Pov Reni
...............................
Di dalam kamar dua sahabat masih tertidur lelap setelah menjalankan ibadah sholat shubuh mereka tertidur kembali, setelah acara wisuda kemaren Reni ber malam di rumah sahabatnya karena mau pulang sudah sangat lelah seharian sibuk dengan acara wisuda dan bersenda gurau dengan trio sahabat mereka berkumpul sangat lama apalagi acara pasang ikatan cincin membuat Faria curhat sampai malam kepada sahabatnya itu.
Detik kemudian Reni menggeliat bangun dari tidurnya , dia pun bergegas ke kamar mandi setelah itu membangunkan Faria yang tidur begitu lelap.
" Faria , bangun udah siang ini " Ucap Reni sambil menepuk pipi kiri nya pelan.
" Eugh, udah jam berapa Ren ? " Tanya Faria sambil merenggangkan tangannya.
' Udah jam tujuh pagi ini " Jawab Reni
" Mmmm, yaudah aku siap – siap mandi dulu ya " Ucap Faria sambil berjalan ke kamar mandi
Lima menit kemudian dia pun selesai mandi dan rutinitasnya dan mengajak Reni untuk makan bersama.
' Ayo Ren makan dulu, kamu mau pulang jam segini ? " Ucap Faria
' Iya bentar lagi aja jam delapan , kita makan dulu aja " Jawab Reni tersenyum.
" Iya sudah bentar lagi selesai makan aku antar pulang naik sepeda ya ?" Ucap Faria
" Iya Faria " Jawab Reni
Mereka pun berjalan menuju ke meja makan untuk makan bersama disana hanya ada mereka berdua keluarga lagi keluar bersama tetangga sebelah acara hajatan. Setelah makan mereka bersiap untuk berangkat .
" Ayo Ren udah siap kan ? ' Ajak Faria
" Udah kok Far, ayo jangan lupa kunci motor nya? " Jawab Reni
" Oke siap " Ujar Faria sambil mengacungkan jempolnya.
Di sepanjang perjalanan mereka bercerita suatu kelak nanti kalau sukses jangan ada yang pernah lupa akan masa saat kita bersama , dan jangan melupakan satu sama lain mereka saling mengingatkan , menjaga persahabatan yang sudah mereka jalani begitu lama .
Beberapa jam kemudian akhirnya sampai dirumah Reni , dia pun turun dari sepeda dan mengajak Faria masuk ke dalam rumahnya.
' Ayo Faria , kita masuk " Ajak Reni menarik tangan Faria.
' Eh iya ayo Ren " Jawab Faria membalas genggaman tangan Reni.
" Assalamualaikum mama aku datang " Ucap Reni menyelonong begitu saja.
' Waalaikumsalam baru pulang kamu Ren ? " Jawab Mama Reni .
" HEhe iya Ma " Ucap Reni sambil mencium tangan mamanya.
" Mmmm, eh Faria ikut toh ayo duduk dulu nak " Ucap Mama Reni tersenyum.
" Iya Ma makasih " JawabFaria sambil mencium tangan Mama Reni
" Kok nggak bilang kamu Ren kalau ajak Faria sih ? " Jawab Mama
" Hehehehehe buat surprise aja Ma " Ucap Reni
" ISh kamu ini nyebelin banget, mama itu kangen banget sama Faria lama udah tak kesini loh ? " Jawab Mama sambil mencubit pipi Faria.
" Hehehe iya Ma maaf soalnya dirumah sibuk belajar " Jawab Faria begitu ramah sambil tertawa lirih.
" Kamu ini emang beda sama Reni ya " Ucap Mama sambil terkekeh
" Hehehe mama bisa aja kalai muji jadi baper ini " Ucap Faria menahan malu.
" Loh emang bener loh nak " Jawab Mama sambil melirik Reni.
" Iya deh iya yang paling sayang sama Faria anak sendiri seperti anak tiri hehehee " Sahut Reni bercanda
" Iya sudah mama buatin minuman dulu ya ? " Ucap Mama
" Iya Ma " Jawab Faeia tersenyum.
