PHSK EPS 8 ~ Jadilah milikku

Di Kamar Rawat inap tulip Joey dan Dianna masih fokus menunggu pulihnya paman mereka Xavier . Lenka yang juga setia menemani mereka ingin segera pamit pulang. Joey ingin mengantar lenka sampai parkiran . Hari ini Joey benar benar ingin mengungkapkan perasaannya kepada Lenka . Di dalam Lift Joey mencoba lebih dekat berkomunikasi dengan Lenka .

" Lenka " Panggil Joey

Lenka tersenyum ." Iya Mayor "

" bisakah aku mengatakan sesuatu padamu " Ucap Joey

" iya silakan Mayor " Ucap Lenka

" Maukah menjadi kekasihku ? " Tanya Joey

" Aku butuh waktu memikirkannya . Saat ini aku belum bisa menjawabnya " Jawab Lenka sambil melangkah keluar lift

Joey pun segera mengekor sampai ke parkiran . Joey merasa gugup karena baru pertama kali mengungkapkannya kepada seorang gadis selama 26 Tahun . Joey terkenal dingin dimata para wanita . Baru kali ini Joey mencoba menyampaikan isi hatinya pada seorang wanita . Namun jawaban judes Lenka membuatnya takut jika di tolak .

" Lenka awas " Ucap Joey sambil menarik pinggang ramping Lenka

Tubuh mereka pun menjadi begitu dekat . Dan Lenka memalingkan mukanya karena malu. Joey pun segera melepaskan pelukannya .

" Maaf lenka , tadi ada mobil yang hampir menyerempet mu " Ucap Joey

" Iya Mayor , aku pamit dulu " Lenka sambil menaiki motor

" Lenka sebentar " Sambil mendongakkan kepala Lenka

CUP

Joey mencium pipi Lenka dan membuat Lenka kaget . Dia langsung memegangi pipinya dan segera menancap Gas karena begitu malu . Dia begitu heran dengan kelakuan kapten Joey yang tak izin terlebih dulu. Joey mengambil ciuman pertamanya . Baru kali ini Lenka di cium oleh seorang laki laki . Lenka belum selesai dengan kegugupan Joey menembaknya ini malah Joey dengan agresif mencium pipinya . Mungkinkah sebenarnya joey itu agresif berbeda dengan cerita Dianna tentang Kakaknya yang kurabg berpengalaman dalam cinta . Ini justru terlihat seperti sudah ahli . Lenka bergidik memikirkan Joey yang tiba tiba mencium pipinya .

30 menit kemudian Lenka sampai di Markas Sniper pusat . Lenka mencoba tidak memikirkan hal barusan tetapi malah semakin nampak adegan Joey mencium pipinya. Dirinya yang sedari tadi melamun akhirnya dikagetkan oleh kedatangan Dirga yang sehabis pulang dari kampung halamannya .

" Hayolo " Ucap Dirga begitu keras mengagetkan Lenka

" Dirga lo bikin jantung gue mau copot" Ucap Lenka dengan mengelus dada.

" Habis dari mana lo ? " Tanya Dirga

" Gua habis njenguk Jendral Xavier di Rumah Sakit Militer " Jawab Lenka

" Emang Jendral sakit apa Len? " Tanya Joey

" Gagal ginjal dan ini beliau habis diangakat ginjal kikirnya " Jawab Lenka

Setelah itu mereka segera sampai di kamar . Dan dari arah belakang Dirga melihat celana lenka ada noda darah nya . Dirga pun langsung menutupinya dengan Baju yang dia pakai agar tidak dilihat orang lain .

" Lain kali tuh dicek kalender menstruasinya " Ucap Dirga yang hanya memakai Singlet motif loreng

" hm gue ternyata Mens " Sambil berjalan cepat ke kamar

Dirga yang sudah paham pun tak mengejar Lenka sama sekali . Karena sebagai seorang wanita pastinya malu jika hal tersebut di ingatkan pria . Lenka langsung mencari pembalut di Dalam lemari dan ternyata hanya tersisa satu biji. Ini pertama kalinya dia lupa menyiapkan stok pembalut. Lenka pun langsung mengambil pakaian ganti dan membawanya ke kamar mandi .

Setelah selesai membersihkan badannya, Lenka langsung menuju ke dapur karena ingin membuat air hangat . Tetapi tiba tiba perutnya begitu nyeri sehingga dirinya kembali ke kasur untuk mengistirahatkan tubuhnya .

