Andi segera menghampiri elang dan menghubungi dokter pribadi keluarga adyatama .
" Tuan ? ". Andi terkejut melihat elang berbaring bahkan di bagian tubuhnya terdapat handuk kompres .
Dinda masuk membawa timba atau ember karena elang merasa mual ingin muntah .
" Nyonya ? Ini untuk apa ." kata Andi.
" Untuk orang yang mau muntah ".
" Terus itu es batu buat apa ?". Tanya elang .
" Buat kamu lah , nih biar panasnya lekas turun akan lebih baik jika tubuhmu di kasih es batu ." ujar Dinda .
Elang ingin merubah posisinya yang di bantu oleh Andi .
" Dinda ? Mending kamu sekolah saja , nanti telat ". titah elang .
" Ya tapi aku masih khawatir , lagian sudah izin kok ". Kata dinda .
" Andi , singkirkan handuk ini dan es batu . Yang ada tambah meriang ". Gumam elang .
" Loh kok di singkirkan sih , padahal aku sudah baik dan repot membawa es batu dan peralatan lainnya ." Lirih dinda .
" Nyonya bukankah kalo orang lagi demam di kompres air hangat ya bukan air dingin apalagi di kasih es batu ". Kata Andi .
" Ya terserah aku lah , menurutku air dingin dan es batu lebih ampuh daripada air hangat ." jelas dinda sok pintar .
" Sudah - sudah , Andi sebaiknya kamu antarkan Dinda sekolah . Dinda harus sekolah , oke !!". kata elang .
" Ya sudah , berarti aku tidak ingkar ya dan menjalankan tugas sesuai isi perjanjian ." kata Dinda .
Elang sedikit kecewa begitu mengetahui jika Dinda hanya menjalankan tugas sesuai isi perjanjian bukan kehendaknya sendiri .
Beberapa saat kemudian , dokter tiba untuk memeriksa keadaan elang .
" Banyak pikiran Lo ." kata dokter .
" Biasalah , gue juga manusia biasa ". Gumam elang .
" Makanya cepet cari istri baru jangan cuma di nikahi terus cerai ." kata dokter .
" Kenapa jadi bahas itu , gue lagi sakit ". Protes elang .
" Lo cuma kelelahan dan banyak pikiran saja bro , oh iya Lo gak denger kabar ya kalo Nando tersandung kasus ." Kata dokter .
" Kasus apalagi ." tanya elang .
" Dia meniduri istri orang bahkan keduanya berani melakukan di dalam rumah yang bersangkutan , pasti dia akan menghubungi Lo ". Tebak dokter .
Dokter keluarga adyatama adalah sahabat elang dan juga Nando , sudah memiliki istri .
" Oh iya kenapa gue tidak melihat Andi , kemana dia ?." tanya dokter .
" Ada urusan ".
" Ini obat yang harus Lo minum dengan teratur jangan sampai lupa . Asam lambung Lo naik sebaiknya jangan banyak pikiran ". Nasehat dokter .
Dokter tak sengaja menemukan sehelai rambut di kamar elang .
" Nampaknya sudah ada wanita yang naik keranjang Lo ." Tebak dokter.
" Bukan urusan Lo , sebaiknya Lo balik saja ke klinik ". Titah elang .
" Iya , iya tuan elang adyatama ".
Di sekolah Dinda .
Pintu gerbang sudah di tutup , Dinda telat .
" Perasaan masih kurang 5 menit deh ". Kata Dinda .
" Nyonya tidak mau turun ". Ujar Andi .
" Andi , bantui gue dong ". Kata Dinda .
Andi tidak menyangka jika hari ini harus membantu Dinda untuk memanjat tembok belakang sekolah yang lumayan tinggi .
" Nyonya hati - hati ". Kata Andi .
Andi terpaksa membantu Dinda karena tidak ada cara lain lagi .
" Oke , gue sekolah dulu !! Lo boleh balik sana urusin majikan Lo yang lagi demam ." titah Dinda .
Andi menggelengkan kepalanya melihat keberanian Dinda dalam memanjat tembok yang cukup tinggi bahkan dengan mudahnya Dinda naik dengan tenang tanpa ada rasa takut jatuh .
Gilang melihat Dinda yang turun dari tembok belakang bahkan dia terlihat khawatir sehingga terburu - buru menghampirinya .
" Kamu memanjat tembok !!". Seru Gilang .
" Gue gak suka masuk lewat pintu depan ". alasan dinda .
