..........................................
Tepat pukul 04.00 shubuh , adzan pun berkumandang menandakan waktu sholat dua rakaat Faria bangun untuk bersiap melaksanakan sholat secara berjama’ah. Dia pun membangunkan sahabatnya yang lagi tidur pulas di dalam selimut tebal nya.
.
.
.
" Reni, bangun ayo kita sholat shubuh dulu habis gitu kita lari pagi " Ucap Faria sambil membangunkan nya.
" Euuughh !! hem emang udah jam berapa Far kok udah bangunin aku ? " Jawab Reni sambil mengucek kedua mata nya.
" Ini jam 4 shubuh Reni ayo siap-siap berjama’ah " " Ucap Faria sambil menarik tangan Reni pelan-pelan
" Eh iya iya ini Far aku berdiri bangun , bentar aku mandi dulu " Ucap Reni sambil melangkahkan kaki nya masuk kekamar mandi
" Oke aku tunggu " Jawab Faria
Beberapa menit kemudian Reni pun sudah selesai dengan aktivitasnya , diapun bergabung untuk sholat berjama’ah dengan keluarga Faria dia sangat berkesan karena mereka selalu berjama’ah setiap hari sambil bergumam dalam hati nya.
" Yaa Allah begitu bahagianya keluarga ini selalu bahagia dan melaksanakan kewajiban dengan berjama’ah setiap hari , aku terharu melihat semua ini " Ucap Reni bergumam dalam hati.
" Sini nak ayo kita sholat berjama’ah nanti shubuh nya keburu hilang " Ajak Umi tersenyum manis
"Eh iya Umi ayo " Jawab Reni
Mereka pun melaksanakan sholat dua rakaat secara bersama , setelah itu tidak lupa membaca Al-qur’an betapa sejuknya suara merdu saling berkumandang sampai terdengar di telinga dan hati begitu adem .
Setelah selesai mereka pin bergegas membereskan mukenahnya masing – masing setelah itu berangkat lari pagi dan meminta ijin kepada umi dan ayah karena hari ini libur mereka memasak agak siang.
" Umi , ayah aku pamit jalan pagi dulu ya sama Reni ? " Pamit Faria
" Iya nak , hati – hati dijalan ya jangan lupa nak belanja bumbu dapur dan sayurannya ya ? " Jawab Umi sambil mengingatkan pesanan nya.
"Oke siap , berangkat dulu ya ? " Sahut Faria sambil mencium kedua tangan ayah dan Umi di ikuti dengan Reni yang di belakangnya.
" Ayo Ren, kita jalan pagi dulu biar sehat bugar
" Ajak Faria sambil tersenyum
" Let’s go Far " Jawab Reni terkekeh
" Oiya Ren , kamu kalau dirumah bangun nya jam berapa sih kok tadi masih males buat bangun " Tanya Faria
" Aku biasanya bangun siang Far , habis sholat shubuh tidur lagi jadi siang melulu kalau bangun " Jawab Reni sambil terkekeh.
" Pantas aja kamu ini sulit di bangunin , payah anak gadis bangunnya siang di patok ayam rejekinya " Ucap Faria sambil bercanda
" Hehehe iya mau gimana lagi Far, adikku kadang enggak mau sama aku kalau adikmu kan nurut banget tu sama kamu ? beda sama aku seperti tak punya saudara kandung hahaha " Jawab Reni tertawa
" Hadeh, kamunya aja nggak bisa sabar hadapi adikmu Ren sesama saudara jangan bertengkar terus lah " Jawab Faria menasehati sahabatnya
" Iya gimana ya kalau nggak berantem rumah sepi tanpa dengar ocehan dari dia Far " Sahut Reni
" Wah, wah berarti kamu senang banget nge goda adik mu ya ? " Ucap Faria tersenyum
" Hehehe iya gitu dah Far senang banget kalau dia ngoceh tiap hari, seperti ada mainan gitu " Jawab Reni
" Hahahaha, iya sama aja kayak adikku Ren tiap hari juga gitu mungkin kalau udah dimarahin mereka diem " Ucap Faria tertawa lirih.
" Iya sama aja kalau begitu !!
Eh Far ayo kita duduk di taman itu " Ajak Reni sambil berlari kecil menuju taman
" Iya ayo jalan dulu dah
Sejuk banget ya jam segini , banyak yang jualan juga ramai juga Ren ? " Jawab Faria melihat kanan kiri sambil menghirup udara nan sejuk di taman kota.
