hanya menggunakan satu teknik, membuat lawan ketakutan.

Setelah beberapa jam Lifang akhirnya tiba di sebuah kota bernama kota Ceng.

Dan mereka pun segera turun untuk mencari sebuah penginapan, sesampainya di Loby, keberadaan Lifang langsung menjadi pusat perhatian dimana banyak mata memandang, di karenakan gadis-gadis yang berada di dekat Lifang begitu cantik dan membuat para kaum lelaki tak kuasa menahan nafsu nya.

"wah ada yang mulus nc" bisik-bisik para tamu yang sedang menikmati makan.

Cuman mata mereka saling memandang Xui dan Linsuisui.

"permisi.., saya pesan kamar 2 untuk menginap sehari..!"ucap Linsuisui pada pegawai wanita tersebut.

"Maaf nona, kamar kami yang kosong sisa satu..!" ucap pegawai tersebut pada anggota Lifang.

Linsuisui dan Xui serempak memandang Lifang., cuman melihat Lifang yang memberikan kode untuk memakai kamar yang ada saja, akhirnya Linsuisui pun menerima kamar tersebut.

"oke tidak masalah"ucap Linsuisui.

"Ayo kita makan dulu" ucap Lifang kepada Xui dan Linsuisui.

Setelah mereka mendapatkan kunci kamar penginapan, mereka pun memutuskan untuk makan dulu sebelum beristirahat.

Namun di karenakan Xui dan Linsuisui begitu mengundang banyak perhatian.

Lifang lalu mengambil sebuah cadar dari dalam cincin spasial nya, kemudian mendekati Xui lalu memakainya setelah itu Lifang lalu berpindah pada Linsuisui.

Kini wajah Xui telah memakai cadar berwarna putih sedangkan Linsuisui bewarna merah muda, walaupun kecantikan mereka telah di tutup Lifang dengan menggunakan cadar.

Namun auranya masih sangat memikat mata kaum lelaki.

Saat mereka lagi menikmati makanan, tiba-tiba muncul seorang lelaki muda yang terlihat seperti seorang bangsawan dia di kawal dengan 5 pengawalnya yang berada di belakang pemuda tersebut.

Langkah kaki pemuda itu mendekati kelompok Lifang, saat dia berada di depan anggota Lifang, dia dengan terbuka langsung mencoba menggoda Xui dan Linsuisui.

"halo nama saya Zoudang" ucap pemuda itu, namun ucapan nya di hiraukan oleh kelompok Lifang.

"Hallo para bidadari, kalian begitu cantik, mau k kalian berdua untuk menemaniku makan..?"lagi-lagi pemuda itu mencoba untuk mengajak Xui dan Linsuisui namun masih tetap di hiraukan.

Xui dan Linsuisui sudah sangat muak dengan tingkah pemuda tersebut, untung nya Lifang mencoba menyuruh mereka untuk menahan diri.

Zoudang yang di hiraukan kedua wanita cantik tersebut, matanya langsung melirik Lifang dengan kesal.

"Kamu lelaki cacat pergi dari sini, kamu tidak pantas berada di antara kedua wanita cantik ini" ucap Zoudang dengan nada kasar sambil menunjuk Lifang.

Lifang sendiri cuman diam menghiraukan perkataan Zoudang.

Namun berbeda dengan Linsuisui dan Xui kedua wanita ini mendengar Zoudang yang menghina Lifang, mereka langsung marah.

"Tuan.., kamu tidak berhak menyuruh lelaki yang bersama kami untuk pergi" ucap Linsuisui dengan nada marah sambil mengebrak meja.

"Tuan mulut anda harus di jaga, jika masih sayang nyawa, menurut ku lelaki ini lebih tampan dari mu" ucap Xui dengan nada marah sambil menarik lengan san kakak.

Zoudang yang di remehkan oleh kedua wanita cantik tersebut dia langsung menjadi marah.

"Kalian berdua berani ya, oke.."

"kalau begitu akau akan pake kekerasan, akan aku tidurin kalian berdua malam ini" ucap Zoudang sambik memainkan Lidahnya di depan Xui dan Linsuisui.

"pengawal potong pemuda itu dan seret kedua wanita itu padaku" ucap Zoudang kepada pengawal nya.

