Lenka berjalan ke lapangan tembak sendirian , ingin bercerita kepada udara bahawa dia begitu terpesona akan lelaki gagah nan tampan Joey Howards . Sambil duduk menyendiri dia senyum tak karuan dan membayangkan bahwa dia bisa bersama Mayor Joey .
" Angin , sampaikan perasaanku pada Mayor Joey yang tampan bahwa aku menyukainya . Dia tipeku . Tapi aku tak pantas untuknya karena aku hanya orang biasa bukan dari latar belakang orang yang kaya . Pangkatku pun bergitu rendah Pratu Lenka . " Lenka menangis memukul mukul kepalanya agar segera sadar akan posisinya
Dari kejauhan Joey memandang gadis aneh yang memukul mukul kepalanya sendiri seperti orang gila . Joey terus mengamati Lenka ternyata begitu cantik jika mengurai rambutnya . Dia mengamati Lenka dengan serius dan mulai merasakan perasaan yang tak pernah ia rasakan dengan gadis manapun . Ia begitu penasaran dengan karakter gadis unik itu . Seperti dilanda penasaran Ia segera mendatangi Lenka namun langkahnya terhenti karena harus menyelesaikan pekerjaan Militer yang baru yaitu memesan Alat tempur dari Amerika . Dengan segera Joey langsung menuju ke ruang kerjanya .
" Halo , Joseph aku Mayor Joey Markas Sniper pusat " Ucap Joey dengan nada keras dalam telpon
" Oh , Mayor Joey . Ada yang bisa aku bantu ? " tanya Joseph
" Aku ingin memesan armada tempur dan senjata laras panjang yang multi fungsi .lengkap amunisi sebanyak 4 Juta butir . Juga Rompi anti peluru, boots sekitar 8000 pasang , Juga tambahkan celana ketat flexibel khusus kowad 7000 . Tambahan terakhir Set kamuflase Pohon , Semak , Tanah . Segera kirimkan secepatnya " Jelas Joey panjang lebar
" Oh tuan mayor pesananmu masih sedikit , tambahlah lagi " Joseph dengan nada bercanda
" aku sudah selesai Joseph , cukup itu saja" Sambil membenarkan dasi yang sedikit miring
" Aku ingin bicara padamu tentang wanita bolehkah , ? " Joey sambil berkata lirih
" boleh memang ada apa kawan ? " tanya Joseph
" Mengapa wanita itu seperti agak konyol ? " tanya Joey penasaran
" Apa maksudmu mayor lajang" Tanya Joseph heran
" Mereka sering berbicara sendiri dan memukul mukul kepalanya apa itu normal? " Tanya Joey
" Aku tak paham apa yang kamu maksud . Dari yang aku alami saat aku menanyakan pada Istriku katanya dia dulu berpikir bahwa mungkin aku akan menyatakan cinta padanya dan dia merasa tak mungkin lalu dia menampar nampar pipinya agar sadar . Namun aku Justru datang dengan sendirinya melamarnya di Hadapan ayahnya Veteran Dun Henriy Angkatan Laut . Ya karna aku sering ke rumah jendral Henriy dan melihatnya menyirami bunga dengan anggun aku jadi jatuh cinta pada istriku dan mulai berpikir ingin melamarnya . Begitulah cerita singkatku mayor " Jelas Joseph dengan panjang lebar
" owh aku menyimpulkan jika pria harus berinisiatif begitu kah ? " Tanya Joey dengan singkat
" Iya Mayor , mana mungkin gadis yang mengawali lebih dulu , pasti mereka selalu memendam perasaan mereka " Joseph menjelaskan dengan sabar
" Oh , trimakasih Joseph" ucap Joey
" Baik sama sama kawan " Joseph menutup telepon
Ternyata Joey sama sekali tak memahami tentang wanita dan terkesan kaku . Dia belum memahami bagaimana cara untuk menyatakan cinta atau mengawali cinta itu bagaimana . Tetapi satu yang pasti bahwa Lenka begitu menarij baginya . Gadis polos dan unik membuatnya begitu tertarik padanya .
Setelah lama di lapangan tembak , lenka segera pergi mencuci pakaian nya yang menumpuk di kantung plastik besar di kamarnya membuat Dirga tak betah tidur satu Ruangan bersamanya . Dirga sudah terlebih dahulu membersihkan kamar namun Lenka masih saja berjalan dengan santainya .
" Lenka gadis pemalas , cepat ambil sekantong besar pakaianmu " Teriak Dirga yang marah besar
" maaf Dirga aku akan segera menariknya " Dengam terengah engah Lenka menyeretnya ke tempat laundry Markas .
Dan Disitulah dia juga menjumpai teman wanita yang lain yang menenteng plastik besar .
BUGH
Mereka bertabrakan satu sama lain yang membuat pakaian mereka sama sama bercacaran ke lantai . Lenka pun langsung meminta Maaf Kepada Rekannya . Dan Disitu tertulis Nama Joey Howards dan Dianna Howards . Lenka langsung meminta maaf kepada Dianna .
" Oh , maafkan aku . Lain kali aku akan lebih berhati hati " sambil menunduk dan membantu memberesi pakaian Dianna.
~ TBC ~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments