Pov Afi dan Family

Pada saat liburan pondok telah tiba Afi dan teman lainnya pulang kerumah karena sudah merindukan keluarga kecilnya. Tapi beda lagi dama Vicky dan Wahid dia tidak pulang lantaran harus ada ujian akhir sekolahnya jadi Afi pulang sendiri dan menunggu sahabatnya dirumah dan saling menghubungi lewat hp masing-masing.

Sesampai dirumah Afi disambut begitu hangat ibu tercintanya , karena dia anak kesayangan nya bagi beliau Afi masih dianggap anak kecil padahal dia sudah umur 27 tahun sudah waktunya tidak bermain-main lagi.

" Assalamualaikum bu " Ucap Afi sambil mengetuk pintu.

Tok

Tok

Tok

" Waalaikumsalam, ya Allah anakku yang paling sudah datang ayo masuk nak kakakmu sudah menunggu diruang tamu " Jawab Ibu Afi sambil memeluknya

" Ah iya bu , kangen banget bisa kumpul lagi seperti ini bu " Ujar Afi sambil tersenyum melihat ibu dan keluarganya.

" Sehat Afi, gimana perjalanan mondok betah kan ? " Tanya Kak Afi yang dipanggil dengam sebutan kak Ali.

" Alhamdulillah kak betah' " Jawab Afi sambil tersenyum kepada kakaknya.

" Nah gitu donk ada kemajuan, jangan bilang kamu disana pacaran terus ya " Ujar Kak Ali menepuk bahu adik nya.

" Enggak kok, malah aku udah tak seperti dulu lagi alhamdulillah bisa berubah meskipun bertahap " Jawab Adi tersenyum manis.

" Hah, tak percaya aku kalau kamu berubah sepenuhnya buktikan aja sama kakak jangan Cuma omong doang " Ujar Kak Ali sambil menganga tak percaya.

" Oke kak , lihat aja dah aku berubah bukan playboy hehehe " Jawab Afi sambil terkekeh.

"Udah Ali jangan di introgasi melulu adik kamu , pasti dia capek dan lapar itu " Ujar Paman Afi menimpalinnya

" Hehehe ya paman maaf, sana Afi masuk kamar ganti baju habis gitu turun buat makan bersama kita " Jawab Kak Ali

" Oke kakak, semuanya aku permisi dulu ya ? " Ujar Afi berpamitan.

" Iya nak " Jawab mereka serempak

Sesampai dikamar Afi merebahkan tubuhnya karena dia terlihat lelah , sesaat dia melihat hp nya takut teman nya ada yang menghubungi atau pujaan hatinya .

Ternyata Cuma ada pesan dari temannya yang menanyakan sudah sampai sampai tujuan apa belum , padahal Afi begitu berharap Faria menghubunginya. Beberapa menit Ibu nya mengetuk pintu kamar Afi .

Tok

Tok

Tok

" Nak , nak boleh ibu masuk " Ujar Ibu Afi mengetuk pontu kamar nya.

" Boleh bu, buka aja tidak dikunci pintunya " Jawab Afi di dalam kamar .

" Kamu lagi apa kok tidak turun buat makan, itu ditungguin paman dan keluarga lainnya !! " Ucap Ibu Afi

" Eh enggak ngapain bu , ini lagi cek pesan dari teman ku bentar lagi Afi turun bu " Jawab Afi

" Apa kamu ada masalah nak , ibu lihat kamu seperti memikirkan sesuatu " Ujar Ibu Afi

" Hehehe, enggak kok bu !! elak Afi kepada Ibunya

" Iya sudah , kalau ada masalah cerita sama ibu jangan di simpan sendiri ya " Ujar Ibu Afi

" Iya bu nanti Afi cerita ke ibu , ayo bu turun bareng Afi pasti kakak ngomel tak jelas " Jawab Afi

" Iya ayo nak " Ajak Ibu Afi sambil menggenggam tangan Afi

Tap

Tap

Tap

" Huft !! yang ditunggu baru nongol ni , lihat tu kakak ipar kamu lapar loh Afi " Ujar Kak Ali menghela nafas berat nya.

" Maaf ya kakak ipar, nunggu nya lama " Ujar Afi

" Iya dek enggak papa, kakakmu aja yang gak sabaran buat makan !! hehehee " Jawab Kak Ipar Afi (Hafsyah) terkekeh.

