Aku akan melayanimu Mas

Hardi langsung memakai celananya terburu-buru, dia berdiri dan mendekati Sasmita yang berdiri di ambang pintu.

"Kamu pulang malam sekali, kenapa tidak bilang," Tanyanya sambil merengkuh tubuh istrinya kedalam pelukan.

Sasmita membalas pelukan suaminya, ia bisa merasakan degup jantung Hardi yang cepat. Bahkan Sasmita masih bisa merasakan di bagian perutnya ada yang menonjol.

Apakah itu???

"Em, aku baru mendapat ijin, Mas."

Hardi melonggarkan pelukannya, kedua tangannya menyentuh bahu Sasmita.

"Maaf aku tadi-" Hardi tak bisa mengucapkan apa yang dia lakukan tadi, dirinya terlampau malu, tapi mau bagaimana lagi dirinya laki-laki norman.

Sasmita mengulurkan tangannya, mengusap wajah suaminya dan tersenyum.

"Ngak apa, aku tahu kamu pasti butuh pelepasan. Tapi maaf aku ngak bisa bantu karena aku-"

"Aku tahu, ini tanggal kamu kedatangan kamu." Hardi kembali memeluk tubuh istrinya mencium pucuk kepalanya dan menghirup aroma wangi yang selalu membuatnya nyaman. Bukan hanya itu kini justru geloranya ikut naik tak bisa ia kendalikan.

"Kita duduk," Ucap Hardi yang melepaskan pelukannya dan mengajak Sasmita duduk ditepi ranjang.

"Aku senang kamu bisa jalan lagi, Mas." Sasmita menatap kaki suaminya yang sudah tak menggunakan bantuan kursi roda.

Bagaimana Sasmita bisa tahu? Ya karena suaminya mengirim foto nya saat sudah sembuh.

"Iya sayang, dan semua berkat kamu." Hardi menggenggam tangan Sasmita dan menatap wajah istrinya dengan senyum, "Karena kerja keras kamu aku bisa sembuh, maaf sebelumnya karena aku tidak jujur. Aku pikir hanya melakukan terapi akan sembuh tapi dokter berkata lain, dan kamu tahu sendiri bagaimana ibu." Hardi menatap sendu Sasmita, ia benar-benar merasa bersalah pada sang istri.

Awalnya memang Hardi akan menggunakan uang yang dikirim Sasmita untuk melakukan terapi, tapi justru dokter menyarankan untuk melakukan operasi pemasangan pen, dan itu cukup membutuhkan biaya banyak. Saat itu ibunya langsung membawa uang untuk pengobatan, namun Hardi tidak tahu jika uang itu dari ayah Lilis yang seorang lintah darat.

Sasmita tersenyum, membalas genggaman tangan suaminya.

"Ngak apa Mas, kita bisa mencicilnya untuk melunasi, yang terpenting kamu bisa sembuh seperti sedia kala, aku sudah sangat senang." Katanya dengan senyuman lebar.

Tentu saja Sasmita merasa senang, melihat kesembuhan suaminya adalah hal yang paling membahagiakan, ia bekerja juga untuk pengobatan suaminya, jadi Sasmita tak masalah berasal dari mana uang itu yang terpenting ia susah bekerja dan mendapatkan gaji untuk mencicilnya.

"Mas, boleh aku tanya sesuatu?" Sasmita menatap ragu, tapi dia juga tidak bisa menyimpan rasa penasarannya akan sunah penjelasan.

"Tanya apa sayang," Hardi mengusap pipi mulus istrinya, meskipun tidak putin bersih namun kulit Sasmita tak bernoda.

"Apa Lilis suka datang kesini?" Tanyanya dengan tatapan penasaran.

Hardi sempat mengernyitkan keningnya, namun ia tak akan berbohong.

"Sejak aku melakukan operasi memang Lilis suka datang, dan saat aku pulang dia juga sering datang, tapi kami tidak berdua ada ibu." Tuturnya dengan jujur, "Memangnya kenapa sayang?"

Sasmita percaya dengan suaminya, ia tahu bagaimana Hardi menghargai pernikahan mereka.

"Ibu mengirimkan foto, tapi aku percaya suamiku tidak akan mengkhianati pernikahan kita." Sasmita tersenyum saat mengatakannya, ia memeluk pinggang suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada Hardi.

"Aku tahu bagaimana ibu dan Lilis, aku hanya tidak ingin menyakiti mereka karena aku tidak ingin membuat mu terluka. Aku tidak akan mengkhianati pernikahan kita, kamulah wanita yang tulus menemaniku saat aku terpuruk."

