14. awur

adam mulai menceritakan semuanya, semua kisah hidupnya bahkan sampai ke titik dimana ia mengakui kalau sebenarnya dulu adam adalah penyuka sesama jenis. Maka dari itu devan membuat rencana itu untuk adam. Jemma mengerti bagaimana posisi adam, dan mungkin jika jemma yang ada di posisi adam, jemma akan melakukan hal tersebut.

Setelah sama sama tahu masalah masing masing mereka memutuskan untuk ke jenjang yang lebih lanjut. Pacaran setelah menikah bukannya seru juga ya? Bagaimana dengan cinta? Adam dan jemma percaya kalau dihati mereka sama sama tertanam rasa yakin untuk satu sama lain, kemungkinan besar cinta itu akan tumbuh dengan seiringnya waktu.

Seminggu berlalu, kini adam memutuskan untuk mengenalkan jemma pada kedua orang tuanya. Di restui atau tidaknya adam akan tetap menikahi jemma. Ada jems yang membutuhkan seorang ayah.

saat pertemuan pertama jemma dengan orang tua adam cukup menegangkan. Karna disini adam dan jemma mencoba untuk jujur kepada kedua orang tua adam. Bahkan adam dengan berani menjelaskan kalau sebelumnya dia ini adalah seorang gay, berkat devan jemma dan adam bertemu.

"ayah, bunda. Sebenarnya adam dulu gay" tutur adam mulai pasrah apapun yang akan orang tuanya katakan padanya nanti ia akan terima, bahkan jika ayahnya akan memukulinya sampai babak belur adam tak masalah.

Terlihat jelas raut wajah yang kaget setelah mengetahui itu dari mulut putranya langsung, namun mereka adalah orang tua yang ingin anaknya menjelaskan dulu secara detail.

adam terus menjelaskan, bahkan jemma juga ikut buka suara karna ia sudah terlanjur terlibat didalam hidup adam. Mereka diam dan sama sama menatap cemas kehadapan 2 orang paruh baya didepannya saat ini, setelah hening beberapa saat sang bunda buka suara.

"jadi sekarang kalian mau nikah?" tanya bunda .

"iya bun, dalam waktu dekat ini" jawab adam dengan mantap.

"dan jemma, jemma yakin mau menerima anak bunda yang dimasalalunya pernah melakukan kesalahan ini?" maksud bunda disini kesalahan karna adam dulu seorang gay.

"semua orang pernah berbuat salah bu, sebesar apapun kekeliruan seseorang dimasalalu kalau dia berani mengubahnya dimasa yang akan datang, itu bagus dan saya menerima adam dalam kondisi apapun itu" jawab jemma dengan gemetar namun mantap ia bahkan tidak percaya kalau bisa berkata seperti itu.

Senyum ayah dan bunda adam mulai terlihat, benar kata jemma sebesar apapun kekeliruan atau kesalahan orang dimasalalu, kalau mereka mau memperbaikinya di masa sekarang itu seharusnya di apresiasi. Bukan malah dipojokkan atas apa yang mereka perbuat, manusia itu banyak tapi manusia yang memanusiakan manusia itu tidak banyak.

Suasana yang menegang kini mulai terasa hangat, ayah dan bunda ternyata menyetujui hubungan keduanya. Hati mereka sempat mencelos sedih karna baru mengetahui kalau selama ini putranya berjuang agar tidak mengecewakan orang tuanya.

"lalu dimana anak kalian sekarang?". Tanya sang bunda kala mengingat jemma sudah melahirkan dan membesarkan putranya sendirian.

"ada bu, dia dirumah sama asisten rumah saya." jawab jemma dengan sopan.

"kamu keliatan canggung banget sih jem" celetuk sang ayah kali ini. Si bunda hanya tertawa didekatnya.

"iya jangan jadi kaku kaya si adam nih, ga enak diliatnya" imbuh sang bunda.

Adam yang mendengar itu mendengus sebal.

"besok kesini lagi ya ajak jems juga, bunda sama ayah mau ketemu". Ucap bunda kala mereka berpamitan untuk pulang.

"iya bun, ayah bunda jemma pamit pulang dulu ya" pamit jemma sopan.

Jemma jadi ikut ikutan memanggil kedua orang tua adam dengan sebutan ayah bunda, ya itu karna permintaan si ayah.

...----------------...

Diperjalanan pulang ....

Mereka sama sama merasa lega, sungguh hari yang menegangkan ya?. Jemma seperti habis menandatangi proyek besar rasanya.

Beberapa menit mereka sama sama hening, kini jemma mulai buka suara.

"gua laper dam, belum sarapan nih" ucap jemma dengan wajah yang mulai lemas.

Jemma saking gugupnya sampai tidak berani makan makanan apapun. Bahkan dirumah adam tadi ia tidak minum sedikitpun, adam tertawa geli astaga calon istrinya ini sudah kelaparan ya. Yaiyalah dam ini udah mau sore dia dari pagi belum makan, astaga.

Akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti disupermarket. Rasanya jemma ingin memasak sendiri saja daripada makan direstoran, sekalian belanja bulanan yakan???.

...----------------...

Jemma benar benar memasak sendiri rupanya, selain pintar mengelola perusahaannya ia juga pandai dipersoalan dapur. Seperti sekarang adam tengah dibuat takjub dengan menu makanan yang terhidang rapi dimeja makan. Sepertinya jatuh cinta dengan jemma akan mudah kalau begini terus jadinya.

Mereka semua memakan masakan jemma dengan khidmat, jems pun makan dengan lahap sekarang.

Adam pun makan dengan lahapnya, bisa bisa tubuh atletisnya menghilang kalau jemma terus terusan memasak untuknya nanti.

calon keluarga kecil ini mulai terlihat keharmonisannya, semoga kelak akan terus seperti ini ya??!!.

Maaf gaes kalau tulisannya makin ngawuuur... Huhuhu

Terpopuler

Comments

Nenie desu

Nenie desu

sudah aq favoritkan semangat terus jangan lupa mampir di "Rasa yang terpendam"

2024-06-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!