Di rumah orang tuanya , Dinda bersiap untuk keluar mencari kebebasan .
Beruntung Anita bergerak dengan cepat , mengunci motor sport miliknya dan semua mobil yang ada di garasi .
" Lah ini kenapa di gembok segala sih ? ". Gumam Dinda .
Dinda mencari Anita namun malah menemukan Delia pulang ke rumahnya .
" Tahu jalan pulang juga Lo , gue kira gak akan pulang gitu !!". Seru Dinda .
" Ini rumah gue juga kali , Lo kenapa sih Din kok kayak gak suka gue pulang ". Sahut Delia .
" iya , gue orang pertama yang enggak suka Lo pulang !! ".
Perdebatan itu terdengar oleh Anita dan Suhendri.
" Ada apa sih kok pada rame gini ?". Kata Anita .
" Mama , papa ". Lirih Delia .
" Delia , akhirnya kamu pulang juga ." Senang Anita.
" Ihh mama ? Kenapa malah seneng dia pulang sih , gak ingat sebulan yang lalu dengan apa yang di lakukan olehnya ". Jelas dinda .
Dion datang untuk menengahi agar tidak terjadi perdebatan yang berkepanjangan.
" Dinda ? Mau keluar kan , ini kunci gemboknya ." menyerahkan kunci motornya .
" Ehh , Dion !! Gak boleh ". Kata Anita .
" Mama !! Ohh jadi ini rencana mama ya , sengaja menggembok motor Dinda . Gak adil banget sih ma , aku juga gak bikin masalah seperti Delia ." Gumam Dinda .
" Bukan seperti itu Din ? ."
Dinda merasa kecewa dengan tindakan Anita yang tidak adil terhadapnya , dia mengambil kunci dari tangan Dion dan memilih untuk pergi mengendarai motor sportnya .
Namun suara motor itu keburu mati karena elang datang mencabut kunci motor Dinda .
" Sial banget sih gue hari ini , kembalikan dong kuncinya Bambang ." pinta Dinda .
" Ayo pulang ". Ajak elang .
" Ini rumah gue , pulang aja sendiri gausa ngajak - ngajak ". Kata Dinda .
Dion terkejut melihat Dinda dan elang di luar sedang berdebat .
" Gawat , ini tidak bisa di biarkan ". Kata Dion .
Dion langsung menggendong Dinda untuk membawanya masuk agar elang tidak marah kepada adiknya .
" Ehh kak Dion mau bawa gue kemana !! Kak Dion turunkan gue ". Teriak Dinda .
Elang menggelengkan kepala melihat tingkah Dinda , ketika dia akan memasuki rumah secara kebetulan bertemu dengan Delia .
Tentu saja Delia terkejut bukan main karena bisa melihat pria pujaan hatinya .
" Kenapa dia ada disini ?". Batin elang .
" Eh nak elang ? Kenapa malah melamun sih , ayo masuk ." kata Anita.
Delia masih tercengang melihat keakraban Anita yang meminta elang untuk masuk ke dalam rumahnya .
Lebih terkejutnya lagi Anita meminta elang masuk ke dalam kamar Dinda agar beristirahat .
" Maa , kenapa di suruh ke kamar Dinda . hm tunggu kak , ke kamar aku aja ". Kata Delia .
" Loh loh , mana boleh ? ". Kata Anita .
" Iya boleh ajalah ma , ayo kak aku anterin ". Kata Delia .
" Delia ? Jangan menyentuh tangan nak elang seperti itu " . Omel Anita .
Sementara Dinda kembali ingin keluar setelah turun dari gendongan Dion .
" Ehhh Dinda ? Mau kemana lagi , kamu gak lihat siapa yang datang ". Kata Anita .
Dinda sempat melirik namun tetap ingin pergi keluar , tangan elang menarik tangan Dinda .
" Bambang lepasin gak ". Ketus Dinda .
" Namanya Bambang ya ." sambar Delia di sertai senyuman merekah .
" iihh ini lagi , ehh Delia Lo tahu kan ini siapa ? ". Ucap Dinda .
" Kak Bambang kan ". Kata Delia .
" Gue akan menyelesaikan semua saat ini juga dan kebetulan ada Lo dan Lo ". menunjuk Delia dan elang .
Elang mulai penasaran maksut perkataan dinda .
Anita mulai ketar - ketir karena Dinda akan mengatakan semuanya di hadapan elang .
