Pagi menjelang, udaranya sedikit berbeda, tapi terlalu menyenangkan untuk dilewatkan. Sesuai janji, hari ini agenda liburan mereka adalah melihat lumba-lumba, dan Nadin begitu tak sabar sejak fajar.
Sementara yang lain jelas tidak bisa bertingkah dan harus ikut apa kata tuan rumah. Dalam hal ini, tuan rumahnya adalah Zain, karena semua biaya dia yang tanggung dengan Arlan sebagai penanggung jawabnya.
"Huft semua harus ikut?" tanya Azkara dengan wajah malas karena tadi malam dia sama sekali tak bisa tidur.
Terbukti dengan lingkaran hitam di sekitar mata Azka, sebuah penderitaan yang tidak perlu diungkapkan dengan kata dan hanya menciptakan gelak tawa di sana.
"Om Zain kenapa? Lucu?"
"Kau kenapa? Begadang semalam?"
Azkara tak menjawab, dia hanya menatap nyalang ke arah Onad yang tampak santai saja bersama Jihan tanpa sedikitpun merasa bersalah.
"Nanti malam aku tidur sama om Zeshan saja," ucapnya kemudian beralih menatap Zeshan.
"Kalau Zeshan mau ya boleh-boleh saja, masalahnya dia mau tidak?"
"Apa alasan Om Eshan tidak mau tidur denganku." Percaya diri sekali Azka bahwa Zeshan akan menerima dirinya kembali.
"Apa iya, Shan? Mau tukeran lagi?"
"Seorang pria sejati tidak akan menjilat ludahnya sendiri ... bukankah keluarga kita memegang teguh prinsip itu?"
"Dengar, 'kan? Tidak boleh menjilat ludah sendiri," ujar Zain turut menegaskan yang membuat wajah Azkara semakin masam.
"Tahu begini mending ikut Papa ke Cordoba saja." Dia berdecak, baru menyesali pilihan karena sebelum pergi Azka memang dilema antara ikut kedua orang tuanya, atau liburan bersama Zain saja.
"Ya salahmu kenapa milih ikut aku."
"Om bilang ada ceweknya, tahu-tahu cuma ngajak jelmaan anaconda" sarkas Azkara yang agaknya benar-benar dendam tatkala dituduh oleh Jihan sebagai orang ketiga yang akan merebut kekasihnya.
Pasca pertikaian kemarin, ternyata ketiganya sama sekali tidak akur. Terlebih lagi, Onad yang ternyata mendengkur lebih parah dari Zeshan membuat Azka menduga jika hal itu adalah salah-satu m…
Istri Rahasia Dosen Killer
BAB 144 - Mengukir Kenangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 170 Episodes
Comments
Cicih Sophiana
Onad kembaran Jihan paus... terus Onad kembaran nya hiu gitu 😄😄😄
2025-05-19
0
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ampuuunn si Onad kalau ngomong ngawur aja laahh.🤣🤣🤣
2026-03-01
0
Rahmi Mamimima
tnpa drama mreka , liburan g bakal seseru ini 🤣
2025-06-09
0