" Ayo sudah makan jangan debat terus " Ajak Paman Afi

" Hehehe iya paman " Jawab mereka serempak

Diruang makan mereka menikmati makan siangnya begitu khidmat , sehingga tak terasa mereka melahap makanan karena lapar juga mungkin ya

" Alhamdulillah , ya Allah terimakasih atas nikmat yang engkau berikan untuk hari ini " Ujar Afi bermonolog.

" Cie , cie pak ustadz tumben nyebut begitu " Ujar Kak Ali meledek nya.

" Ye ye ye, kak Ali kenapa sih meledek aku terus udah aku masuk kamar dulu '" Ujar Afi ketus dan langsung pergi ke dalam kamar.

" Yah, dia marah kah ? " Ujar Kak Ali

" Udah bang jangan gitu sama adik sendiri, kamu itu ya coba aja kalau dia di pondok kamu bilangnya kangen sekarang sudah dirumah di kibulin terus " Ujar Hafsyah

" Eh bukan gitu sayang ?? tapi aku seneng banget meledek dia " Jawab Kak Ali sambil menunduk sendu.

" Udah Ali jangan meledek Afi , kasian dia !! " Ujar paman menasehati nya.

" Iya baik paman " Jawab Kak Ali

" Ya sudah ayo kita main catur aja dihalaman belakang !! " Ajak paman kepada Ali

" Ayo paman , jangan lupa bawa itu pisang gorengnya !! Hehehe " Jawab Ali terkekeh.

" Dasar anak gemblung kamu itu ya !! Ujar Paman sambil melotot tajam kepada Ali.

" Iya udah bang , aku bantu ibu bersih-bersih dulu ya nanti kalau udah selesai kita pulang bang !! " Ucap Hafsyah

" Iya sayang , aku main catur dulu ya " Jawab Ali sambil mengecup kening istrinya.

Tepat pukul jam 3 sore , Afi bangun dan melaksanakan sholat ashar berjamaah bersama keluarganya setelah sholat dia duduk santai menonton tv dan main hp sendiri.

" Malam Minggu ini Faria sibuk nggak ya ? kan ujian senin depan apa aku telvon aja ya !! " Ucap Afi ragu mau menelvon Faria.

Tut

Tut

Tut

Afi

Hallo, Assalamualaikum Faria ?

Faria

Waalaikumsalam kak, iya ada apa kak ?

Afi

Alhamdulillah akhirnya di angkat juga sama kamu Far, lagi ngapain jam segini tak sibuk kan ?

Faria

Enggak kok kak , ini lagi santai aja di kamar .. Tumben jam segini kakak pegang hp ?

Afi

HEhe, iya Far aku sekarang ada dirumahku soalnya sudah liburan pondok ini baru aja sampai rumah.

Faria

Oalah iya kakak Afi pulang toh , kirain dipondok kak

Afi

Hehehe, pasti kamu kangen ya sama aku ya Far kan biasanya aku sama Vicky jalan sore didekat rumah kamu !!

Faria

ISh, Kak Afi ini ya ada aja enggak kok kak siapa juga yang kangen ??

Oiya kak Afi dicariin temenku Reni kayaknya dia naksir sama kamu ?

Afi

Hah, tapi aku enggak naksir dia Far aku naksirnya kamu bukan dia.

Faria

Lah , beneran aku enggak bercanda kak dia naksir kamu.

Afi

Udah jangan bahas lah, oiya Far kamu belum jawab aku beneran suka sama kamu Far mulai pandangan pertama ijin kan aku untuk lebih dekat kenal sama kamu boleh ?

Faria

Kak Afi ini kan udah kenal dekat sama aku kenapa masih tanya seperti itu, kalau masalah hati biarkan Allah yang mempersatukan semuanya biarkan berjalan dengan indah.

Afi

Beneran kan ini aku enggak lagi mimpi kamu jawab seperti itu makasih ya Far aku seneng banget , oiya Far boleh aku memanggil kesayangan padamu ?

Faria

Hah, terserah kak Afi aja ya .. kalau kak Afi emang serius sama aku dan enggak main sama perasaan ku buktikan jangan Cuma cakap doang kak Afi hehehe..

