Kembali Pondok

Kembali Ke Pondok....

Beberapa hari kemudian pun berlalu saat nya ke pengaturan awal kembali ke pondok karena sudah habis waktu libur pondok, Afi pun mengemasi pakaian yang dibawa ke pondok dan membawa beberapa titipan dari kedua orangtua Vicky dan Wahid sebelum pulang ke pondok Afi berkunjung kerumah mereka untuk bertanya apa ada yang mau di titipkan ternyata benar mereka menitipkan sesuatu untuk anak nya.

Sambil mengemas pakaian Afi menghubungi pujaan hatinya untuk memberitahu bahwa dia akan kembali ke pondok dan ibunya memberi sesuatu kepada pujaan hatinya.

Panggilan Terhubung .....

Tut

Tut

Tut

Afi

Assalamualaikum Hubby ?

Faria

Waalaikumsalam Kak

Iya ada apa kak?

Afi

Oiya hubby hari ini aku kembali ke pondok ini ada titipan juga dari ibu ku untuk hubby ?

Faria

Ye akhirnya Kak Afi kembali juga

Oiya ada titipan dari ibu salamkan terima kasihku kepada beliau iya kak ?

Afi

Cie, cie ada yang kangen ini aku kembali ke pondok hayo ?

Oke siap Hubby nanti aku salamkan ya ? Ibu bilang suruh bawa main kerumah hubby.

Faria

Hehehehe ogak kangen ya Kak , iya nanti pasti kerumah Ibu syukur Kak Afi ajak dan jemput aku dirumah.

Afi

Oke siap hubby pasti aku jemput tenang saja.

Faria

Kakak hati-hati ya berangkat ke pondok , diantar apa naik bus kak ?

Afi

Diantar Hubby sama Kak Ali, kalau naik bus takut kesasar hehehe.

Faria

Ada ada aja kamu kak kenapa harus kesasar toh langsung tujuan pondok kakak.

Afi

Hehehe iya takut aja sayang ku.

Faria

Heheehe Kak Afi ini ya ada ada aja manggil nya jadi malu.

Afi

Nggak usah malu ngapain juga sih malu-malu gitu.

Faria

Iya iya iya in aja dah.

Tok

Tok

Tok

" Nak ibu masuk kamar ya , ini ada yang lupa nggak dimasukin dalam tas " Ucap Ibu Afi mengetuk pintu kamar nya.

" Iya bu masuk aja " Jawab Afi berteriak pelan.

Faria

Ada ibu ya kak ?

Aku tutup aja nggak enak telponan gini.

Afi

Eh, eh jangan di tutup dulu nggak kira dimarahin sama ibu malah beliau senang telponan sama hubby.

Faria

Iya sudah terserah Kakak aja

" Lagi telponan sama Faria kah nak ? " Tanya Ibu Afi berjalan menghampirinya.

" Iya bu ini aku bilang kalau balik ke pondok hari ini " Jawab Afi

" Ibu boleh bicara sebentar sama nak Faria ? " Ucap Ibu sambil tersenyum.

" Boleh bu, ini kalau mau bicara " Jawab Afi sambil memberikan handphone nya.

Ibu Afi

Assalamualaikum Nak, gimana kabar kamu ?

Faria

Waalaikumsalam bu, alhamdulillah baik bu

Ibu sendiri bagaimana sehat kan bu?

Ibu Afi

Iya alhamdulillah sehat nak, oiya nak Faria kapan-kapan main kesini ya sama Afi ibu pengen ketemu langsung sama kamu.

Faria

Iya bu baik nanti pasti kerumah sama Kak Afi .

Ibu Afi

Ibu tunggu dirumah loh ya ?

Terimakasih sudah menerima Afi dengan tulus dan maaf Ibu nggak bisa ikut kerumah mu saat itu yang penting doa ibu selalu buat kalian.

Faria

Iya bu nggak papa Kak Afi sudah cerita semua kok sama Umi , ayah disini alhamdulillah mereka menerima Kak Afi juga bu.

Ibu Afi

Alhamdulillah kalau gitu .

Ibu titip Afi ya selama di pondok , tegur dia kalau buat salah sekecil apapun ingatkan dia pada suatu kebaikan ya nak ibu sangat berharap kamu bisa selalu bersama Afi..

Faria

Itu pasti bu , Faria akan selalu mengingatkan Kak Afi bu.

Ibu Afi

Iya sudah nak ibu tutup dulu jaga dirimu baik-baik

Assalamualaikum Nak ?

Faria

Ibu juga jaga diri baik-baik

Waalaikumsalam bu.

" Ini Afi handphone nya , kami di pondok jangan bandel ya ? " Ucap Ibu Afi sambil menyerahkan handphone nya.

" Siap bu akan selalu ku ingat semua nasihat ibu ." Jawab Afi sambil memeluknya

" Iya sudah cepetan siap-siap Kakak kamu udah nunggu di bawah jangan lupa titipan untuk Faria di bawa ya? " Ucap Ibu Afi membalas pelukan Afi dengan erat.

