Mereka bukan baru semenit lalu di sini, tapi sejak tadi. Anehnya, kenapa harus tertangkap basah di saat Zain tengah mencium bibirnya. Nadin berdiri, walau sudah bertekad untuk tidak merahasiakan lagi, tapi tetap saja jika kejadiannya begini, Nadin gelagapan.
"Jihan?"
"Kamu ngapain? Oh my oh my ... Astaghfirullahaladzim uhkti!!" Jihan yang notabane-nya adalah gadis petakilan sampai istighfar usai menyaksikan adegan dewasa yang tak seharusnya dilakukan seorang dosen dan mahasiswanya.
"Jihan jangan mikir macem-macem, ini tidak seperti yang kamu pikirkan," jelas Nadin berusaha mendekat, tapi sahabatnya justru menggeleng cepat seraya menutup mulut.
Tidak habis pikir, tidak bisa berkata-kata dan bahkan hampir tidak bisa bernapas. "Nad, apa yang terjadi? Aku tidak sedang bermpimpi, 'kan?" tanya Jihan sampai mengucek matanya berkali-kali. Dia melihat ke arah Zain yang masih terlihat santai bahkan tetap melayangkan tatapan tajam ke arahnya.
Dia yang ketahuan, tapi Jihan sendiri yang gemetar sampai tidak kuasa menatap dosennya itu. Dia hanya berani berbisik pada Nadin yang kini tengah berusaha untuk menjelaskan apa yang terjadi.
Sama seperti caranya menjelaskan pada Umi Fatimah, Nadin tidak akan mungkin mengatakan yang sejujurnya. Terpenting, sahabatnya ini tahu bahwa mereka adalah pasangan suami istri.
"What? Kapan nikahnya? Kenapa nggak kasih tahu aku sama Onad?" tanya Jihan beruntut, dia sempat tekejut melihat adegan ciuman itu, tapi pengakuan Nadin terkait statusnya ternyata lebih mengejutkan lagi.
"Panjang ceritanya, nanti ak_"
"Tunggu ... kamu baik-baik saja, 'kan?" Jihan memotong pembicaraan Nadin dan kini menatap wanita itu penuh curiga.
Agaknya, logika Jihan bekerja dengan sangat keras usai mendengar pengakuan Nadin. Meski Nadin tidak memperlihatkan tanda-tanda yang membuatnya harus curiga, tapi sebagai seseorang yang begitu mengenal Nadin, Jihan bisa menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang Nadin sembunyikan.
"Baik kok, kenapa tanya gitu?"
"Nikahnya bukan karena dipaksa…
Istri Rahasia Dosen Killer
BAB 55 - Jangan Di Luar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 170 Episodes
Comments
Ahmad Zaenuri
blaizh.... Nadin marah /Panic//Panic//Panic/
2025-09-09
1
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
He...he...he...slu ada akal bulus Zen..
2025-10-05
0
Syamsiar Samude
dosen killer kebablasan Nadin malu terus dibuatnya, betul2 killer ya Thor mengajar lg marah sampai meja kebanting😅😅
2025-12-02
1