BUGH
Dirga Di taruh di gudang di pinggiran kota . Mulutnya tak dapat berbicara karena di beri lakban oleh anak buah felix yuan . Dia hanya bisa melihat tingkah para anak buah felix .
Tap Tap Tap
Suara langkah kaki membuat Dirga langsung mencari sumber suara itu berasal dari mana . Dia berpikir bagaimana cara meloloskan diri. Dia terus menggeliat melepaskan tali yang diikat dikaki dan tangannya .
" Halo cadet, selamat datang di markas ku " felix Sambil duduk dikursi dan mengangkat kaki
"Jika kamu ingin bebas , jadilah anak buahku . Jika tidak maka kembalilah tanpa anggota tunuh yang lengkap hahaha "
Diam diam Dirga menyusun rencana untuk kabur. melihat serpihan kaca di dekat sudut tembok membuatnya terpikir untuk memotong tali menggunakan kaca. Saat felix terus berbicara dan menghina tanpa henti . Disitulah ada celah dalam melakukan pembebasan diri .
" Lebih baik aku bergeser sedikit sedikit sampai ke sudut tembok agar bisa memotong tali di tanganku " Dirga perlahan sambil menggeser tubuhnya
" harus cepet Dirga , ingat pelatihan uang diajarkan Kapten Joey "
~ Di Camp ~
Lenka pun begitu cemas akan keadaan Dirga saat ini . Kemudian dia segera beranjak menuju ke tenda kapten Joey . Lenka begitu terkejut karena kapten joey masih berganti pakaian dan terpampanglah tubuh six pack nya . Membuat Jantung lenka berdetak begitu cepat seperti habis berlari maraton .
" Kap --- " Lenka langsung kabur keluar
" Lenka tunggu , kembalilah " Joey segera membenarkan pakaian
" Iya komandan , maaf aku tak sengaja tadi "
" abaikan yang tadi , kita fokus ke apa yang mau kamu laporkan" tanya Joey
" Aku ingin melaporkan bahwa Dirga hilang dari camp saat sedang mengantarku ke toilet Jam 3 tadi " jawab lenka sambil melihat ke arah lain
" Baik Lenka sekarang ambil senjatamu dan beritahu Cadet lain dan segera lakukan operasi penyelamatan Dirga "
" Siap , Laksanakan Komandan "
Lenka dan cadet yang lain segera bersiap dengan atribut sniper dengan membawa senjata AK 47 yang telah dipersiapkan di dekat tempat tidur masing masing cadet.
" Semuanya naik ke bis , dan nanti kalian mrmbungkuk saat hujan peluru berlangsung . Kalian akan menuju ke gembong penjual senjata ilegal Felix " Titah Joey
" Baik , komandan"
Mereka segera melaksanakan perintah Komandan Joey . Dan mempersiapkan diri untuk melakukan operasi penyelamatan Dirga . Dan tak lama kemudian sampailah ke markas Felix yuan di gudang pinggiran kota
" Persiapan menunduk " Teriak Joey
Hujan senjata pun berlangsung dengan begitu cepat dan membuat kaca bis langsung pecah . Mereka langsung bersiap menekan pelatuk dan mengarahkan senjata ke cendela. Dengan pelatihan keakuratan yang selama ini mereka lakukan . Kini membuahkan hasil dan satu persatu para Kriminal bersenjata tumbang . Mereka pun leluasa untuk langsung masuk ke dalam markas felix .
" Satu persatu masuk dengan rapi " perintah joey
" baik komandan"
Dimulai dari Lenka dan para sniper lainnya berjumlah 27 orang dan komandan Joey pergi paling terakhir . Mereka menyusuri ruangan gelap dan penuh sarang laba laba. Dan terdengarlah suara Felix di atas atap atap Gudang .
" Hai , Joey Kawan lama . Aku menunggu kedatanganmu kemari . Aku beri waktu 1 Jam untuk menemukan Cadet lemahmu disini . Aku ingin berduel dengan mu saat sudah sampai di ruangan tempat cadet kecilmu di sekap wuaha ha ha "
" Komandan ini aku Dirga , Jangan hiraukan dia . Ini hanya jebakan Komandan ." kata Dirga yang tak berdaya di tangan Felix
Mereka segera menyusun rencana untuk segera menemukan keberadaan Dirga yang berada di ruangan yang mana . Joey pun menyuruh mereka menyentuh tembok sambil berjalan dan merasakan Suhu lewat telapak tangan . Bila ada suhu panas maka disitulah mereka dapat menemukan Dirga . Tak perlu waktu satu jam mereka langsung menemukan ruangan dimana Dirga di sekap .
TEPAK TEPAK TEPAK TEPAK
Felix yang sudah berada di kursi singgasananya bertepuk tangan ria karena para cadet sniper mampu menemukan Dirga dengan Cepat .
~ To be continue ~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 28 Episodes
Comments