Dinda tengah asyik menikmati segala makanan yang di pesan bersama para sahabatnya .
" Dinda !!".
Mendengar suara bariton yang di kenali , Dinda langsung tersedak .
" Din, itu siapa ?". tanya Rike .
" iya , mana cakep banget tuh . Dewasa abis ". Kata Jesi .
" Kalian tunggu bentar ya ." Kata Dinda .
Dinda menghampiri elang agar para sahabatnya tidak bertanya - tanya terus menerus .
" Lo ngikutin gue ya ". Tuduhnya .
" ikut gue ". Kata Elang seraya menarik tangan Dinda .
Dinda di bawa ke ruangan kerja elang , gadis itu cukup terkejut .
" Lah , ini ruangan CEO ? ". Gumam Dinda .
" Duduk ". Titah elang .
" Jadi Airlangga milik Lo ya , hebat juga ". Puji Dinda .
" Jangan sekali - kali mengganti topik lain , mana ponsel Lo !". pinta elang .
" Bentar deh , ini maksutnya apa sih ? emang gue ada salah ya ". memberikan ponsel.
" Pikir sendiri ". Merebut ponsel dari tangan Dinda .
Elang memberikan kembali ponsel Dinda dan mengajaknya untuk pulang namun gadis itu menolak karena masih harus berpamitan sama sahabatnya .
" Coba aja keluar dari ruangan ini , maka mereka akan tau status terbaru Lo saat ini ." Ancam elang .
" Dih ngancem lagi , ya ya oke !! Gue ikut Lo pulang , puas kan Lo ". Kata Dinda .
Meski mengalah namun Dinda telah mengatur rencana untuk membalas semua ini .
Sampai di rumah , elang memberikan baju kotornya pada Dinda untuk segera di cuci.
" Berasa kek upik abu bener deh gue disini , ruang loundrynya dimana sih ah ribet banget apa salahnya bayar pembantu gitu ? ." gumam Dinda .
Dinda bertanya pada Andi dimana ruang untuk laundry dan ternyata berada di sebelah dapur .
" Nah , kan ? gue uda mengira akan seperti ini ! Mana mesin cucinya banyak ". Kata Dinda .
Dinda mulai memasukan seluruh baju kotor milik elang tanpa di pilah terlebih dahulu.
" Gampang juga ". Ujar Dinda.
Sambil menunggu gilingan mesin cuci selesai beroperasi , Dinda keluar dari ruangan laundry .
Taman belakang rumah elang rupanya memikat hati Dinda ,
Dia melupakan pekerjaannya karena terlalu asyik bersantai di taman belakang .
" Jam berapa ini ? mengapa dia tidak kembali , apakah belum selesai ". elang mulai menghampiri .
Namun ternyata yang dia lihat dengan mata kepala sendiri adalah ruangan laundry yang penuh dengan busa , kemungkinan Dinda menuangkan detergen berlebihan .
" Dindaaaa !!!!!!". Teriak elang .
Bukan Dinda yang hadir malah Andi ,
" Tuan muda , apa yang terjadi ?". Tanya Andi .
" Bocah itu lagi - lagi membuat masalah sepertinya dia begitu merepotkan ". Kata Elang .
" Apakah tuan akan mencari pembantu ?". Kata Andi.
" Terserah !! Gue pusing melihat rumah berantakan ." kata Elang seraya mengacak - acak rambutnya.
Dinda terkejut kala mendapati elang yang berada di ruangan laundry dengan menenteng kemeja dan kaos kesayangannya .
" Eh Bambang ahh maksutnya mas elang ?". Lirih dinda .
Elang menyoroti pandangannya terhadap Dinda dengan tajam seperti ingin menerkam.
" Lo tau ini apa ?". Kata Elang .
" Itu kemeja , hehehe ? Sini biar aku jemurin ". Kata Dinda seperti orang yang tidak bersalah .
" Diam !!!". Emosi elang .
" Jika dalam 10 menit tempat ini masih berantakan maka gue gak akan beri izin Lo sekolah lagi ." ujar elang .
Dinda segera membersihkan ruangan laundry , dia merasa heran mengapa elang begitu marah padanya .
Setelah melihat mesin cuci ternyata kemeja dan kaosnya rusak akibat ketidaktahuannya menggunakan mesin cuci.