" Apa susahnya bilang telat ? Makanya berangkat lebih awal , ya sudah kamu masuk kelas mumpung pelajaran belum di mulai ." saran Gilang .
Hari ini adalah jadwal mapel olahraga , namun Dinda lupa tidak membawa kaos olahraga .
" Ahh kaos olahraga gue ketinggalan lagi , otw cari pinjaman nih ." gumam Dinda .
Saat semua siswa berkumpul di lapangan , Dinda berlari untuk memasuki barisan .
" Din , Lo kok masuk sih !?". Heran Rike .
" Berubah pikiran ." kata Dinda .
" Aneh Lo Din, padahal surat izin juga sudah di terima guru pengajar ". Sambung Jesi .
" Yang di belakang bisa diam tidak , jangan banyak bicara ". Teriak Reza , guru PPL di bidang olahraga.
Pelajaran olahraga hari ini yaitu cara memainkan bola basket dengan benar , semua siswa terkesima melihat keahlian Reza sang guru PPL ketika memasukan bola dari jarak jauh.
" Kalian bisa mencobanya , cowok sebelah kanan dan cewek sebelah kiri . Ayo segera merapat dan praktikan sesuai dengan arahan tadi ". Titah Reza .
Reza mendapati Dinda yang sedang mempraktikan cara memasukan bola basket.
" Bukannya anak itu lagi izin ya , kenapa bisa berada di lapangan ". Heran Reza .
Selesai praktik , Reza memanggil Dinda untuk menghadapnya .
" Ada apa pak Reza ?".
" Siapa yang menulis surat izin tidak masuk ". tanya Reza .
" Oh itu mama saya pak , tapi saya berubah pikiran jadi lebih baik masuk saja ". Kata Dinda .
" Baru kali ini menemukan siswa yang bisa berubah pikiran ketika sudah izin ". Gumam Reza .
" Saya memang lain dari yang lain pak , tidak ada yang sama persis karena kalo ada yang persis apalagi sama bisa gawat pak ". kata Dinda .
" Gawat karena apa ?".
" Ya , bapak tidak bisa membedakan yang mana Dinda Rosalina Suhendri , jadi lebih baik saya cuma satu saja pak , benar kan ." celoteh Dinda .
" Kamu bisa ngelawak juga kenapa gak ikut kompetisi komedi saja siapa tau sukses ". saran Reza .
" Buang - buang waktu dan itu bukan hobby saya pak , oh iya ternyata pak Reza ahli ya dalam bidang olahraga apalagi main basket ". Kata Dinda .
" Hufffttt , kamu cantik - cantik bisa juga bikin naik darah ya !! Untung cantik ". Geram Reza .
" Kalo saya ganteng mah namanya bukan Dinda lagi bapak , hehehe ."
" Nyesel manggil kamu , sudah sana balik ." titah Reza .
Reza mengelus - elus dadanya karena menahan emosi terhadap kelakuan Dinda yang membuatnya geram .
" Kenapa re ?". Tanya Gilang yang menghampiri Reza .
" Itu bocah yang namanya Dinda , bikin darah gue naik ". ujar Reza .
" Kok bisa , memang Lo di apakan sama Dinda ". Gilang penasaran .
" Gue kira siswa lancang dan usil hanya ada di novel - novel saja dan ternyata di sekolah ini ada " .
" Ehmm jadi Lo baper nih , entar Lo naksir itu anak ". goda gilang .
" Cantik sih tapi jujur dia Sassy student banget !! hari ini ada surat izin tidak masuk sekolah terus gue baca ternyata si Dinda ". Jelas Reza .
" Lah tapi dia ada di sekolah , gimana ceritanya re ?". Heran Gilang.
" Tebak aja dia bilang apa sama gue ." Ujar Reza .
" Entahlah , penasaran sama alasannya ".
" Dia bilang berubah pikiran jadi masuk , surat izin tidak berdaya karena merasa di permainkan olehnya ." jelas Reza .
" Jadi ceritanya surat izinnya terdzolimi , wkwkwk lawak juga tuh anak eh tapi dia cukup pintar dalam bidang jurusannya ." gumam Gilang .
" Heran kan Lo , gue juga ". kata Reza .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Ckk jeli banget mata mu dok..🤣🤣🤣
2024-04-17
1
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏👏 KARMA buat Nando,Rasain tuh..😠😠😠
2024-04-17
0
Nendah Wenda
author ada aja surat izin Terzalimi
2024-02-26
1