Linsuisui yang sudah mengeluarkan pedangnya, namun tiba-tiba Lifang dengan cepat menggerakkan kursi rodanya menggunakan douqi nya langsung berada di samping Linsuisui dan menghentikan Linsuisui.

Saat kedua pengawal itu maju, belum juga mendekati Lifang tiba-tiba kedua pengawal itu ambruk jatuh ke lantai dengan sumpit yang menancap di lehernya.

Kecepatan Lifang melempar sumpit yang sudah di lapisi douqi, bahkan tak di sadari Xui dan Linsuisui, begitu pula dengan para tamu yang menyaksikan pertengkaran tersebut menjadi bingung.

Zoudang sendiri kaget melihat pengawalnya yang telah tewas tanpa ada perlawanan.

Linsuisui yang masih terkejut lalu memandang Lifang dengan ekspresi tak percaya, Xui sendiri cuman diam, dia tau betapa hebatnya sang kakak.

"Tuan jika anda tak ingin mati, saya sarankan kalian pergi dari sini"ucapan Lifang langsung menyadarkan seluruh orang yang ada di sekitar nya, Lifang sambil memain mainkan sumpit di tangan nya.

Tiba-tiba muncul satu sosok pria paruh baya yang ternyata salah satu pengawal Zoudang.

"Bagus.., ternyata kamu lumayan kuat"ucap pria tersebut sambil menepuk nepuk kedua tangannya di setiap dia melangkah.

Zoudang langsung memerintahkan seluruh pengawalnya untuk menyerang Lifang.

Saat pengawal tersebut ingin menyerang Lifang, seketika pengawal tersebut di hentikan oleh pria paruh baya tersebut.

"Tuan muda, biarkan saya yang menghadapinya"ucap pria tersebut sambil membungkuk pada Zoudang.

"oke kamu bunuh lelaki itu dan seret wanita itu saya ingin bermain dengan tubuh mereka"ucap Zoudang pada pria tersebut.

Lifang sendiri sudah menarik Xui dan Linsuisui ke belakang, Lifang paham jiwa pria paruh baya tersebut lumayan kuat.

"satt.., tebasan sword thunder"ucap pria tersebut sambil melompat ke depan Lifang dan mengayunkan pedangnya, suara kilasan pedang bercampur petir menghampiri Lifang.

Namun Lifang yang masih duduk di kursi roda dengan santai menarik pedang di punggungnya,.

"set..." Lifang cuman mengayunkan pedangnya dengan santai, namun tebasan sang pria tersebut langsung di patahkan oleh Lifang.

Sebenarnya Lifang cuman mematahkan titik lemah dari teknik pedang tersebut menggunakan hasil analisis dari An Yue.

"Apa cuman ini teknik yang kamu bisa" ucap Lifang dengan nada mengejek.

Pria tersebut yang di remehkan Lifang menjadi begitu marah.

Dia langsung mengeluarkan seluruh auranya, seketika tekanan di dalam ruangan tersebut menjadi sangat berat, para tamu yang kultivasi nya rendah langsung pingsan.

"teknik pedang langit menelan bulan" lelaki tersebut mengangkat kedua tangannya, pedang yang di pegang pria tersebut lalu memunculkan sword qi yang menyerap aura, tiba-tiba muncul puluhan pedang yang melayang di atas pria tersebut dengan lapisan petir.

Lifang cuman santai melihat nya "Sword qi" dia bergumam dalam hatinya, sword ki level pedang terendah di bawah sword intens.

"Apa kamu siap mati" ucap pria tersebut dengan ketus.

"hahahaha, jika cuman ini mungkin kamu harus pulang latihan lagi" ucap Lifang dengan nada remeh.

Lifang langsung menarik pedang nya, sambil menggunakan douqi pada pedang sabitnya, tiba-tiba aura gelap muncul dan menjadi kabut menyatu dengan pedang sabit Lifang.

"Teknik Death Demon" Lifang menggunakan teknik pedang Death Demon nya, namun dia cuman menggunakan 10% dari kekuatan pedang tersebut.

1 pedang hitam sword intens dengan di lapisi douqi, serta aura bewarna gelap, Lifang hanya memunculkan 1 pedang namun kehadiran pedang kematian Lifang membuat seluruh orang yang berada di ruangan tersebut merasakan kematian di depan mata mereka.

Termaksud pria paru baya tersebut, muncul keringat dingin di keningnya, kakinya langsung gemetar.

