𝑯𝒂𝒑𝒑𝒚 𝒓𝒆𝒂𝒅𝒊𝒏𝒈 !!
...----------------...
Seravina salah satu Maid yang di percaya menjaga si bungsu di keluarga Digantara.
Baru sebulan ia bekerja mulai memahami sifat keluarga Digantara oteriter, disiplin, tegas, dan bahkan sikap mereka semua terkesan dingin, kaku, cuek, kejam dan terakhir bisa di bilang gila dalam bekerja. Bahkan pernah seminggu mereka
tidak pulang ke rumah. untuk si mungil di hadapnnya ini, gadis kecil yang terbuang di tengah Keluarga yang terlihat begitu tidak meginginkannya bahkan namaya hanya Anya Quinzy tanpa
di beri marga di belakang namanya.
Lihatlah jejak Liquid bening itu membasahi pipi gembulnya, hidungnya yang memerah dengan bibir kecil yang tengah asik memakan coklat manis pemberiannya.
Satu kata "gemas", ia bersyukur bisa menenangkan nona mudanya.
Tangisan Anya membuat hatinya tersayat begitu pilu entah apa yang membuat si mungil menangis seperti tadi.
Sedangkan si mungil menahan rasa kantuk, lelah menangis membuat matanya memberat ingin segera tertidur tapi lain dengan yang terus memakan coklat di tangannya ini.
Sementara Seravina tertawa lucu, mengangkat tubuh mungil Anya gendongannya mencium gemas pipi itu"kita tidur dulu sayang, nanti lanjut makan coklatnya"
Tentunya mendapat penolakan dari si mungil dengan gelengan kecilnya tapi lihatlah matanya yang sudah menutup"nou...." membuat Seravina ingin melahap wajah imutnya itu.
Coklat yang di pegang si mungil jatuh dari tangannya, Seravina membiarkan nantipun jika nonanya mau ia bisa
membelinya lagi.
"mimpi indah sayang~"ketika Anya terusik di gendongannya.
...----------------...
Pintu gerbang terbuka lebar ketika mobil berjenis BMW 521i memasuki halaman Mansion.
Bodyguard yang tengah berjaga langsung sigap menghampiri membuka pintu mobil, meski memiliki rasa takut jika melakukan kesalahan sedikit saja.
Keluar dari sosok yang mereka takuti kini sudah ada di depan mata.
Netra hitamnya menatap tajam setiap bodyguard, memastikan tak ada satupun penyusup masuk dalam wilayahnya.
Agasta Reynad Digantara 43 thn.
Dialah kepala keluarga Digantara, memasuki usianya kepala empat tidak melunturka karismanya sebagai seorang pemimpin Mafia.
Di samping itu ia juga seorang pengusaha sukses, bahkan namanya peringkat teratas dalam hal kekayaan.
Semua bodyguard hormat ketika Agasta memasuki Mansion, suasana hening semakin mencekam ketika suara langkah kakinya menggema membuat siapapun yang mendegarnya merinding.
"laporkan mengenai cabang perusahaan di kota Z Selama saya tidak mengawasinya" suara dingin mulai terdengar.
Sedikit mempercepat langkah kakinya mencoba menyeimbangkan diri dengan langkah Tuannya" Semua laporan yang masuk aman tidak ada kendala--"
Tersenyum menyeringai" Termasuk para karyawan yang korupsi?" potongnya, sedangkan tangan kanannya mengagguk kaku" Korupsi, tidak Tuan"ucapnya yakin.
"hmm, kau bisa kembali, Aku ingin beristirahat"
"baik Tuan"
Hanya tikus bodoh yang ingin bermain main dengan pria itu kekusaannya di dunia gelap bahkan sudah ia pegang sepnuhnya.
Berpikirlah dua kali jika ingin menghianatinya.
"berbahagialah sayang lupakan masalalumu bangunlah raih kebahagianmu sebagai Anya Quinzy.
...----------------...
Sebelum suara suara lain memasuki pendengarannya.
"Tuan biarkan saya pindahkan nona terlebih dulu. Maaf ini kesalahan saya, Nona tidak ingin di kamarnya dan sempat menangis....."
"Baiklah biarkan selagi dia tidak menggangguku, aku sudah cukup lelah saat ini pergilah"
Melihat kepergian Maid dari hadapannya dengan wajah
memucat membuatnya berdecih sinis.
menatap seonggok buntalan kecil tepat di tempat tidurnya yang bernuasa gelap.
Memperhatikan setiap detail wajah yang terpahat dalam
wajah makhluk kecil itu, yang tak lain putrinya sendiri. Langkahnya mendekat, hingga duduk di pinggir kasur, begitu mungil pikirnya.
Bulu matanya begitu lentik, hidung mancung sama
sepertinya, bibirnya yang kecil mengingatkan pada mendiang sang istri.
Si mungil terlihat terganggu dari tidurnya, tangannya mengepal atau mungkin bermimipi tak lama bibir mungilnya bergerak seperti sedang mengunyah, membuat pria berwajah dingin itu menatap lamat Makhluk kecil di hadapannya ini.
Entahlah ia seperti tersihir untuk sejenak sebelum rasa benci
mengusainya kembali mengalihkan pandangannya dengan rahang mengeras.
Andai saja istrinya mau menggugurkan bayi dalam kandungannya pasti saat ini ia bahagia ketiga putranya.
Sedangkan si mungil mulai terbagun dari tidurnya mata
bulatnya mengerjap beberapa kali, sebelum pandangannya memusat pada orang di sampingnya bertepatan saat netra gelap itu kembali memusatkan tatapannya pada si mungil.
Anya hanya menatap polos pria di hadapannya penuh raut wajah Agasta hanya melihatnya dengan wajah datar tanpa ekpresi entah apa yang di pikirkannya saat ini.
Tangan mungilnya menurunkan selimut dari badannya, ia tau sosok di hadapannya ini sama seperti sang Ayah.
Bibirnya bergetar dengan mata berkaca kaca dan hal itu tak luput dari pandangan Agasta" aaf yayah~" panggilnya mengalun begitu menggemaskan di telinga Agasta.
Buru buru si mungil tertatih tatih mencoba turun dari kasur pria dingin itu sebelum amarahnya meledak sama seperti sang Ayah dulu.
Tak peduli dengan tempatnya akan berpijak begitu jauh, karena kasur Agasta menggunakan ranjang membuatnya mau tak mau mengerahkan usahanya.
berusaha untuk turun dari kasurnya.
Agasta menarik sudut bibirnya ketika badan mungil itu
Meskipun ada yang membuatnya aneh tatapan mata dengan liqiuid tidak seperti biasa menyambutnya jika pulang dengan rengekan.
Entah mengapa sesutu dalam dirinya sedikit terusik.
Aidan Caesar Dirgantara 17 tahun.
"jangan buat ulah bokap gue udah pulang" Geramnya.
Sementara temanya hanya menyengir" uh bukannya bilang dari awal tau gini gue gak jadi main" ujarnya merinding.
Sementara yang lain memutar bola matanya malas.
Terutama pria di samping perusuh.
Xavier Agasta Dirgantara 21 tahun.
...----------------...
Kemarin niat up, malah ketiduran
Belum bisa doble up karena? Buat prolog Anya day ngedadak waktu di draf, Day ubah Alurnya juga.
Tentang isi novel mungkin di chapter selanjutnya akan di bahas.
150 vote + spam nexnya 100 target lanjut.
127
Votenya
See you next time
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments
next
2024-07-02
0
next
2024-07-02
0
next
2024-07-02
0