Berapa menit kemudian mama membawa minuman dan kue donat kesukaan Faria.
" Ini Far minumannya, oiya ini mama tadi buat donat kesukaan kamu tadi itu mama mau ke rumahmu eh ternyata udah ada disini !! " Ucap Mama sambil menyodorkan nampan.
" Eh iya ma makasih , kalau gini kan nggak enak ngerepotin mama " Jawab Faria tersenyum.
" NGgak ngerepotin kok , Far malah mama seneng banget " Ucap Mama
" Hehehe iya ma " Jawab Faria terkekeh
" Ohiya habis ini kamu kuliah diluar negeri ya Far apa nggak kepikiran sama keluarga berjauhan begitu ? " Tanya Mama
' Iya ma, kalau kepikirin seh iya tapi semua ini buat masa depan ku kelas jika aku sukses nanti bisa membahagiakan kedua orangtua dan adikku ma " Jawab Faria semangat
" Iya Far, mama doakan semoga kamu disana diberi kemudahan dan kesuksesan dalam mengemban ilmu ya ? " Ucap Mama sambil mengelus punggung nya
" Iya amiin, makasih banyak atas doa nya ma. " Jawab Faria tersenyum manis
" Iya sudah mama mau ke taman belakang ya kamu ngobrol aja dulu ' Ucap Mama.
" Eh bentar lagi Faria pulang ma disini aja dulu " Jawab Faria menahan tangan mama
" Oalah kok sebentar toh padahal masih kangen
Iya kan Ren ? " Ucap Mama tersenyum.
" HEhehe iya mama yang kangen " Jawab Reni terkekeh.
' Hehehe nggak enak ninggal rumah lama-lama ma soalnya tidak ada orang " Jawab Faria tidak berbohong.
" Oalah ya sudah ' Sahut Mama
' Iya sudah ma , Faria pamit dulu ya
Ren aku pamit pulang dulu ya ?
" Sahut Faria berpamitan.
" Oalah iya sudah hati-hati jangan kebut sampai rumah hubungi Reni ya ? " Jawab Mama sambil memeluk Faria
" Iya siap Ma .
Assalamualaikum ma " Ucap Faria sambil mencium tangan mama
" Waalaikumsalam Faria hati-hati " Jawab Mama tersenyum manis mengantarkan di depan rumah.
Faria pun mengendarai sepeda motornya
perlahan dia tidak pernah kebut-kebutan karena takut di marahi sang ayah sesampai. dirumah pun dia langsung menghubungi Reni bahwa dia udah sampai dirumah dengan selamat.
" Mmmmm, Alhamdulillah kalau udah sampai dirumah jadi nggak kepikiran " Ucap Reni sambil duduk di sofa menonton tv bersama mama nya
" Udah sampai rumah Faria Ren ? " Tanya Mama dari belakang .
" Udah ma , ini baru saja chat aku kok " Jawab Reni.
" Alhamdulillah kalau gitu " Ucap Mama duduk di sebelah Reni.
" Oiya ma , papa mana kok belum pulang ? " Tanya Reni.
" Iya mungkin nanti kalau nggak pasti iya lembur " " Jawab Mama
" Papa pasti gitu apa nggak capek itu kerja terus !! " Ucap Reni sebal.
" Hush, itu semua buat kamu dan adik juga udah doain kesehatan papa aja Ren " Tegur Mama
" Iya pasti itu ma !! " Jawab Reni semangat
" Kamu jadi kuliah dimana Ren ? " Tanya Mama mengalihkan pembicaraan.
" Disini aja dah ma , nggak usah jauh aku takut tak sanggup kangen sama mama dan papa " Jawab Reni sambil memeluk nya
" ISh kamu ini udah besar kalah sama adikmu itu loh ya" Ucap Mama sambil tersenyum.
" Iih mama ini ya !! " Jawab Reni sebal.
" Benar itu yang dibilang mama aku kan anak mandiri dan tak selalu manja , iya kan mama ? " Ucap Rani dari belakang.