" Siap laksanakan bu !!

Ibu jaga kesehatan selama dirumah jangan terlalu capek " Jawab Afi begitu tegas.

" Iya nak pasti itu

Iya sudah ibu ke bawah dulu " Sahut Ibu Afi sambil keluar kamar.

" Bismillah ya Allah lindungilah perjalanan hamba Mu ini untuk menimba ilmu agama !! Amiin “ Ucap Afi lirih.

Beberapa menit kemudian berpamitan kepada keluarga tercintanya Afi berangkat bersama Kakaknya , diperjalanan mereka mengobrol dengan kelajuan yang pelan.

" Oiya Afi , kamu kalau udah di pondok jangan main hp terus mentang-mentang udah resmi sama Faria jangan nakal ya ? " Tanya Kakak Ali sambil menyetir mobil nya.

" Iya Kak , orang Faria aja jarang pegang hp kak terkadang balasnya aja Cuma berapa kata aja " Jawab Afi menoleh kepada Kak Ali.

" Hahahaa, itu cewek berarti cuek banget ya Fi ? " Ucap Kakak Ali tekekeh.

" Banget kak, dia aja kalau aku chat terkadang nggak di balas kak " Jawab Afi

" Kapok kamu rasain itu , dulu kamu kan juga gitu sama semua cewek habis nyatain cinta tinggal gitu aja pacaran lagi sekarang kamu udah ketemu pawang aslinya langsing kicep !! " Ujar Kakak Ali sambil terkekeh pelan.

" HEhehehe, iya juga Kak mungkin ini karma untuk ku yang selalu nyakitin hati seorang wanita tapi aku bersyukur bertemu dengan Faria Kak " Jawab Afi

" Iya Alhamdulillah dia tidak seperti cewek lainnya Fi aku salut banget sama dia udah merubah kamu menjadi yang lebih baik " Ucap Kakak Ali menasehati nya.

" Iya Kak " Jawab Afi.

Beberapa dua jam kemudian mereka pun sampai di pondok , setelah mengangkat semua barang yang di bawa Afi Kakaknya pun ijin pamit langsung pulang takut sesampai rumah malam jalan sepi .

" Iya sudah kakak pulang dulu jaga diri kamu baik-baik jangan sampai telat makan kalau ada apa-apa telpon kak ya ?" Pamit Kakak Ali sambil memeluk Afi.

" Iya siap kak, Kakak juga jaga kesehatan

Hati-hati dijalan ya terimakasih udah nganterin aku " Jawab Afi membalas pelukan dengan erat.

" Iya sudah Kakak pulang dulu , oiya udah Kakak transfer kebutuhan kamu semua di rekening kamu pakai aja " Ucap Kakak Ali melerai pelukan nya.

" Makasih banyak Kak , tapi yang kemaren aja masih belum habis Kak " Jawab Afi tersenyum.

" Udah nggak papa kamu pakai aja

Yaudah Kakak pulang dulu Assalamualaikum " Ucap Kaka Ali sambil berjalan ke dalam mobil nya

" Iya Kak hati - hati .

Waalaikumsalam " Jawab Afi sambil melambaikan tangannya dia pun langsung masuk kedalam asrama.

Di dalam asrama semua teman Afi ber grombolan mengambilan oleh-oleh yang dia bawa karena setiap Afi kembali pondok pasti tak lupa untuk membawa buah tangan untuk teman asrama nya entah itu buah-buahan, camilan ringan untuk di makan bersama kalau soal makanan Afi tidak pernah memperhitungkan pasti selalu dia kasih untuk teman dan sahabatnya maka dari itu banyak banget yang suka berteman dengannya , karena dia begitu humble kepada semua teman asrama tidak memandang dari segi apapun.

" Gus Vicky , Wahid ini ada titipan dari kedua orang tua kalian " Ucap Afi menyodorkan begitu banyak paper bag kepada mereka.

" wah, wah, wah kita makan besar ini Gus " Jawab Wahid membuka paper bag nya.

" kamu ini makan aja pikirannya " Tegur Vicky sambil mengambil paperbagnya.

" Hahahaha iya iya lah !! kan mempergemuk ini badan . Tapi Ini banyak banget ya ?Jawab Wahid sambil terkekeh.

" Kita bagi aja sama ketua asrama Wahid " Sahut Vicky.

" Oke Gus " Jawab Wahid .

" Iya iya sudah lah .

makasih ya Afi " Ucap Vicky begitu tulus

" Iya sama - sama gus " Jawab Afi sambil menganggukan kepalanya.

" Oiya besok pagi ikut aku kerumah Faria ya ini ada titipan dari Ibu ku untuk dia " Ucap Afi mengajak nya.

" Oke siap " Jawab Vicky bersemangat.

" Aku diam asrama aja ya hehehe " Sahut Wahid terkekeh sambil makan.

