Binar harapan

"Sayang, kamu kapan pulang?"

Sasmita membaca pesan yang dikirim Hardi.

"Hari ini tidak bisa Mas, di rumah majikan sedang ada pesta.."

Sasmita menatap tangannya yang terdapat perban, perban yang dibuat Riko beberapa waktu lalu. Sasmita masih bisa merasakan interaksi hangat yang diberikan Riko tadi meskipun hanya sebentar.

'Dia itu kaya kulkas,' Gumamnya.

Kini hari semakin sore dan kediaman Fernandez mulai ramai, tamu yang mulai berdatangan.

Sasmita dan para pelayan pribadi tak harus menghadiri pesta, karena semua pekerjaan sudah di handle pihak WO yang disewa. Malam ini mereka mendapat istirahat lebih awal sebelum dibutuhkan kembali.

"Mbak tadi gak jadi pulang ya," Cika duduk di sisi ranjang Sasmita saat wanita itu sedang membalas pesan suaminya.

"Ngak Cik," Jawabnya diiringi dengan senyum.

"Loh, tangan mbak kenapa?" Cika menyentuh tangan Sasmita yang dibalut perban, "Kdrt dari tuan Riko?" Sambungnya lagi sambil menatap Sasmita.

"Um, tadi Tuan melempar semua makanannya jadi aku bersihkan, tapi malah tangan ku kena pecahan piring," Ungkapnya tanpa menceraikan keburukan Riko yang dia terima.

"Ck, Tuan Riko memang tidak suka di ganggu saat tanggal seperti ini mbak, mbak tahu didepan itu pesta apa?" tanya Cika membuat kepala Sasmita menggeleng.

"Perayaan ulang Nona muda, yang juga menjadi hari dan tanggal di mana Tuan Riko mengalami kecelakaan,"

Sasmita sempat terkejut, ia tidak menyangka jika hari apes Riko justru hari bahagia untuk Briana.

"Setiap Nona muda ulang tahun, Tuan besar dan nyonya besar akan merayakannya, meskipun disini sepertinya Tuan besar yang lebih bersemangat, mereka tidak memikirkan perasaan Tuan Riko yang mungkin sangat kecewa dengan keadaan yang mereka rayakan," Tutur Cika lagi dengan suara sendu.

Cika sudah dua kali melihat perayaan besar ulang tahun Briana, ia tahu bagaimana Tuan Riko mengurung diri didalam kamarnya tanpa mau di ganggu, bahkan Tuan Riko seperti orang asing yang tak terlihat oleh mereka.

Sasmita terdiam, ia tahu bagaimana rasanya terasingkan dari kelurga sendiri, tak terlihat dimata mereka seperti angin.

*

*

Sasmita memilih untuk keluar mencari udara segar, setelah menelan suaminya karena tidak bisa pulang, Sasmita juga baru mengirim uang untuk berobat suaminya yang katanya sudah satu minggu melakukan terapi.

Satu minggu juga Sasmita belum pulang, jadi dia hanya bertukan kabar lewat ponsel.

Saat berjalan-jalan di taman belakang, taman yang bukan taman utama rumah Fernandez, tanpa Sasmita sadari jika disana ada sosok pria yang duduk sendiri dalam keremangan cahaya.

"Tuan Riko," Gumam Sasmita yang melihat Riko duduk sendiri.

"Tuan, anda disini?"

Riko menatap Sasmita yang tiba-tiba berdiri didepannya, pria itu menyipitkan matanya tajam.

"Kenapa kau selalu muncul didepan ku huh!" Ucap Riko dengan ketus.

"Kenapa anda disini, bukankah tadi Nona Briana membawa anda ke pesta," Ucap Sasmita lagi.

Riko semakin menatap Sasmita dengan sinis, wanita ini sama sekali tidak takut padanya.

"Bukan urusan mu!" Ketusnya lagi sambil menatap lurus kedepan.