"set..." kini Lifang menebaskan pedangnya, sword intens Lifang langsung melaju pada tebasan pria tersebut, namun sayangnya sesuatu yang mengerikan terjadi, dimana tebasan pria tersebut seakan di lahap oleh kegelapan dari teknik Lifang, bahkan ketika arah tebasan itu melaju melewati 3 pengawal Zoudang seketika pengawal tersebut mati mengering seperti kehidupan nya telah di serap.

Pria paruh baya tersebut yang melihat teknik tersebut langsung mundur ke belakang, namun teknik tersebut masih melesat ke arahnya, pria tersebut langsung melompat ke belakang, akhirnya tebasan Lifang mengarah pada Zoudang.

Zoudang mencoba menahan teknik Lifang menggunakan pedang nya namun lagi-lagi mereka menyaksikan hal yang mengerikan, dimana pedang Zoudang hancur terserap oleh aura dari pedang Lifang, sampai tubuh Zoudang pun mengering dan tewas di tempat.

Pria paruh baya tersebut langsung melarikan diri dengan penuh ketakutan "aku harus segera melapor pada clan zou" ucap pria tersebut yang melarikan diri dengan penuh ketakutan.

Setelah kematian Zoudang Lifang pun langsung membatalkan tekniknya.

[selamat tuan mendapatkan 5 juta poin system dari membunuh 5 kultivator tingkat zuihou jieduan dan 3 juta poin system dari membunuh kultivator tingkat zai zaoqi jieduan] ucap An Yue dalam pikiran batin Lifang.

Lifang yang mendengar ucapan An Yue dia begitu senang, dia ingat dulu An Yue pernah bilang untuk Meningkatkan system di butuhkan points yang di dapat dari membunuh kultivator.

Saat Lifang memandang sekeliling, semua orang Diam seakan takut bersuara di depan Lifang.

Linsuisui sendiri begitu terkejut dengan kekuatan dari teknik yang di tunjukkan Lifang.

Bahkan Xui yang tau bahwa sang kakak begity hebat, masih saja terkejut, di karenakan teknik yang di pake sang kakak baru pertama kali dia melihatnya, dan dia yakin bahwa teknik tersebut hanya menggunakan sebagian kecil kekuatan dari teknik tersebut.

Xui tau betapa mengerikannya teknik Lifang jika dia memakai 100% bentuk asli dari teknik itu, mungkin seluruh orang yang ada di sini pasti bakal Lenyap tanpa meninggal kan jejak.

Intuisi Xui memang benar, Wujud asli pedang Lifang Death Demon yaitu berwujud Iblis memegang pedang hitam darah berbentuk sabit, dan jelas pedang itu sangatlah menakutkan itu sebabnya Lifang tidak berani memakai 100% bentuk asli dari teknik pedang tersebut.

Episodes
1 awal lembaran baru
2 memberikan nama pada system
3 kumpulan herbal pengobatan yang di perlukan
4 perasaan tak terlukiskan
5 berkeliling kediaman
6 meningkatkan teknik pedang
7 bertemu dengan sang tunangan
8 awal pertengkaran berubah menjadi cinta
9 kecemburuan 2 wanita
10 kegilaan lifang saat menerobos
11 pernyataan cinta xui
12 membeli herbal dan menemukan plat batu misterius
13 KESEMBUHAN LIFANG
14 teknik pedang Death demon
15 bentrokan dengan Xufan
16 melatih sang adik
17 Memulai perjalanan bersama dua gadis cantik
18 hanya menggunakan satu teknik, membuat lawan ketakutan.
19 mengejar para penculik Xui
20 memusnahkan clan zou
21 hilangnya clan zou dari kota ceng
22 Memanen points system
23 meninggalkan kota ceng
24 kenikmatan dalam kereta
25 Regenerating Blood Pedal Sword teknik pedang Xui
26 Awal kebangkitan Mata darkness
27 gambaran memori dan melanggar proses system
28 bersiap untuk melanjutkan perjalanan
29 sebuah ambisi Lifang
30 mendapatkan hewan Beast misterius
31 percakapan Sui dan Lifang
32 Sekte Sun
33 Pertengkaran di hari pertama di sekte Sun
34 Menghancurkan anggota Fa Mingze
35 mencari sebuah teknik di perpustakaan
36 menyerap aura iblis Dan memberi makan shadow
37 teknik api hitam surgawi moon sucking fire
38 ujian seleksi pertarungan Lu Feifei
39 ujian seleksi ke 2 pertarungan Ci Dongcu vs Angpeng
40 Lifang memprovokasi Du Cimeng dan Fa Mingze
41 menggunakan teknik Sword Rain
42 tewasnya Fa Mingze dan Du Cimeng dalam ujian seleksi
43 kelanjutan ujian seleksi
44 kekalahan Ci Dongcu
45 Shadow terlihat berbeda dari sebelumnya
46 Kelanjutan ujian seleksi bapak semi final
47 Babak semi final ujian seleksi yang semakin seru
48 ujian seleksi bapak semi final, Lu Feifei vs Yan Xian
49 pertandingan final Lifang Vs Yan Xian
50 berakhirnya ujian seleksi.
51 memasuki kediaman murid elit
52 belajar dalam bidang alchemy
53 munculnya Sang jenius alchemy
54 bertemu dengan leluhur Zong Fengxi
55 ciuman kaget dari Qimei
56 Terbuka nya sedikit misteri dari An Yue
57 Kota Heng Xi
58 gemparnya kota Heng Xi, dari barang yang akan di lelang Lifang
59 PELELANGAN
60 PELELANGAN
61 di lelangnya sebuah baru meteor bintang
62 tulang naga
63 selesainya acara lelang
Episodes

