Pengumuman Kelulusan

Hari demi hari pun terlewati , tak terasa ujian sekolah pun sudah berakhir . Mereka menunggu detik pengumuman didepa kelas nya ada yang sudah menangis duluan takut tidak lulus tak yakin sepenuhnya , adapula yang menunggu sambil bercanda dan yakin kalau mereka lulus 100 % dan mendapat nilai yang memuaskan. Beberapa menit kemudian kepala sekolah mengumumkan bahwa kelulusan sudah keluar dan bisa di lihat di mading depan halaman sekolah semua siswa pun berkumpul untuk melihatnya.

Tes

Tes

Tes

"Semua siswa siswi , bahwasanya pengumuman kelulusan sudah saya taruh di depan mading silahkan semuanya bergegas melihat kelulusan kalian semua !! " Ujar Kepala Sekolah memakai pengeras suara.

" Ayo Far cepet kita lihat , mudah – mudaham kita semua lulus !! " Ajak Reni sambil menarik tangan Faria

" Iya sabar Ren, ini aku jalan " Jawab Faria

Semua siswa beramai dan berlari betapa senang nya saat nama mereka dinyatakan lulus dan mendapat nilai yang memuaskan , tapi ada 3 murid yang menjadi juara nilai terbagus dari yang lainnya siapa lagi kalai bukan Vicky, Faria, Wahid.

" Far , alhamdulillah aku lulus " Ucap Reni sambil memeluknya

" Alhamdulillah Ren , aku cukup senang dengar nya selamat yaa ?

Bentar Ren aku lihat namaku dulu " Ujar Faria sambil melangkahkan kakinya didepan mading.

" Faria kamu dapat nilai tertinggi loh, selamat ya Far ? " Ujar teman satu kelas Faria

" Ya Allah Alhamdulillah , beneran kamu tak bercanda kan aku lihat sendiri aja takutnya zonk ? " Sahut Faria sambil bersyukur.

" Iya coba dah kamu lihat , aku ke anak-anak dulu ya ? " Jawab Teman Faria

" Iya , iya " Sahut Faria sambil mencari nama nya di papan sebelahnya ternyata benar nilai tertinggi dari temannya

" Ya Allah Alhamdulillah , akhirnya dapat nilai yang memuaskan " Ucap Faria sambil bersujud

syukur dan menangis terisak betapa bahagianya dia bisa mendapat nilai tertinggi.

" Faria, bangun udah jangan nangis seharusnya kamu senang dapat nilai memuaskan kok tambah nangis ? " Ujar Reni sambil merangkul Faria.

" Ini tangis kebahagiaan Ren , aku begitu senang akhirnya doa ku terhijabah oleh Allah !! " Jawab Faria begitu bersyukur banget atas apa yang ia dapat

" Hehehe, kirain kami nangis kenapa Far selamat ya sahabat aku ini memang paling pintar " Sahut Reni tertawa bahagia

" Makasih Ren, kamu juga pintar kok ? " Jawab Faria begitu tulus

" Hay Far selamat ya kamu dapat nilai tertinggi !! " Sapa Vicky sambil memberikan senyuman manis kepadanya

" Eh iya Vicky makasih ya, kamu dan Wahid juga dapat nilai tertinggi juga !! " Jawab Faria dengan senyuman manis

" Iya sama – sama Far, ya aku nggak nyangka dapat nilai segitu iya kan Wahid ? " Sahut Vicky menyenggol siku tangan Wahid.

" Hehehe iya itu Alhamdulillah kita harus bersyukur, oiya selamat juga buat kamu Far sampai lupa mau kasih ucapan selamat !! " Ujar Wahid dengan tulus

" Iya Wahid " Jawab Faria

" Oiya Far nanti setelah pulang sekolah kita ke bascame lagi ya buat bahas pentas seni dan lombanya !! Ujar Vicky.

" Iya Vicky " Jawab Faria

" Iya sudah aku ke ruangan osis duluan " Ujar

Vicky sambil pamit ke Faria yang diikuti Wahid dari belakang

" Iya iya iya " Jawab Faria menganggukan kepalanya.

Beberapa menit kemudian , ada seorang siswa berlari kearah Faria dengan tersenggal senggal

" Huh, huh, huh Far kamu dipanggil guru BK sekarang !! " UjarTemannya sambil berlari ke arah Faria.

