Selesai ijab kabul , Suhendri meminta putrinya untuk mencium tangan suaminya .
Ketika keduanya saling menatap saat itulah terjadi moment yang tak terduga .
" Lo !!". Kata Elang seraya menunjuk wajah dinda.
" Ahh , mampus ." cicit Dinda .
Sebelum semua tahu tentang insident di klub malam pada saat itu , Dinda menarik tangan elang dan membawanya masuk ke dalam kamar .
" Aduhh si Dinda mana gercep pisan lagi , dia tahu barang limited ". Batin Anita .
Ketika di dalam kamar , Dinda mengunci pintu kamarnya .
" Hah , apa ini rencana Lo ?". Tuduh elang.
" Jangan ngadi - ngadi ya om , gue begini karena kepaksa juga ". Kata Dinda .
" Jangan bohong ". Kata Elang seraya mendekati Dinda dan hampir menciumnya kembali .
" Ehhh mau apa Lo !!". Omel Dinda.
" Gak usah sok suci , kejadian malam itu bukannya sudah jelas , Lo yang berinisiatif mencium gue ". Kata Elang dengan nada dingin .
" Itu first kiss gue , enak aja main replay ". Kata Dinda.
" Lo pikir gue akan percaya begitu saja ."
" Siapa juga yang nyuruh Lo percaya juga , gak penting ". Ketus Dinda .
Elang membuka pintu kamar Dinda dan keluar menemui semua orang yang masih berada di ruang tamu .
" El , selanjutnya itu terserah kamu . Dinda sudah sah menjadi istri kamu , papa harap kalian bisa hidup dengan rukun ." nasehat baskara.
Elang langsung meminta izin pada kedua orang tua Dinda untuk membawanya tinggal bersama .
" Dinda , ingat jangan membuat masalah sama suamimu , pokoknya mama gak mau denger itu ". Pesan Anita .
" Terus gimana sama sekolah dinda ma ". gumam Dinda .
Elang terkejut mendengar ucapan dinda yang ternyata masih sekolah .
" Ahh , itu tenang saja . Kamu harus meminta persetujuan suamimu , karena sekarang dia yang lebih berhak ." kata Anita .
" Tuan elang tolong jaga adikku , dia sedikit usil tapi percayalah jika dia tidak buruk yang kau pikirkan ". Ujar Dion .
" 1 jam dari sekarang , berkemaslah . Karena ada banyak tugas yang harus di selesaikan ". Kata Elang .
Dinda menggerutu karena elang mengurangi jam untuk berkemas .
" Awas saja Lo burung elang !! bisa - bisanya bersikap dingin pada keluarga gue ". Gumam Dinda .
Begitu sudah siap , Dinda berpamitan dan pergi mengikuti kemana perginya sang suami.
Di dalam mobil , tidak ada obrolan satu kata pun diantara keduanya hingga sampai ke tempat tujuan .
(Sumber gambar google , emporio architec sebagai perumpamaan rumah Tuan Elang)
" Ini rumah apa istana !! Buset dah , gede amat . Pantes aja papa sama mama maksa Delia buat ngawinin ini duda ". Batin Dinda .
" Puas mantenginya , cepat turun !! Gue akan bacakan peraturan yang harus Lo patuhi dan gak boleh di langgar , jangan coba - coba ngelawan ". peringatan elang sama sekali tidak di hiraukan oleh Dinda .
Begitu turun dari mobil dan membawa koper masuk ke dalam rumah milik elang , Dinda terkejut karena tidak melihat pembantu di dalamnya .
" Gak ada pembantu ya !." tanya Dinda .
" Untuk apa , bukankah sudah ada istri yang akan melakukan semua pekerjaan rumah ." kata Elang .
" Apa !! Gilaa yaa , gue gak pernah ngelakukan pekerjaan ART . Apa'an sih Lo , mau nyiksa gue ya ." tuduhnya .
" Kalo iya kenapa ? Bukankah ini kemauan Lo ya , nikahi gue dan mohon-mohon sama bokap ". Elang kembali menuduh dinda.
" Percuma ngomong sama kanebo kering kek Lo , muka dingin ngalahin es batu dah gitu sok kejam lagi . Lo pikir gue takut ." terang Dinda.
" Duduk , dengarkan baik - baik peraturan yang harus di patuhi ". Kata Elang .
Dinda mengikuti apa yang di perintah oleh elang dan menyimak.
" Semua pekerjaan rumah harus di selesaikan tanpa menyewa pembantu , dan itu hanya dikerjakan oleh istri tuan elang adyatama ". Kata Andi , pengawal pribadi elang .
" Rumah segede ini , wahh bener - bener keterlaluan ya . Gak bisa pokoknya gue mau protes ". Kata Dinda .
" Jadi istri gue tidak seperti yang Lo bayangkan ". Kata Elang .
" Ohh , pantes aja Lo cere mulu . Kejam sih ". Kata Dinda .
" Selanjutnya , nyonya elang harus bisa melayani tuan elang dimana saja tidak ada protes ." ujar Andi .
" Ya ". Jawab singkat .
" Tidak boleh keluar rumah tanpa izin tuan elang ".
" Keluar pun harus izin , terserah ". Kata Dinda .
Andi membacakan begitu banyak peraturan yang harus di patuhi oleh Dinda , namun Dinda tidak akan melakukan perintah itu.
" Jangan coba - coba pergi ke club' malam lagi ". Peringatkan elang pada Dinda .
" Baru juga sekali doang , itupun Uda trauma gak bakalan pergi lagi ". Ujar Dinda .
" Awas aja kalo Lo berani ." ancamnya .
" Dihh pake ngancem gue lagi , dasar bambang ." kata Dinda.
" Tuan elang nyonya , bukan Bambang ". Kata Andi .
" Cukup ! sekarang pergi ke dapur , gue lapar ." titah elang .
" Dapur ? Masak ". Kata Dinda .
" MANDI !!". Ketus elang .
" Sejak kapan dapur di pergunakan buat mandi , baru denger ". Ngales dinda membuat elang emosi.
" Oke !! Oke , gue masak !! Gak usah pasang wajah setan !!". Kata Dinda .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Wandi Fajar Ekoprasetyo
wkwkkwkwkwkwk.,......cakep Dinda..... jgn mau d tindas sama elang
2024-07-05
2
Mus Rifah
/Ok//Good//Good//Good/ bagus lucu
2024-06-27
0
Mainah Inah
masak air aja
2024-06-04
1