Riko memang sempat berada di dalam pesta meriah itu, jika hanya Briana Riko tak akan datang, tapi ayahnya yang membuat Riko mau tidak mau datang. Hanya saja Riko merasa muak melihat wajah-wajah yang menatapnya dengan kasihan, ia justru merasa seperti badut yang menjadi bahan cemoohan mereka.

"Terkadang kita butuh seseorang untuk mengerti kita, bukan hanya mengerti tapi juga paham bagaimana posisi kita yang sedang tidak baik-baik saja,"

Riko masih menatap lurus kedepan, ia tak menghiraukan ucapan Sasmita.

"Menjadi orang yang di kucilkan itu tidak enak Tuan, saya sendiri juga mengalaminya,"

Tutur Sasmita dengan helaian napas berat.

"Ternyata nasib kita sama Tuan," Katanya lagi yang berhasil membuat Riko menoleh.

"Aku tidak butuh mereka yang sok baik,"

Sasmita tersenyum mendengar respon dari Riko.

"Terkadang orang juga butuh topeng untuk mencapai tujuannya bukan,"

Riko menyipitkan matanya pada Sasmita yang bicara.

"Tuan, apa kamu tidak ingin bangkit dan membuktikan jika kamu tidak selemah yang mereka pikirkan? aku yakin Tuan pasti bisa bangkit dan membungkam mereka." Ucap Sasmita dengan tatapan binar keyakinan.

Riko bisa melihat tatapan harapan itu, tiba-tiba hatinya merasakan sesuatu yang aneh.

'Apakah dia menginginkan aku sembuh?' Batin Riko.

Terpopuler

Comments

💜⃞⃟𝓛 ˢ⍣⃟ₛ EmohDimaru💃

💜⃞⃟𝓛 ˢ⍣⃟ₛ EmohDimaru💃

kamu baik sas dn pengorbanan kmu untuk suamimu juga sangat banyak,, semoga kmu mendapatkan kebahagiaan