" Loh ada apa kok di suruh menghadap beliau ? " Jawab Faria

" Nggak tau juga , tadi bilangnya Cuma disuruh panggil kamu suruh ke ruangannya gitu Far ? " Ujar Temannnya sambil mengedihkan bahu nya.

" Iya sudah, terimakasi ya ? " Jawab Faria

" Iya sama – sama , aku kekantin dulu bye ?? " Sahut Temannya

"Oke bye , bye !! " Ucap Faria sambil melambaikan tangannya

" Ren, aku keruangan guru BK dulu ya kamu ikut atau diam sini ? " Ujar Faria

" Aku nunggu sini aja Faria, kan aku tidak dipanggil takutnya malah kenak semprot kalau aku ikut kan serem !! " Jawab Reni sambil terkekeh.

" Iya sudah aku ke ruangan dulu ya ? " Sahut Faria langsung berdiri dari tempat duduk nya.

" Iya Far , semoga aja kabar bahagia buat kamu ya " Jawab Reni sambil menepuk tangan Faria

Tok

Tok

Tok

" Assalamualaikum pak, boleh saya masuk ? " Ucap Faria sambil mengetuk pintu ruangan.

" Waalaikumsalam , silahkan masuk Faria " Jawab Guru BK

" Permisi pak, ada keperluan apa bapak memanggil saya ? " Ujar Faria penuh ketakutan

" Silahkan duduk dulu Far, udah jangan tegang gitu rileks aja ya ? " Ujar Guru BK mempersilahkan duduk.

" Iya pak " Jawab sambil menundukkan kepalanya dan duduk dengan sopan

" Faria, kamu dapat beasiswa sekolah karena nilai kamu tertinggi pada tahun ini dan kamu langsung di minta kuliah di universitas ternama " Ujar Guru BK sambil menyodorkan sebuah kertas kepada Faria.

" Ya Allah ini beneran , bukan prank kan pak ?" Sahut Faria sambil mata nya berkaca-kaca tak menyangka dirinya akan mendapatkan beasiswa yang dia inginkan.

" Iya Faria, kamu dapat beasiswa jadi kamu langsung kasihkan ke orang tuamu untuk tanda tangan ya besok temui saya lagi dan bawa semua persyaratan yang ada di surat itu !! " Jawab Guru BK.

" Iya siap pak, terimakasih banyak bapak sudah membantu saya " Ujar Faria sambil mencium tangan gurnya begitu takzim

" Iya sama – sama , ini semua hasil kamu belajar dengan giat dan selalu mengharumkan nama sekolah " Ujar Guru BK begitu tulus.

" Iya pak, saya pamit undur diri sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih pak? " Jawab Faria

sambil menundukkan kepalanya dan berlalu keluar ruangan.

" Iya Faria " Sahut Guru BK

Di sepanjang lorong halaman sekolah Faria begitu semangat, siapa sangka dia mendapatkan beasiswa sesuai yang diinginkan dan merepotkan kedua orang tuanya ..

Tap

Tap

Tap

" Hey Far, gimana kenapa kamu dipanggil guru BK ? " Tegur sambil menarik tangan Faria.

" HEhehe, ada deh kamu mau tau atau mau tau banget Ren ? " Sahut Faria sambil senyum merekah.

" Ish kamu ini ya, ayolah Far aku pengen tau ada apa jangan bikin aku penasaran dong ?? " Ujar Reni memaksanya bicara.

" Huftt !! Kamu tau Reni aku mendapatkan beasiswa untuk menempuh kuliah di universitas ternama " Ujar Faria sambil memeluk Reni

" Ya Allah , selamat ya Far aku ikut senang juga akhirnya doa kamu terjawab juga !! " Ujar Reni sambil membalas pelukan Faria.

" Iya Reni , kamu kenapa kok mau nangis gitu ? " Jawab Faria menilisik mata Reni yang sudah memerah.

" Apa kita akan selalu bersama , sedangkan kamu kuliah jauh banget sedangkan disini apa kamu akan melupakan ku ? " Ucap Reni menatap sendu dan melepas pelukannya.

" Kamu ini bicara apa Reni, pastinya aku nggak akan lupain sahabat aku ini meskipun kita berjauhan pasti aku selalu kabari kamu kok " Sahut Faria sambil mengelus punggung Reni.

" Makasih ya Far ?? Kamu sudah mau jadi sahabat terbaik aku mulai kecil sampai besar saat ini aku sangat bahagia punya sahabat seperti kamu ? " Sahut Reni tersenyum bahagia.