" Pantas dia marah , kenapa bisa seperti ini ya ? Padahal juga sudah lihat YouTube cara mencuci dengan baik ". Kata Dinda .
Dinda tidak bisa jika berada di dalam rumah terus menerus namun jika dia keluar rumah tanpa izin maka elang akan melarangnya untuk bersekolah .
" Sial , kenapa jadi gak bebas gini sih !! Ahh gimana kalo gue rayu aja tuh orang ." gumam Dinda .
Elang dan Andi terlihat sedang berada di ruang tamu lantai bawah membicarakan pekerjaan, dengan beraninya Dinda duduk di samping elang bahkan terlihat sangat dekat .
" Tuan , nyonya saya pergi dulu ". Kata Andi .
" Gue kangen sama keluarga gue , boleh gak kalo berkunjung kesana ". Izin Dinda .
" Jangan harap gue bisa ngijinin Lo ".
" Soal kemeja itu maaf , gue ?". perkataannya terpotong .
" Mulai sekarang Lo jangan nyentuh apapun yang ada di rumah ini , cukup diam saja sudah cukup ". Kata Elang .
" Tapi gue bukan patung kali ". sambar Dinda.
" Lebih baik jadi patung lebih aman ". Kata Elang .
" Eh kok malah jadi emaknya Malin Kundang sih , tauk ahh ". Dinda mulai kesal .
Elang bukan tipe pria yang mudah untuk di rayu .
Keesokan harinya , elang berangkat sangat pagi karena harus menghadiri rapat bersama klient luar negeri .
Dinda merasa jika elang tidak ada di rumah maka pikirnya akan bebas .
" Hari minggu , gak ada angrybird mending keluar aja . Ada motor juga kan ? Uhh mantap ". Kata Dinda .
Kali ini dia menggunakan sepeda motor sport milik elang untuk keluar dari rumah , namun pada saat akan keluar ternyata elang kembali lagi ke rumah .
" Lah kenapa dia balik , mampus nih gue gak boleh sampai ketahuan ". Kata Dinda .
Elang malah mencari Dinda ke kamarnya .
" Dinda , keluar ?". Panggil elang .
Dinda mulai kelabakan , dia segera mengganti pakaiannya agar elang tidak marah .
" Lama banget nih bocah , dinda !! Lo masih hidup kan ." teriak elang .
" Eh Gilak itu orang ya !! Uda nyuruh jadi patung sekarang malah ngatain gue mati , keterlaluan banget . Awas aja Lo ". Gumam dinda .
*Cklek*
Dinda membuka pintu kamarnya .
" Ikut gue karena acaranya membawa pasangan ". Kata Elang.
" Oh jadi Lo ngakuin gue ini pasangan Lo ".
" Terus ".
" Ya , kali Lo gak mau berpasangan sama patung ". Kata Dinda .
" Ganti baju , 5 menit harus selesai ". Titah elang .
" Hah apa Lo bilang !! 5 menit , sekalian aja ga perlu ganti baju . Ayo jalan ." tantang Dinda .
" Ganti baju Lo , ini acara penting ". Kata Elang .
" Lagian gue juga gak bilang mau ikut , wekkk ".
*Brak *
Dinda menutup kembali pintu kamarnya dan membuat elang geram bahkan kesal .
" Dinda !! Jangan harap Lo bisa sekolah besok pagi dan kartu yang Lo pegang gue blokir !! ".
Mendengar ancaman elang , Dinda ingin berteriak namun kali ini dia akan bersabar dan mengikuti perkataan elang untuk ikut dengannya .
10 menit menunggu , akhirnya dinda keluar dari kamarnya .
Elang terkejut melihat penampilan Dinda yang terlihat rocker .
" Haduhh , lama - lama gue bisa stroke ngadepin bocah kek Lo ". Kata Elang .
Andi tertawa melihat penampilan Dinda , namun sepertinya dia mulai merasa jika sikap majikannya banyak berubah .
Elang meminta Andi untuk mampir ke sebuah tempat untuk me make over Dinda .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Emil
seru ceritanya
2024-07-21
0
Dewi Sari
angry bird stress
2024-05-05
2
Anonymous
🤣🤣🤣
2024-04-28
0