan
14
lupa marah
15
mulai nyaman
16
lebih dekat
17
meminta sekarang
18
menikah
19
khawatir
20
sudah tua
21
akhirnya
22
pergi
23
benar-benar takut
24
menyesal
25
putus asa
26
hilang
27
kenyataan
28
terluka
29
kecewa
30
panik
31
kembali hilang
32
kembali terluka
33
trauma
34
hancur
35
kembali manja
36
ternyata
37
21+ pemanasan
38
lanjut 21+
39
sakit
40
cemburu
41
di bohongi
42
mual
43
mafia
44
sebuah cerita
45
KEHILANGAN
46
ternyata tahu
47
salah paham
48
balas dendam
49
tumbang
50
kedua kalinya
51
maaf
52
kakek
53
kaget
54
membujuk
55
rindu
56
merajuk
57
surat
58
dia ayahmu
59
pergi tanpa pesan
60
aku bukan yuma
61
mencari tahu
62
kembalilah
63
begitu menginginkan
64
kabar baik
65
bunuh diri
66
ketakutanku
67
saudara kandung
68
kebenaran yang pahit
69
tidak sanggup
70
pingsan
71
kami sedarah
72
tidak mampu
73
tewas
74
di culik
75
berulang
76
antara senang dan sedih
77
papa salsa
78
mencari tahu
79
bukan anak papa
80
manjakan padaku
81
aku mencintaimu
82
ayah kandung
83
masa lalu
84
apa yang terjadi
85
mulai menerima
86
lupa
87
ayah
88
bermain sampai puas
89
gendut
90
kembali mencari tahu
91
siapa ayahmu
92
menenangkan
93
kembali perang
94
permainan
95
sangat malu
96
mesum
97
paha mulus
98
cemas
99
kembali mencari tahu
100
hasutan
101
benar-benar benci
102
lapang dada
103
happy ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!