" Lenka ini air nya " Ucap Dirga yang menyodorkan secangkir air hangat

" Dirga makasih ya udah bikinin air hangat , maaf perut gue nyeri , jadi nggak bisa ngrebus air hangat " Ucap Lenka yang meringkuk di balik selimut

" Iya gak papa kok Len , anggep gue abang lo sendiri " Ucap Dirga

" Makasih ya Dirga " Lenka Sambil memeluk Dirga dan tersenyum

" hmm sama sama Lenka " Ucap Dirga sambil tersenyum

Sekarang Dirga sudah paham akan posisi dirinya di hati Lenka . Dia segera membuang jauh jauh niatan memiliki Lenka . Lenka memiliki pria yang ia cintai . Karena Dirga begitu menyayanginya , dia ingin melihat Lenka juga bahagia. Kini dirinya berharap dapat menemukan sosok pujaan hati yang ia idam idamkan.

" Gue mau keluar dulu Len " Ucap Dirga

" Kemana ? " Tanya Lenka

" Ke supermarket beli keperluan Dapur " Ucap Dirga

" Hati Hati ya Ga " Ucap Lenka

Saat Lenka akan tidur tiba tiba lenka mendapatkan pesan dari nomer tidak dikenal .

🗨️ Lenka apa Dirga di kamar mu ? ( Joey )

🗨️ ini siapa ? ( Lenka )

🗨️ Joey (Joey )

🗨️ Dirga Tidak ada . Dia sedang belanja keperluan Dapur kami berdua ( Lenka)

🗨️ Buka pintumu aku di depan ( Joey)

Lenka langsung membukakan pintu . Baju putih polos dan hot pans senada . Joey yang membawa banyak camilan dan mie instan membuat Lenka meneguk ludah . Karena selama menstruasi Lenka selalu menghabiskan waktu memakan snack sembari menonton film .

TOK TOK TOK

Suara pintu diketuk membuat Lenka begitu bersemangat membukanya . Lenka menebak itu pasti Joey . Dan ternyata memang Joey yang membawa belanjaan yang begitu banyak termasuk baju baju wanita yang detail dari dalaman sampai gaun malam . Dan Seluruh snack bermacam macam jenisnya .

" Mayor Joey masuklah " Ucap Lenka

" Lenka bantu aku menaruh belanjaan " Suruh Joey yang menenteng banyak belanjaan

" Iya Mayor Joey sini aku bawakan " Ucap Lenka dengan menenteng beberapa kresek

" Banyak sekali belanjaan Mayor Joey, ini semua untuk apa ? " Tanya Lenka

" Untuk kamu " Jawab Joey

" Ini berlebihan " Ucap Lenka

Joey pun berjalan sambil membisikkan kata kata kepada lenka .

" Jadilah wanitaku Lenka " sambil memeluk Lenka dari belakang

" hmm Mayor Joey terlalu dekat aku risih " Ucap Lenka

" Tapi tubuhmu berkata lain sayang " Joey menghembuskan nafas di telinga Lenka

" Lenka jawablah sekarang atau aku akan bertindak lebih jauh " Joey sambil memasukkan tangan ke dalam kaos lenka dan mengelus perut rata nya

" Iya iya aku mau asalkan Mayor lepaskan aku " Ucap Lenka

" sekarang aku mau tidur memelukmu " ucap Joey yang semakin erat memeluk Lenka dari belakang

" Apa maksud Mayor , bagaimana kalau Dirga tiba tiba masuk " Ucap Lenka

" biarkan dia ikut sekalian " Ucap Joey dengan menjilati telinga Lenka

" Panggil aku sayang baru aku lepaskan " Ucap Joey

" aku tidak terbiasa " Jawab Lenka

" biasakanlah baby " Ucap Joey yang terus menjilati telinga Lenka membuat lenka panas dingin

" i i ya sayang " Ucap Lenka yang kegelian karena ulah Joey

Joey pun langsung mengangkat tubuh Lenka ala bridal style dan membaringkannya di Kasur dan memeluk lenka dari belakang .

" Aku sudah mengirim pesan pada dirga kalau aku akan tidur di kamarnya . " Ucap Joey

" apakah tidak papa kamu disini Mayor " Ucap Lenka

" baby diamlah dan tidur kalau tidak aku akan menyesap dua benda di balik baju mu " Ucap Joey

" Tidak sayang aku tidur " Lenka pun langsung memejamkan mata karena takut

Joey yang merasa dirinya bagaikan mendapatkan Jackpot . Akhirnya Lenka menjadi miliknya seutuhnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!