1/5

Pembalasan Ratu Yang di Asingkan

...****************...

Keesokan harinya istana dingin kembali seperti biasa, setelah beberapa hari yang lalu Liu An membuat semua pelayan menjadi terkejut dan merasa heran akan perubahannya.

Kali ini Liu An memilih untuk berdiam di dalam kamar sambil melihat kembali penggalan novel yang saat ini sedang dia jalani di dunia misi.

"Nona, apakah nona sedang mencari cara untuk segera menyelesaikan tugas di dunia misi kali ini?" ucap Xin Xin yang sedang memakan biji labu.

"Untuk apa terburu-buru, aku belum melihat bagaimana Kaisar Yan dan selir tersayangnya. Aku ingin melihat saat mereka sangat terkejut dengan semua hal yang sudah aku siapkan!"

"Nona, apa....apa anda akan membunuh lagi?"

"Tidak, untuk apa? Lagi pula aku tidak pernah membunuh musuhku di dalam dunia nyata maupun di dunia misi. Mereka yang memilih mengakhiri hidup mereka sendiri,"

"Mereka melakukan itu juga karena tidak tahan dengan pembalasan mu,"

Liu An menatap Xin Xin dengan tajam, "Xin Xin, katakan lagi apa yang tadi kau ucapkan!"

"Ti....tidak nona, aku...aku berkata jika biji labu ini sangat enak, aku harus membelinya lagi nanti di mesin sistem!"

Xin Xin yang tidak mau mendapatkan sentilan lagi dari Liu An, segera menghilang dalam sekejap.

Setelah Xin Xin pergi, Liu An kembali melihat layar tipis di depannya, yang tentu saja hanya dia dan Xin Xin yang dapat melihat itu.

"Selir Hua ini cukup licik juga, dia sendiri yang jatuh ke kolam malah memfitnah Ratu Yu. Dan juga, si Kaisar narsis ini, tidak bisakah dia sedikit bijak? Hanya karena selirnya itu mengadu dengan gerakan seperti ulat, memberikan hukuman yang tak masuk akal pada Ratunya sendiri!"

Liu An mengibaskan tangannya dan seketika layar yang tadi ada di depannya menghilang.

"Sepertinya setelah aku kembali nanti, pertama kali yang harus aku lakukan adalah menyapa selir Hua ini dengan baik, agar dia menunjukkan sedikit wajah aslinya." gumam Liu An.

...****************...

Tap tap tap

Suara derap langkah para pengawal istana terdengar, mereka membawa tandu yang di dalamnya ada Kaisar Yan.

[kilas balik, di dalam ruang baca Kaisar]

"Yang Mulia!" ucap seorang pelayan.

"Katakan, kenapa kau kembali lagi setelah kemarin aku meminta mu pergi ke istana dingin?"

"Ampuni hamba Yang Mulia, hamba kemari karena ingin memberitahu Yang Mulia jika...jika....."

"Cepat bicara, apakah terjadi sesuatu lagi dengan Ratu Yu?"

"Be...benar Yang Mulia, Ratu... Ratu..."

"Apakah dia sudah kembali seperti sebelumnya?"

"Tidak Yang Mulia, tapi Ratu...Ratu..."

"Katakan, ada apa dengan dia!"

"Yang Mulia Ratu membakar semua lukisan wajah anda yang sudah beliau buat selama ini, Yang Mulia!"

"Apa? Dia membakar semua lukisan?"

"Be...benar Yang Mulia, ketika hamba kembali dari istana, hamba melihat semua lukisan berserakan di lantai dan Ratu membakar semuanya,"

Kedua tangan Kaisar Yan mengepal, dia sudah tidak bisa menahan rasa kesal dan penasaran dia sejak kemarin.

"Kau ikut denganku, kita pergi ke istana dingin!" ucap Kaisar Yan dengan lantang.

Pelayan itu hanya bisa mengangguk dan mengikuti Kaisar Yan di belakang.

...----------------...

Saat ini Kaisar Yan dan para pengawal dengan cepat pergi ke istana dingin.

Di dalam tandu, Kaisar Yan terus mengepalkan kedua tangannya dan terus bertanya-tanya dengan perubahan Ratu Yu yang sangat tiba-tiba itu.

"Selama ini keluarga Ratu Yu tidak tahu jika dia di asingkan di istana dingin agar mereka tidak melakukan tindakan. Jika Ratu sudah berubah tidak lagi ingin bersamaku, dan tanpa sepengetahuanku dia pergi ke keluarga Yu, maka akan cukup sulit untuk di hadapi!"

Kira-kira 40 menit para pengawal istana itu membawa Kaisar Yan di dalam tandu, akhirnya mereka tiba di depan pintu istana dingin dimana Ratu Yu di asingkan.

"Buka gerbangnya, Yang Mulia Kaisar ada disini!" ucap kepala pengawal pada orang yang menjaga pintu.

Penjaga pintu itu mengangguk lalu membukakan pintu gerbang berwarna coklat agak kemerahan itu.

Setelah semuanya masuk ke dalam halaman, tandu di turunkan dengan perlahan.

"Yang Mulia, kita telah sampai di halaman istana dingin." ucap kasim yang selalu berada di dekat Kaisar Yan.