Afi

Oke aku buktikan sama kamu kalau aku emang serius sama kamu Far !!

Faria

Iya sudah kak Afi aku tutup dulu

Assalamualaikum Kak Afi ..

Afi

Waalaikumsalam hubby ..

Yes

Yes

Yes

" Akhirnya ya Allah dia kasih lampu hijau juga , kalau seperti ini aku bakal semangat terus dah " Ujar Afi bermonolog .

" Hey Afi, ada apa nak kok sambil berjingkrak seperti itu dapat telvon dari siapa ? " Tegur Ibu Afi

" Eh ini bu , bukan dari siapa - siapa kok ? " Jawab Afi sambil gugup menjawabnya.

"Ayo lah nak jangan sembunyi sama ibu , kamu lagi kasmaran ya ? Tidak bisa di tutupi dari raut wajahmu itu nak bahagia banget " Ujar Ibu

"Eh iya iya ibu ku sayang, aku mau jujur sama ibu tapi jangan di ketawain ya bu ? " Jawab Afi sambil memohon.

" Hahahaha, mulai kapan ibu ketawain kamu saat kamu curhat dengan ibu nak ? Ayo cerita aja jangan dipendam sendiri, ibu juga pengen tau siapa sih wanita yang sudah merubah anak ibu ini " Ujar Ibu sambil tertawa akan perkataan Afi

" Baik, baik bu Afi cerita !! Afi disana bertemua dengan gadis yang begitu imut, pintar dan segalanya menurut Afi dan kita saat itu bertemu di bla ..bla ... " sambil menceritakan detail kepada ibu nya kalau wanita itu yang sudah merubah Afi selama dipondok sehingga saat ini dia sangat bahagia sekali.

" Nah gitu ceritanya bu, dia wanita yang sangat spesial bagi aku bu !! " Ujar Afi panjang lebar

" Ya Allah , Alhamdullilah ibu seneng banget dengarnya ibu merestui kalian berdua jangan sampai kamu menyakiti dia nak jaga dia ibu yakin dia sangat baik untuk mu doa ibu menyertaimu nak " Jawab ibu dengan berkata tulus kepada Afi.

" Terimakasih banyak ya bu, insya allah aku ajak kesini kalau dia sudah lulus sekolah bu " Jawab Afi dengan semangat.

" Iya sama-sama nak, bawa kesini ibu juga mau berkenalan dengan gadis itu ya ? " Ujar ibu

" Siap ibu ku tersayang " Jawab Afi memeluk ibunya dengan penuh kasih sayang.

" Ya sudah nak , kamu tadi dicariin Alex katanya dia mau ajak ke pondok nya gus Vicky katanya sih di cariin Abi nya gus Vicky nak ? " Ujar Ibu

" Kapan Alex kesini bu, kok aku gak tau ya dan dia juga hubungi aku " Tanya Afi

" Tadi ibu pas di warung ketemu dia katanya habis maghrib dia kesini jemput kamu buat kesana , coba kamu telvon dia dulu nak ? " Jawab Ibu

" Oalah iya bu bentar aku hubungi dia aja kalau gitu " Ujar Afi.

" Ya sudah ibu mau kerumah nenek kamu dulu ya sama kak Hafsyah " Ujar Ibu

" ENggeh bu , hati – hati dijalan salam untuk nenek ya bu salam kangen dari Afi nanti setelah isya kerumah nya " Jawab Afi.

" Iya nak , nanti ibu sampaikan sama nenek !! Iya sudah ibu berangkat dulu ya ? " Jawab Ibu

" Iya bu " Jawab Afi

Afi masuk kamar menghubungi Alex ,kira-kira ada apa kok disuruh ke pondok kyai Buyah pasti tidak lepas tanya tentang gus Vicky selama ada di pondok.

Maghrib pun tiba Alex menjemput Afi dirumahnya dan berangkat ke pondok kyai Buyah , dan mereka berpamitan dengan ibu dan kakak Afi .

Sesampai dipondok mereka masuk ke padepokan dengan wajah tegang dicampur aduk.

" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pak kyai ? " Ucap mereka berdua membungkukan badan nya sambil mencium tangan beliau.

" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh nak, ayo masuk sini " Jawab Pak Kyai tersenyum manis.

