BAB 2 : ANYA

𝑯𝒂𝒑𝒑𝒚 𝒓𝒆𝒂𝒅𝒊𝒏𝒈 !!

...----------------...

Tatapan yang biasa tajam itu terlihat gemetar, mendengar penuturan sopir yang biasa mengantar gadis kecil itu pulang, pergi sekolah.

"Nona hanya ingin mengantar flasdis yang tak sengaja anda tinggalkan tuan"

"Nona juga melewatkan makan siangnya, demi mengantarkan fladis itu agar sampai dengan aman di tangan anda"

"saya takut lambungnya kambuh, apa lagi cuaca di luar sedang hujan

Gadis kecil yang ia anggap sial tidak berniat mengacau acaranya, justru sebalik ia ingin menyelamatkan martabat dari mohonan orang yang tengah menghadiri pestanya saat ini.

Kepalanya menggeleng panik dengan mata memerah, ia meniggalkan tubuh kecil itu sendirian di jalan yang cukup sepi hanya untuk melanjutkan acara ulang tahunnya ini.

Tak ingin membuang waktu lebih lama lagi kakinya yang terasa berat berlari keluar Aula, ia tak peduli apa yang di pikirkan orang orang yang hadir di pestanya saat ini.

Jantungnya berdetak hebat ketakutan mulai melanda pikirannya, sudah lama ia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini, terakhir kalinya ketika istrinya meninggal dunia.

Matanya menggelap, dengan rasa dingin membasahi seluruh tubuhnya. Hanya suara hujan yang terakhir ia dengar membuatnya terbuai ke alam mimpi, taklama sebelum sayup sayup ia mendegar suara seseorang

" Bangun... bangun.... bangunlah!" merasa terganggu tepat mata bulatnya terbuka. Pria asing itu langsung menarik tangannya dari wajah si mungil." Apa yang kau lakukan tadi hah!"teriaknya marah."kau pikir dengan menyelamatkan kucingku, bisa menebus kesalahanmu dasar bodoh" sementara Meyra menatap bingung sosok asing yang tengah memarahinya.

"kau hampir membuatku dalam masalah" ucapnya kembali.

Mata bulatnya berkedip polos tak mengerti Apa yang di maksud dari pria itu. la tidak mengenal sosok yang ada di hadapannya ini.

...----------------...

"pergilah sebelum amarahku memuncak!"Meyra mengangguk cepat karena rasa takut, bangun dari posisinya dengan baju yang basah.

la tak mengerti dengan apa yang terjadi dan linglung menatap sekitarnya. Tempat yang sama sekali belum pernah ia lihat rumah yang besar dan juga banyak tanaman bunga di sekitarnya.

Melihat kebingungan di wajah si mungil membuat pria itu jengkel" kau tak mendengar apa yang ku katakan, mulai membayangkan?" ucapnya dingin.

Meyra dengan wajah polos, yang mulai memucat menggeleng tiba tiba kepala terasa pusing, tapi ia tak ingin seseorang berwajah dingin di hadapannya kembali marah"aaf Mbang"dengan suara mencicit kemudian segera berlari menjauh dengan langkah kecilnya.

Badannya bergetar dingin dengan ingatan ingatan yang tiba tiba masuk di kepalanya.

menatap kaki kecil itu berlari menjauh membuat hatinya tersentil rasa bersalah. terlihat sekali tatapan polos bingung dan takut menjadi satu di wajahnya yang memucat.

Laki laki berusia 24 tahun dengan garis rahang tegas, halus

lancip memiliki tatapan mata yang tajam.

Alaska Damian Digantara

Mengelap kucing hitam yang basah kuyup di pelukannya, gadis kecil yang sangat ia benci itu menyelamatkan kucing miliknya yang tenggelam. Beruntung ia datang di waktu yang tepat jika tidak sudah pasti gadis kecil itu mati tenggelam.

...----------------...

"selalu saja membuat masalah"ucapnya meninggalkan tempat.

Maid, mengganti pakaian Meyra yang basah dengan wajah khawatirnya. Tak lupa memberikan minyak telon di tubuh mungilnya." sayang lain kali jika bermain jangan jauh jauh. bibi mencari mu tadi" beruntung Seravina menemukan nonanya di belakang Mansion.

Meyra hanya mengangguk ia masih bingung sebenarnya apa yang terjadi. wajah yang di pantulkan di cermin bukan miliknya tapi milik dari figuran sampingan yang pernah ia baca.

Anya Quenzy 4 thn.

"jangan bermain lagi air ya, sayang? nanti Anya bisa sakit" mengusap surai Anya dan membubukan bertubi tubi kecupan di jari mungil nonanya terlampau gemas.

Bagaimana tidak gemas, jari Jemari nonanya begitu mungil dan gempal malah ia ingin mengigitnya atau bahkan melahap pipi gembul yang menggodanya setiap saat. Beruntungnya ia bisa menahan diri.

Sedangkan Meyra tertegun ketika tangan mungilnya di kecup. berkali kali oleh Maid.

Apakah ini yang di namakan kasih sayang?... Dulu ia begitu berharap Ayahnyalah yang melakukannya kehangatan seperti ini.

Mata bulatnya kembali berlinang mengingat Ayahnya dengan bibir kecil yang bergetar, dadanya terasa sesak.

Apa? malam itu adalah akhir dari hidupnya, Meyra mulai menyadari kejanggalan yang terjadi.

Tangannya mungilnya meremas tangan Seravina yang masih asik menciumi tangan gempalnya" Hiks....."