" Iya Ren aku juga bahagia , semoga kita selalu bersama sampai menuai bersama " Jawab Faria tersenyum manis.

" Janji jangan lupakan aku kalau kita sudah berjauhan !! " Ucap Reni sambil mengaitkan jari kelingking nya

" Janji aku akan selalu ingat sama sahabat aku ini !! " Sahut Faria dengan tulus

" Iya sudah ayo kita ke bascame kan ada rapat osis aku mau ikut nemenin kamu boleh kan ? " Ajak reni.

" Iya ayo kalau mau ikut, aku tambah senang kalau ada teman " Sahut Faria sambil menggenggam tangan Reni

Mereka pun berjalan bersamaan menuju bascame osis , sesampai di sana mereka pun duduk dengan tertib.

" Sini Far, duduk sini !! " Panggil Vicky ke arah Faria

" EH iya Vicky aku duduk sini aja " Sahut Faria menolak secara halus.

" Iya sudah Far " Jawab Vicky tersenyum manis.

Vicky pun beranjak dari duduk nya untuk membuka rapat bersama . Disamping dia sudah ada Wahid mendampinginya.

" Siang semua teman – temanku

Salam sehat semua !! " Ujar Vicky begitu semangat

" Siang juga kak Vicky ?? " Jawab Anggota Osis sambil berteriak serempak.

" Pada agenda hari ini kita membahas lagi persiapan pentas seni yang kurang lebih 5 hari apa kalian sudah siap buat meramaikannya !! Ucap Vicky dengan wajah datar.

" Siap Kak Vicky !! " Jawab Mereka Serempak

" Kak Vicky memangnya tidak mau sumbang lagu buat kenangan saat pentas seni nanti ? " Ujar salah satu anggota osis.

" HEhehe pengen nya gitu sih?? " Sahut Vicky sambil tersenyum

" Gimana kalau Kak Vicky duet aja sama kak faria ? " Ujar anggota osis lainnya

" Aku setuju banget itu kalau mereka berduet " Jawab Reni dan Wahid berucap secara bersamaan.

" Gimana Faria apa kamu mau berduet denganku ? " Tanya Vicky

" Aku terserah kamu aja Vicky !! " Jawab Faria sambil tersenyum

Hore

Hore

Hore

" Akhirnya mereka nyanyi berdua pasti suaranya merdu banget ?? " Ujar Semua anggota osis

" Gimana kalau nyanyi lagu maulana Engkau lah satu - satunya Far ? " Tanya Vicky

" Iya aku ikut aja dah " Sahut Faira

" Oke semuanya udah fix ya kita udah susun semua acaranya !! " Ujar Vicky

" Iya kak Vicky !! " Jawab Mereka dengan lantang

" Saya akhiri rapat hari ini selamat siang semua " Ujar Vicky

Semua osis pun keluar secara bersama dan pulang , mereka segera mangambil barangnya masing-masing di loby .

" Ren, aku pulang dulu ya ? " Ucap Faria

" Nggak bareng sama aku Far ayo kalau mau bareng ? " Ajak Reni

" Makasih Ren, aku pulang sendiri aja " Sahut Faria menolak secara halus.

" Iya sudah hati-hati Far " Ujar Reni

Faria hanya menganggukkan kepala nya dan berlalu cepat pulang karena mau cepat sampai dirumah buat memberi kabar bahagia untuk kedua orangtuanya. Setengah menit kemudian Faria pun sudah sampai rumah dan berlari kecil menghampiri kedua orang tuanya.

" Assalamualaikum semua, Faria datang ?? " Ujar Faria sambil berlarian.

" Waalaikumsalam nak , jangan lari – lari gitu jatuh " Jawab Umi sambil menegur nya.

" Hehehe iya umi " Jawab Faria sambil mencium telapak tangan orangtuanya secara bergantian.

" Gimana nak , kamu lulus kan ? " Tanya Ayah

" Alhamdulillah lulus Ayah, dan ayah tau aku juga dapat nilai tertinggi + beasiswa di universitas ternama yah ? Ini surat nya yah tanda tangani ya besok Faria bawa lagi ke sekolah !! " Jawab Faria sambil menyodorkan kepada ayahnya

" Ya Allah akhirnya kamu bisa mendapatkan beasiswa juga nak , ayah dan umi sangat bangga sama kamu !! " Ujar kedua orang tua Faria sambil memeluk Nya.