" Iya sejuk banget ini Ac alami ini mah Far hahaha " Jawab Reni terbahak - bahak
" Iya juga sih Ac di ruangan taman hehehe " Sahut Faria sambil terkekeh
" Far , aku mau beli minum sama camilan dulu ya kamu tunggu sini " Pamit Reni
" Oke Ren " Jawab Faria sambil mengangkat jempolnya
Tak lama kemudia Reni membawa banyak paper bag yang isinya camilan , ntah berapa macam camilan yang dia beli.
" Wah Ren , banyak banget kamu beli emang segini habis apalagi ini masih pagi Reni ? " Tanya nya
" Siapa juga yang mau habisin ini semua Faria, ini nanti kita bawa pulang biar dimakan umi dan ayah kamu kan dirumahpada kumpul semua " Jawab Reni sambil menyodorkan paper bag nya.
" Makasih ya Ren, nggak usah repot – repot gini " Ucap Faria tersenyum
" Iya sama – sama Faria
Udah ayo kita bawa aja , katanya tadi mau kepasar kan disuruh Umi belanja " Jawab Reni
" Iya ayo kita belanja dulu takut pasarnya tutup" Ajak Faria
Mereka pun berjalan menuju pasar untuk berbelanja jenis sayur dan bumbu dapur yang sudah di tulis rapi oleh Umi Zulaeha. Faria saling tawar menawar kepada ibu pasar dan akhirnya dapat harga murah betapa senangnya dia bisa menawar harga di pasar.
" Far ,kamu udah kebiasaan ya menawar gitu sama ibu pasar tadi ? " Tanya Reni heran melihat bawaan Faria yang terlihat gampang menawarnya.
" Hehehe iya kalau sama Umi pasti nggak boleh nawar gitu sih Ren, tapi ya mau gimana lagi kita kan pembeli nggak papa kan tawar menawar yang penting tak sampai mematikan harga pasar " Jawab Faria tertawa lirih.
" Hahaha udah pantas banget kamu jadi IRT Far pintar tawar menawar gitu kalau aku mah malah tidak mengerti , soalnya yang belanja dirumah mama ku sama bibi " Sahut Reni tertawa.
" Hahahahaa, lain kali kamu belajar biar nggak kaget kalau disuruh orang rumahmu Ren" Jawab Faria sambil tertawa.
" Iya juga sih , ini aku udah belajar lihat kamu menawar seperti tadi " Ucap Reni
" Iya sudah ayo kita pulang ,terus masak bantuin aku kupas bumbu ini " Ajak Faria sambil berjalan
" Far, far tunggu emang kamu bisa masak kah? Panggil Reni sambil berlari mengejar Faria
" Ish kamu ini ya , aku bisa masak lah Cuma itu aja gampang kok mulai kecil aku udah diajari sama Umi aku Ren !! " Ucap Faria sebal kepadanya
" Hebat juga sahabat ku ini pokoknya perfect !! " Ujar Reni sambil tertawa
Mereka berjalan menuju kearah rumah ,sesampai rumah segera mencuci tangan dan membereskan belanja an pasar tadi.
" Far ini camilan nya aku siapin diatas meja ya ? " Ucap Reni sambil mengambil piring untuk ditata rapi.
" Iya Ren, kamu taruh aja depan tv itu ada ayah umi, adik biar dibuat camilan " Jawab Faria sambil mencuci ayam yang sudah di potong
Tap
Tap
Tap
" Umi, ayah adik ini Reni siapin camilan buat nonton tv tadi beli di taman kota " Ucap Reni sambil menyodorkannya
" Iya nak nggak usah repot – repot gini toh anggap aja disini rumah sendiri nggak udah beli ini begitu banyak " Jawab Ayah Anwar
" Ini nggak repot kok , yaudah aku bantu Faria didapur " Ucap Reni sambil berjalan menuju dapur.
" Makasih Nak " Ucap Ayah dan Umi begitu tulus.
" Sama – sama ayah umi " Jawab Reni tersenyum tulus
" Far, aku bantu apa ini ? " Tanya Reni sesampai di dapur.
" Kamu kupas bawang putih aja habis gitu nanti tempenya di goreng ya ? " Jawab Faria
" Oke deh, tapi aku kalau goreng nggak bisa Far " Sahut Reni cengar cengir kuda
"
Iya sudah nggak papa biar aku aja yang goreng kamu nanti siapin diatas meja makan aja ya " Jawab Faria sambil tersenyum menoleh kearahnya
" Oke siap bos " Sahut Reni semangat
Beberapa jam kemudian ,semua masakan sudah tersaji diatas meja makan ada lauk pauk, cap jay dan buah-buahan untuk cuci mulut..
