Lanjut Part

Di dalam basecam mereka semua menyusun acara untuk memeriiahkan kelulusan anak kelas XII , mereka sangat bahagia di tahun ini acara nya begitu meriah dan berbagi tugas satu sama lain.

" Bagaimana kalau tema nya kita ambil yang sederhana mungkin ? kita juga adakan lomba seni tari , menyanyi atau melukis supaya dapat menghibur yang nonton " Ujar Faria memberi saran.

" Iya aku setuju itu Kak, kita kasih hadiah juga buat yang ikut lomba buat semangat lomba agar yang ikut tambah juga !! " Jawab salah datu anggota osis lainnya dengan lantang.

" Oke !! kita beri opsi lomba antar kelas aja jadi adik kelas bisa ikut semua tanpa terkecuali " Sahut Vicky sebagai ketua osis

"Oke aku setuju dengan kamu Vicky kita bagi tugas aja , siapa aja yang jadi panitia nya biar enak juga jangan lupa kasih juga panitia konsumsi biar terbagi rata!! " Ujar Faria

" Oke , ini sudah aku bagi kalian baca ya tim nya biar enak tak berebut satu sama lainnya " Ucap Vicky

" Oke siap Kak Vicky " Jawab anggota osis lainnya.

" Kalau tidak ada yang paham bisa kita rapatkan lagi ya ? " Ujar Vicky

" Iya kak " Jawab mereka secara bersamaan

Beberapa menit pun berlalu , semua anak osis begitu paham dengan tugas nya masing-masih sehingga tak ada kesulitan bagi mereka untuk melaksanakan tugas sebagai panitia.

" Gimana kawan semua, udah paham kan tugas masing-masing dari kalian ..

Apa ada yang mau bertanya ? " Tanya Vicky

" Paham semua kak " Jawab mereka secara bersamaan

" Kalau begitu rapat hari ini kita tutup ya , semoga sampai acara selesai lancar tanpa terkendala !!" Ucap Vicky dengan tegas

" Amin ya Allah " Jawab mereka serempak

" Iya sudah rapat hari ini saya tutup !!

Terimakasih atas kerja sama nya jangan lupa habis rapat ini langsung pulang dan jangan kebut kalau pakai motor " Ujar Vicky

" Oke siap kak Vicky " Jawabmereka

" Saya akhiri Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh " Ucap Vicky

" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh " Jawab Mereka

Mereka pun berjalan bubar dengan sendirinya , diruangan tinggal lah Vicky dan faria bergegas bersihin alat tulis yang berceceran. Setelah selesai bersihin semuanya mereka pun pulang bersama sesuai janjinya Vicky mengantar Faria pulang dengan selamat.

" Far, ayo udah selesai kita pulang aku antar kamu pulang ya ? " Ajak Vicky

" Eh iya ayo Vicky, tapi beneran nggak repotin kamu kan ? " Jawab Faria

" Enggak kok Far, malah aku seneng banget antar kamu bisa bareng juga " Ujar Vicky

" Iya sudah ayo " Ajak Faria sambil mengunci ruangan bascame dan berjalan ber iringan dengan Vicky.

Sambil berjalan mereka pun mengobrol sampai tak terasa sampai juga di depan halaman rumah Faria.

" Far, aku pamit dulu ya " Ujar Vicky

" Eh iya Vicky , kamu nggak mampir dulu kah ? " Tanya Faria

" Tidak usah Far lain kali aja ya, takutnya kenak hukum aku sama ketua asrama kalau pulang telat " Jawab Vicky tersenyum manis.

" Oalah iya sudah Vicky hati-hati, makasih banyak sudah antar aku pulang " Ujar Faria begitu tulus

" Iya sama – sama Far, Assalamualaikum " Jawab Vicky mengundurkan langkah kakinya.

" Waalaikumsalam Vicky " Sahut Faria

Faria pun melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dan langsung masuk kamar karena semua keluarga lagi keluar kerumah saudara ayah nya. Dia pun segera mandi dan makan setelah itu istirahat sejenak meskipun 5 menit karena merasa kantuk yang sangat tersa baginya sehari ini badannya terasa letih meski ujian sekolah disamping itu ada kegiatan osis yang harus dia emban .

Waktu maghrib pun tiba , dia segera bangun dan mandi setelah itu melaksanakan sholat maghrib dan mengaji rutin seperti biasa.

Setelah selesai semua Faria pun turun untuk makan malam bersama keluarganya , tak terasa perutnya begitu lapar dan merinta untuk disii vitamin . Di meja makan Umi dan Ayah bertanya ke padanya tentang ujian di sekolah bagaimana dan menanyakan rapat osis buat apa .