"Ini semua berkat doa kalian semua , tanpa doa kalian aku tak bisa mencapai semua ini " Sahut Faria sambil membalas pelukan dengan sangat erat

" Iya sudah kamu ganti baju habis gitu makan ya " Ujar umi

" Baik umi ku sayang. Cup !! " Sahut Faria sambil mencium pipi umi nya.

" EH eh eh ayah kok enggak dicium juga ? " Sahut ayah Faria

" HEhehe , iya lupa ayah ?? " Jawab Faria sambil berbalik dan mencium ayahnya

Di saat kamar Faria membereskan semua barangnya , diapun melakukan rutinitasnya mandi, sholat dan makan setelah itu istirarahat sebentar.

Tak lama kemudian Faria terbangun karena ada suara telepon berdering.

Tring

Tring

Tring

Kak Afi

Assalamualaikum hubby ?

Faria

Waalaikumsalam kak .. dengan suara serak nya khas orang bangun tidur.

Kak Afi

Loh kamu lagi tidur kah ? Apa aku ganggu kamu hubby ?

Faria

Enggak kok kak, ini aku sudah mau bangun

Ada apa kak ?

Kak Afi

Selamat ya Hubby atas kelulusan kamu , piya kamu dapat beasiswa juga ya ?

Faria

Iya kak makasih ya semua ini juga support dari kamu , oiya kok kakak tau aku dapat beasiswa tau dari mana ?

Kak Afi

Iya siapa lagi kalau bukan duo sejoli itu hubby , aku harap kamu saat kuliah tidak melupakan aku begitu saja ya tetap selalu kasih kabar ya hubby ?

Faria

Dasar mereka itu ya, orang aku mau kasih tau ka Afi eh malah tau dari mereka maaf ya ?

Enggak bakal lupa kak , kan aku disana buat masa depan ku juga mencari ilmu bukan mau senang – senang juga jadi jagan berpikir yang aneh kak.

Kak Afi

Aku hanya takut saja kamu melupakan aku hubby

Janji ya selalu kasih kabar ?

Faria

Iya kak aku janji pasti kasih kabar sama kakak.

Kak Afi

Iya udah aku mau bantu kakak ku dulu ya hubby ?

Jangan lupa jaga kesehatan, insya allah aku besok sudah balik pondok pas acara pentas seni kamu.

Faria

Iya kak, kakak juga jaga kesehatan

Assalamualaikum kak ?

Kak Afi

Waalaikumsalam hubby 😊😊

" Semoga engkau memberi petunjuk yang terbaik buat semua ini ya Allah , aku hanya ingin membahagiakan orang-orang yang cinta sama diriku " Ucap lirih Faria sambil memandang handphone di genggamannya.

Sore pun begitu larut , matahari pun tenggelam menunjukkan bahwa hari sudah gelap Faria pun bergegas mandi dan sholat bersama keluarganya . Begitu hangat keluarga Faria selalu kompak mengerjakan segala sesuatu bersama, dia mengingatkan kepada kedua orang tuanya bahwa berkas yang mau di bawa besok harus di tanda tangani kedua orang tua nya segera membubuhi tandatangannya dan memberikan nasihat baik untuk Faria dalam menuntut ilmu di negara orang dan tak lupa mengingatkan untuk mengerjakan sholat 5 waktu dengan tepat.

Faria di terima universitas ternama di kairo sesuai keinginannya dia ingin menjadi seorang yang sukses untuk membahagiakan keluarganya biar tidak di cemooh oleh beberapa tetangga julid , dia ingin merubah kehidupan keluarga nya jauh lebih baik dan kelak suatu nanti bisa memberikan pendidikan yang baik untuk kedua adiknya agar kedua orang tuanya tidak memikirkan yang terlalu berat.

*****************************************

Pergunakan masa mampu kita sekarang untuk selalu melakukan hal yang baik dan bermanfaat.

Terus menerus , sebelum waktu itu datang karena pada saat itu juga akan menjadi kenangan terindah. Sebab akan ada pada saatnya kita menjadi bayi , remaja, dewasa, dan kembali menjadi bayi lagi .