Kaisar Yan membuka tirai yang menutupi tandu, lalu keluar dari dalam tandu.

Tatapannya menerawang halaman depan istana dingin itu, "Inikah istana dingin sekarang? Aku ingat 7 bulan yang lalu aku datang kesini, tidak seperti ini,"

Semua pelayan yang mengetahui Kaisar Yan datang, segera berbaris dan memberi salam kepadanya, terkecuali Xiao Lan yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi, karena saat ini Liu An sedang bersantai di dalam bak mandinya.

Terpopuler

Comments

Note 2

Note 2

baru kali ini seorang kaisar naik tandu ke istana dingin tuk ketemu ratunya yg diasingkan biasanya jalan kaki/naik kuda/ilmu meringankan tubuh

2025-01-21

1

Ayay Nya Yuda

Ayay Nya Yuda

tekanan nya gak main2 yaa hahaha

2024-12-31

0

lily

lily

inginku kasih racun rasanya

2025-01-14

0

lihat semua
Episodes
1 Pembalasan Ratu Yang di Asingkan
2 1/2
3 1/3
4 1/4
5 1/5
6 1/6
7 1/7
8 1/8
9 1/9
10 1/10
11 1/11
12 1/12
13 1/13
14 1/14
15 1/15
16 1/16
17 1/17
18 1/18
19 1/19
20 1/20
21 1/21
22 1/22
23 1/23
24 1/24
25 1/25
26 1/26
27 1/27
28 1/28
29 1/29
30 1/30
31 1/31
32 1/32
33 Ruang sistem
34 2 Tamparan Lembut Sang Mantan Cantik
35 2/2
36 2/3
37 2/4
38 2/5
39 2/6
40 2/7
41 2/8
42 2/9
43 2/10
44 2/11
45 2/12
46 2/13
47 2/14
48 2/15
49 2/16
50 2/17
51 2/18
52 2/19
53 2/20
54 Ruang Sistem
55 3 Kembalinya Ratu Mafia
56 3/2
57 3/3
58 3/4
59 3/5
60 3/6
61 3/7
62 3/8
63 3/9
64 3/10
65 3/11
66 3/12
67 3/13
68 3/14
69 3/15
70 3/16
71 3/18
72 3/19
73 3/20
74 3/21
75 3/22
76 3/23
77 Ruang Sistem
78 Permaisuri Pengubah Takdir
79 4/2
80 4/3
81 4/4
82 4/5
83 4/6
84 4/7
85 4/8
86 4/9
87 4/10
88 4/11
89 4/12
90 4/13
91 4/14
92 4/15
93 4/16
94 4/17
95 4/18
96 4/19
97 4/20
98 4/21
99 4/22
100 INFO PENTING!!
101 4/23
102 4/24
103 4/25
104 4/26
105 4/27
106 4/28
107 4/29
108 4/30
109 4/31
110 4/32
111 4/33
112 4/34
113 4/35
114 4/37
115 4/38
116 4/39
117 4/40
118 4/41
119 4/42
120 4/43
121 4/44
122 4/45
123 4/46
124 4/47
125 4/48
126 4/50
127 4/51
128 4/52
129 INFO PENTING!!!
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Pembalasan Ratu Yang di Asingkan
2
1/2
3
1/3
4
1/4
5
1/5
6
1/6
7
1/7
8
1/8
9
1/9
10
1/10
11
1/11
12
1/12
13
1/13
14
1/14
15
1/15
16
1/16
17
1/17
18
1/18
19
1/19
20
1/20
21
1/21
22
1/22
23
1/23
24
1/24
25
1/25
26
1/26
27
1/27
28
1/28
29
1/29
30
1/30
31
1/31
32
1/32
33
Ruang sistem
34
2 Tamparan Lembut Sang Mantan Cantik
35
2/2
36
2/3
37
2/4
38
2/5
39
2/6
40
2/7
41
2/8
42
2/9
43
2/10
44
2/11
45
2/12
46
2/13
47
2/14
48
2/15
49
2/16
50
2/17
51
2/18
52
2/19
53
2/20
54
Ruang Sistem
55
3 Kembalinya Ratu Mafia
56
3/2
57
3/3
58
3/4
59
3/5
60
3/6
61
3/7
62
3/8
63
3/9
64
3/10
65
3/11
66
3/12
67
3/13
68
3/14
69
3/15
70
3/16
71
3/18
72
3/19
73
3/20
74
3/21
75
3/22
76
3/23
77
Ruang Sistem
78
Permaisuri Pengubah Takdir
79
4/2
80
4/3
81
4/4
82
4/5
83
4/6
84
4/7
85
4/8
86
4/9
87
4/10
88
4/11
89
4/12
90
4/13
91
4/14
92
4/15
93
4/16
94
4/17
95
4/18
96
4/19
97
4/20
98
4/21
99
4/22
100
INFO PENTING!!
101
4/23
102
4/24
103
4/25
104
4/26
105
4/27
106
4/28
107
4/29
108
4/30
109
4/31
110
4/32
111
4/33
112
4/34
113
4/35
114
4/37
115
4/38
116
4/39
117
4/40
118
4/41
119
4/42
120
4/43
121
4/44
122
4/45
123
4/46
124
4/47
125
4/48
126
4/50
127
4/51
128
4/52
129
INFO PENTING!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!