" Kamu ini ya dek selalu aja nimbrung , dari mana aja kamu baru pulang ? '' Jawab Mama sambil mencubit hidungnya.
" HEhehe dari main sama teman mama " Ucap Rani terkekeh.
" Jangan main terus kamu dek nakal banget ya " Ucap Reni sambil mencubit pipi gembul nya.
" Kakak mah iri terus sama aku hahaha " Jawab Rani tertawa sambil mencomot donat diatas meja
" Biarin wlek,wlek !! " Ujar Reni sambil tersenyum jahil kepada adiknya.
" Mama itu lihat kakak nyebelin " Adu Rani sambil menunjuk kakaknya
" Udah kalian ini jangan bertengkar terus, ayo mandi sana jangan lupa makan pas bobok siang ya jangan main terus !! Tegur Mama
" Siap mamaku sayang " Jawab Rani sambil mencium kedua pipinya
" Iya udah ma aku mau ke kamar juga mau istirahat juga ya ? " Ucap Reni sambil mencium mamanya.
" Kamu ini kerjaanya kebo terus !! " Ucap Mama sambil menjewer telinganya.
" Hehehehee , biarin ma puas-puasin kebo kan mumpung masih belum aktivitas " Jawab Reni sambil berlari kecil.
" Dasar itu anak bandel banget ya kalau udah kumpul pasti berantem terus sama adiknya, tapi kalau tidak ada salah satu dari mereka rumah begitu sepi " Ucap Mama lirih.
Mama pun berjalan ke taman belakang membersihkan tanamannya dan melihat apa ada yang sudah berbuah atau belum. Beliau suka banget dengan tanaman bunga, buah banyak koleksi yang di tanam beda dengan kedua anaknya tidak mau bercocok tanam .
Disini kebalikannya beliau sama seperti Faria yang suka merawat tumbuhan terkadang dia sempat bilang sama Reni mungkin anaknya tertukar sampai dia kesal sendiri mama nya bilang seperti itu.
Papa Reni bekerja di kantor milik kakek nya yang ada disurabaya , mereka ini aslinya tinggal di jakarta tapi berhubung kakeknya sudah meninggal menjemput sang nenek mungkin terlalu cinta sampai maut memisahkan keduanya dengan jarak begitu cepat , dan mereka harus tinggal di surabaya untuk mengelola usaha sang kakek.
Papa Reni ini bernama Reno alhadi, sedangkan mamanya bernama Rina Wati mereka saling mencintai sejak berada di kampus kuliahnya dan dikarunia dua anak perempuan yang sama bar bar nya , Reni berumur 17 tahun sedangkan adiknya berumur 11 tahun mereka kalau sudah berkumpul sangat ramai seperti pasar berpindah ke rumah nya , canda tawa selalu ada terkadang bertengkar pun saling adu jotos sampai kedua orangtuanya heran mereka berpikir anak nya ini mau jadi anak laki-laki tidak jadi tapi disamping itu selalu bersyukur selalu dilimpahkan kumpul bersama dalam keadaan suka maupun duka .
Mama dan papa Reni orang nya sabar dan tegas sama seperti kedua orangtua Faria tapi lebih perhatian Umi Zubaedah dan Ayah Anwar sampai anak mereka menjadi sosok yang begitu beda dengan yang lainnya mau menerima kehidupan keluarganya apa adanya tidak pernah mengeluh terkadang Faria juga masih membantu Ayah nya bekerja secara diam-diam berjualan online uangnya pun dikasihkan kepada Umi Zubaedah begitu sayangnya Faria kepada keluarganya dia mau meringankan beban kedua orangtuanya dan alhamdulillah dia pun meraih beasiswa di Kairo tanpa biaya sepeserpun betapa bahagianya semua keluarganya .
************************************
Quoates
“Doa yang paling mujarab adalah doa kedua orang tua kita , maka sayangi dan hormati lah mereka sepenuh hati karena doa kedua tangan mereka lah yang mampu menembus langit ke tujuh”
.
.
.
Happy Reading😍😍😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments