Nadin masih bertanya? Sungguh Zain tak habis pikir melihat wajah polosnya ketika melontarkan pertanyaan semacam itu. Padahal, di atas nakas sudah berjejer obat magh dan lainnya, hal itu sudah membuktikan jelas jika dia sudah lama mengidap penyakit itu.
Tatapan Zain yang tertuju ke atas nakas tersebut membuat Nadin mengerti tanpa perlu dijelaskan. "Persiapan, mana tahu kambuh," ucapnya kemudian beralih merapikan meja belajar yang sedikit berantakan.
Banjir malam itu membuat beberapa barang berharga bertumpuk si sana. Nadin tak sempat menatanya lebih dulu, terpenting buku-buku dan yang lain selamat lebih dulu.
Sebenarnya tidak terlalu tinggi, tapi Nadin yang telanjur panik memilih menyelamatkan diri ke kost temannya yang dirasa lebih aman. Dan, hari ini dia harus kembali bertempur untuk menata kamarnya agar terlihat lebih rapi.
Walau memang sempat dibersihkan sekali oleh ibu kost-nya, tapi tetap saja untuk hal-hal kecil semacam itu mana mungkin turut dirapikan juga.
Tak lagi sendiri, hari ini Nadin ditemani seseorang yang sebenarnya sangat dia segani sejak dulu. Kharisma Zain sebagai dosen di kampusnya membuat Nadin mendadak tak enak hati.
Seolah masih lupa jika sudah suami istri, Nadin mempersilahkan Zain untuk duduk dan menunggu saja. Bahkan, Nadin juga mengatakan jika dia tidak keberatan andai ditinggal saat ini.
"Penerbanganku jam 2 siang, masih ada waktu."
"Tapi, bukannya Bap_ aduh siapa manggilnya? Panggil nama makin marah nanti." Nadin hendak bicara, tapi seketika terhenti lantaran sadar wajah Zain benar-benar tak suka ketika dia kembali memanggil pria itu dengan sebutan bapak. "Ehem, bukankah harus siap-siap? Pakaian atau lainnya ... Mas?"
Sial, Nadin gugup sekali, bahkan panggilan mas-nya itu terdengar begitu kecil. Antara malu, takut yang punya nama tidak suka dan semacamnya karena di mata Nadin, tampang Zain tidak begitu cocok dipanggil Mas.
Akan tetapi, hendak dia panggil abi juga makin tak cocok lagi, jatuhnya jadi geli. Sementara ini, Nadin hanya ingin m…
Istri Rahasia Dosen Killer
BAB 06 - Jangan Menolak Kewajiban
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 170 Episodes
Comments
Febby fadila
ya bagaimana juga harus kasih nafkah tu istrix, apalagi mau keluar kota lama
2025-08-10
2
penikmat sugar daddy
huuuhhhh sampe bab ini aku di bikin meleyooott sama bapak dosen 🥰🥰
2025-05-31
0
gia nasgia
Ternyata pak Dosen tdk se seram yg di pikirkan 😍
2025-05-17
0