                    Happy Reading Guys💕💕🙏

Terpopuler

Comments

Adzkia

Adzkia

Terimakasih banyak semua pembaca yang sudah mampir membaca karyaku🙏

2024-06-28

0

serly

serly

Baru buka lamgsung baca sampai bab terakhir💞💞

2024-06-28

0

Ilyas

Ilyas

Lanjut kak thour👍

2024-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan
2 Asrama Pondok
3 Taman
4 Berkumpul Teman
5 Di Sekolah
6 Suasana Hati
7 Pov Afi dan Family
8 Rumah Nenek
9 Ujian Akhir Sekolah
10 Lanjut Part
11 Pengumuman Kelulusan
12 Pov Vicky dan Wahid
13 Tetangga Julid
14 Pagi Hari (Jogging)
15 Puncak Wisuda
16 Bertamu ( Pasang Cincin )
17 POV Reni
18 Kembali Pondok
19 Berlanjut
20 Bahagia
21 Masa Lalu Afi
22 Acara Pondok
23 Kembali Kerumah
24 Rencana Berlibur
25 Pantai
26 Liburan Telah Usai
27 Perhatian Calon Mertua
28 Part...
29 Keberangkatan
30 Kairo
31 Apartement Sahabat
32 Nyaman
33 Pulang Ke Indonesia
34 Pindah Rumah
35 K.C.S.S.M
36 Suasana Kantor Baru
37 Bertemu Sahabat
38 Cemburu
39 Kotak Musik
40 24 Jam Bersama
41 Kejutan
42 Kecelakaan
43 Kritis
44 Pemakaman
45 BayanganMu
46 Memakai Cadar
47 Bermimpi
48 Kedatangan Pacar Bos
49 Dasar Lonte
50 Pertemuan Tak Terduga
51 Keputusan Yang Terbaik
52 Perasaan Yang Tersembunyi
53 Kumpul Kembali
54 Panggilan Telepon
55 Perubahan dan Harapan Baru
56 Pertunangan Sahabat
57 Pertemuan Keluarga
58 Meminta Restu
59 Fitting Baju Pengantin
60 Sesuai Janji
61 Keputusan yang Sulit
62 Rindu
63 Pulang Kerumah Pak Suami!!
64 Harapan Baru
65 Keputusan Yang Bijak
66 Pernikahan Sahabat
67 Malam Pertama
68 Kebahagiaan
69 Semangat Untuk Berjalan
70 Keinginan Untuk Bekerja
71 Pondok Pesantren
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Perkenalan
2
Asrama Pondok
3
Taman
4
Berkumpul Teman
5
Di Sekolah
6
Suasana Hati
7
Pov Afi dan Family
8
Rumah Nenek
9
Ujian Akhir Sekolah
10
Lanjut Part
11
Pengumuman Kelulusan
12
Pov Vicky dan Wahid
13
Tetangga Julid
14
Pagi Hari (Jogging)
15
Puncak Wisuda
16
Bertamu ( Pasang Cincin )
17
POV Reni
18
Kembali Pondok
19
Berlanjut
20
Bahagia
21
Masa Lalu Afi
22
Acara Pondok
23
Kembali Kerumah
24
Rencana Berlibur
25
Pantai
26
Liburan Telah Usai
27
Perhatian Calon Mertua
28
Part...
29
Keberangkatan
30
Kairo
31
Apartement Sahabat
32
Nyaman
33
Pulang Ke Indonesia
34
Pindah Rumah
35
K.C.S.S.M
36
Suasana Kantor Baru
37
Bertemu Sahabat
38
Cemburu
39
Kotak Musik
40
24 Jam Bersama
41
Kejutan
42
Kecelakaan
43
Kritis
44
Pemakaman
45
BayanganMu
46
Memakai Cadar
47
Bermimpi
48
Kedatangan Pacar Bos
49
Dasar Lonte
50
Pertemuan Tak Terduga
51
Keputusan Yang Terbaik
52
Perasaan Yang Tersembunyi
53
Kumpul Kembali
54
Panggilan Telepon
55
Perubahan dan Harapan Baru
56
Pertunangan Sahabat
57
Pertemuan Keluarga
58
Meminta Restu
59
Fitting Baju Pengantin
60
Sesuai Janji
61
Keputusan yang Sulit
62
Rindu
63
Pulang Kerumah Pak Suami!!
64
Harapan Baru
65
Keputusan Yang Bijak
66
Pernikahan Sahabat
67
Malam Pertama
68
Kebahagiaan
69
Semangat Untuk Berjalan
70
Keinginan Untuk Bekerja
71
Pondok Pesantren

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!