" Oiya nduk gimana ujian nya lancar ? " Tanya Umi

" Alhamdulillah lancar umi " Jawab Faria

" Syukur kalau begitu rasanya senang dengar lancar " Ujar Umi tersenyum bahagia .

" Tadi rapat osis tentang apa , kok sampai sore pulangnya ? " Tanya Ayah

" OUh itu yah , bahas acara lepas pisah habis gitu ya langsung pulang kok tidak mampir kemana - mana " Ujar Faria

" Oalah kirain bahas apa kok sampai sore gitu !! Jawab Ayah tegas

" Hehehe, Cuma bahas itu aja yah sama pembagian tugas panitia " Sahut Faria sambil menyengir kuda.

" Iya sudah habis selesai makan, cepat belajar habis gitu istirahat jangan lama - lama !! " Ujar Ayah

" Iya ayah siap !! " Sahut Faria sambil memberikan hormat

Jam menunjukkan 7 malam setelah slesai sholat isya, dia langsung belajar dan tak lupa setelah itu mendengarkan musik kesukaannya. Disela mendengarkan musik tiba-tiba handpohone pun berbunyi siapa lagi kalau bukan Afi.

Tring

Tring

Tring

Kak Afi

Hallo Assalamualaikum Faria ?

Faria

Waalaikumsalam kak ?

Kak Afi

Bagaimana ujiannya Hubby lancarkan ?

Faria

Alhamdulillah lancar kak, tumben langsung nelvon kak?

Kak Afi

HEhehe , iya kangen sama suara kamu hubby, oiya tadi kata Wahid pulang bareng sama Vicky ya ?

Faria

Iya kak, tadi kita lagi rapat osis buat acara pentas seni habis gitu pulang kak

Kak Afi

KIrain masih jalan berdua aja , hehehehe

Faria

Ouh enggak kok kak, hayo kenapa kakak cemburu ya ?

Kak Afi

Kalau cemburu jangan ditanya lagi hubby .. huft kamu ini kenapa masih tanya ?

Faria

HEhehe, kita tadi langsung lulang kok kak beneran nggak bohong !!

Kak Afi

Iya iya aku percaya sama kami hubby, yasudah lanjutin ya belajar nya semangat biar cepat lulus..

Aku selalu bersama mu hubby ?

Faria

Iya kak, Assalamualaikum.

Kak Afi

Waalaikumsalam hubby..

" HEmmm, kak Afi selalu aja cemburu sama Vicky padahal dia kan sahabatnya " Ujar Faria

Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamar Faria ...

Tok

Tok

Tok

" Nak kamu udah tidur apa belum ? " Ujar Ayah sambil mengetuk pintu kamar.

" Masuk aja yah, nggak dikunci !! " Sahut Faria berteriak di dalam kamar.

" Kamu lagi nelvon sama siapa tadi ayah sempat dengar panggil kakak ? " Tanya Ayah memicingkan mata nya.

" HEhehe, bukan siapa-siapa yah " Jawab Faria tersenyum.

" Beneran bukan siapa-siapa ? " Ujar Ayah

menelisik mencari kejujuran kapada Faria.

" HUft , dia hanya teman dekat Faria aya maaf " Ujar Faria sambil menatap sendu kepada ayahnya

" Hem,hem kamu ini ya sudah pandai main sembunyi dari ayah !!

Enggak papa teman dekat tapi kalau dia serius sama kamu ,kalau Cuma bermain menyakiti mu jangan dekat ya nak ? " Jawab Ayah

" Dia serius sama Faria yah ?? kemaren dia bilang mau kerumah entah kapan dia lebih tua dari ku yah pasti ayah suka sama dia " Ucap Faria meyakinkan ayahnya.

" Ya kalau serius kesini aja , jangan melebihi batas ya kalian berdua karena belum halal juga apalagi kamu masih ujian sekolah dan setelah itu melanjutkan kuliah " Ujar Ayah

" Iya ayah , Faria akan ingat nasehat selalu " Jawab Faria sambil memeluknya

" Ya sudah kamu cepat istirahat , besok kan sekolah nak !! " Ucap ayah sambil mengelus pucuk kepala Faria

" Iya ayah Faria istirahat dulu.. cup .. " Ujar Faria sambil mengecup kedua pipi ayahnya.

Ayahnya pun menyelimuti Faria dengan selimut tebalnya dan beranjak keluar dari kamar sambil bergumam dalam hati

" Ternyata anakku sudah dewasa , dia sudah menemukan cinta keduanya , semoga aja selalu bahagia ya Allah jaga putriku berikan lah kedamaian selalu kepadanya " sambil bergumam dalam hati nya dan menutup pintu kamar secara pelan .

*********************************************

"Cinta ayah itu bagaikan matahari, selalu ada meskipun terkadang tertutup awan."