" Enggeh pak kyai " Sahut mereka berdua begitu ramah.

" Nak Afi gimana Vicky selama di pondok sana , apa dia tidak bikin ulah nak ? " Tanya Pak Kyai

"Alhamdulillah gus Vicky selama di pondok tambah pintar dan tekun ibadahnya pak kyai, gus Vicky juga sering mengajar anak-anak tentang kajian kitab meskipun awalnya dia malu pak kyai " Jawab Afi panjang lebar sambil tersenyum

" Subhanaallah ternyata anakku sudah mulai berubah dewasa , abi bangga sekali umi anak kita sudah mulai sadar mau mengkaji kitab di pondok " Ujar pak Kyai begitu bahagia .

" Iya Abi, umi sangat sekali dia berubah dewasa !! " Ujar Umi Qhudaibiyah

" Oiya nak Afi , Alex umi bikin teh anget dulu ya sambil di makan cemilannya " Ujar Umi menyodorkan toples yang ada diruang tamu.

" ENggeh Umi, tidak usah repot-repot " Jawab Alex begitu ramah.

"Enggak repot kok , kalian ini anggap saja rumah sendiri jangan malu-malu !! Jawab Umi Qhudaibiyah

" Iya umi " Jawab mereka berdua

" Nak Afi bagaimana mengkaji kitab selama di pondok apa kesulitan nak ? " Ucap Pak Kyai

" Alhamdulillah tidak Abi, soalnya gus Vicky selalu membantu aku saat mengalami kesulitan membaca !! Dan Alhamdullillah berapa bulan lagi sudah khatam semua dan lulus mondok " Jawab Afi

" Alhamdulillah nak, setelah lulus mondok kamu bekerja di kantor ayahmu atau gimana nak ? " Ujar Pak Kyai tersenyum manis

" Insya Allah Afi kalau diperbolehkan mengajar disini apa boleh Abi ? Kalau masalah kantor biar kak Ali yang tanggung jawab saya takut belum siap pak Kyai " Tanya Afi

" Dengan senang hati nak, Abi mengizinkan kamu mengajar disini padepokan ini terbuka untuk mu !! saya bangga kamu bisa mendengarkan wasiat terakhir bapakmu buat mengajar di pondok ini nak " Jawab Pak Kyai panjang lebar.

" Alhamdulillah ya Allah, terimakasih pak Kyai mau menerima saya buat ngajar disini " Jawab Afi dengan tulus.

" Iya sama -sama nak " Jawab Pak Kyai

" Ayo silahkan diminum dulu teh nya nak Afi Alex ?? " Ujar Umi Qhudaibiyah

" Iya Umi " Jawab mereka berdua

Berselang waktu isya mereka sholat berjamah dan membaca kajian bersama . Setelah selesai kegiatan Afi dan Alex berpamitan untuk pulang kerumah masing-masing.

"Pak kyai ,kami izin pulang dulu takutnya hari semakin larut malam " Ijin Alex

" Iya nak Alex , Afi kalian hati-hati dijalan jangan ngebut naik mobilnya ya ? " Ujar Pak Kyai

" Iya Pak Kyai , kami pamit dulu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pak Kyai " Ujar mereka berdua

" Waalaikumasalam warahmatullahi wabarakatuh nak " Jawab Pak Kyai

Di perjalanan mereka mendengarkan musik sholawat dan menyetir mobilnya pelan . Setelah sesampai dirumah Afi langsung ambil jaket dan kunci mobil mau berkunjung ke rumah nenek tercintanya melepas rindu yang sudah bertahun-tahun tak pulang dari pondok

Afi disini bapaknya sudah meninggal dunia , sejak dia ber usia 3 tahun betapa sedihnya dia tidak ada sosok seorang Ayah disaat membutuhkannya .

Tetapi ibu Afi dan Kak Ali selalu mensupport Afi dalam keadaan senang maupun duka..

****************************************

Quotes

"Kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah keyakinan bahwa kita dicintai; dicintai untuk diri kita sendiri, atau lebih tepatnya, dicintai meskipun kita adalah diri kita sendiri."

"Kebahagiaan tidak tergantung pada kondisi eksternal, tetapi diatur oleh sikap mental kita."

HAPPY READING GUYS 💕💕💕🙏

...  ...