Anya, Meyra bukankah nasibnya sama sepertinya di dalam novel. Anya di benci seluruh kelurganya sedangkan dirinya hanya sang Ayah tanpa ada keluarga lainnya.

Meyra tidak tau apakah ia punya keluarga selain dari Ayahnya yang ia tau Ayahnyalah satu satunya kelurga yang ia punya di dunia.

"hiks cakit...."

hatinya berdenyut ngilu ketika bayang bayang bentakkan yang selalu ia terima sama dengan si pemilik tubuh.

Sampai ia tiada pun dirinya tetap sendiri tanpa ada siapapun, bahkan sosok Ayah yang ia sayang sepenuh hati begitu tega meniggalkannya.

Seravina terkejut mendegar suara isakan tangis Nonanya.

Mobil hitam milik Devindara melesat di tengah derasnya hujan yang mengguyur.

Menyusuri setiap jalan tempat ia meniggalkan gadis kecil itu sendirian tanpa ada rasa bersalah.

Hatinya mencelos seketika membayangkan betapa ketakutannya dia. Badan mungilnya pasti mengigil kedinginan, air matanya menetes tanpa di sadari olehnya.

Matanya mengedar memperhatikan setiap jalan yang di laluinya dengan perasaan khawatir. Laju mobilnya perlahan melambat ketika lampu mobil menyorot sesuatu tergeletak di tengah jalan.

Jantungnya berdetak kencang membuka pintu mobil tak sabaran, air hujan lansung menyambutnya, melangkah lebar menyadari sesuatu,

"Tidak!"teriaknya menggapai tubuh mungil itu dalam dekapannya, tangan kasarnya menyingkirkan setiap helaian

rambut yang menghalangi wajah dalam dekapannya. Terlihat wajah imutnya yang sudah memucat dengan bibir membiru, membuat pria itu terdiam dunianya seakan

berhenti berputar tak lama rahangnya mengeras tidak mungkin apa yang di pikirkannya terjadi bukan? mendekap semakin erat tubuh mungilnya.

Mencoba mendekatkan telinganya tepat di dada putrinya,

Detak jantung bahkan tidak ia dengar," Tidak! tidak!" Bayang bayang ingatan tentang putrinya melintas begitu saja.

"Ayah selamat ulang tahun!"

"Meyra membuatkan Ayah bekal"

"good morning, Meyra sayang Ayah"

Tak lama ingatan, ingatan lain muncul seperti kaset rusak

bagaimana ia menyakiti putrinya, tangisan, jeritan, permohonan bahkan tidak ia hiraukan.

"hiks Ayah meyra takut gelap!" di saat putrinya ia kurung di gudang.

"sakit Ayah hiks kulit meyra perih!" raungnya pilu, ketika menghukum putrinya dengan cara mencabut 50 kali cambukan.

"Akhhhh, Ayah! panas" saat dirinya menyiram putrinya dengan air teh panas tepat di kakinya.

"Meyra lapar Ayah! tolong Meyra salah Maaf" ketika putrinya di kurung di kamarnya seharian tanpa di beri makan.

Dan terakhir menjambak rambut putrinya.

"Maafkan Ayah Meyra. bangun, bangun sayang!" menguncang sedkit badan putrinya hingga sebuah benda jatuh tepat di sampingnya.

Devindra yang menyadari benda apa itu, Meraung pilu atas kata kata kejam yang ia pernah katakan selama ini pada putrinya.

"MEYRA!"

...----------------...

Spam nexnyaন

Masih awal, harap bersabar dengan tingkah dan ke imutan

Anya Nanti.

Terpopuler

Comments

semangat kakak, nulisnya ^^

2024-07-10

1

Rita Riau

Rita Riau

ni ayah beneran ga punya hati,,, hewan aja masih sayang sama darah dagingnya.

2024-07-08

1

telat angjing

2024-07-02

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1: MERYA
2 BAB 2 : ANYA
3 BAB 3: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
4 BAB 4: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
5 BAB 5: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
6 BAB 6: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
7 BAB 7: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
8 BAB 8: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
9 BAB 9: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
10 BAB 10: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
11 BAB 11: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
12 BAB 12: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
13 BAB 13: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
14 BAB 14: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
15 BAB 15: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
16 BAB 16: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
17 BAB 17: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
18 BAB 18: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
19 BAB 19: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
20 BAB 20: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
21 BAB 21: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
22 BAB 22: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
23 BAB 23: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
24 BAB 24: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
25 BAB 25: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
26 BAB 26: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
27 BAB 27: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
28 BAB 28: FAMLIY POSSSESSIV Ending ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
Episodes

Updated 28 Episodes

1
BAB 1: MERYA
2
BAB 2 : ANYA
3
BAB 3: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
4
BAB 4: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
5
BAB 5: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
6
BAB 6: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
7
BAB 7: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
8
BAB 8: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
9
BAB 9: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
10
BAB 10: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
11
BAB 11: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
12
BAB 12: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
13
BAB 13: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
14
BAB 14: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
15
BAB 15: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
16
BAB 16: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
17
BAB 17: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
18
BAB 18: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
19
BAB 19: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
20
BAB 20: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
21
BAB 21: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
22
BAB 22: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
23
BAB 23: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
24
BAB 24: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
25
BAB 25: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
26
BAB 26: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
27
BAB 27: FAMLIY POSSSESSIV ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆
28
BAB 28: FAMLIY POSSSESSIV Ending ⋆ ˚。⋆୨ ୧⋆ ˚。⋆

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!