"Ayah mungkin tidak selalu menunjukkan cinta dengan kata-kata, tapi ia selalu menunjukkannya dengan tindakan."

"Seorang ayah mungkin tidak sempurna, tapi cintanya kepada anak-anaknya adalah yang paling tulus."

*****************************************

                           Happy Reading 🥰🥰🥰

Komen dikit - dikit  ya buat nambah semangat spill nulisnya ...

Terpopuler

Comments

Hafsyah Devandaz

Hafsyah Devandaz

Lanjut

2024-06-27

2

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan
2 Asrama Pondok
3 Taman
4 Berkumpul Teman
5 Di Sekolah
6 Suasana Hati
7 Pov Afi dan Family
8 Rumah Nenek
9 Ujian Akhir Sekolah
10 Lanjut Part
11 Pengumuman Kelulusan
12 Pov Vicky dan Wahid
13 Tetangga Julid
14 Pagi Hari (Jogging)
15 Puncak Wisuda
16 Bertamu ( Pasang Cincin )
17 POV Reni
18 Kembali Pondok
19 Berlanjut
20 Bahagia
21 Masa Lalu Afi
22 Acara Pondok
23 Kembali Kerumah
24 Rencana Berlibur
25 Pantai
26 Liburan Telah Usai
27 Perhatian Calon Mertua
28 Part...
29 Keberangkatan
30 Kairo
31 Apartement Sahabat
32 Nyaman
33 Pulang Ke Indonesia
34 Pindah Rumah
35 K.C.S.S.M
36 Suasana Kantor Baru
37 Bertemu Sahabat
38 Cemburu
39 Kotak Musik
40 24 Jam Bersama
41 Kejutan
42 Kecelakaan
43 Kritis
44 Pemakaman
45 BayanganMu
46 Memakai Cadar
47 Bermimpi
48 Kedatangan Pacar Bos
49 Dasar Lonte
50 Pertemuan Tak Terduga
51 Keputusan Yang Terbaik
52 Perasaan Yang Tersembunyi
53 Kumpul Kembali
54 Panggilan Telepon
55 Perubahan dan Harapan Baru
56 Pertunangan Sahabat
57 Pertemuan Keluarga
58 Meminta Restu
59 Fitting Baju Pengantin
60 Sesuai Janji
61 Keputusan yang Sulit
62 Rindu
63 Pulang Kerumah Pak Suami!!
64 Harapan Baru
65 Keputusan Yang Bijak
66 Pernikahan Sahabat
67 Malam Pertama
68 Kebahagiaan
69 Semangat Untuk Berjalan
70 Keinginan Untuk Bekerja
71 Pondok Pesantren
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Perkenalan
2
Asrama Pondok
3
Taman
4
Berkumpul Teman
5
Di Sekolah
6
Suasana Hati
7
Pov Afi dan Family
8
Rumah Nenek
9
Ujian Akhir Sekolah
10
Lanjut Part
11
Pengumuman Kelulusan
12
Pov Vicky dan Wahid
13
Tetangga Julid
14
Pagi Hari (Jogging)
15
Puncak Wisuda
16
Bertamu ( Pasang Cincin )
17
POV Reni
18
Kembali Pondok
19
Berlanjut
20
Bahagia
21
Masa Lalu Afi
22
Acara Pondok
23
Kembali Kerumah
24
Rencana Berlibur
25
Pantai
26
Liburan Telah Usai
27
Perhatian Calon Mertua
28
Part...
29
Keberangkatan
30
Kairo
31
Apartement Sahabat
32
Nyaman
33
Pulang Ke Indonesia
34
Pindah Rumah
35
K.C.S.S.M
36
Suasana Kantor Baru
37
Bertemu Sahabat
38
Cemburu
39
Kotak Musik
40
24 Jam Bersama
41
Kejutan
42
Kecelakaan
43
Kritis
44
Pemakaman
45
BayanganMu
46
Memakai Cadar
47
Bermimpi
48
Kedatangan Pacar Bos
49
Dasar Lonte
50
Pertemuan Tak Terduga
51
Keputusan Yang Terbaik
52
Perasaan Yang Tersembunyi
53
Kumpul Kembali
54
Panggilan Telepon
55
Perubahan dan Harapan Baru
56
Pertunangan Sahabat
57
Pertemuan Keluarga
58
Meminta Restu
59
Fitting Baju Pengantin
60
Sesuai Janji
61
Keputusan yang Sulit
62
Rindu
63
Pulang Kerumah Pak Suami!!
64
Harapan Baru
65
Keputusan Yang Bijak
66
Pernikahan Sahabat
67
Malam Pertama
68
Kebahagiaan
69
Semangat Untuk Berjalan
70
Keinginan Untuk Bekerja
71
Pondok Pesantren

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!