Updated 63 Episodes

1
awal lembaran baru
2
memberikan nama pada system
3
kumpulan herbal pengobatan yang di perlukan
4
perasaan tak terlukiskan
5
berkeliling kediaman
6
meningkatkan teknik pedang
7
bertemu dengan sang tunangan
8
awal pertengkaran berubah menjadi cinta
9
kecemburuan 2 wanita
10
kegilaan lifang saat menerobos
11
pernyataan cinta xui
12
membeli herbal dan menemukan plat batu misterius
13
KESEMBUHAN LIFANG
14
teknik pedang Death demon
15
bentrokan dengan Xufan
16
melatih sang adik
17
Memulai perjalanan bersama dua gadis cantik
18
hanya menggunakan satu teknik, membuat lawan ketakutan.
19
mengejar para penculik Xui
20
memusnahkan clan zou
21
hilangnya clan zou dari kota ceng
22
Memanen points system
23
meninggalkan kota ceng
24
kenikmatan dalam kereta
25
Regenerating Blood Pedal Sword teknik pedang Xui
26
Awal kebangkitan Mata darkness
27
gambaran memori dan melanggar proses system
28
bersiap untuk melanjutkan perjalanan
29
sebuah ambisi Lifang
30
mendapatkan hewan Beast misterius
31
percakapan Sui dan Lifang
32
Sekte Sun
33
Pertengkaran di hari pertama di sekte Sun
34
Menghancurkan anggota Fa Mingze
35
mencari sebuah teknik di perpustakaan
36
menyerap aura iblis Dan memberi makan shadow
37
teknik api hitam surgawi moon sucking fire
38
ujian seleksi pertarungan Lu Feifei
39
ujian seleksi ke 2 pertarungan Ci Dongcu vs Angpeng
40
Lifang memprovokasi Du Cimeng dan Fa Mingze
41
menggunakan teknik Sword Rain
42
tewasnya Fa Mingze dan Du Cimeng dalam ujian seleksi
43
kelanjutan ujian seleksi
44
kekalahan Ci Dongcu
45
Shadow terlihat berbeda dari sebelumnya
46
Kelanjutan ujian seleksi bapak semi final
47
Babak semi final ujian seleksi yang semakin seru
48
ujian seleksi bapak semi final, Lu Feifei vs Yan Xian
49
pertandingan final Lifang Vs Yan Xian
50
berakhirnya ujian seleksi.
51
memasuki kediaman murid elit
52
belajar dalam bidang alchemy
53
munculnya Sang jenius alchemy
54
bertemu dengan leluhur Zong Fengxi
55
ciuman kaget dari Qimei
56
Terbuka nya sedikit misteri dari An Yue
57
Kota Heng Xi
58
gemparnya kota Heng Xi, dari barang yang akan di lelang Lifang
59
PELELANGAN
60
PELELANGAN
61
di lelangnya sebuah baru meteor bintang
62
tulang naga
63
selesainya acara lelang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!