"Aku mencintaimu Sasmita."

Kelegaan hati Sasmita dapatkan, ia percaya dengan suaminya ini.

Keduanya saling menatap dengan perasaan yang sama-sama, sama-sama mencintai satu sama lain. Hardi mencintai Sasmita selain parasnya yang cantik, Sasmita memiliki hati yang tulus.

Sedangkan bagi Sasmita Hardi adalah pria yang menerima kekurangan dirinya tanpa syarat.

Wajah keduanya saling mendekati, hingga ciuman bibir tak terelakkan lagi saat keinginan dalam diri mendorongnya untuk melakukan.

Decapan lidah yang saling bertukar saliva terdengar begitu merdu ditelinga keduanya, seolah tak ada rasa lain kecuali rasa nikmat saat keduanya saling menyesap dan melumatt.

Ah

Desahan manja, lolos begitu saja, Ciuman yang tadinya lembut kini semakin dalam dan menuntut menginginkan hal lain.

Hosh...hosh...

Napas keduanya berkejaran, wajah Sasmita memerah dengan dada naik terun. Bukan hanya Sasmita, Hardi pun merasakan hal yang sama, napasnya memburu saat gairahnya kembali naik.

"Coba kalau kamu bisa, malam ini pasti akan menjadi malam pertama kita sayang," Lirih Hardi sambil menatap lekat wajah Sasmita, jemarinya mengusap bibir basah Sasmita yang sedikit bengkak.

Sasmita menelan ludah, mendengar ucapan suaminya tentang malam pertama.

"Kamu menginginkannya, Mas?" Tanyanya dengan wajah polos.

Hardi pun mengangguk, "Tapi aku akan sabar menunggu, aku pastikan kita akan melewati malam pertama kita dengan kenangan yang indah." Katanya sambil tersenyum.

Sasmita membalas senyum itu, tangannya menyentuh pergelangan tangan Hardi.

"Aku bisa membantumu Mas, Biar tangan kamu gak pegel kaya tadi."

Hardi terkekeh malu, wajahnya memerah.

"Biasanya juga kamu yang bantuin, tadi aku benar-benar rindu kamu sayang makanya aku melakukanya sendiri." katanya dengan jujur.

Sasmita mengangguk, "Maaf, Mas. Aku melalaikan tugasku untuk melayanimu."

"Ssttt... Tidak, kamu tidak melakukan itu."

Sasmita pun memilih untuk bergerak turun dari tepi ranjang dan memposisikan tubuhnya berjongkok di depan kedua paha suaminya.

"Aku akan melayani mu Mas,"

Dengan perlahan jemari lentiknya menyentuh sesuatu yang selama ini sering ia taklukkan, sebagai sepasang suami istri mereka boleh-boleh saja melakukan apapun, karena keadaan Hardi, mereka pun tak pernah berhubungan badan, hanya saja mereka melakukan hal yang sama agar keduanya sama-sama mendapatkan kepuasan.

Ahhh Sayang....

Ini enak...ughh...

...****...

Hayook kalian Udah traveling kemana????🤣🤣🤣🤣

Terpopuler

Comments

Tyaz Wahyu

Tyaz Wahyu

aq kira pas Sasmita si Lilis lngsung sembunyi cz hbs ehem ehem sm si hardi trnyata salah wuakkkkkkkk

2024-11-10

0

Juan Sastra

Juan Sastra

ternyata memang bukan novel ini yg aku baca,, ceritanya beda sampai bab ini.

