Pembalasan Ratu Yang di Asingkan
...****************...
Brak!
Dengan keras selir Hua memukul meja yang ada di dalam kamar, dan dengan wajah kesal dia mengeratkan giginya.
"Ratu Yu itu, baru saja kembali tapi sudah membuatku sangat kesal. Dua tahun di dalam istana dingin sepertinya sudah membuat isi kepalanya berubah! Aku tidak bisa diam begitu saja, setelah kemarin aku di permalukan di depan para selir lainnya oleh pelayan Ratu Yu itu, hari ini tidak ada seorang pun yang datang ke istanaku!" ucap selir Hua dengan kesal.
"Selir Hua, mohon tenangkan diri anda!" pelayan setia selir Hua mencoba menenangkan, meski dia sendiri takut melihat kemarahan selir Hua.
"Kau! Pergi cari beberapa pelayan yang bisa di percaya kesini, aku akan melakukan sesuatu!"
"Ta...tapi..."
"Lakukan!"
"Baik, hamba akan melakukannya,"
Pelayan itu membungkukan badannya lalu segera pergi dari kamar selir Hua.
"Ratu Yu, kau tidak mau hidup baik-baik di dalam istana dingin dan kembali kesini. Jangan salahkan aku jika aku melakukan beberapa hal padamu di istana!"
...****************...
(Nama selir Kaisar yang lain, aku kasih nama selir pertama, ketiga, keemat, dan seterusnya ya. Bingung nyari nama-nama buat selirnya 🤣)
Berbeda dengan istana Hua yang tiba-tiba sepi, di dalam istana Ratu Yu kini cukup ramai karena kedatangan beberapa selir Kaisar dengan berbagai hadiah yang mereka bawa.
"Yang Mulia, saya dengar tubuh anda sedang tidak baik. Saya membawakan ginseng 100 tahun dari keluarga saya, saya harap Yang Mulia bisa kembali pulih dan bisa kembali mengurus istana ini bersama Yang Mulia Kaisar," ucap selir ketiga.
"Benar Yang Mulia, dua tahun ini Kaisar selalu mengurus semuanya sendiri," ucap selir keempat juga.
"Bukankah selama ini ada selir Hua yang menemani dan membantu Yang Mulia Kaisar? Dia pasti sangat bisa melakukan semuanya di dalam istana ini,"
"Itu tidak benar Yang Mulai, semuanya di lakukan oleh Yang Mulia Kaisar dan selir pertama. Karena itu selir pertama saat ini sedang beristirahat setelah beberapa hari yang lalu sakit,"
"Semuanya hanya di bantu oleh selir pertama?"
"Benar Yang Mulia, Kaisar berkata jika selir pertama merupakan selir yang langsung berada di bawah Yang Mulia Ratu, dan sebelumnya dia juga cukup dekat dengan anda, jadi Yang Mulia Kaisar memerintahkan selir pertama untuk membantu mengurus semuanya,"
"Selir Hua benar-benar di perlakukan seperti selir kesayangan, aku sudah meremehkannya."
Para selir saling bertatapan, sebelumnya mereka sangat dekat dengan selir Hua karena mereka berpikir jika Ratu Yu tidak akan kembali, dan menjalin hubungan baik dengan selir Hua itu akan membuat mereka sedikit lebih nyaman tinggal di istana.
Namun karena Ratu Yu telah kembali, maka mereka berpikir semuanya pasti akan kembali seperti semula. Namun mereka tidak tahu jika akan ada perubahan besar yang sangat mengejutkan nanti.
"Selir pertama pasti sangat lelah, dia sudah melakukan yang terbaik. Besok aku akan pergi untuk melihatnya," ucap Ratu Yu.
"Kami juga akan ikut bersama dengan anda, Yang Mulia!" ucap selir ke empat.
