Suasana Hati

Di sore hari tepat pukul 3 sore semua keluarga Faria berkumpul, dimana mereka sedang menikmati senja sore dengan senda gurau bercerita . Di lain sisi kedua orang tua Faria, nenek dan kakek bertanya tentang kelanjutan setelah lulus sekolah lanjut kuliah atau berkerja, tidak luput juga kedua adik Faria yang sering banget kepo dan meledek kakaknya makin tambah ramai dan seru merasakan kehangatan yang ada d ruang keluarga .

" Dek, lagi ngemil apa kamu kok enak banget dimakan sendiri " Tanya Faria kepada Mega

" Oh ini kak aku lagi makan makroni pedas, sama basreng ori enak banget loh , kakak mau ini ? " Jawab Mega sambil menyodorkan toples yang ada dipangkuan nya.

" Mau sini aku coba pasti enak banget, nyam nyam nyam !! Enak banget dek rasanya , makanya sama kamu di makan sendiri tidak berbagi " Ujar Faria

" Hehehe, maaf kak lupa mau berbagi " Jawab Mega sambil terkekeh.

" Huh !! Daasar kamu kak Mega si pelit itu emang dari dulu " Ujar Yaya menimpalinya.

" Udah jangan bertengkar gitu ah , bikin malu aja loh !! Cuma soal makanan " Tegur Nenek kepada meraka

" Maaf nenek " Jawab mereka bertiga sambil menunduk kan kepala.

" Faria, setelah lulus ini kamu mau lanjutin kuliah atau kerja nak ? Tanya kedua orangtua Faria

" Em, em kurang tau masih mau lanjutin atau gimana ! Nanti Faria pikir dulu " Jawab Faria

" Kalau bisa ya lanjut aja nduk ? apalagi kan kamu seneng banget tu belajar dan juga juga pintar " Ujar Kakek menimpalinya.

" Iya insya allah kek , nanti Faria cari informasi dulu sama guru BK buat konsultasi tentang pendidikannya " Jawab Faria

" Kalau kita berdua tidak keberatan kamu lanjut pendidikan , asal kamu giat belajar dan tidak main-main " Ujar Umi Faria.

" Iya umi , nanti Faria coba cari jalur beasiswa saja biar tidak terlalu banyak biaya kasian Umi dan Ayah " Jawab Faria begitu tulus.

" Mudah-mudahan dikasih kemudahan setiap langkahmu ya nak, kami semua hanya bisa mendoakan yang terbaik buat kamu " Ujar Ayah

" Iya makasih Ayah, pasti Faria juga akan sungguh-sungguh untuk meraih masa depan buat kebahagiaan kalian semua " Jawab Faria begitu tulus .

" Amiiin, semoga semua yang di cita-citakan kamu tercapai nduk ? " Ujar Kakek

" Iya kakek " Kata Faria memeluk Nenek dan Kakek nya

Menjelang maghrib semua keluarga sholat berjamaah bersama , setelah itu mereka membaca Al-quran suara merdu ber sautan dari mereka betapa sejuk nya hati mendengar ayat suci Alquran terasa tentram dan damai . Setelah selesai kegiatan tersebut mereka makan bersama di meja makan , selesai makan Nenek dan Kakek Faria berpamitan pulang takut hari semakin malam dan para cucu kesayangannya mengantar beliau pulang awalnya mereka menolak karena takut merepotkan cucu kesayangannya , tetapi para cucu mereka bersikukuh mengantarkan nya dan pada akhirnya mau diantar pulang juga dengan selamat .

Sesampai dirumah Faria masuk kamar membuka buku pelajarannya, dan melihat hp nya ada beberapa pesan yang masuk dari pujaan hati nya siapa lagi kalau bukan si Afi . Oiya Afi dan Faria sudah kenal dapat 3 bulan , jadi perasaan Afi masih tetap sama masih memperjuangkan meskipun Faria masih menutup akses hatinya .

Pesan Masuk

Kak Afi

Assalamualaikum Far .. lagi ngapain masih belajar ya ?

Beberapa menit tidak ada balasan dari Faria , Afi pun mengirimkan pesan lagi berkali-kali .

Kak Afi

Far

Far

Far

Kok tidak balas , apa kamu lagi sibuk ?

Kak Afi

Iya sudah kalau tidak dibalas mungkin lagi sibuk belajar , semangat ya belajarnya .. jangan lupa kalau sempat dibalas meskipun 1 huruf saja buat hati ini tidak khawatir ?

" Ya Allah Kak Afi ini ya , mulai kemaren hubungi terus padahal aku udah bilang jam segini pasti belajar " Ujar Faria membuka chat dari Afi dan membalasnya.