2024-11-21

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

hhhhhh makanya kak KLO nulis jgn di poteng poteng bikin penasaran 😁😁😁

2024-11-29

0

lihat semua
Episodes
1 Sasmita &Hardi
2 Aku akan memberi mu pekerjaan
3 Tidak bisa memberi nafkah Batin
4 Pelayan lancang
5 Pria menyedihkan
6 Lihat siapa yang akan bertahan
7 Merasa kasihan
8 Tidak perlu berterima kasih
9 Binar harapan
10 Wanita iblis
11 Masak untuk Riko
12 Rumah sakit
13 Penasaran
14 Di bandingkan
15 Aku ketahuan
16 Ijin pulang
17 Aku akan melayanimu Mas
18 Apa kamu menyukai putra saya
19 Rasa ingin tahu
20 Hutan
21 Bukti
22 Lilis bisa bantu
23 Tuduhan
24 Melamar
25 Di terima
26 Ketegangan dimeja makan
27 Pekerjaan bagus
28 Mayang
29 Topeng kepalsuan
30 Markas diserang
31 Menemukan
32 Apa yang terjadi
33 Melarikan diri
34 Wanita penolong
35 Senyum yang tak sederhana
36 Kenapa kamu memecatnya?
37 Talak 1
38 Talak 2
39 Insiden
40 Sudah jatuh tertimpa tangga
41 Mempersatukan keluarga
42 Gara-gara seatbelt
43 Diusir
44 Pengaturan bertemu
45 Tertangkap
46 Menggoda
47 Bumbu rahasia
48 Senyum yang langka
49 Anda sudah berpisah?
50 Di pecat dua kali
51 Jangan bikin saya salah paham
52 Semua sudah berakhir
53 Nikan saja!
54 Menyesal
55 Persiapan pernikahan
56 Gaun pengantin
57 Ide Bu Rita
58 Merasai manis
59 Terjebak
60 Riko frustasi
61 Doa untuk Riko
62 Pernikahan 1
63 Pernikahan 2
64 Tipis-tipis pengantin Baru
65 Di tunda
66 Janda tapi perawan
67 Seputar pengantin baru
68 Janda bukan berarti tak perawan
69 Menunjukan
70 Menunjukan 2
71 Sore-sore ke kasur
72 Memikirkan apa?
73 Mabuk
74 Kabur dari masalah
75 Lobby
76 Pantat babun
77 Dia istri saya
78 Nyonya Fernandez
79 Melihatnya dengan pria lain
80 Pahitnya rumah tangga
81 Cucu yang banyak
82 Hadiah
83 Kepedesan Bu
84 Karma berlaku
85 Rujak
86 Kebahagiaan
87 Extra part _Ngidam aneh
88 Extra part ~ Ngidam aneh 2
89 Draft extra part ~ Diko ngenes
90 Extra part ~ Lilis dan Hardi
91 Extra part ~ Keberuntungan Sasmita
92 Extra part finis
93 BACA KARYA BARU!!
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Sasmita &Hardi
2
Aku akan memberi mu pekerjaan
3
Tidak bisa memberi nafkah Batin
4
Pelayan lancang
5
Pria menyedihkan
6
Lihat siapa yang akan bertahan
7
Merasa kasihan
8
Tidak perlu berterima kasih
9
Binar harapan
10
Wanita iblis
11
Masak untuk Riko
12
Rumah sakit
13
Penasaran
14
Di bandingkan
15
Aku ketahuan
16
Ijin pulang
17
Aku akan melayanimu Mas
18
Apa kamu menyukai putra saya
19
Rasa ingin tahu
20
Hutan
21
Bukti
22
Lilis bisa bantu
23
Tuduhan
24
Melamar
25
Di terima
26
Ketegangan dimeja makan
27
Pekerjaan bagus
28
Mayang
29
Topeng kepalsuan
30
Markas diserang
31
Menemukan
32
Apa yang terjadi
33
Melarikan diri
34
Wanita penolong
35
Senyum yang tak sederhana
36
Kenapa kamu memecatnya?
37
Talak 1
38
Talak 2
39
Insiden
40
Sudah jatuh tertimpa tangga
41
Mempersatukan keluarga
42
Gara-gara seatbelt
43
Diusir
44
Pengaturan bertemu
45
Tertangkap
46
Menggoda
47
Bumbu rahasia
48
Senyum yang langka
49
Anda sudah berpisah?
50
Di pecat dua kali
51
Jangan bikin saya salah paham
52
Semua sudah berakhir
53
Nikan saja!
54
Menyesal
55
Persiapan pernikahan
56
Gaun pengantin
57
Ide Bu Rita
58
Merasai manis
59
Terjebak
60
Riko frustasi
61
Doa untuk Riko
62
Pernikahan 1
63
Pernikahan 2
64
Tipis-tipis pengantin Baru
65
Di tunda
66
Janda tapi perawan
67
Seputar pengantin baru
68
Janda bukan berarti tak perawan
69
Menunjukan
70
Menunjukan 2
71
Sore-sore ke kasur
72
Memikirkan apa?
73
Mabuk
74
Kabur dari masalah
75
Lobby
76
Pantat babun
77
Dia istri saya
78
Nyonya Fernandez
79
Melihatnya dengan pria lain
80
Pahitnya rumah tangga
81
Cucu yang banyak
82
Hadiah
83
Kepedesan Bu
84
Karma berlaku
85
Rujak
86
Kebahagiaan
87
Extra part _Ngidam aneh
88
Extra part ~ Ngidam aneh 2
89
Draft extra part ~ Diko ngenes
90
Extra part ~ Lilis dan Hardi
91
Extra part ~ Keberuntungan Sasmita
92
Extra part finis
93
BACA KARYA BARU!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!