Pembalasan Ratu Yang di Asingkan
...****************...
Hari ini seperti apa yang di katakan oleh Liu An, dia dan beberapa selir pergi ke istana selir pertama. Liu An juga membawa tabib istana yang dia percayai.
"Yang Mulia Ratu, saya telah merepotkan anda datang kemari. Maaf saya tidak bisa menyambut anda saat anda tiba kemarin!" ucap selir pertama.
"Lupakan itu, saat ini kau sedang sakit. Dan selama ini kau sudah sangat bekerja dengan baik,"
"Yang Mulia,"
"Istirahatlah, dan biarkan tabib istana ku memeriksa keadaanmu,"
Tabib istana yang di bawa oleh Liu An berjalan mendekat ke arah selir pertama, lalu memeriksa kondisi selir pertama dengan seksama.
"Yang Mulia, selir pertama hanya terlalu kelelahan dan kemungkinan akhir-akhir ini selir pertama tidak makan dengan teratur. Hamba akan memberikannya obat, dan dua hari kemudian kondisinya akan membaik!" ucap tabib istana setelah memeriksa selir pertama.
"Baik, kau sudah bisa kembali. Terima kasih!"
Tabib istana memberi hormat sebelum dia pergi meninggal kediaman selir pertama.
"Baguslah jika kau baik-baik saja," ucap selir ketiga.
"Aku hanya kelelahan, tidak ada sakit yang serius. Aku sudah mengatakannya padamu sebelumnya,"
"Walau kau hanya kelelahan, kau tetap harus beristirahat dengan baik dan minum obat yang di berikan oleh tabib!" ucap Liu An.
"Baik Yang Mulia!"
"Untuk sementara biarkan Kaisar yang mengurus semuanya, jika dia mengutus pelayan atau kasim kesini, aku yang akan bertemu dengannya nanti,"
"Yang Mulia Ratu, anda tidak perlu melakukannya. Ini semua....."
"Sudah saatnya Kaisar memperlakukan selir Hua sama seperti dia memperlakukan kita, meski kita sudah tahu bagaimana hubungan mereka yang sebenarnya. Tetapi tetap saja, aku sangat ingin selir Hua merasakan apa yang pernah aku dan kalian rasakan!"
Keempat selir yang berada di dalam kamar selir pertama merasa sedikit takut mendengar ucapan Ratu Yu, selama ini mereka mengenal Ratu Yu sebagai wanita yang sangat lembut, dan sangat mencintai Kaisar Yan. Namun saat ini, mereka tidak melihat itu.
"Yang Mulia,"
Liu An tersenyum, "Aku harus kembali, kalian temanilah selir pertama disini. Aku akan meminta satu penjagaku untuk tetap disini!"
"Baik Yang Mulia!"
Liu An mengangguk lalu dia berjalan keluar dari kamar selir pertama. Sudah dua hari dia kembali ke istana,dan sudah cukup informasi yang dia dapatkan, kini saatnya mulai berjalan untuk menggiring mangsa ke dalam jebakan.
...****************...
Sementara selir pertama tengah terbaring lemah di kamarnya, berbeda dengan Kaisar Yan. Dia tengah sibuk di dalam ruang bacanya.
Laporan dari beberapa perdana menteri sedang menunggu untuk di periksa, meski semuanya sudah di tangani oleh perdana menteri, namun Kaisar Yan tetap ingin memeriksanya sendiri.
"Kota di sebelah barat merupakan penghasil ikan yang baik, dalam satu bulan aku dengar para pelayan bisa mendapatkan banyak ikan. Tetapi kenapa pajak yang di bayarkan tidak sesuai dengan di haruskan?" ucap Kaisar Yan yang sedang melihat sebuah kertas di genggaman tangannya.
"Yang Mulia, haruskah kita mencari tahu apa yang terjadi?" ucap kasim.
Kaisar Yan mengangguk, "Benar, kita harus mencari tahu. Ini adalah kali ketiga kota bagian barat membayar pajak dengan jumlah yang tidak seharusnya!"
"Jika begitu, hamba akan segera meminta seseorang untuk pergi ke daerah bagian barat!"
"Iya, lakukan!"
Kaisar Yan masih melihat kertas-kertas itu dengan seksama, "Beraninya mereka, hanya karena aku mengangkat selir Hua menjadi selir kesayangan, mereka melakukan hal seperti ini!"
Kota bagian barat merupakan kota nelayan, dimana hampir semua hasil laut maupun kolam buatan tumpah di wilayah itu. Dan di wilayah barat juga merupakan wilayah keluarga selir Hua.
Di wilayah barat terdapat 4 tempat pelelangan ikan yang cukup besar milik keluarga selir Hua, di tambah menteri di wilayah itu juga bisa di katakan masih memiliki hubungan keluarga dengan selir Hua.
Karena itu, setelah mereka mengetahui selir Hua telah menjadi selir kesayangan, maka mereka merasa semakin berkuasa disana.
"Sepertinya keputusanku tidak memberi hukuman pada selir Hua waktu itu sangat salah!" ucap Kaisar Yan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
aphrodite
sangat tidak adil..Tolil namanya
2025-01-28
0
Shinta Dewiana
apa ni maksud si kaisar..
2024-07-28
0
Bening
maaf kaisar anda memang tidak tegas
2024-06-07
3