" Iya iya terserah kamu aja dah " Jawab Afi.

Di sela bergerombolan teman nya dia memberikan titipan kepada sahabatnya dari kedua orang tua mereka, sahabatnya pun begitu antusias menerima titipan dan sambil makan yang dia bawa betapa bahagianya isi titipan dari kedua orang tua sahabatnya makanan terfavorit ada rendang, tahu crispy, usus crispy serta masih banyak lagi masakan lainnya kedua sahabatnya pun membagikan kepada ketua asrama nya karena terlalu banyak makanan yang dibawa.

***********************************

                 Happy Reading😊😊🙏

Tolong komentarnya guys

Terimakasih..

Episodes
1 Perkenalan
2 Asrama Pondok
3 Taman
4 Berkumpul Teman
5 Di Sekolah
6 Suasana Hati
7 Pov Afi dan Family
8 Rumah Nenek
9 Ujian Akhir Sekolah
10 Lanjut Part
11 Pengumuman Kelulusan
12 Pov Vicky dan Wahid
13 Tetangga Julid
14 Pagi Hari (Jogging)
15 Puncak Wisuda
16 Bertamu ( Pasang Cincin )
17 POV Reni
18 Kembali Pondok
19 Berlanjut
20 Bahagia
21 Masa Lalu Afi
22 Acara Pondok
23 Kembali Kerumah
24 Rencana Berlibur
25 Pantai
26 Liburan Telah Usai
27 Perhatian Calon Mertua
28 Part...
29 Keberangkatan
30 Kairo
31 Apartement Sahabat
32 Nyaman
33 Pulang Ke Indonesia
34 Pindah Rumah
35 K.C.S.S.M
36 Suasana Kantor Baru
37 Bertemu Sahabat
38 Cemburu
39 Kotak Musik
40 24 Jam Bersama
41 Kejutan
42 Kecelakaan
43 Kritis
44 Pemakaman
45 BayanganMu
46 Memakai Cadar
47 Bermimpi
48 Kedatangan Pacar Bos
49 Dasar Lonte
50 Pertemuan Tak Terduga
51 Keputusan Yang Terbaik
52 Perasaan Yang Tersembunyi
53 Kumpul Kembali
54 Panggilan Telepon
55 Perubahan dan Harapan Baru
56 Pertunangan Sahabat
57 Pertemuan Keluarga
58 Meminta Restu
59 Fitting Baju Pengantin
60 Sesuai Janji
61 Keputusan yang Sulit
62 Rindu
63 Pulang Kerumah Pak Suami!!
64 Harapan Baru
65 Keputusan Yang Bijak
66 Pernikahan Sahabat
67 Malam Pertama
68 Kebahagiaan
69 Semangat Untuk Berjalan
70 Keinginan Untuk Bekerja
71 Pondok Pesantren
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Perkenalan
2
Asrama Pondok
3
Taman
4
Berkumpul Teman
5
Di Sekolah
6
Suasana Hati
7
Pov Afi dan Family
8
Rumah Nenek
9
Ujian Akhir Sekolah
10
Lanjut Part
11
Pengumuman Kelulusan
12
Pov Vicky dan Wahid
13
Tetangga Julid
14
Pagi Hari (Jogging)
15
Puncak Wisuda
16
Bertamu ( Pasang Cincin )
17
POV Reni
18
Kembali Pondok
19
Berlanjut
20
Bahagia
21
Masa Lalu Afi
22
Acara Pondok
23
Kembali Kerumah
24
Rencana Berlibur
25
Pantai
26
Liburan Telah Usai
27
Perhatian Calon Mertua
28
Part...
29
Keberangkatan
30
Kairo
31
Apartement Sahabat
32
Nyaman
33
Pulang Ke Indonesia
34
Pindah Rumah
35
K.C.S.S.M
36
Suasana Kantor Baru
37
Bertemu Sahabat
38
Cemburu
39
Kotak Musik
40
24 Jam Bersama
41
Kejutan
42
Kecelakaan
43
Kritis
44
Pemakaman
45
BayanganMu
46
Memakai Cadar
47
Bermimpi
48
Kedatangan Pacar Bos
49
Dasar Lonte
50
Pertemuan Tak Terduga
51
Keputusan Yang Terbaik
52
Perasaan Yang Tersembunyi
53
Kumpul Kembali
54
Panggilan Telepon
55
Perubahan dan Harapan Baru
56
Pertunangan Sahabat
57
Pertemuan Keluarga
58
Meminta Restu
59
Fitting Baju Pengantin
60
Sesuai Janji
61
Keputusan yang Sulit
62
Rindu
63
Pulang Kerumah Pak Suami!!
64
Harapan Baru
65
Keputusan Yang Bijak
66
Pernikahan Sahabat
67
Malam Pertama
68
Kebahagiaan
69
Semangat Untuk Berjalan
70
Keinginan Untuk Bekerja
71
Pondok Pesantren

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!