Pesan pun dibalas , meskipun cuma mengucapkan salam saja karena Faria benar-benar mau konsentrasi dulu dengan ujian nya untuk mencapai cita-cita nya. Dan Afi pun paham dengan apa yang Faria kerjakan saat ini dan tidak memikirkan hal yang aneh tentang Faria .

Saat duduk di gazebo asrama , Afi bercerita kepada Vicky kalau Faria di hubungi jarang di respon mungkin direspon cuma berapa kata saja.

" Gus Vicky, aku mau tanya ya kenapa Faria akhir ini jarang banget balas chat aku ya ? Apa dia sibuk atau gimana ? " Tanya Afi dengan wajah sendu nya

" Yaelah Afi , ya jelas lah tidak dibalas karena senin depan ini ujian sekolah pastinya dia sibuk belajar kan kamu sendiri " Jawab Vicky begitu datar .

" Oalah pantas saja dia tak balas chat, kirain kenapa gitu gus ya aku sih gak mikir macam-macam sama dia cuma khawatir aja apa aku ada salah gitu sama dia ? Eh ternyata mau ada ujian sekolah toh " Ujar Afi.

" Iya Afi , udah kamu jangan berpikiran seperti itu toh dia itu tak dekat sama siapa di kelas jadi tenang aja masih aman " Jawab Vicky.

" Iya mudah-mudahan aja gus , meskipun sulit banget meluluhkan hatinya pasti lambat tahun dia mau juga " Ujar Afi

" Kamu yakin aja Afi, pasti dia luluh kok sabar aja dan berdoa Allah maha membolak-balikan hati " Jawab Vicky

" Iya gus siap dah kalau masalah itu , setiap di sepertiga malam aku selipkan nama dia gus !! " Jawab Afi

" Sebegitu cinta kah dirimu Afi ? sampai sebegitunya ? Tanya Vicky menatap sahabatnya.

" Jangan ditanya kalau itu gus, aku tidak akan merubah prinsipku untuk hati ini " Jawab Afi

" Oke aku paham dengan perasaan kamu , perjuangkan kalau emang patut di perjuangkan " Ujar Vicky sambil menepuk pundak Afi

I Iya gus baik , aku akan selalu ingat nasehat mu buat perjuangkan dia " Jawab Afi begitu yakin.

" Ya Allah gimana aku mau merebutnya dari Afi , sedangkan dia begitu menginginkan Faria !! Apa aku harus benaran ikhlas untuk semua meskipun hati ini begitu perih saat Afi berkata seperti ini " Ujar Vicky berkata dalam hati nya dan terasa air mata nya pun menetes dengan sendiri nya .

" Gus Vicky , hei kenapa mata nya merah gitu ? Nangis ya hayo lagi mikir apa sampai terbawa gitu sih !! Tegur Afi

" Hah, mana ada aku nangis sih Afi ini aku cuma kelilipan aja jangan ngaco dah kamu ini ya justru aku bahagia akhirnya kamu tidak mempermainkan perasaan wanita lagi aku sangat bersyukur kamu perlahan sudah banyak perubahan " Jawab Vicky sedikit kaget.

" Hehehee, kirain ada apa gus takutnya lagi mikirin Faria juga sampai matanya merah gitu dan tak terima jika aku bersama nya " Ujar Afi tertawa lirih

" Eh , eh tak begitu juga lah Afi udah lah ayo kita masuk kamar pasti si Wahid lagi nunggu kita bentar lagi kan mengkaji kitab nahwu Afi " Ujar Vicky.

" Iya sudah ayo gus, jadi lega aku denger jawaban seperti itu gus !!

Ayo gus " Ajak Afi

" Iya ayo " Jawab Vicky

" Ya Allah tegarkan hati ini , jangan engkau rapuhkan hati ini ya Rabb tuntun Hamba Mu ini biar tidak menyakiti hati sahabat ku " Ujar Vicky berdoa dalam hati.

Malam pun begitu larut , semua santri masuk di kelas mengkaji masing-masing ada yang mendengarkan sambil tidur, gurau dan sedikit juga yang mendengarkan karena di jam malam seperti ini kebanyakan para santri terkadang malas – malasan untuk mendengarkan kajian nahwu ya dibacakan Ustadz mereka.

Ustadz di pesantren ini kebanyakan masih muda cuma beberapa saja yang sepuh itu pun dapat dihitung, Ya maklum ya ini pondok modern bukan pondok yang terlalu ketat banget ya bisa di bilang pondok trend modern tapi ya tak terlalu ke trend nya juga masih ada pelajaran agama yang bisa di ikuti para santri untuk menimbah ilmu pesantren pada umumnya .

*****************************************

Quotes

"Cinta sejati bukanlah tentang menemukan seseorang yang bisa hidup bersamamu, tapi menemukan seseorang yang tidak bisa hidup tanpamu.