" Umi, ayah ,adik ayo kita makan bersama makanannya udah siap semua " Panggil Faria memanggil nya
" Oke siap bos " Jawab Mereka serempak berteriak.
" Wah, wah lezatnya pasti enak banget ini masakan kak Faria " Ucap Adik Yaya
" Pastinya dek, ayo cepat duduk dan makan " Jawab Adik Mega
" Jangan lupa baca basmalah ya anak-anak " Ucap Ayah Umi menegur nya.
" Iya ayah, umi " Jawab Mereka sambil berdoa
" Ayo nak Reni duduk makan bareng " UcapUmi mempersilahkan nya.
" Iya Umi " Jawab Reni tersenyum
" Wah enak banget ini Faria, aku nggak nyangka kamu pintar masak " Ucap Reni sambil melahap makanannya.
" ISh kamu ini ya ada aja dah, udah habisin jangan ramai kalau sedang makan !! " Jawab Faria menegur nya.
" Nambah lauk nya nak, jangan sungkan ya makan aja " Ucap Umi begitu tulus
" EH eh iya Umi ini udah ambil banyak kok " Jawab Reni sambil tersenyum manis
Mereka pun makan dengan sangat nikmat , setelah selesai semua tak lupa membereskan semua nya mencuci piring serta mengelap meja makan. Dirunah Faria tidak ada pembantu semua pekerjaan dia kerjakan sendiri saling bergotong royong dengan ayah, umi, dan kedua adiknya . Setelah selesai semua mereka pun menonton tv diruang tengah sambil mengunyah camilan dan berbincang bersama.
Tak lama kemudian jam menunjukkan jam 10 pagi, Reni pun berpamitan kepada Faria untuk pulang sudah di telepon mama dan papa nya ada acara untuk menjaga adiknya yang ada dirumah.
"Umi, ayah saya pamit pulang ya ? " Pamit Reni kepada kedua nya
" Kok keburu nak nggak pulang nanti sore aja , ini masih panas loh lagian kan libur sekolah " Jawab Umi
" Ini udah ditelpon orang rumah umi suruh jaga adik soalnya mama dan papa mau ada acara " Sahut Reni tersenyum.
" Oalah yasudah hati – hati , salam buat keluargamu ya ? " Jawab Ayah
" Iya Ayah, Umi
Reni pulang dulu ya ? " Pamit Reni mencium tangan keduanya dengan takzim.
Iya nak
Jangan ngebut " Jawab kedua nya bersamaan.
" Ayo Ren, aku antar kedepan
Makasih ya udah nginap sini , kapan -kapan nginap sini lagi pintu rumah selalu terbuka buat sahabatku ini " Ucap Faria tersenyum manis.
" Iya sama – sama Far
Oke siap pasti aku sering-sering nginap sini , apalagi mau di tiinggal jauh oleh dirimu !! Iya sudah aku pulang dulu " Jawab Reni sambil cipika cipiki kepada Faria.
" Iya Ren hati – hati dijalan jangan kebut
Kalau udah sampai rumah hubungi aku " Ucap Faria tersenyum.
" Oke siap !!
Assalamualaikum " Jawab Reni sambil memakai jaket dan helm nya
" Waalaikumsalam Ren " Jawab Faria
Faria pun masuk kedalam rumah , dan langsung ke dalam kamarnya seperti biasanya dia setiap libur sekolah tidak pernah kemana – mana mungkin dia membaca novel, main laptop dengan kedua adiknya . Saat liburan sekolah dia menghabiskan waktunya bersama keluarganya meskipun Cuma di dalam rumah dan halaman belakang . Itu saja sudah membuat hati Faria bahagia berkumpul bersama menghabiskan waktu bersama keluarga.
********************************
Quotes
"Dalam kehidupan keluarga, cinta adalah minyak yang memudahkan gesekan, semen yang mengikat lebih dekat bersama, dan musik yang membawa harmoni.
Ketika masalah datang,keluargamu yang akan selalu mendukungmu."
Happy Reading guys 💝💝💝
Tolong komentar ya buat semangat nulis nya
.
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
Alfian
Makasih kak sudah update🙏
2024-06-29
1