Episodes
1 Perkenalan
2 Asrama Pondok
3 Taman
4 Berkumpul Teman
5 Di Sekolah
6 Suasana Hati
7 Pov Afi dan Family
8 Rumah Nenek
9 Ujian Akhir Sekolah
10 Lanjut Part
11 Pengumuman Kelulusan
12 Pov Vicky dan Wahid
13 Tetangga Julid
14 Pagi Hari (Jogging)
15 Puncak Wisuda
16 Bertamu ( Pasang Cincin )
17 POV Reni
18 Kembali Pondok
19 Berlanjut
20 Bahagia
21 Masa Lalu Afi
22 Acara Pondok
23 Kembali Kerumah
24 Rencana Berlibur
25 Pantai
26 Liburan Telah Usai
27 Perhatian Calon Mertua
28 Part...
29 Keberangkatan
30 Kairo
31 Apartement Sahabat
32 Nyaman
33 Pulang Ke Indonesia
34 Pindah Rumah
35 K.C.S.S.M
36 Suasana Kantor Baru
37 Bertemu Sahabat
38 Cemburu
39 Kotak Musik
40 24 Jam Bersama
41 Kejutan
42 Kecelakaan
43 Kritis
44 Pemakaman
45 BayanganMu
46 Memakai Cadar
47 Bermimpi
48 Kedatangan Pacar Bos
49 Dasar Lonte
50 Pertemuan Tak Terduga
51 Keputusan Yang Terbaik
52 Perasaan Yang Tersembunyi
53 Kumpul Kembali
54 Panggilan Telepon
55 Perubahan dan Harapan Baru
56 Pertunangan Sahabat
57 Pertemuan Keluarga
58 Meminta Restu
59 Fitting Baju Pengantin
60 Sesuai Janji
61 Keputusan yang Sulit
62 Rindu
63 Pulang Kerumah Pak Suami!!
64 Harapan Baru
65 Keputusan Yang Bijak
66 Pernikahan Sahabat
67 Malam Pertama
68 Kebahagiaan
69 Semangat Untuk Berjalan
70 Keinginan Untuk Bekerja
71 Pondok Pesantren
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Perkenalan
2
Asrama Pondok
3
Taman
4
Berkumpul Teman
5
Di Sekolah
6
Suasana Hati
7
Pov Afi dan Family
8
Rumah Nenek
9
Ujian Akhir Sekolah
10
Lanjut Part
11
Pengumuman Kelulusan
12
Pov Vicky dan Wahid
13
Tetangga Julid
14
Pagi Hari (Jogging)
15
Puncak Wisuda
16
Bertamu ( Pasang Cincin )
17
POV Reni
18
Kembali Pondok
19
Berlanjut
20
Bahagia
21
Masa Lalu Afi
22
Acara Pondok
23
Kembali Kerumah
24
Rencana Berlibur
25
Pantai
26
Liburan Telah Usai
27
Perhatian Calon Mertua
28
Part...
29
Keberangkatan
30
Kairo
31
Apartement Sahabat
32
Nyaman
33
Pulang Ke Indonesia
34
Pindah Rumah
35
K.C.S.S.M
36
Suasana Kantor Baru
37
Bertemu Sahabat
38
Cemburu
39
Kotak Musik
40
24 Jam Bersama
41
Kejutan
42
Kecelakaan
43
Kritis
44
Pemakaman
45
BayanganMu
46
Memakai Cadar
47
Bermimpi
48
Kedatangan Pacar Bos
49
Dasar Lonte
50
Pertemuan Tak Terduga
51
Keputusan Yang Terbaik
52
Perasaan Yang Tersembunyi
53
Kumpul Kembali
54
Panggilan Telepon
55
Perubahan dan Harapan Baru
56
Pertunangan Sahabat
57
Pertemuan Keluarga
58
Meminta Restu
59
Fitting Baju Pengantin
60
Sesuai Janji
61
Keputusan yang Sulit
62
Rindu
63
Pulang Kerumah Pak Suami!!
64
Harapan Baru
65
Keputusan Yang Bijak
66
Pernikahan Sahabat
67
Malam Pertama
68
Kebahagiaan
69
Semangat Untuk Berjalan
70
Keinginan Untuk Bekerja
71
Pondok Pesantren

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!