"Cinta dalam hati adalah api yang tak pernah padam, meski badai datang menghampiri."Cinta sejati tumbuh dari hati yang tulus dan ikhlas, tanpa mengharapkan balasan."

"Cinta bukan tentang berapa lama kita bersama, tapi tentang bagaimana kita saling memahami dan menghargai satu sama lain."

Happy Reading guys 💞💞

Yuks jejak kan komentar kalian biar tambah semangat nulisnya

Terpopuler

Comments

Adzkia

Adzkia

siap kaka💕💕

2024-06-28

0

Alfian

Alfian

lanjut thour🥰🥰

2024-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan
2 Asrama Pondok
3 Taman
4 Berkumpul Teman
5 Di Sekolah
6 Suasana Hati
7 Pov Afi dan Family
8 Rumah Nenek
9 Ujian Akhir Sekolah
10 Lanjut Part
11 Pengumuman Kelulusan
12 Pov Vicky dan Wahid
13 Tetangga Julid
14 Pagi Hari (Jogging)
15 Puncak Wisuda
16 Bertamu ( Pasang Cincin )
17 POV Reni
18 Kembali Pondok
19 Berlanjut
20 Bahagia
21 Masa Lalu Afi
22 Acara Pondok
23 Kembali Kerumah
24 Rencana Berlibur
25 Pantai
26 Liburan Telah Usai
27 Perhatian Calon Mertua
28 Part...
29 Keberangkatan
30 Kairo
31 Apartement Sahabat
32 Nyaman
33 Pulang Ke Indonesia
34 Pindah Rumah
35 K.C.S.S.M
36 Suasana Kantor Baru
37 Bertemu Sahabat
38 Cemburu
39 Kotak Musik
40 24 Jam Bersama
41 Kejutan
42 Kecelakaan
43 Kritis
44 Pemakaman
45 BayanganMu
46 Memakai Cadar
47 Bermimpi
48 Kedatangan Pacar Bos
49 Dasar Lonte
50 Pertemuan Tak Terduga
51 Keputusan Yang Terbaik
52 Perasaan Yang Tersembunyi
53 Kumpul Kembali
54 Panggilan Telepon
55 Perubahan dan Harapan Baru
56 Pertunangan Sahabat
57 Pertemuan Keluarga
58 Meminta Restu
59 Fitting Baju Pengantin
60 Sesuai Janji
61 Keputusan yang Sulit
62 Rindu
63 Pulang Kerumah Pak Suami!!
64 Harapan Baru
65 Keputusan Yang Bijak
66 Pernikahan Sahabat
67 Malam Pertama
68 Kebahagiaan
69 Semangat Untuk Berjalan
70 Keinginan Untuk Bekerja
71 Pondok Pesantren
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Perkenalan
2
Asrama Pondok
3
Taman
4
Berkumpul Teman
5
Di Sekolah
6
Suasana Hati
7
Pov Afi dan Family
8
Rumah Nenek
9
Ujian Akhir Sekolah
10
Lanjut Part
11
Pengumuman Kelulusan
12
Pov Vicky dan Wahid
13
Tetangga Julid
14
Pagi Hari (Jogging)
15
Puncak Wisuda
16
Bertamu ( Pasang Cincin )
17
POV Reni
18
Kembali Pondok
19
Berlanjut
20
Bahagia
21
Masa Lalu Afi
22
Acara Pondok
23
Kembali Kerumah
24
Rencana Berlibur
25
Pantai
26
Liburan Telah Usai
27
Perhatian Calon Mertua
28
Part...
29
Keberangkatan
30
Kairo
31
Apartement Sahabat
32
Nyaman
33
Pulang Ke Indonesia
34
Pindah Rumah
35
K.C.S.S.M
36
Suasana Kantor Baru
37
Bertemu Sahabat
38
Cemburu
39
Kotak Musik
40
24 Jam Bersama
41
Kejutan
42
Kecelakaan
43
Kritis
44
Pemakaman
45
BayanganMu
46
Memakai Cadar
47
Bermimpi
48
Kedatangan Pacar Bos
49
Dasar Lonte
50
Pertemuan Tak Terduga
51
Keputusan Yang Terbaik
52
Perasaan Yang Tersembunyi
53
Kumpul Kembali
54
Panggilan Telepon
55
Perubahan dan Harapan Baru
56
Pertunangan Sahabat
57
Pertemuan Keluarga
58
Meminta Restu
59
Fitting Baju Pengantin
60
Sesuai Janji
61
Keputusan yang Sulit
62
Rindu
63
Pulang Kerumah Pak Suami!!
64
Harapan Baru
65
Keputusan Yang Bijak
66
Pernikahan Sahabat
67
Malam Pertama
68
Kebahagiaan
69
Semangat Untuk Berjalan
70
Keinginan Untuk Bekerja
71
Pondok Pesantren

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!