"Baiklah, kalian bisa ikut. Ah,aku mengira selama aku di istana dingin, Yang Mulia Kaisar dan selir Hua sudah memiliki anak. Tetapi yang aku lihat....mereka masih tetap seperti sebelumnya,"
"Yang Mulia, anda mungkin tidak tahu. Empat bulan setelah anda di asingkan, selir Hua pernah memberikan Yang Mulia Kaisar obat, namun karena Kaisar cukup peka terhadap bau obat itu, Kaisar pun tidak masuk ke dalam jebakan selir Hua. Tetapi justru Kaisar meminta orang lain yang meminumnya,"
"Selir Ketiga, kau harus berhati-hati dalam berbicara!" tegur selir keempat.
"Kabar itu sudah menjadi rahasia tersembunyi bagi anggota kerajaan, dan Yang Mulia Ratu merupakan bagian dari anggota keluarga kerajaan, sudah seharusnya tahu!"
"Apa yang sebenarnya terjadi?" ucap Ratu Yu.
"Yang Mulia, saya akan menceritakan semuanya kepada anda,"
Setelah Ratu Yu mengangguk, selir ketiga dan keempat mulai menceritakan semuanya.
[Bermula dari selir Hua yang mengundang Kaisar Yan makan bersama di dalam istananya, saat itu Kaisar belum begitu dekat dengan selir Hua seperti sekarang. Saat makan semuanya berjalan dengan baik, Kaisar Yan dan selir Hua bahkan terlihat sangat bahagia dan sering tertawa di dalam aula. Namun ketika seorang pelayan datang membawakan anggur, Kaisar mencium aroma lain yang samar di dalam anggur itu.
Kaisar Yan tidak meminum anggur itu, namun meminta selir Hua untuk membawa anggur itu ke istananya. Kaisar tidak membongkar hal menjijikan selir Hua padanya, karena saat itu keluarga selir Hua adalah dukungan terbesar baginya, jadi Kaisar hanya bisa diam.
Di istana Kaisar, Kaisar memberikan beberapa gelas anggur yang dia dapat dari selir Hua kepada salah seorang pengawalnya, lalu meminta selir Hua datang ke istana barat. Kaisar juga memberikan anggur itu sesaat setelah selir Hua datang, dan terjadilah hal yang seharusnya tidak terjadi antara dengan selir Hua dan pengawal kerajaan itu.
Sejak saat itu Kaisar berkata sesuatu pada selir Hua, dan tidak pernah menemui selir Hua lagi, tetapi dengan licik selir Hua mengancam Kaisar. Entah apa yang selir Hua katakan pada Kaisar, sehingga Kaisar bersikap sangat baik dan lembut. Bahkan pada akhirnya memberikan gelar selir kesayangan padanya].
"Yang Mulia, itulah yang kami ketahui." ucap selir ketiga mengakhiri cerita mereka.
"Lalu apakah selir Hua hamil?"
Kedua selir itu menggelengkan kepalanya, "Tidak, setelah tahu jika yang bersamanya adalah orang lain, selir Hua membunuh pengawal itu lalu meminta pelayannya untuk meminta obat pada keluarganya secara diam-diam agar dia tidak hamil. Selama satu minggu dia meminum obat itu karena takut, hingga akhirnya tabib keluarganya memastikan dia tidak hamil!"
"Hmm, pantas saja meski Kaisar terlihat sangat baik dan lembut pada selir Hua, saat di aula kemarin Kaisar hanya diam ketika aku beberapa kali memotong perkataannya,"
"Yang Mulia, selir Hua pasti merasa kesal atas tindakan anda kemarin. Dia pasti akan merencanakan sesuatu!" ucap selir keempat dengan cemas.
"Tidak apa-apa, aku sudah pernah masuk ke dalam jebakannya dan berakhir di dalam istana dingin. Kali ini aku sudah kembali, tentu aku tidak akan membiarkan dia melakukan hal itu lagi!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
aphrodite
bener pake angka..kalo ngga ABCD juga gampang😂
2025-01-28
0
I'm your.hero
seruuu
2025-01-20
0
Ayay Nya Yuda
hahahahahahahahaha
2024-12-31
0