" Apa yang harus di selesaikan ?." tanya elang .
" Dia nih , ini wanita yang ada di depan wajah Lo namanya Delia ! Dan dia seharusnya yang jadi istri Lo bukan gue , pokoknya gue mau kembali menjadi Dinda yang dulu ". Teriak Dinda .
" Maksut Dinda apa ma ? ". Tanya Delia .
" Ini tuan elang , del ". Sambung Dion .
Dinda merasa muak melihat wajah Delia yang berpura - pura panik bahkan sekali lagi dia ingin pergi namun elang mencekal tangannya dengan erat .
" Elang adyatama ? Dia , dia yang seharusnya menikah dengan Delia kan kak ." Gumam Delia .
" Tolong jelaskan semua secara detail , ini sebenarnya bagaimana maksutnya ". Ujar elang .
Dion berusaha untuk menjelaskan semuanya pada Elang , bahkan Delia meminta pernikahan kembali di laksanakan .
" Jadi kalian sekeluarga mempermainkan saya ". Ucap elang .
" Lebih tepatnya lagi yang jadi korban itu gue !! hahahaha Lo nyesel kan sekarang , ternyata calon suami Lo setampan dan sekaya ini , duhh baru tau nyesel juga ." Sindir Dinda terhadap Delia .
" Gue mau Lo kembalikan calon suami gue " . Ucap Delia .
" Mustahil !! Atas dasar apa kamu mengatakan itu ". Elang mulai emosi .
" Karena kamu adalah jodohku , bukan jodoh dinda ". kata Delia .
" Delia !! ". Teriak Suhendri .
Suhendri berusaha untuk menjelaskan bahkan bertanggung jawab atas kejadian yang tak terduga itu.
Bahkan Suhendri rela jika di jebloskan ke dalam penjara karena telah mempermainkan keluarga adyatama .
" Pa ! Ini salah Delia , seharusnya dia yang harus di jebloskan ke penjara . Katanya papa gak mau di penjara kenapa malah rela sih ". Kesal Dinda .
" Biarkan saya berbicara dengan Dinda berdua ". Pinta elang .
" Enggak ". tolak Dinda.
" Dinda , kamu tidak boleh seperti itu ?". kata Anita .
" Dinda itu capek ma , capek !! ". Dinda berlari ke kamarnya.
Suhendri sekali lagi meminta maaf kepada elang namun sejujurnya dia juga tidak tahu jika akan terjadi hal demikian ,
" Pa , maafkan Delia . Delia menyesali ". Gumam Delia .
" Percuma menyesal sekarang , itu sudah terjadi . Dinda harus menanggung semua ini jadi dia tidak salah ". Ujar Suhendri .
" Delia akan bertanggung jawab pa ". Ucap Delia .
" Del , soal pernikahan itu bukan main-main . Lo sengaja pergi di saat pernikahan , saat itu kami semua panik bahkan papa tiba - tiba pingsan ". ungkap Dion.
" Saya tidak mau tahu tentang masalah kalian , bagaimanapun saya tidak akan melepaskan Dinda ?". Ujar elang .
" Tapi dia tidak menghargaimu bahkan bersikap buruk ". Kata Delia .
" Setidaknya dia lebih baik darimu !!". Tegas elang .
Mendengar perkataan itu , hati Delia merasa sakit bahkan sampai menangis .
" Kamu harus dengarkan penjelasanku dulu , aku mohon berikan kesempatan untukku ". lirih Delia .
Elang menyusul Dinda untuk membawanya pergi , namun ternyata Dinda tidak mau pergi dari rumah orang tuanya.
" Baik , gue akan menuruti kemauan Lo ". Kata elang .
Seketika itu juga Dinda merasa senang karena akan segera bebas dari genggaman elang .
Dinda berpikir jika elang akan menceraikannya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Royani Arofat
kebebasan macam apa yg kau inginkan.aq jd kasihan sama elang.kayak barang yang bisa d oper sana sini
2024-04-29
4
Qaisaa Nazarudin
Rasain tuh..👏👏👏
2024-04-17
0
Qaisaa Nazarudin
Ortu Egois,Udah bikin keluarga dan anak2 huru hara sekarang baru mau dijeblosin,Kenapa gak dr kemaren2 aja,sebelum mereka menikah..?🤦🤦😡😡
2024-04-17
0