2025-02-28

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

iya sas menginginkan kmu sembuh Tuan

2024-11-29

0

Nova Angel

Nova Angel

semangat donk biar sembuh

2024-12-09

0

lihat semua
Episodes
1 Sasmita &Hardi
2 Aku akan memberi mu pekerjaan
3 Tidak bisa memberi nafkah Batin
4 Pelayan lancang
5 Pria menyedihkan
6 Lihat siapa yang akan bertahan
7 Merasa kasihan
8 Tidak perlu berterima kasih
9 Binar harapan
10 Wanita iblis
11 Masak untuk Riko
12 Rumah sakit
13 Penasaran
14 Di bandingkan
15 Aku ketahuan
16 Ijin pulang
17 Aku akan melayanimu Mas
18 Apa kamu menyukai putra saya
19 Rasa ingin tahu
20 Hutan
21 Bukti
22 Lilis bisa bantu
23 Tuduhan
24 Melamar
25 Di terima
26 Ketegangan dimeja makan
27 Pekerjaan bagus
28 Mayang
29 Topeng kepalsuan
30 Markas diserang
31 Menemukan
32 Apa yang terjadi
33 Melarikan diri
34 Wanita penolong
35 Senyum yang tak sederhana
36 Kenapa kamu memecatnya?
37 Talak 1
38 Talak 2
39 Insiden
40 Sudah jatuh tertimpa tangga
41 Mempersatukan keluarga
42 Gara-gara seatbelt
43 Diusir
44 Pengaturan bertemu
45 Tertangkap
46 Menggoda
47 Bumbu rahasia
48 Senyum yang langka
49 Anda sudah berpisah?
50 Di pecat dua kali
51 Jangan bikin saya salah paham
52 Semua sudah berakhir
53 Nikan saja!
54 Menyesal
55 Persiapan pernikahan
56 Gaun pengantin
57 Ide Bu Rita
58 Merasai manis
59 Terjebak
60 Riko frustasi
61 Doa untuk Riko
62 Pernikahan 1
63 Pernikahan 2
64 Tipis-tipis pengantin Baru
65 Di tunda
66 Janda tapi perawan
67 Seputar pengantin baru
68 Janda bukan berarti tak perawan
69 Menunjukan
70 Menunjukan 2
71 Sore-sore ke kasur
72 Memikirkan apa?
73 Mabuk
74 Kabur dari masalah
75 Lobby
76 Pantat babun
77 Dia istri saya
78 Nyonya Fernandez
79 Melihatnya dengan pria lain
80 Pahitnya rumah tangga
81 Cucu yang banyak
82 Hadiah
83 Kepedesan Bu
84 Karma berlaku
85 Rujak
86 Kebahagiaan
87 Extra part _Ngidam aneh
88 Extra part ~ Ngidam aneh 2
89 Draft extra part ~ Diko ngenes
90 Extra part ~ Lilis dan Hardi
91 Extra part ~ Keberuntungan Sasmita
92 Extra part finis
93 BACA KARYA BARU!!
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Sasmita &Hardi
2
Aku akan memberi mu pekerjaan
3
Tidak bisa memberi nafkah Batin
4
Pelayan lancang
5
Pria menyedihkan
6
Lihat siapa yang akan bertahan
7
Merasa kasihan
8
Tidak perlu berterima kasih
9
Binar harapan
10
Wanita iblis
11
Masak untuk Riko
12
Rumah sakit
13
Penasaran
14
Di bandingkan
15
Aku ketahuan
16
Ijin pulang
17
Aku akan melayanimu Mas
18
Apa kamu menyukai putra saya
19
Rasa ingin tahu
20
Hutan
21
Bukti
22
Lilis bisa bantu
23
Tuduhan
24
Melamar
25
Di terima
26
Ketegangan dimeja makan
27
Pekerjaan bagus
28
Mayang
29
Topeng kepalsuan
30
Markas diserang
31
Menemukan
32
Apa yang terjadi
33
Melarikan diri
34
Wanita penolong
35
Senyum yang tak sederhana
36
Kenapa kamu memecatnya?
37
Talak 1
38
Talak 2
39
Insiden
40
Sudah jatuh tertimpa tangga
41
Mempersatukan keluarga
42
Gara-gara seatbelt
43
Diusir
44
Pengaturan bertemu
45
Tertangkap
46
Menggoda
47
Bumbu rahasia
48
Senyum yang langka
49
Anda sudah berpisah?
50
Di pecat dua kali
51
Jangan bikin saya salah paham
52
Semua sudah berakhir
53
Nikan saja!
54
Menyesal
55
Persiapan pernikahan
56
Gaun pengantin
57
Ide Bu Rita
58
Merasai manis
59
Terjebak
60
Riko frustasi
61
Doa untuk Riko
62
Pernikahan 1
63
Pernikahan 2
64
Tipis-tipis pengantin Baru
65
Di tunda
66
Janda tapi perawan
67
Seputar pengantin baru
68
Janda bukan berarti tak perawan
69
Menunjukan
70
Menunjukan 2
71
Sore-sore ke kasur
72
Memikirkan apa?
73
Mabuk
74
Kabur dari masalah
75
Lobby
76
Pantat babun
77
Dia istri saya
78
Nyonya Fernandez
79
Melihatnya dengan pria lain
80
Pahitnya rumah tangga
81
Cucu yang banyak
82
Hadiah
83
Kepedesan Bu
84
Karma berlaku
85
Rujak
86
Kebahagiaan
87
Extra part _Ngidam aneh
88
Extra part ~ Ngidam aneh 2
89
Draft extra part ~ Diko ngenes
90
Extra part ~ Lilis dan Hardi
91
Extra part ~ Keberuntungan Sasmita
92
Extra part finis
93
BACA KARYA BARU!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!